Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Kontribusi Pekerjaan Sampingan Nelayan terhadap Peningkatan Pendapatan Keluarga di Desa Kumu Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa Kotambunan, Olvie V.; Andaki, Jardie A.; Tambani, Grace O.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.57339

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the amount of women's income in the family and how much women's contribution to family income in Kumu Village, Tombariri District, Minahasa Regency. The research method used in this study is the survey method. Respondents in this study were women who worked as retailers. Data collection was carried out by family sampling, namely taking a portion of the population that met the criteria. The data collected were primary data and secondary data. Primary data is data collected and processed by the researcher directly from the subject or object of the study, in this case women who work as retailers in Kumu Village, Tombariri District, Minahasa Regency through direct observation, interviews and questionnaires. Based on the results of the calculation of the contribution of women's income as intermediary traders, it was 47.34%. This income comes from work done by housewives with professions as traders; petibo, stalls, kiosks, smoked fish and salted fish traders. The contribution given by housewives to their families is very large and of course greatly helps the family's economy. Keywords: fishing families; women; income; contribution   Abstrak Tujuan penelitian ini ialah mengetahui jumlah pendapatan perempuan dalam keluarga dan berapa besar kontribusi perempuan terhadap pendapatan keluarga di desa Kumu Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Responden dalam penelitian ini ialah perempuan yang bekerja sebagai pedagang pengecer. Pengambilan data dilakukan secara sampling keluarga yaitu mengambil sebagian dari populasi yang sesuai dengan kriteria. Data yang dikumpulkan ialah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh peneliti langsung dari subjek atau objek peneleitian yang dalam hal ini perempuan yang bekerja sebagai pedagang pengecer di Desa Kumu Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa dengan observasi langsung, wawancara dan kusioner. Berdasarkan hasil perhitungan kontribusi pendapatan perempuan sebagai pedagang perantara sebesar 47,34%. Pendapatan ini berasal dari pekerjaan yang dilakukan oleh ibu rumah tangga dengan profesi sebagai pedagang; petibo, warung, kios, pedagang ikan asap dan ikan asin. Kontribusi yang diberikan oleh ibu rumah tangga terhadap keluarganya sangat besar dan tentunya sangat membantu perekonomian keluarga. Kata kunci: keluarga nelayan; perempuan; pendapatan; kontribusi
Nilai Tukar Nelayan Usaha Pancing Tonda di Desa Jiko Kecamatan Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Zebua, Angel S.G.; Durand, Swenekhe S.; Andaki, Jardie A.; Manoppo, Victoria E.N.; Pangemanan, Jeannette F.; Tambani, Grace O.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.57423

Abstract

Abstract The objectives of the study are: 1) to describe the profile of fishermen in the trolling fishing business and 2) to determine the Fishermen's Exchange Rate from the trolling fishing business in Jiko Village, Motongkad District. This research was conducted in Jiko Village, Motongkad District, East Bolaang Mongondow Regency in November 2023 until the report was completed. The basic method used in this study is the survey method. The survey research method is a method where data collection can use questionnaires and interviews obtained from data in the form of people, which from this data will be able to represent a certain population according to the interests of the study. The population in this study were all fishermen who were married in Jiko Village totaling 10 people. Data collection was carried out by census, namely research that takes data as a whole from a population. The data obtained in this study will be analyzed using qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. Qualitative descriptive analysis is a method of analyzing or processing data by systematically arranging it in the form of sentences/words, categories regarding a subject. Quantitative descriptive analysis is a method of data processing carried out by systematically compiling in the form of numbers or percentages, regarding an object being studied, so that general conclusions are obtained. The calculation of NTN is carried out using the formula NTN = Yt / Et. Based on the results and discussion of this study, it can be concluded: 1) the total income of fishermen's businesses with trolling fishing gear can cover the subsistence needs (basic needs) of fishermen's families, with an NTN of 1.34, while fishermen's income can cover the costs of fishermen's businesses with trolling fishing gear with an NTN of 3.85; and 2) observations and calculations in October and November 2023 did not experience an increase or decrease in NTN, with an NTN index value (iNTN) of 100. Keywords: fishermen; trolling fishing; income; NTN Abstrak Tujuan penelitian yaitu : 1) menggambarkan profil nelayan pada usaha pancing tonda dan 2) menentukan Nilai Tukar Nelayan dari usaha pancing tonda yang ada di Desa Jiko Kecamatan Motongkad. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jiko, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur pada bulan November 2023 sampai pada selesai penyusunan laporan. Metode dasar yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Metode penelitian survei adalah suatu metode dimana dalam pengumpulan datanya bisa menggunakan kuesioner dan wawancara yang didapat dari data berupa orang, yang mana dari data tersebut akan dapat mewakili suatu populasi tertentu sesuai dengan kepentingan penelitian. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua nelayan yang sudah berkeluarga di Desa Jiko berjumlah 10 orang. Pengambilan data dilakukan secara sensus yaitu penelitian yang mengambil data secara keseluruhan dari suatu populasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini akan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Analisis depkriptif kualitatif yaitu suatu cara analisis atau pengolahan data dengan jalan menyusun secara sistematis dalam bentuk kalimat/kata-kata, kategori-kategori mengenai suatu subjek. Analisis deskriptif kuantitatif adalah suatu cara pengolahan data yang dilakukan dengan jalan menyusun secara sistematis dalam bentuk angka-angka atau persentase, mengenai suatu objek yang diteliti, sehingga diperoleh kesimpulan umum. Perhitungan NTN dilakukan dengan rumus NTN = Yt/Et. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini, dapat disimpulkan : 1) pendapatan total usaha nelayan dengan alat tangkap tonda dapat menutupi kebutuhan subsisten (kebutuhan dasar) keluarga nelayan, dengan NTN sebesar 1,34, sedangkan pendapatan nelayan dapat menutupi biaya usaha nelayan dengan alat tangkap tonda dengan NTN sebesar 3,85; dan 2) pengamatan dan perhitungan pada bulan Oktober dan November 2023 tidak mengalami kenaikan dan penurunan NTN, dengan nilai indeks NTN (iNTN) sebesar 100. Kata kunci: nelayan; pancing tonda; pendapatan; NTN
Analisis Finansial Usaha Alat Tangkap Soma Pajeko di Desa Likupang Kampung Ambong Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara Mangaluk, Anastasya S.; Tambani, Grace O.; Durand, Swenekhe S.; Manoppo, Victoria E.N.; Sondakh, Srie J.
AKULTURASI Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i1.57424

Abstract

Abstrak Perikanan dan Kelautan di Indonesia merupakan salah satu sektor yang menunjang peningkatan ekonomi Nasional. Sumberdaya perikanan yang sangat melimpah merupakan keuntungan yang dimiliki negara sehingga perlu dilakukan upaya untuk memanfaatkan sumberdaya perikanan. Upaya tersebut melibatkan banyak pihak yang selanjutnya terlibat dalam pembangunan perikanan Nasional. Alat tangkap yang tepat digunakan nelayan adalah alat tangkap yang dianggap berhasil memberikan kemampuan kerja yang baik ketika dioperasikan sehingga dapat mendukung pemenuhan keberlanjutan perikanan. Soma pajeko (purse seine) dalam bahasa daerah di Sulawesi Utara yaitu salah satu alat tangkap yang aktif dan sering digunakan masyarakat tradisional yang tinggal di pesisir pantai, jenis ikan yang di tangkap sangat bervariasi seperti ikan kembung (rastrelliger), tongkol (euthynnus affinis), cakalang (katsuwonus pelamis), lemuru (sardinella lemuru) dan lain sebagainya. Soma pajeko biasa dioperasikan di berbagai daerah perairan laut Indonesia, selain itu soma pajeko juga adalah nama lokal dari daerah Sulawesi utara, Gorontalo, Maluku Utara dan sekitarnya. Analisis finansial bertujuan untuk mengetahui perkiraan dalam hal pendanaan dan aliran kas, sehingga dapat diketahui layak atau tidaknya bisnis yang dijalankan. Usaha alat tangkap soma pajeko yang ada di Desa Likupang Kampung Ambong yang akan dianalisis adalah Operating profit, Net profit, Profit rate, Benefit cost ratio, Rentabilitas, dan Break even point. Hasil penelitian menyatakan bahwa Operating profit sebesar Rp. 1.402.800.000, Net profit sebesar Rp. 1.278.577.500, Profit rate 2,31% artinya usaha yang dijalankan cukup menguntungkan. Nilai Benefit cost ratio 3,31 yang artinya usaha ini layak untuk dijalankan karena nilai BCR >1. Nilai dari rentabilitas 99,72%, dan nilai penjualan BEP adalah Rp.47.591.616. Kata Kunci : Analisis Finansial, Soma Pajeko, Desa Likupang   Abstract Fisheries and Maritime Affairs in Indonesia is one of the sectors that supports the improvement of the national economy. The abundance of fishery resources is an advantage that the country has, so efforts need to be made to utilize fishery resources. This effort involves many parties who are then involved in fisheries development National. The appropriate fishing gear used by fishermen is fishing gear that is considered successful in providing good working capabilities when operated so that it can support the fulfillment of fisheries sustainability. Soma pajeko (purse seine) in the regional language of North Sulawesi is an active fishing tool and is often used by traditional communities living on the coast. The types of fish caught vary greatly, such as mackerel (rastrelliger), tuna (euthynnus affinis), skipjack tuna (katsuwonus pelamis), lemuru (sardinella lemuru) and so on. Soma pajeko is usually operated in various areas of Indonesian sea waters, apart from that, soma pajeko is also the local name for the areas of North Sulawesi, Gorontalo, North Maluku and surrounding areas. Financial analysis aims to find out estimates in terms of funding and cash flow, so that it can be seen whether the business being run is feasible or not. The soma pajeko fishing gear business in Likupang Village, Kampung Ambong that will be analyzed is Operating profit, Net profit, Profit rate, Benefit cost ratio, Profitability, and Break even point. The research results stated that the operating profit was IDR. 1,402.800.000, Net profit of Rp. 1,278.577.500, Profit rate 2,31%, meaning the business being run is quite profitable. The benefit cost ratio value is 3,31, which means this business is feasible to run because the BCR value is >1. The value of profitability is 99,72%, and the BEP sales value is IDR 47.591.616. Keywords: Financial Analysis, Soma Pajeko, Likupang Village
Taraf Hidup Keluarga Nelayan Soma Pajeko di Desa Likupang Kampung Ambong Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara Makadada, Gabriela E.A.; Tambani, Grace O.; Durand, Swenekhe S.; Pangemanan, Jeannette F.; Andaki, Jardie A.; Kotambunan, Olvie V.
AKULTURASI Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i2.57699

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the amount and source of income of ABK Soma Pajeko families, and to determine the amount and type of family expenditure, and to determine the standard of living of ABK Soma Pajeko families in Likupang Village, Ambong Village. The method used in this study is the survey method. The population in this study were ABK Soma Pajeko who were married in Likupang Village, Ambong Village, totaling 11 people. The data collection method used the purposive purposive sampling method, the purposive sampling technique was used because of certain considerations. The data collected were primary data and secondary data. Primary data collection was carried out by means of interviews guided by questionnaires and observations. Secondary data collection was by citing existing data from related agencies or previous research. Data analysis used in this study was qualitative and quantitative descriptive analysis. The purpose of this study was achieved by analyzing household income calculations, analyzing ABK household expenditures and standard of living analyzed using the Engel Index. Based on the research results, it can be concluded that the average income of ABK Soma Pajeko families in Likupang Village, Ambongang Village is IDR 29,205,454 per year, sourced from their main job as ABK Soma Pajeko and side jobs. ABK Soma Pajeko family expenditure consists of total food expenditure plus total non-food expenditure. Food expenditure is IDR 16,512,272, and non-food expenditure is IDR 12,693,182, so that the total family expenditure is IDR 29,205,454 per year. The Engel Index analysis obtained was 56.5%, which means that 56.5% of the total income of ABK Soma Pajeko families in Likupang Village, Ambongang Village is used to meet food needs only. This means that the level of welfare of ABK Soma Pajeko in Likupang Village, Ambongang Village is still relatively low. Keywords: Standard of Living, ABK, Likupang Village, Ambong Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dan sumber pendapatan keluarga ABK Soma Pajeko, dan untuk mengetahui jumlah dan jenis pengeluaran keluarga, serta untuk mengetahui taraf hidup keluarga ABK Soma Pajeko di Desa Likupang Kampung Ambong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei. Populasi dalam penelitian ini ialah ABK Soma Pajeko yang sudah berkeluarga yang ada di Desa Likupang Kampung Ambong yang berjumlah 11 orang. Metode pengambilan data menggunakan metode purposive purposive sampling, teknik purposive sampling digunakan karena adanya pertimbangan tertentu. Data yang dikumpulkan yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara wawancara yang dipandu dengan kuisioner dan observasi. Pengumpulan data sekunder yaitu dengan mengutip data yang sudah ada dari instansi terkait ataupun penelitian yang terdahulu. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Tujuan penelitian ini dicapai dengan analisis perhitungan pendapatan rumah tangga, analisis pengeluaran rumah tangga ABK dan taraf hidup di analisis dengan Indeks Engel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rata-rata pendapatan keluarga ABK Soma Pajeko di Desa Likupang Kampung Ambongang adalah Rp. 29.205.454 per tahun, bersumber dari pekerjaan pokok sebagai ABK Soma Pajeko dan pekerjaan sampingan. Pengeluaran keluarga ABK Soma Pajeko terdiri dari total pengeluaran pangan ditambah total pengeluaran non pangan. Pengeluaran pangan sebesar Rp. 16.512.272, dan pengeluaran non pangan sebesar Rp. 12.693.182, sehingga total pengeluaran keluarga sebesar Rp. 29.205.454 per tahun. Analisis Indeks Engel yang diperoleh sebesar 56,5%, ini berarti bahwa 56,5% dari total pendapatan keluarga ABK Soma Pajeko di Desa Likupang Kampung Ambongang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan saja. Hal ini berarti bahwa tingkat kesejahteraan ABK Soma Pajeko di Desa Likupang Kampung Ambongang masih tergolong rendah. Kata kunci: Taraf Hidup, ABK, Likupang Kampung Ambong
Kontribusi Nelayan Perempuan terhadap Pendapatan Keluarga di Kelurahan Tandurusa Kecamatan Aertembaga Kota Bitung Kokodju, Alia M.; Rantung, Steelma V.; Suhaeni, Siti; Sondakh, Srie J.; Pangemanan, Jeannette F.; Tambani, Grace O.
AKULTURASI Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i2.57702

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the income of female fishermen and family income and to determine how much contribution female fishermen make to family income in Tandurusa Village. The method used in this study was the survey method. The population in this study were female fishermen who were married in Tandurusa Village. There were 18 female fishermen in Tandurusa Village. The data collection method used in this study used the census method, namely taking all elements of the population as respondents. The data collected in this study were primary data and secondary data. Primary data in this study were collected by means of observation and direct interviews with respondents guided by a questionnaire. Secondary data were obtained by quoting from existing data at the Tandurusa Village Office or from previous studies. Based on this study, it can be concluded that: The income of female fishermen in Tandurusa Village is IDR 34,144,400 per year, which comes from female fishermen pulling soma dampar of IDR 25,944,400 and from other jobs of IDR 8,200,000 per year. The family income of female fishermen in Tandurusa Village is IDR 67,564,400 per year, which comes from the respondent's income of IDR 34,144,400 and from the husband of IDR 16,711,100 and the child's income of IDR 16,708,900. The contribution of the income of female fishermen in Tandurusa Village to family income is 50.54%, which means that more than half of the family income is the contribution of female fishermen in meeting the needs of their families  Keywords: contribution; female fishermen; family income; Tandurusa   Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapatan nelayan perempuan dan pendapatan keluarga serta mengetahui seberapa besar kontribusi nelayan perempuan terhadap pendapatan keluarga di Kelurahan Tandurusa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah nelayan perempuan yang sudah berkeluargaa di Kelurahan Tandurusa. Nelayan perempuan di Kelurahan Tandurusa berjumlah 18 orang. Metode pengambilan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode sensus, yaitu mengambil seluruh elemen populasi dijadikan responden. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan responden yang dipandu dengan kuesioner. Data sekunder di peroleh dengan cara mengutip dari data yang sudah ada pada Kantor Kelurahan Tandurusa ataupun dari penelitian-penelitian yang terdahulu. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: Pendapatan Nelayan Perempuan di Kelurahan Tandurusa adalah Rp34.144.400 per tahun, yang bersumber sebagai nelayan perempuan penarik soma dampar sebesar Rp25.944.400 dan dari pekerjaan lain sebesar Rp8.200.000 per tahun. Pendapatan keluarga Nelayan Perempuan di Kelurahan Tandurusa adalah Rp67.564.400 per tahun, yang bersumber dari pendapatan responden sebesar Rp34.144.400 dan dari suami sebesar Rp16.711.100 serta pendapatan anak sebesar Rp16.708.900. Kontribusi pendapatan Nelayan Perempuan di Kelurahan Tandurusa terhadap pendapatan keluarga, 50,54%, yang berarti bahwa lebih dari separuh pendapatan keluarga adalah sumbangan nelayan perempuan dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarganya Kata kunci: kontribusi; nelayan perempuan; pendapatan keluarga; Tandurusa
Study on the Role and Contribution of Women to the Income of Fishing Families Tambani, Grace O.; Dien, Christian Ronald; Kotambunan, Olvie Vanda
Jurnal Ilmiah Platax Vol. 13 No. 1 (2025): ISSUE JANUARY-JUNE 2025
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.v13i1.60648

Abstract

The purpose of this research is to carefully analyze the role of women in contributing to the income of fishing families in Tambun Village, Likupang Barat District. The research will be conducted in Tambun Village, Likupang Barat District, using the Purposive Sampling research method. The criteria for the respondents are: married, have a fisherman husband, and reside in Tambun Village. The total number of respondents is 20 people. Based on the research findings, there are two roles of women in Tambun Village: Public Role and Domestic Role. Furthermore, the research shows that women residing in Tambun Village, Likupang Barat District, North Minahasa Regency, contribute 49% to the total family income. This figure indicates that the income of women as fishermen's wives has not yet become a primary source of family income. This research will contribute to achieving the UNSRAT 2021-2025 Strategic Plan in the Maritime Excellence sector, focusing on the research topic of Empowerment and Increasing Women’s Participation and Social Inclusion in the Maritime Environment. Keywords: Women's roles, family income, Tambun Village, tourism. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dengan cermat berapa besar peran perempuan dalam berkontribusi terhadapat pendapatan keluarga nelayan di Desa Tambun Kecamatan Likupang Barat. Lokasi penelitian akan dilaksanakan di Desa Tambun Kecamatan Likupang Barat dengan menggunakan metode penelitian Purposive Sampling, kriteria responden yaitu : sudah berumah tangga dan bersuamikan seorang nelayan dan tinggal di Desa Tambun. Jumlah responden berjumlah 20 orang. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 2 Peran Perempuan didesa Tambun yaitu Peran Publik dan Peran Domestik selain itu berdasarkan penelitian terlihat bahwa perempuan yang bermukim Desa Tambun Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara berkonrtibusi sebesar 49 % terhadap total pendapatan keluarga. Nilai ini menunjukkan bahwa pendapatan perempuan sebagai isteri nelayan belum menjadi tumpuan pendapatan keluarga. Penelitian ini akan berkontribusi pada pencapaian RENSTRA UNSRAT 2021 – 2025 di Bidang Unggulan Kemaritiman yang difokuskan pada topik riset Pemberdayaan dan Peningkatan Partisipasi Perempuan dan Inklusi Sosial dalam Lingkungan Kemaritiman. Kata kunci : Peran perempuan, pendapatan keluarga, Desa Tambun, Pariwisata.
Analisis Finansial Usaha Perikanan Perahu Lampu di Desa Tumbak Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara Walalangi, Hizkia N.; Manoppo, Victoria E.N.; Tambani, Grace O.; Sondakh, Srie J.; Kotambunan, Olvie V.
AKULTURASI Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i2.60750

Abstract

AbstractTumbak Village is one of the villages in Pusomaen District, Southeast Minahasa Regency. Most of the Tumbak villagecommunity work as fishermen. This is certainly very realistic because North Sulawesi has very large maritime resourcepotential and has coastal villages that are used as economic aspects that support the lives of the community, especiallyfishermen. One of the coastal villages that has fishermen is Tumbak Village, Pusomaen District, Southeast MinahasaRegency. The purpose of this study is to determine the profile and financial feasibility of the lamp boat fishing businessin Tumbak Village, Pusomaen District, Southeast Minahasa Regency. Based on the results of the study, it can beconcluded that the lamp boat fishermen in Tumbak Village, Pusomaen District, number 3 respondents. The ages ofthe three respondents vary, namely R1 44 years, R2 51 years and R3 55 years with elementary and junior high schooleducation levels. The average number of family dependents from the 3 respondents is 3 people. Based on the FinancialAnalysis conducted in Tumbak Village, Pusomaen District, Southeast Minahasa Regency, the lamp boat business hasan Operating Profit of Rp586,900,000, Net Profit of Rp575,394,000, Profit Rate of 890%, Benefit Cost Ratio of 9.90.Keywords: financial analysis, light boat, Tumbak VillageAbstrakDesa Tumbak merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara.Masyarakat desa tumbak sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Hal ini tentunya sangat realistiskarena Sulawesi Utara memiliki potensi sumberdaya kemaritiman yang sangat besar serta memiliki desa pantai yangdijadikan sebagai aspek ekonomi yang menunjang kehidupan masyarakat khususnya masyarakat nelayan. Salah satudesa pantai yang memiliki nelayan yaitu Desa Tumbak Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara.Adapun tujuan penelitian ini, yaitu: mengetahui profil dan kelayakan finansial usaha nelayan usaha perahu lampu didesa Tumbak Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara. Berdasarkan hasil penelitian maka dapatdisimpulkan bahwa nelayan perahu lampu yang ada di Desa Tumbak Kecamatan Pusomaen berjumlah 3 responden.usia dari ketiga responden berbeda-beda yaitu R1 44 tahun, R2 51 tahun dan R3 55 tahun dengan tingkat pendidikanSD dan SMP. Jumlah tanggungan keluarga dari 3 responden rata-rata adalah 3 orang. Berdasarkan Analisis Finansialyang dilakukan di Desa Tumbak Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara, usaha perahu lampu memilikiOperating Profit sebesar Rp586.900.000, Net Profit sebesar Rp575.394.000, Profit Rate sebesar 890%, Benefit CostRatio 9,90.Kata kunci: analisis finansial, perahu lampu, Desa Tumbak
Analisis Nilai Tukar Nelayan Jubi di Kelurahan Batulubang Kecamatan Lembeh Selatan Kota Bitung Untu, Cristalla; Manoppo, Victoria E.N.; Tambani, Grace O.; Aling, Djuwita R.R.; Kotambunan, Olvie V.; Sondakh, Srie J.
AKULTURASI Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i2.60751

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the fishermen's exchange rate (NTN) for jubi fishing gear (arrows) inBatulubang Village, South Lembeh District. The method used was the survey method, the sampling technique usedpurposive sampling technique, qualitative descriptive analysis and quantitative analysis. The results of this study canbe concluded: NTN obtained a value of 1.99, meaning that the total income of traditional fishermen using jubi fishinggear can cover the subsistence needs (basic needs) of fishermen's families, and fishermen's income can cover thecosts of fishermen's businesses with an NTN of 0.46. Observations and calculations in November 2023 and December2023 did not experience an increase or decrease in NTN, with an NTN index value (iNTN) of 100.Keywords: Fishermen's Exchange Rate, jubi, income, BatulubangAbstrakTujuan penelitian ini yaitu menentukan nilai tukar nelayan (NTN) alat tangkap jubi (panah) yang ada di KelurahanBatulubang Kecamatan Lembeh Selatan. Metode yang dgunakan yaitu metode survey, teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik purposive sampling, analiais deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini, dapatdisimpulkan : NTN diperoleh nilai 1,99, artinyapendapatan total nelayan tradisional menggunakan alat tangkap jubidapat menutupi kebutuhan subsisten (kebutuhan dasar) keluarga nelayan, dan pendapatan nelayan dapat menutupibiaya usaha nelayan dengan NTN sebesar 0,46. Pengamatan dan perhitungan pada bulan November 2023 dan bulanDesember 2023 tidak mengalami kenaikan dan penurunan NTN, dengan nilai indeks NTN (iNTN) sebesar 100.Kata kunci: Nilai Tukar Nelayan, jubi, pendapatan, Batulubang
Kontribusi Istri Nelayan Perahu Lampu terhadap Pendapatan Keluarga di Kelurahan Makawidey Kecamatan Aertembaga Kota Bitung Runtu, Putra N.; Rantung, Steelma V.; Sondakh, Srie J.; Longdong, Florence V.; Tambani, Grace O.
AKULTURASI Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v12i2.60753

Abstract

AbstractMakawidey is one of the sub-districts in Aertembaga District, Bitung City. Most of the fishermen inMakawidey Sub-district use light boats. The results of the pre-survey show that this light boat fishing is stillcarried out and maintained by local fishermen considering that light boats can provide income for fishermen'sfamilies. This study focuses more on the wives of light boat fishermen about how they contribute to theirhousehold income. The problems in this study are as follows: 1). How much is the income of the wives oflight boat fishermen in Makawidey Sub-district. 2). How much is the contribution of the income of the wivesof light boat fishermen to the total family income in Makawidey Sub-district. The objectives of this study are:1). Identifying the jobs of the wives of light boat fishermen. 2). To find out the amount of income of the wivesof light boat fishermen in Makawidey Sub-district. 3). To find out the amount of contribution of the wives oflight boat fishermen to their family income in Makawidey Sub-district. The method that will be used in thisstudy is the survey method. The population in this study were the wives of light boat fishermen in MakawideySub-district. The wives of light boat fishermen in Makawidey Village numbered 10 people. The datacollection method used in this study used the census method, namely taking all elements of the populationas respondents. Based on the results of the study, it can be concluded that the work of the wives of lightboat fishermen in Makawidey Village, Aertembaga District, Bitung City is a credit sales business, a stallbusiness, a cake sales business, an ice mambo sales business, a yellow rice sales business, a food stallbusiness. The average contribution of the income of the wives of light boat fishermen to family income is31.40% of the total family income of Rp. 115,168,000 / yearKeywords: contribution; fisherman's wife; MakawideyAbstrakMakawidey merupakan salah satu Kelurahan yang berada di Kecamatan Aertembaga Kota Bitung. Masyarakat diKelurahan Makawidey sebagian nelayannya menggunakan perahu lampu. Hasil prasurvei menunjukkan bahwanelayan perahu lampu ini masih dijalankan dan dipertahankan terus oleh nelayan setempat mengingat bahwa perahulampu mampu memberikan penghasilan bagi keluarga nelayan. Penelitian ini lebih difokuskan pada istri nelayanperahu lampu tentang bagaimana kontribusinya terhadap pendapatan rumah tangganya.Permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Berapa pendapatan istri nelayan perahu lampu diKelurahan Makawidey. 2). Berapa kontribusi pendapatan istri nelayan perahu lampu terhadap total pendapatankeluarga di Kelurahan Makawidey.Tujuan dalam penelitian ini, yaitu: 1). Mengidentifikasi pekerjaan istri nelayan perahu lampu. 2). Untuk mengetahuibesar pendapatan istri nelayan peahulampu di Kelurahan Makawidey. 3). Untuk mengetahui besarnya kontribusi istrinelayan perahu lampu terhadap pendapatan keluarganya di Kelurahan Makawidey.Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah istrinelayan perahu lampu di Kelurahan Makawidey. Istri nelayan perahu lampu di Kelurahan Makawidey berjumlah 10orang. Metode pengambilan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode sensus, yaitu mengambilseluruh elemen populasi dijadikanresponden.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pekerjaan istri nelayan perahu lampu di Kelurahan MakawideyKecamatan Aertembaga Kota Bitung yaitu usaha jual pulsa, usaha warung, usaha jualan kue, usaha jualan es mambo,jualan nasi kuning, usaha warung makan. Rata-rata kontribusi pendapatanistri nelayan perahu lampu terhadappendapatan keluarga sebesar 31,40% dari total pendapatan keluarga sebesar Rp.115.168.000/tahunKata kunci: kontribusi; istri nelayan; Makawidey
PENERAPAN PAKAN IKAN BERIMUNOSTIMULAN BAWANG PUTIH BAGI KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN DI DESA MOLOMPAR DUA UTARA Manoppo, Henky; Tambani, Grace O.; Karisoh, Yuriani S.
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2021): Februari 2021- Insan Cita: JurnaL Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.53 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v3i1.1246

Abstract

Pelompok pembudidaya ikan Mina Soputan merupakan pokdakan yang aktif serta produktif secara ekonomi. Pokdakan ini menjalankan usaha pemeliharaan ikan di kolam maupun di sawah dengan sistim sederhana sampai sistim semi intensif.  Masalah utama  yang  sering  dihadapi  pokdakan  mitra adalah produksi ikan rendah disebabkan oleh sering terjadinya serangan penyakit dan pertumbuhan ikan yang lambat sebagai akibat dari praktek pemberian pakan yang kurang baik. Untuk membantu memecahkan permaslahan tersebut maka dilakukan kegiatan PKM dengan tujuan  untuk menerapkan penggunaan pakan ikan berimunostimulan ekstrak bawang putih dalam pemeliharaan ikan.  Metode yang diterapkan adalah penyuluhan dan pelatihan diikuti dengan praktek pemeliharaan ikan. Satu minggu setelah benih ditebar, ikan diberi pakan yang sudah ditambahkan ekstrak bawang putih dengan dosis 15 g/kg pelet.  Dosis pemberian pakan adalah 5%/berat badan/hari dengan frekuensi pemberian 2 kali/hari. Hasil praktek mendapatkan berat akhir ikan yang diberi pelet dengan penambahan ekstrak bawang putih mencapai 51,93% lebih besar dari ikan yang tidak diberi bawang putih. Laju pertumbuhan harian ikan yang diberi bawang putih sebesar 4,45% sedangkan ikan yang tidak diberi bawang putih 2,95%. Selama masa pemeliharaan tidak terjadi kematian ikan akibat serangan penyakit. Jadi aplikasi ekstrak bawang putih dalam pakan ikan dapat meningkatkan meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan sehingga produksi meningkat. Selain itu, kegiatan PKM dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat pembudidaya ikan sehingga masyarakat menjadi mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam menjalankan usaha budidaya ikan yang pada akhirnya dapat merangsang pembembentukan kelompok-kelompok pembudidaya ikan yang mandiri secara ekonomi.