Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Desain Rumah Terjangkau Baru dengan Solusi Pendinginan Pasif di Sei Beduk Kota Batam Suwarlan, Stivani Ayuning; Nursyamsu, Lathifa; Aguspriyanti, Carissa Dinar; Pinassang, Jeanny Laurens; Rangkuty, Gladies Imanda Utami; Lee, Vineeta; Suhardi, Rafi Arbarendy Suhardi; Brema, Ahmad Riansyah Brema
Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/se.v3i2.10283

Abstract

Permasalahan utama dalam pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah adalah kenyamanan termal dan efisiensi energi. Peningkatan suhu akibat perubahan iklim semakin memperburuk kondisi hunian yang tidak memiliki akses terhadap sistem pendinginan buatan yang efisien. Kegiatan ini bertujuan untuk merancang hunian terjangkau dengan menerapkan strategi pendinginan pasif sebagai solusi untuk meningkatkan kenyamanan termal tanpa meningkatkan konsumsi energi. Studi kasus dilakukan di Sei Beduk, Batam, bekerja sama dengan Habitat for Humanity Indonesia dan Universitas Internasional Batam. Metode yang digunakan mencakup studi literatur, analisis lokasi, perancangan desain, serta evaluasi berdasarkan masukan komunitas setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan elemen pendinginan pasif seperti ventilasi silang, penggunaan kisi-kisi, material dengan massa termal tinggi, serta optimalisasi orientasi bangunan dapat secara signifikan meningkatkan kenyamanan termal tanpa ketergantungan pada pendinginan buatan.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR BIOFILIK PADA BANGUNAN PERPUSTAKAAN UMUM DI KOTA BATAM Sudiana; Jeanny Laurens Pinassang; Stivani Ayuning Suwarlan
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 6 No. 1: June 2025
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v6i1.9910

Abstract

Kota Batam merupakan kota terbesar di Kepulauan Riau. Mengikuti Data Statistik Pendidikan Tinggi Kemendikbud Republik Indonesia, bahwa tahun 2020 terdapat 45.354 orang menuntut ilmu perguruan tinggi di Kota Batam. Berdasarkan Perwako RKPD Kota Batam hanya terdapat satu perpustakaan umum dan jumlah pengunjung mengalami kenaikan setiap tahunnya. Dikarenakan hal ini, diperlukan adanya infrastruktur perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan akan pengetahuan masyarakat di Kota Batam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan cara penerapan pendekatan konsep arsitektur biofilik pada bangunan perpustakaan yang tepat dan efektif di Kota Batam. Metode yang digunakan merupakan metode campuran yakni kualitatif yang mengumpulkan data yang bersumber dari observasi langsung serta penyebaran kuesioner. Sedangkan metode kuantitatif berupa hasil dari data penyebaran kuesioner yang telah dikumpulkan akan dibentuk menjadi sebuah gambar berupa data grafik. Hasil penelitian ini akan menghasilkan sebuah desain bangunan perpustakaan umum yang mampu menerapkan pendekatan arsitektur biofilik.
INTEGRATING SUSTAINABLE ARCHITECTURE CONCEPTS IN THE DESIGN OF NATURE-BASED ELEMENTARY SCHOOLS Nursyamsu, Lathifa; Merzelish, Merzelish; Pinassang, Jeanny Laurens
SIGMA TEKNIKA Vol 8, No 1 (2025): SIGMATEKNIKA, VOL. 8, N0. 1, JUNI 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v8i1.7706

Abstract

The increasing urgency of environmental issues such as climate change has amplified the need for sustainability education, particularly at the elementary school level. This study explores the integration of sustainable architecture in the design of a nature-based elementary school located in Batam, Indonesia. The research aims to develop an environmentally responsive learning environment that supports both energy efficiency and active, experiential learning. A qualitative descriptive method was employed, involving site observation and documentation to assess environmental conditions, spatial needs, and design potentials. The proposed design incorporates key sustainable strategies, including passive solar orientation, natural lighting, cross-ventilation, and the use of eco-friendly materials such as bamboo and timber. Biophilic design elements—such as open-air classrooms, green courtyards, and educational gardens—are also integrated to enhance students’ connection to nature and support cognitive and emotional development. The findings demonstrate that sustainable and nature-based architectural approaches can reduce energy consumption, improve indoor comfort, and serve as a medium for teaching environmental values. While the design shows strong potential, the study acknowledges limitations in terms of implementation feasibility and scope. Future research is encouraged to include post-occupancy evaluations and interdisciplinary collaboration to further advance sustainable educational environments.
Analisis Kenyamanan Termal pada Rumah Tradisional Melayu “Limas Potong” Pulau Batam Jeanny Laurens Pinassang; Stivani Ayuning Suwarlan; Gladies Imanda Utami Rangkuty
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/v19i2.2728

Abstract

Urbanisasi yang berkembang pesat telah menjadi isu utama dalam peningkatan konsumsi energi di wilayah perkotaan. Sebagian besar rumah-rumah di zona permukimam pada zaman kini juga dikonstruksi melekat satu sama lain, menyebabkan ventilasi udara alami bekerja tidak optimal dan mengharuskan para penghuni untuk menggunakan alat pengontrol termal untuk mencapai kenyamanan termal mereka. Dengan menggunakan metode eksperimen kuantitatif melalui simulasi digital, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apabila bentukan rumah panggung seperti Rumah Limas Potong mampu mencapai kenyamanan termal untuk penggunaannya di masa depan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rumah panggung mustahil untuk meraih kenyamanan termal dengan iklim tropis terkini. Perlu dilakukan lagi eksperimen waktu-nyata pada rumah-rumah panggung dengan atau tanpa sistem pendinginan pasif untuk hasil dan akurasi yang lebih baik dalam meraih permukiman yang hemat energi.
Peningkatan Nilai Toleransi dan Minat Literasi Anak Melalui Edukasi dan Intervensi Sosial di Panti Asuhan Agape Bunarto, Angelina; Mardiana, Desy; Edelyn, Edelyn; Stefany, Evaline; Claudia, Jelsy; Joanne, Joanne; Ang, Joanne; Joceslyn, Joceslyn; Karimah, Khairunnisaa Nurul; Malay, Kheisya Evrina; Sim, Michelle; Lim Muk Sen, Raymond; Sherly, Sherly; Vanikaramoy, Vanikaramoy; Lim, Viona; Jevina, Windy; Pinassang, Jeanny Laurens
Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/se.v3i4.11351

Abstract

Anak-anak di panti asuhan menghadapi tantangan dalam pengembangan karakter, terutama dalam hal toleransi dan minat baca. Kurangnya pendekatan edukatif yang menarik serta keterbatasan akses bahan bacaan memperparah kesenjangan sosial dan kognitif. Kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Universitas Internasional Batam (UIB) di Panti Asuhan Agape bertujuan menanamkan nilai toleransi dan meningkatkan literasi melalui pendekatan partisipatif. Program ini meliputi edukasi interaktif anti-intoleransi, permainan kolaboratif, dan penataan ulang pojok literasi. Edukasi disampaikan secara komunikatif dengan dialog dan contoh nyata, sementara permainan melatih kerja sama dan keterampilan sosial. Pojok baca yang lebih menarik menyediakan buku-buku fiksi, nonfiksi, dan atlas untuk menunjang eksplorasi mandiri. Dokumentasi menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari anak-anak. Meskipun waktu pelaksanaan terbatas dan belum mencakup evaluasi lanjutan, pendekatan ini efektif dalam membangun pengalaman belajar yang menyenangkan. Kegiatan ini berpotensi untuk direplikasi sebagai model pembinaan karakter dan literasi di lembaga sosial lainnya.
Revitalization of the Marina City Batam Area Through the Development of Coastal Public Spaces Based on Sustainable Tourism Pinassang, Jeanny Laurens; Rangkuty, Gladies Imanda Utami; Safitri, Alda Aulia; Ferdianty, Evelyn Thalia; Ping, Kory Keith; Habibah, Zahwa Rheina
Conference on Business, Social Sciences and Technology (CoNeScINTech) Vol. 5 No. 1 (2025): Conference on Business, Social Sciences and Technology (CoNeScINTech)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/conescintech.v5i1.10463

Abstract

Marina City, initially developed as an integrated tourism complex, has declined into a dead zone due to land-use changes and poor management, causing economic decline, loss of Malay cultural identity, and environmental degradation. This study aims to formulate a revitalization strategy through coastal public space design that integrates cultural values, maritime architecture, and sustainable tourism principles. The research employed community preference surveys, literature review, and site analysis to generate a contextually adaptive design framework. Results indicate that 67% of respondents favored a Modern Vernacular approach, realized through the Solmera Obelia concept, which combines Malay cultural identity with modern elements in public open spaces, family recreation facilities, and eco-friendly materials. The proposed revitalization demonstrates how integrating cultural, social, and ecological dimensions can transform Marina City into an inclusive, resilient, and sustainable waterfront destination, while simultaneously strengthening cultural identity and supporting local socio-economic recovery. m for public spaces that are flexible, family-friendly, and environmentally adaptive. This design not only restores the area’s image but also strengthens social connectivity and supports sustainable coastal tourism in Batam.
ANALISIS HUNIAN VERTIKAL DENGAN KONSEP ARSITEKTUR MODULAR SEBAGAI SOLUSI KETERBATASAN LAHAN DI KOTA BATAM Putri Melati; Pinassang, Jeanny Laurens; Suwarlan, Stivani Ayuning
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 5 No. 1 (2024): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v5i1.9283

Abstract

Seiring dengan berkembangnya pusat kota Batam, ketersediaan lahan pemukiman semakin berkurang. Hal ini menyebabkan melonjaknya harga rumah dan tanah. Selain itu, pertumbuhan penduduk perkotaan yang semakin meningkat juga menimbulkan tantangan dalam memenuhi kebutuhan akan perumahan. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan pembangunan bangunan vertikal yang memberikan pilihan hunian vertikal yang dapat mengakomodasi kebutuhan warga kota. Bagi mereka yang ingin tinggal dekat dengan tempat kerja, fasilitas umum, institusi pendidikan, dan pusat kegiatan lainnya, hunian vertikal dapat menjadi pilihan yang praktis dan diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi dan studi literatur, yang dianalisis secara deskriptif untuk menghasilkan arah perspektif arsitektur modular mengenai hunian vertikal sebagai solusi keterbatasan lahan di kota Batam. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi pemerintah kota Batam terhadap keterbatasan lahan untuk hunian masyarakat khususnya para pelaku ekonomi (pekerja) yang terus bertambah tiap tahunnya. Hasil dari penelitian memberikan gambaran baik kepada pemerintah kota Batam maupun masyarakat dalam hal ini yaitu para pekerja, untuk membangun sebuah hunian yang layak dengan modul prefabrikasi didalam sebuah pabrik/workshop. Efisiensi dari segi material dan waktu serta biaya menjadi keunggulan dari metode ini, tetapi didalam perencanaanya tetap memperhatikan aspek kenyaman dan keberlanjutan.
BIOPHILIC ARCHITECTURE APPROACH IN THE REDESIGN OF HARAPAN UTAMA LIBRARY TO ENCHANCE LIBRARY UTILIZATION AND IMPROVE CHILDREN’S MENTAL AND EMOTIONAL WELL-BEING Khu, Benny; I Gusti Ngurah Anom Gunawan; Jeanny Laurens Pinassang
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol. 6 No. 2: December 2025
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v6i2.10169

Abstract

Perpustakaan sekolah memiliki peran penting sebagai ruang pembelajaran yang mendukung perkembangan akademik, mental, dan emosional siswa. Namun, banyak perpustakaan sekolah belum mampu menyediakan lingkungan yang nyaman dan menarik, terutama dalam konteks meningkatnya kebutuhan ruang pendidikan yang lebih sehat dan berorientasi pada kesejahteraan siswa. Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan desain yang lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna, salah satunya melalui penerapan arsitektur biofilik. Penelitian ini mengulas penerapan prinsip-prinsip arsitektur biofilik dalam merancang ulang Perpustakaan Sekolah Harapan Utama di Batam, Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan siswa dan mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan. Desain biofilik mengintegrasikan elemen-elemen alami seperti vegetasi, pencahayaan alami, dan ruang terbuka untuk meningkatkan kesehatan mental dan fisik, mendukung keberlanjutan lingkungan, serta menciptakan suasana belajar yang kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggabungkan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisis dampak metode arsitektur ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan elemen-elemen biofilik seperti peningkatan sirkulasi udara, penempatan vegetasi yang strategis, dan penggunaan material alami mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, menarik, dan estetis. Transformasi ini memberikan manfaat bagi siswa dengan meningkatkan konsentrasi, mengurangi stres, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan, sehingga menjadikan perpustakaan sebagai ruang penting untuk belajar dan pengembangan pribadi. Penelitian ini menekankan pentingnya desain biofilik dalam ruang pendidikan untuk mendukung perkembangan kognitif dan stabilitas emosional sekaligus mempromosikan praktik berkelanjutan.