Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

EFETIVITAS TEKNIK MARMET TERHADAP KELANCARAN PENGELUARAN ASI PADA IBU POSTPARTUM DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ROSITA, S.Tr.Keb KOTA PEKANBARU Heryani Amanah; Komaria Susanti; Wira Ekdeni Aida; Hirza Rahmita
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.3752

Abstract

The breastfeeding process can be done immediately after the baby is born, but the reality in the field shows that many mothers experience ineffectiveness of the breastfeeding process due to low breast milk production in the first days. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the Marmet technique on the smoothness of breast milk production in postpartum mothers at the Independent Clinic of Midwife Rosita, S. Tr.Keb, Pekanbaru City. This research method is quantitative using a Quasi Experimental design through a Pretest-Posttest design with a comparison of two groups. The population in this study were all postpartum mothers at the Independent clinic of midwife Rosita, S. Tr.Keb, Pekanbaru City. as many as 20 people, the sampling technique was the purposive population. The results of the study showed that the smoothness of breast milk production before the marmet technique was not smooth for 15 postpartum mothers (75.0%) and after the marmet technique was smooth for 18 postpartum mothers (90.0%). awilcoxon test was then performed, and a p-value of 0.000 < 0.05 was obtained, indicating a significant effect of the marmet technique on breast milk flow. The Marmet technique is effective in increasing breast milk flow in postpartum mothers. Healthcare workers are advised to implement this technique as a non-pharmacological intervention to support successful exclusive breastfeeding.
PENGARUH PERAWATAN METODE KANGGURU TERHADAP RESPON FISIOLOGIS BAYI PREMATUR DI RUANG NICU RSUD PURI HUSADA TEMBILAHAN Desi Susanti; Lisviarose Lisviarose; Dilgu Meri; Hirza Rahmita
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Vol 9 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN HUSADA GEMILANG
Publisher : STIKES HUSADA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61129/jkhg.v9i1.149

Abstract

Bayi prematur adalah bayi yang lahir dengan usia kehamilan kurang dari 37 minggu danberisiko tinggi mengalami ketidakstabilan fisiologis seperti gangguan pengaturan suhu tubuh, ketidakstabilan denyut jantung, pernapasan yang tidak teratur, serta penurunan saturasi oksigen. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui Pengaruh perawatan metode kanguru terhadap respons fisiologi bayi premature di NICU RSUD Puri Husada Tembilahan tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain pendekatan pra- experimental dengan rancangan one – group pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi premature sebanyak 30 bayi, dan sampel penelitian ini di ambil menggunakan sampel Quasi-experiment dengan jumlah 18 bayi BBLR. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini di dapatkan suhu tubuh bayi premature sebelum dan sesudah dilakukan PMK yaitu dengan nilai p value 0.000 < kecil dari 0,05, denyut jantung bayi prematur sebelum dan sesudah dilakukan PMK yaitu p value 0.000 < kecil dari 0,05, saturasi oksigen bayi premature sebelum dan sesudah dilakukan PMK yaitu p value 0.000 < 0,05. Diharapkan kepada responden agar lebih meningkatkan minat dalam mencari informasi dan menambah pengetahuan baik melalui media elektronik, buku, artikel maupun melalui diskusi dengan petugas kesehatan terdekat mengenai pelaksanaan PMK terhadap respons fisiologi bayi premature.   Premature baby is a baby born with a gestational age of less than 37 weeks and is at high risk of experiencing physiological instability such as difficulty regulating body temperature, heart rate instability, irregular breathing, and decreased oxygen saturation. The purpose of this study is to determine the effect of kangaroo care on the physiological responses of premature babies in the NICU at RSUD Puri Husada Tembilahan in 2025. This type of research is quantitative research with a pre-experimental approach using a one-group pre-post test design. The population in this study consists of all mothers who have premature babies, totaling 30 babies, and the study sample was taken using a quasi-experimental sampling method with a total of 18 low birth weight babies. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test. The results of this study showed that the body temperature of premature babies before and after PMK was performed had a p-value of 0.000, which is less than 0.05; the heart rate of premature babies before and after PMK had a p-value of 0.000, which is less than 0.05; and the oxygen saturation of premature babies before and after PMK had a p-value of 0.000, which is less than 0.05. It is hoped that respondents will be more proactive in seeking information and increasing their knowledge, whether through electronic media, books, articles, or discussions with nearby healthcare workers regarding the implementation of PMK and its effects on the physiological responses of premature babies.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Kecemasan Akseptor Kb Implan Di Puskesmas Sapta Taruna Kota Pekanbaru Rizka Mardiya; Tengku Isni Yuli Lestari Putri; Hirza Rahmita
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.340

Abstract

Latar Belakang: Kontrasepsi Implan merupakan salah satu metode pengendalian kelahiran jangka panjang yang memiliki tingkat efektivitas tinggi. Meskipun demikian, banyak calon akseptor mengalami kecemasan sebelum pemasangan, yang dapat menghambat proses penerapannya. Pendekatan non farmakologis seperti aromaterapi dengan minyak esensial lavender diketahui memiliki sifat menenangkan yang berpotensi mengurangi kecemasan secara alami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intervensi aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada perempuan yang menjadi akseptor KB implan. Metode: Penelitian ini menerapkan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest one group design. Responden terdiri dari akseptor KB implan yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi. Analisis data menggunakan uji statistik yang relevan untuk menguji signifikansi perubahan yang terjadi. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat kecemasan yang signifikan setelah pemberian aromaterapi lavender. Berdasarkan hasil analisis statistik, diperoleh nilai p sebesar 0,000 (p<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang bermakna secara statistik. Rata-rata skor kecemasan sebelum intervensi adalah 21,77 dan menurun menjadi 18,90 setelah intervensi, dengan selisih rata-rata sebesar 13,87 poin. Kesimpulan: Aromaterapi lavender terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada akseptor KB implan. Efek relaksasi dari aroma lavender diyakini mampu meredakan ketegangan emosional serta meningkatkan kenyamanan selama prosedur pemasangan implant berlangsung.
Efektivitas Pemberian Minuman Jahe Merah Untuk Mengurangi Nyeri Menstruasi Pada Mahasiswi Kebidanan Institut Kesehatan Dwi Ratu Sekar Pratiwi; Fatma Nadia; Hirza Rahmita; Meirita Herawati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri menstruasi (desminore) di indonesia mencapai 64,25% dan sangat mengganggu aktivitas sehari-sehari terutama mahasiswi. Salah satu upaya non farmakologi dapat di lakukan dengan memanfaatkan jahe merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian minuman jahe merah dalam mengurangi nyeri menstruasi pada mahasiswi kebidanan Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan design kuantitatif dengan rancangan pre-experimental secara one group pretest–posttest. Populasi mahasiswi kebidanan dengan sampel 24 orang secara purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan lembar obsevasi Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian pretest mayoritas nyeri ringan 62,5% nyeri sedang 37,5% dan posttest tidak nyeri 54,2% nyeri ringan 45,8%. Berdasarkan uji Wilcoxon di dapat nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang artinya terdapat efektivitas pemberian minuman jahe merah untuk mengurangi nyeri menstruasi pada mahasiswi kebidanan institute kesehatan dan teknologi al insyirah. Disarankan mahasiswi kebidanan dapat memanfaatkan minuman jahe merah sebagai alternatif untuk mengurangi nyeri menstruasi.