Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENERAPAN KONSUMSI JUS BUAH KURMA (PHOENIX DACTILIFERA) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HB PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANTAU PANJANG KIRI KABUPATEN ROKAN HILIR Wati, Rusna; Aifa, Wira Ekdeni; Ruspita, Rika; Rahmita, Hirza
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 3 (2025): Vol. 7 No. 3 Edisi 1 April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i3.3028

Abstract

Anemia is a condition in which the level of hemoglobin (Hb) in the body is below normal according to certain groups of people. Based on data obtained from the Sinama Grand Health Center, where the incidence of anemia in pregnant women in 2020 was recorded 29 cases with a target of 581 pregnant women, while in 2021 the incidence of anemia has increased to 31 cases with a target of 532 pregnant women. The research objective was to determine the effectiveness of consumption of date palm juice (phoenix dactilifera) on increasing HB levels in third trimester pregnant women at the Sinama Grand Health Center. This type of research is quantitative and quasi-experimental design with one group pretest-posttest. The population is pregnant women and a sample of 12 people, with Total Sampling. The research instruments were observation sheets, pathographs and date juice. Data analysis using univariate and bivariate. The univariate results showed that pregnant women in the third trimester before being given date palm juice experienced anemia with HB levels in the moderate anemia category, namely 100% and after being given date juice, HB levels showed no anemia, namely 91.7%. The results of the Wilcoxon test showed the effectiveness of date palm juice on increasing HB levels in pregnant women, with a p-value of 0.000 <0.05. It is hoped that the Sinama Grand Health Center can improve services, especially in the field of care for pregnant women to increase HB levels for pregnant women.Keywords: Dates Juice, Anemia, Pregnant Women
EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI UPT PUSKESMAS LUBUK MUDA Anaria, Anaria; Yenita, Riski Novera; Rahmita, Hirza; Nadia, Fatma
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43560

Abstract

Menyusui memberi anak awal terbaik dalam  hidupnya. Diperkirakan lebih dari satu juta anak meninggal tiap tahun akibat diare, penyakit saluran nafas dan infeksi lainnya karena mereka tidak mendapatkanSI. Selain faktor pengetahuan, peran dan dukungan suami juga penting dalam meningkatkan produksi ASI. Aspek yang mempengaruhi dari kelancaran ASI salah satunya ada pada peran suami. Peran dan dukungan suami berdampak positif pada pencapaian peran dan psikis ibu. Dukungan suami yang kurang dapat memicu pencapaian peran ibu yang kurang dan memicu rasa stres sehingga produksi ASI mengalami ketidaklancaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui di UPT Puskesmas Lubuk Muda yang berlaku pada Desember sampai Januari 2025. Rancangan pada penelitian adalah Pra-Experiment, dengan menggunakan rancangan one group pre test dan post test design dengan populasi sebanyak 14 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling. Adapun waktu penelitian di bulan Desember sampai Januari 2025 di UPT Puskesmas Lubuk Muda. Adapun instrument penelitian menggunakan 7 indikator kelancaran produksi ASI. Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Ranks Test  dan diperoleh hasil nilai p-Value 0,001<0,05. Berdasarkan hasil uji statistik tersebut maka dapat disimpulkan bahwa dilakukan pijat oksitosin oleh suami untuk ibu menyusui berdistribusi normal. Disarankan bagi ibu menyusui agar dapat melakukan pijat oksitosin bersama suaminya untuk meningkatkan produksi ASI.
HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI DESA BERINGIN KABUPATEN BENGKALIS Arvionita, Feni; Aifa, Wira Ekdeni; Rahmita, Hirza; Lisviarose, Lisviarose
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43947

Abstract

Stunting merupakan indikator kekurangan gizi kronis akibat katidakcukupan asupan makanan dalam waktu yang lama yang ditandai dengan nilai indeks tinggi badan atau panjang badan menurut umur (TB/U atau PB/U) kurang dari -2 standar deviasi. Prevalensi stunting di Kabupaten Bengkalis pada tahun 2023 justru mengalami kenaikan sebesar 17,9% dibanding tahun 2022 hanya sebesar 8,4%. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita usia 12 – 59 bulan di Desa Beringin Kabupaten Bengkalis. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita dengan usia 12 – 59 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden dan pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisa dengan menggunakan uji Chi-Square dengan nilai sig<0,05. Hasil penelitian didapatkan mayoritas balita memiliki tinggi badan normal mendapatkan pola makan yang tepat sebanyak 32 orang (60,4%). Sedangkan mayoritas balita dengan kategori pendek mendapatkan pola makan yang tidak tepat yaitu sebanyak 10 orang (18,9%), serta keseluruhan balita dengan kategori sangat pendek mendapatkan pola makan yang tidak tepat yaitu sebanyak 2 orang (3,8%). Hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p=Value sebesar 0,000 dimana <0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola pemberian makan dengan kejadian Stunting pada balita usia 12 – 59 bulan di Desa Beringin Kabupaten Bengkalis.
Pengaruh Terapi Kombinasi Counter Pressure Massage dan Minuman Jahe Hangat Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Pada Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif di Ruang Bersalin RSUD Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Amalia, Yana Ceria; Susanti, Komaria; Aifa, Wira Ekdeni; Rahmita, Hirza
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri adalah sebuah fenomena yang identik dengan proses persalinan. Di dunia ada sekitar 85-90% persalinan berlangsung dengan rasa nyeri. Untuk meminimalisir trauma, intensitas nyeri persalinan pada Ibu dapat dikurangi dengan metode nonfarmakologi seperti counter pressure massage dan minuman jahe hangat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Terapi Kombinasi Counter Pressure Massage dan Minuman Jahe Hangat Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Pada Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif di Ruang Bersalin RSUD Kecamatan Mandau Tahun 2024. Metode Penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest and posttest. Penelitian dilakukan dari Agustus 2024 – Januari 2025. Populasinya adalah ibu inpartu kala I fase aktif yang melahirkan di Ruang Bersalin RSUD Kecamatan Mandau dengan jumlah sampel 12 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dengan lembar observasi selanjutnya dianalisa menggunakan Uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian diperoleh rata-rata skala nyeri sebelum dilakukan terapi kombinasi adalah 6 (nyeri sedang) dan sesudah diberikan terapi rata-rata skala nyeri berkurang menjadi 3,4167 (nyeri ringan). Dari hasil analisis bivariat diperoleh nilai p value < 0,001 (p<0,05). Terdapat perbedaan yang signifikan skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi kombinasi counter pressure massage dan minuman jahe hangat. Luaran tugas akhir adalah poster. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh terapi kombinasi counter pressure massage dan minuman jahe hangat terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan. Diharapkan terapi kombinasi ini dapat diaplikasikan untuk menurunkan nyeri persalinan.
Pengaruh Terapi Kombinasi Counter Pressure Massage dan Minuman Jahe Hangat Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Pada Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif di Ruang Bersalin RSUD Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Amalia, Yana Ceria; Susanti, Komaria; Aifa, Wira Ekdeni; Rahmita, Hirza
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/.v7i2.283

Abstract

Nyeri adalah sebuah fenomena yang identik dengan proses persalinan. Di dunia ada sekitar 85-90% persalinan berlangsung dengan rasa nyeri. Untuk meminimalisir trauma, intensitas nyeri persalinan pada Ibu dapat dikurangi dengan metode nonfarmakologi seperti counter pressure massage dan minuman jahe hangat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Terapi Kombinasi Counter Pressure Massage dan Minuman Jahe Hangat Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Pada Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif di Ruang Bersalin RSUD Kecamatan Mandau Tahun 2024. Metode Penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest and posttest. Penelitian dilakukan dari Agustus 2024 – Januari 2025. Populasinya adalah ibu inpartu kala I fase aktif yang melahirkan di Ruang Bersalin RSUD Kecamatan Mandau dengan jumlah sampel 12 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dengan lembar observasi selanjutnya dianalisa menggunakan Uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian diperoleh rata-rata skala nyeri sebelum dilakukan terapi kombinasi adalah 6 (nyeri sedang) dan sesudah diberikan terapi rata-rata skala nyeri berkurang menjadi 3,4167 (nyeri ringan). Dari hasil analisis bivariat diperoleh nilai p value < 0,001 (p<0,05). Terdapat perbedaan yang signifikan skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi kombinasi counter pressure massage dan minuman jahe hangat. Luaran tugas akhir adalah poster. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh terapi kombinasi counter pressure massage dan minuman jahe hangat terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan. Diharapkan terapi kombinasi ini dapat diaplikasikan untuk menurunkan nyeri persalinan.
Pengaruh Edukasi Digital Sebagai Inovasi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Tentang Penanganan Demam Pada Bayi Diwilayah Kerja Puskeamas Pulau Gadang XIII Koto Kampar Tahun 2025 Naya novita; Fajar Sari Tanberika; Rahmita, Hirza; Fitria, Nurhidaya
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21035

Abstract

Demam adalah kondisi dimana suhu tubuh seseorang yang berada diatas normal. Penanganan demam pada bayi sangat tergantung pada peran orangtua, terutama ibu. Diketahui bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang penanganan demam pada bayi sangat bervariasi hal ini mengakibatkan perbedaan pengelolaan demam pada bayi. Pengetahuan yang kurang dapat mengakibatkan penanganan yang tidak tepat sehingga membuat kesehatan anak menjadi lebih berisiko. Peningkatan pengetahuan dapat dilakukan dengan melakukan edukasi tentang penanganan demam yang salah satunya dengan memanfaatkan media audiovisual. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang penanganan demam berbasis video terhadap pengetahuan ibu tentang penanganan demam pada bayi diwilayah Puskesmas. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif rancangan penelitian Pre-eksperimental pendekatan One Group Pretest-Postest Design. Jumlah sampel sebanyak 32 responden pada ibu diwilayah Kerja Puskesmas XIII Koto Kampar. Tekhnik yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode purposive sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian dari uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh edukasi terhadap pengetahuan ibu sebelum dan sesudah dilakukan edukasi tentang penanganan demam pada bayi dengan nilai p-value 0,001 < 0,05, Kesimpulan ini menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi tentang penanganan demam berbasis video terhadap pengetahuan ibu tentang penanganan demam diwilayah Puskesmas Pulau Gadang XIII Koto Kampar. Saran diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang demam khususnya pada ibu-ibu sehingga bisa melakukan penanganan demam yang tepat untuk bayi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONTRASEPSI IMPLANT DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB) FATMA SUSANTI Mardiya, Rizka; Rahmita, Hirza; Fitria, Nurhidaya; Ruspita, Rika
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 14 No 2 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v14i2.3075

Abstract

Implant merupakan metode kontrasepsi hormonal yang diletakkan di bawah kulit lengan, memiliki jangka waktu perlindungan 3 sampai 5 tahun, serta sangat efektif. Dari segi keefektifan implant mencapai 99,95%. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Kontrasepsi Implant. Variabel Independen dalam penelitian ini Pedapatan keluarga, usia, pengetahuan dan Variabel dependen adalah Kontrasepsi Implant. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Akseptor Kontrasepsi Implant di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Fatma Susanti berjumlah 30 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 Orang. Teknik pengambilan sampel random sampling. Metode Analisis yang digunakan untuk Penelitian ini adalah Uji chi-square. Hasil Penelitian di dapat bahwa adanya Pengaruh faktor pendapatan (P value = 0.001, OR = 13,3), Usia (Pvalue = 0.005, OR = 0,59), Pengetahuan (P value = 0.000, OR = 22.2), Variabel dominan yang berhubungan dengan Kontrasepsi Implant adalah pendapatan. Hasil analisis didapatkan Odds Ratio (OR) dari variabel Usia adalah 0.59 artinya ibu berusia beresiko memiliki peluang 0.59 kali untuk menggunakan Kontrasepsi Implant. Diharapkan dari Hasil Penelitian ini dapat meningkatkan Peran aktif bidan untuk memberikan KIE dan pengetahuan yang lebih baik tentang kontrasepsi Implant.
Efektivitas Pemberian Minuman Susu Kedelai terhadap Pengurangan Nyeri Dismenorea pada Remaja Putri di SMAN 4 Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Andayani, Sri Artika; Tanberika, Fajar Sari; Rahmita, Hirza; Aifa, Wira Ekdeni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2450

Abstract

Dismenore adalah nyeri yang terjadi pada saat menstruasi biasanya ditandai dengan rasa sakit di perut bagian bawah disertai pusing dan badan terasa lemas. Susu kedelai mengandung isoflavon yang berikatan dengan reseptor estrogen untuk membentuk hormon estrogen yang bisa mencegah peningkatan senyawa prostaglandin di lapisan rahim, sehingga terjadi pengurangan rasa sakit saat menstruasi. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Metode analisis statistik yang digunakan uji wilcoxon rank test yang merupakan uji nonparametik untuk melihat adanya perbedaan antara 2 variabel yang berpasangan dan data yang digunakan berbentuk ordinal. Hasil penelitian berdasarkan frekuensi skala nyeri sebelum pemberian minuman susu kedelai, rata-rata frekuensi skala nyeri dismenore yaitu nyeri ringan (1-3) sebanyak 50% dan sesudah pemberian minuman susu kedelai frekuensi skala nyeri dismenore yaitu di skala tidak nyeri (0) sebanyak 50%. Hasil analisa berdasarkan uji wilcoxon signed rank test menggunakan program SPSS dengan nilai Z sebesar -4.146 dengan p-value 0,000 (p 0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian minuman susu kedelai terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di SMAN 4 Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir. Dapat disimpulkan bahwa pemberian minuman susu kedelai berpengaruh signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri di SMAN 4 Tanah Putih. Diharapkan kepada remaja putri untuk dapat memanfaatkan susu kedelai sebagai salah satu teknik non farmakologis dalam mengurangi rasa nyeri saat menstruasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN BALITA KE POSYANDU ANYELIR WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBANTU DESA PANTAI CERMIN KABUPATEN KAMPAR Yarsi, Amelia; Yanti, Rifa; Herawati, Meirita; Rahmita, Hirza
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3539

Abstract

Visits of toddlers to integrated health posts (Posyandu) are a vital effort to monitor child growth and development. However, the frequency of these visits remains suboptimal in several areas, including Posyandu Anyelir in Pantai Cermin Village, Kampar Regency. This study aimed to determine the influence of knowledge, attitude, support from health workers, the role of health cadres, and family support on toddler visits to Posyandu. A quantitative method with a cross-sectional design was applied, involving 92 mothers of toddlers as respondents. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using the chi-square test. The results showed that all variables had a significant relationship with the activeness of Posyandu visits: knowledge (p=0.000; OR=4.590–96.073), attitude (p=0.003; OR=1.565–10.222), support from health workers (p=0.001; OR=1.923–12.124), the role of cadres (p=0.000; OR=4.755–37.559), and family support (p=0.001; OR=1.923–12.124). It can be concluded that all these factors significantly influence the activeness of toddler visits to Posyandu. Educational interventions, strengthening the roles of cadres and health workers, and involving the family are essential strategies to increase community participation in Posyandu activities. Kata Kunci : Toddler visits, Posyandu, knowledge, attitude, family support
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI DESA SUNGAI PUTIH WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTAI CERMIN KABUPATEN KAMPAR Wahyuni, Sri; Susanti, Komaria; Lisviarose, Lisviarose; Rahmita, Hirza
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 1 (2025): Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i1.3541

Abstract

Pregnant women in the first trimester are at risk of experiencing emesis gravidarum which can endanger the mother and fetus. Treatment can be done with non-pharmacological methods such as lemon aromatherapy. Data from the Pantai Cermin Health Center UPT, in Sungai Putih Village there are 41.7% of high-risk pregnant women, including those experiencing hyperemesis gravidarum. The study aims to determine the effect of giving lemon aromatherapy on emesis gravidarum in first trimester pregnant women in Sungai Putih Village, Pantai Cermin Health Center Working Area, Kampar Regency. This type of research is quantitative with a quasi-experimental approach with one group pre-test and post-test. The population is 62 pregnant women, a sample of 16 respondents. Sampling uses a purposive sampling technique. The research instrument is a questionnaire. Data are analyzed using a dependent T test. The results of the study, before giving lemon aromatherapy, the majority of respondents experienced moderate emesis gravidarum, as many as 81.3%. After giving lemon aromatherapy, the majority of respondents experienced mild emesis gravidarum, as many as 87.5%. There is an effect of lemon aromatherapy on emesis gravidarum in pregnant women in the first trimester (ρ = 0.000). It is recommended that community health centers use lemon aromatherapy as part of their maternal health services, particularly as a non-pharmacological intervention to manage emesis gravidarum in the first trimesterKeywords: Lemon Aromatherapy, Emesis Gravidarum, Pregnant Women