Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMASI RESPON PADA PERCOBAAN FAKTORIAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERMUKAAN RESPON Falin Tristanti Ayu; Izzati Rahmi HG; Yudiantri Asdi
Jurnal Matematika UNAND Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.4.2.51-57.2015

Abstract

Metode Permukaan Respon atau Response Surface Methodology adalah gabungan dari teknik matematika dan statistika yang digunakan dalam pemodelan dan analisis dimana respon yang diamati dipengaruhi oleh sejumlah variabel. Metode permukaan respon digunakan untuk mencari taraf-taraf peubah bebas yang dapat mengoptimalkan respon. Dengan metode ini dapat diketahui model empirik yang menyatakan hubungan antara variabel-variabel independen dengan variabel respon, serta dapat diketahui nilai variabel-variabel independen yang menyebabkan nilai variabel respon menjadi optimal. Eksperimen dengan metode permukaan respon dilakukan dalam dua tahap yaitu eksperimen tahap I dan eksperimen tahap II. Desain eksperimen yang digunakan pada eksperimen tahap I adalah desain faktorial dua level sedangkan desain eksperimen yang digunakan pada eksperimen tahap II adalah Central Composite Design (CCD). Tahapan dalam metode permukaan respon pada intinya yaitu mencari fungsi aproksimasi yang menyatakan hubungan antara variabel independen dengan variabel respon, mengestimasi parameter-parameter dari fungsi aproksimasi yang diperoleh dengan metode kuadrat terkecil dan selanjutnya dilakukan analisis pengepasan permukaan. Karakteristik permukaan respon digunakan untuk menentukan apakah jenis titik stasionernya maksimum, minimum atau titik pelana. Prosedur pengujian yang dilakukan dalam metode permukaan respon diantaranya uji kesesuaian model regresi (lack of fit), uji parameter regresi secara serentak dan pengujian asumsi residual.Kata Kunci: Desain eksperimen, Metode Permukaan Respon (Response Surface Methodology), Two Level Factorial Design, Central Composite Design (CCD)
PERBANDINGAN BAGAN KENDALI T 2 HOTELLING KLASIK DENGAN T 2 HOTELLING PENDEKATAN BOOTSTRAP PADA DATA BERDISTRIBUSI NON-NORMAL MULTIVARIAT Khaulah Binti Afrinaldi; Maiyastri .; Yudiantri Asdi
Jurnal Matematika UNAND Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.6.1.17-24.2017

Abstract

Abstrak. Bagan kendali T2 Hotelling merupakan bagan yang berguna untuk memonitorb rata-rata pergeseran proses dengan asumsi distribusi normal harus dipenuhi. Pada penelitian ini akan digunakan data berdistribusi non-normal multivariat untuk melihat kinerja dari bagan kendali T2 Hotelling dengan pendekatan Bootstrap yangesien memantau proses ketika distribusi yang diamati adalah tidak normal atau tidak diketahui. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yaitu data IPK dan Lama studi lulusan matematika FMIPA Unand tahun 2015. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan kepekaan bagan kendali T2 Hotelling klasik dengan THotelling pendekatan bootstrap dalam mendeteksi titik-titik yang berada diluar bataskendali. Pada bagan kendali T2 Hotelling klasik terdapat tujuh titik yang berada diluar batas kendali, sedangkan bagan kendali T2 Hotelling pendekatan bootstrap mendeteksisembilan titik yang berada diluar batas kendali.Kata Kunci: Bagan kendali T2 Hotelling, Transformasi Johnson, Bootstrap
PENERAPAN ANALISIS DISKRIMINAN KUADRATIK PADA PENDUGAAN KLASIFIKASI KELURAHAN DI KOTA DUMAI SUCHI RACHMADANY; YUDIANTRI ASDI; IZZATI RAHMI HG
Jurnal Matematika UNAND Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.9.2.130-137.2020

Abstract

Perencanaan pembangunan di Indonesia memerlukan klasifikasi daerah perdesaan dan daerah perkotaan. Klasifikasi tersebut telah diatur berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 37 Tahun 2010 dengan 10 (sepuluh indikator). Namun, terkadang sulit untuk memperoleh data dengan keseluruhan indikator, sehingga diperlukan cara untuk menduga klasifikasi desa/kelurahan termasuk daerah perdesaan atau perkotaan dengan indikator yang tersedia dan menghasilkan pendugaan klasifikasi yang mendekati klasifikasi yang dihasilkan oleh indikator yang lengkap. Oleh karena itu, digunakan analisis diskriminan kuadratik. Penelitian ini bertujuan untuk menduga fungsi diskriminan kuadratik pada klasifikasi kelurahan di Kota Dumai, serta menentukan tingkat keakuratan dan kekonsistenan klasifikasi. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kota Dumai yaitu Kota Dumai dalam Angka Tahun 2018. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis diskriminan kuadratik dengan 6 (enam) peubah prediktor (X) dan 2 (dua) peubah respon (Y). Pada penelitian ini diperoleh fungsi disrkiminan kuadratik pada pendugaan klasifikasi kelurahan di Kota Dumai yaitu dˆQ 1 (x) adalah fungsi diskriminan kuadratik untuk daerah perdesaan dan dˆQ 2 (x) adalah fungsi diskriminan kuadratik untuk daerah perkotaan. Fungsi diskriminan kuadratik dˆQ 1 (x) dan dˆQ 2 (x) tersebut mempunyai peluang kesalahan klasifikasi sebesar 0,1818, mempunyai hasil klasifikasi yang akurat, dan mempunyai nilai QP ress > χ2 (1,α) dengan α = 0, 05 yang menunjukkan klasifikasi konsisten. Dengan menggunakan fungsi pendugaan klasifikasi ini daerah dapat menduga apakah termasuk dalam klasifikasi daerah perdesaan atau perkotaan dengan indikator yang tersedia dari daerah tersebut. Kata Kunci: Analisis diskriminan, Fungsi diskriminan kuadratik, Klasifikasi
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PRODUKSI LAMPU TL DI PT PHILIPS INDONESIA DENGAN PETA KENDALI U DAN DECISION ON BELIEF (DOB) VIKI ANDRIANI; FERRA YANUAR; YUDIANTRI ASDI
Jurnal Matematika UNAND Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.10.2.194-201.2021

Abstract

Pengendalian kualitas statistik merupakan salah satu usaha yang dilakukan untuk mengurangi jumlah produk yang cacat. Salah satu metode pengendalian kualitas statistik yang digunakan adalah peta kendali. Peta kendali terdiri dari dua macam yaitu peta kendali atribut dan peta kendali variabel. Peta kendali U merupakan peta kendali atribut yang digunakan untuk ukuran sampel yang sama dan juga ukuran sampel yang berbeda. Salah satu konsep metode baru pengendalian kualitas statistik dari peta kendali univariat atribut adalah peta kendali Decision On Belief (DOB). Pada penelitian ini membandingkan hasil kinerja dari peta kendali U dan peta kendali(DOB). Hasil analisis dan pembahasan diperoleh bahwa kinerja dari peta kendali DOB lebih baik daripada peta kendali U, karena mampu mendeteksi jumlah data out of control lebih banyak sebesar 17, 86% dibandingkan dengan menggunakan peta kendali U.Kata Kunci: Pengendalian Kualitas Statistik, Peta Kendali DOB, Peta Kendali U
Analisis Model Antrian Pada Layanan Teller Umum Bank Nagari Cabang Universitas Andalas Padang Ginal Reski; Yudiantri Asdi; Maiyastri Maiyastri
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.1.91-98.2019

Abstract

Analisis model antrian yang dilakukan pada layanan teller umum Bank Nagari Cabang Universitas Andalas Padang bertujuan untuk menganalisis proses antrian yang terjadi di bank tersebut. Antrian yang panjang atau waktu menunggu yang terlalu lama tentu akan merugikan bagi pihak nasabah ataupun pihak bank. Dari hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh sistem antrian bagian teller umum Bank Nagari Cabang Universitas Andalas Padang mengikuti model (G/G/1) : (GD/∞/∞), tingkat kegunaan pelayanan (ρ) sebesar 42,12 persen , peluang petugas tidak sedang melayani nasabah yaitu 0,5788, jumlah rata-rata nasabah yang diperkirakan dalam antrian adalah 5,3703 nasabah/menit, jumlah rata-rata nasabah yang diperkirakan dalam sistem adalah 5,7915 nasabah/menit dan waktu rata-rata menunggu yang diperkirakan dalam antrian adalah 29,2979 menit serta waktu rata-rata menunggu yang diperkirakan dalam sistem adalah 31,5957 menit.Kata kunci: Antrian, Model-model antrian, Pelayanan Bank
PENERAPAN MODEL REGRESI SPASIAL DALAM MENENTUKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI SUMATERA BARAT Hari Samadi; Yudiantri Asdi; Efendi .
Jurnal Matematika UNAND Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.6.4.80-89.2017

Abstract

Abstract. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan model indeks pembangunanmanusia di kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat menggunakan regresi spasial, meng-analisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Analisis yang digunakan yaitu SpatialError Model (SEM). Hasil analisis menunjukkan bahwa peubah bebas yang mempen-garuhinya adalah persentase dengan jamban sendiri, persentase kemiskinan dan angkaharapan sekolah dengan nilai koesien determinasi adalah 95,84. Nilai log likehood dariModel SEM adalah -31,3899 dan nilai Akaide Information Criterion (AIC) adalah 76,78.Kata Kunci: Indeks pembangunan manusia, regresi spasial, model spasial galat
PENGONTROLAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE BAGAN KENDALI MULTIVARIAT NP DALAM USAHA PENINGKATAN KUALITAS (STUDI KASUS. CV MULTI REJEKI SELARAS, KOTA PAYAKUMBUH) Sisi Andriani; Ferra Yanuar; Yudiantri Asdi
Jurnal Matematika UNAND Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.6.1.161-167.2017

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentikasi karakteristik-karakteristik kecacatanyang mempunyai kontribusi terbesar menyebabkan proses tidak terkendali padaproses produksi air minum Asri di CV. Multi Rejeki Selaras Kota Payakumbuh. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode bagan kendali Multivariat np. Bagankendali Multivariat np ini biasanya digunakan untuk data cacat. Data yang digunakanadalah data sekunder pada bulan Juni dan Juli tahun 2016 tentang produksi air minumAsri di CV. Multi Rejeki Selaras Kota Payakumbuh. Karakteristik kecacatan yang ditemukanpada produk air minum Asri ini adalah berupa cacat cup, cacat lid, cacat volume,dan sliding mesin. Prosedur untuk membangun bagan kendali Multivariat np ini terdiridari dua tahap yaitu tahap start-up stage dan tahap pengendalian proses. Setelahdilakukan identikasi terhadap karakteristik-karakteristik kecacatan yang mempunyaikontribusi terbesar menyebabkan proses tidak terkendali tersebut dapat diketahui bahwakarakteristik cacat volume merupakan karakteristik yang mempunyai kontribusi terbesarmenyebabkan proses tidak terkendali.Kata Kunci: Bagan kendali Multivariat np, karakteristik kecacatan, tahap start-up stage,tahap pengendalian proses
PENGENDALIAN MUTU BERAT PRODUKSI PT. SEMEN PADANG MENGGUNAKAN BAGAN KENDALI MEDIAN ABSOLUTE DEVIATION (MAD) PADA DATA TIDAK NORMAL Nur Elvi Sahra; Hazmira Yozza; Yudiantri Asdi
Jurnal Matematika UNAND Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.3.1.123-131.2014

Abstract

Suatu perusahaan akan menghasilkan produk yang baik, jika dilakukandengan proses yang baik pula. Selain proses pembuatan produk itu sendiri perusahaanjuga harus melakukan pengendalian kualitas setiap prosesnya. Bagan kendali ShewhartX dan bagan kendali s merupakan salah satu teknik yang paling banyak digunakan dalamproses pengendalian kualitas. Bagan kendali ini dikembangkan dengan mengasumsikanbahwa karakteristik kualitas menyebar menurut sebaran normal, sehingga jika tidakmenyebar menurut sebaran normal maka bagan kendali X dan s tidak bisa digunakandengan baik. Salah satu bagan kendali yang menjadi alternatif untuk bagan kendali Xdan s jika data tidak menyebar secara normal adalah bagan kendali Median AbsoluteDeviation (MAD). Abu-Shawiesh memandang MAD sebagai penduga yang kekar darisimpangan baku ketika data sampel yang tidak normal dan kemudian mengembangkanbagan kendali MAD untuk pemantauan variabilitas proses.
AUTOKORELASI PADA BAGAN KENDALI Nila Choirotunnisa; Maiyastri .; Yudiantri Asdi
Jurnal Matematika UNAND Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.3.2.88-96.2014

Abstract

Dalam penggunaan bagan kendali, data yang mengkonstruksi bagan kendaliharus memenuhi asumsi kebebasan dan kenormalan. Autokorelasi melanggar asumsi kebebasan pada bagan kendali dan mengakibatkan proses tidak terkendali. Permasalahanautokorelasi pada suatu proses dapat berasal dari penyebab khusus seperti pengambilansampel secara periodik atau berasal dari sifat asli data. Autokorelasi yang berasal darisifat asli data dapat diperbaiki dengan memodelkan data menggunakan model autoregressive. Pada makalah ini pengaruh autokorelasi pada bagan kendali dilihat denganmelakukan simulasi pada model autoregressive orde satu dengan koefisien autoregressiveyang bernilai positif. Hasil simulasi menunjukkan bahwa untuk nilai koefisien autoregressive φ = 0.35, φ = 0.4 dan φ = 0.45 diperoleh data yang berpola tidak acak. Pemodelanyang dilakukan pada data untuk masing-masing koefisien autoregressive tersebut menghasilkan sisaan yang bebas dari pengaruh autokorelasi dan diperoleh proses yang terkendali.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN EMERY BARBERSHOP DENGAN MENGGUNAKAN METODE CUSTOMER SATISFACTION INDEX DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS RANDA PRATAMA SURIANTO; RIRI LESTARI; YUDIANTRI ASDI
Jurnal Matematika UNAND Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.6.3.69-75.2017

Abstract

Kualitas pelayanan adalah tingkat baik atau buruknya suatu produk/jasa. Kualitas pelayanan yang baik merupakan salah satu titik ukur dari perkembangan suatu perusahaan atau instansi. Hal tersebut dapat dinilai dari kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan perusahaan tersebut. Penilitian ini mengamati kualitas pelayanan jasa pada Emery Barbershop yang bertujuan untuk mengetahui persepsi pelanggan terhadap indikator-indikator dalam dimensi kualitas jasa dengan menggunakan metode Costumer Satisfaction Index (CSI) dan metode Importance Performance Analysis (IPA). Dimensi kualitas pelayanan ada lima, yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty. Dari hasil perhitungan Costumer Satisfaction Index (CSI) diperoleh 83,41%. Hal ini berarti pelanggan telah merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Emery Barbershop, sedangkan dengan metode Importance Performance Analysis (IPA), dengan analisis kuadran terdapat 3 indikator yang menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan kinerjanya yaitu kebersihan toilet, keadaan tempat ibadah, dan kepedulian karyawan terhadap keluhan pelanggan. Kata Kunci: Customer Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA), Kualitas pelayanan, Kepuasan pelanggan