Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Implementasi Program Identitas Kependudukan Digital (IKD) Dalam Menghadapi Era Disrupsi Di Kabupaten Sidoarjo Tri Prasetijowati; Fierda Nurany; Octavia Laila Damianty
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.1910-1919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Program Identitas Kependudukan Digital (IKD) dalam menghadapi Era Disrupsi di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek Penelitian mencakup Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) serta Staf Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo yang terlibat dalam proses aktivasi Program Identitas Kependudukan Digital (IKD). Fokus Penelitian ini menggunakan teori Implementasi menurut Van Meter dan Van Horn (1975) yaitu Ukuran dan Tujuan Kebijakan, Sumber Daya, Karakteristik Organisasi Pelaksana, Komunikasi Antar Organisasi Terkait, Sikap Para Pelaksana, dan Lingkungan Sosial, Ekonomi dan Politik. Teknik Pengumpulan Data yang digunakan meliputi wawancara dan dokumentasi, sedangkan Teknik Analisis Data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan Ukuran dan Tujuan Kebijakan telah jelas ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2022 yang menjadi dasar hukum pelaksanaan Identitas Kependudukan Digital. Indikator Sumber Daya yang merujuk pada Sumber Daya Manusia serta Sumber Daya Finansial yang telah didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Karakteristik Organisasi Pelaksana memiliki struktur yang terorganisir dengan baik disertai pembagian tugas dan fungsi yang spesifik dalam setiap bidangnya. Komunikasi Antar Organisasi Terkait telah berjalan sesuai regulasi, prosedur dan tujuan yang telah ditetapkan. Sikap Para Pelaksana dari segi pegawai terlibat aktif dalam berbagai tahap pelaksanaan. Lingkungan sosial, ekonomi, dan politik dalam Implementasi IKD di Kabupaten Sidoarjo telah berjalan sesuai dengan dukungan regulasi, kesiapan infrastruktur, serta penerimaan masyarakat
Implementasi Good Governance dalam Pelayanan BPJS Kesehatan pada DPP Muslimat NU 01 Surabaya Friskila Jonathan; Heru Irianto; Fierda Nurany
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12421

Abstract

Penerapan Good Governance merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi prinsip Good Governance dalam pelayanan BPJS Kesehatan pada Dokter Praktik Perorangan (DPP) dr. Linda Auliyaur Rahma dengan dukungan pelayanan kefarmasian Apotek Muslimat NU 01 Surabaya serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas dokter, petugas administrasi, tenaga kefarmasian, dan peserta BPJS Kesehatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip akuntabilitas, partisipasi, transparansi, dan supremasi hukum telah diterapkan dengan baik dalam pelayanan BPJS Kesehatan. Implementasi Good Governance didukung oleh koordinasi antarpetugas, penerapan SOP, keterbukaan informasi, dan pelayanan kefarmasian yang terintegrasi. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan pemahaman peserta terhadap prosedur pelayanan, meningkatnya jumlah pasien pada waktu tertentu, serta kendala pelayanan obat.
Co-Authors A A Muhammad Achmad Zakaria Rachman Aditya Adam Varizky Agil Putra Anugrah Agung Budi Irawan Alvito Dean Anisa Umiyana Khorida Asih Widi Lestari Bagus Ananda K Bagus Ananda K Bagus Ananda Kurniawan Bagus Kurniawan Bintang Poetra Rizky Calvin Saputra Taragusti Chairien Nurwulan Ghozalyfah Clarisa Dinda Rahmadhani Crist Diva Sudona Daniel Maola Robert Dinan Defanni Nur Aulia Deny Bactiar Dhellia Febby Paquita Dhurrotul Machbubah Diana Rahmawati Diana Rahmawati Dina Faradilah Eva Oktavia Indriani Fajar Rachma Dian Farah Elfiyah Fauziah Noviyanti Ferdian Iqbal Fitria Virdaus Nuzula Friskila Jonathan Heru Irianto Ibra Yuniar Kurniawan Imam Abdul A INDRA PRATAMA PUTRA SALMON Istiqomah Rahma Sary Jasim M.Z Awan Juventus Eko Santoso Kartika Santi Ratna Puspita Laila Della Amanda Laili Dwi Agustina Liza Kurniawati Lunariana Lubis Lutfia Nurul Hidayati M. Hilmi Azis M. Hilmi Azis Malfa Fauziana Manggariska Putri Muhammad Fadeli Muhammad Fikri Fatchul Yaqien Muhammad Novi J.R Muhammad Novi Julia Resa Muhammad Rafi Arkan R Musahadah - Musahadah - N R Syecha Nabila Rizky Syahputri Nurul Cholifatul Aeni Nyoman Pritha Sharmistha Octavia Laila Damianty Poppy Abellya Zalzabilla Refridyan Dewi Safira Rendi Rafi Pramudya Putra Reza Mia Anggraeni Ria Dini Apriliasari Rossi Citra A Safira Firdaus Safira Firdaus Salsabila Putri Widyadarani Sarah Ayundasari Rudhito Siti Erfina Septiawati Sitti Annisa Iskandar Sonia Sonia Susi Ratnawati Tira Fitriawardhani Tira Fitriawardhani Tri Prasetijowati Vicy Yuliasari Yolanda Oktasea Yusril Ihza Mahendra