Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Collaborative Medical Journal (CMJ)

HUBUNGAN UMUR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA KARYAWAN UNIVERSITAS ABDURRAB TAHUN 2016 Tyagita Widya Sari; Yulnefia Yulnefia
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 1 (2018): Januari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.595 KB)

Abstract

Umur adalah satuan waktu yang mengukur waktu keberadaan suatu benda atau makhluk, baik yang hidup maupun mati. Beberapa ahli biasanya membedakan umur menurut 2 macam, yaitu umur kronologis dan umur biologis. Menurut berbagai penelitian terdahulu, umur berhubungan dengan kualitas tidur seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur dengan kualitas tidur pada karyawan Universitas Abdurrab tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental-sampling dan analisis data menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara umur dengan kualitas tidur pada karyawan Universitas Abdurrab tahun 2016 (p-value = 0,06) dengan kekuatan korelasi lemah (r = 0,22). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara umur dengan kualitas tidur pada karyawan Universitas Abdurrab tahun 2016.
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENYULUHAN TENTANG ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO RAWAT INAP KOTA PEKANBARU 2018 Tyagita Widya Sari; Fitri Sri Wulandari; M Habib Hidayat; Novita Amelia; Sesria Nasution; Yolanda Yuriati
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 2 (2018): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.085 KB)

Abstract

ASI eksklusif adalah menyusui bayi secara murni dari usia 0-6 bulan, tanpa pemberian cairan ataupun makanan tambahan lain. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia cukup memprihatinkan, dimana target program cakupan ASI eksklusif tahun 2014 adalah 80%, akan tetapi secara nasional cakupan pemberian ASI eksklusif hanya 52,3%. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya yaitu, kurangnya pengetahuan ibu tentang menyusui, gencarnya promosi susu formula, serta kurangnya pelayanan konseling laktasi dan dukungan dari petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo RI Kota Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang diambil dengan menggunakan accidental sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p yaitu 0,000 (p<0,05), artinya ada perbedaan tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo RI Kota Pekanbaru.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS SIDOMULYO RAWAT INAP KOTA PEKANBARU Tyagita Widya Sari; Desi Kartika Sari; M Beni Kurniawan; M Ibnu Herman Syah; Novia Yerli; Samirathul Qulbi
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 3 (2018): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.744 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama karena banyaknya jumlah penderita dan risiko yang terkait, biaya medis dan sosial yang tinggi, dan dapat menyebabkan komplikasi kardiovaskular dan ginjal. Stres mental atau psikososial adalah salah satu faktor risiko utama hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit terbanyak di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kota Pekanbaru pada tahun 2017. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan hipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik yang menggunakan desain studi cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian adalah Accidental Sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer (kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10)) dan data sekunder (rekam medis status hipertensi dan tekanan darah pasien rawat jalan bulan Mei-Juni 2018). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 18 responden (45%) mengalami stres ringan dan 15 responden (37,5%) mengalami prehipertensi. Hasil uji korelasi ditemukan adanya hubungan antara tingkat stres dengan hipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru (p-value = 0,000 ; r = 0,688). Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan antara tingkat stres dengan hipertensi di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru.
HUBUNGAN FAKTOR DEMOGRAFI DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU Tyagita Widya Sari; Yulnefia Yulnefia
Collaborative Medical Journal Vol 2 No 1 (2019): Januari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.189 KB)

Abstract

Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah suatu alat untuk mencegah kehamilan yang efektif, aman, dan reversibel. Suntik dan pil adalah cara KB modern yang paling diketahui oleh masyarakat di semua golongan usia risiko tinggi di atas 35 tahun, namun dinilai kurang efektif untuk mencegah kehamilan. Sedangkan jenis kontrasepsi yang efektif untuk mencegah kehamilan bagi wanita risiko tinggi adalah AKDR. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan faktor demografi dengan penggunaan AKDR pada Wanita Usia Subur (WUS) di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional dengan pendekatan kasus kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, dengan perbandingan sampel kasus dan kontrol 1:2. Hasil penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara faktor demografi (umur, tingkat pendidikan, status pekerjaan, pendapatan keluarga) dengan penggunaan AKDR pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru (p-value > 0,05). Salah satu misi dari program KB adalah terciptanya keluarga dengan jumlah anak yang ideal yakni dua anak. Para WUS umumnya menganggap bahwa bila jumlah anak sudah ideal, maka mereka cenderung untuk mengikuti program KB, khususnya jenis alat kontrasepsi jangka panjang, salah satunya adalah AKDR. Simpulan penelitian ini adalah faktor demografi tidak berhubungan dengan penggunaan AKDR pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru.
PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN PENYULUHAN TENTANG PENCEGAHAN DBD PADA MASYARAKAT DI PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU Tyagita Widya Sari; Eliya Mursyida
Collaborative Medical Journal Vol 2 No 2 (2019): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.307 KB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. DBD selalu meningkat pada setiap awal musim hujan dan menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Provinsi Riau. Kasus DBD yang dilaporkan di Puskesmas Payung Sekaki mencapai 145 kasus sepanjang tahun 2016 dan menimbulkan 1 kematian. Kasus DBD yang dilaporkan selama semester pertama tahun 2017 sebesar 50 kasus. Pemberantasan DBD seharusnya memprioritaskan upaya pencegahan dengan melaksanakan PSN 3M Plus secara berkesinambungan dibanding tindakan fogging focus yang lebih sering dilaksanakan dewasa ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Desain studi penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling, yakni 35 responden. Sumber data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik Wilcoxon yang menghasilkan nilai signifikansi p-value. Hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi yang bermakna antara 2 variabel pengetahuan responden sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan DBD yaitu p-value 0,0001 (p-value < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang pencegahan DBD di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU RUMAH TANGGA TENTANG PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU Tyagita Widya Sari; Martha Saptariza Yuliea
Collaborative Medical Journal Vol 2 No 3 (2019): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.598 KB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. DBD selalu meningkat pada setiap awal musim hujan dan menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Provinsi Riau. Kasus DBD yang dilaporkan di Puskesmas Payung Sekaki yaitu 52 kasus sepanjang tahun 2018 dan tanpa kematian. Jumlah kasus DBD ini meningkat pada periode Januari-Agustus tahun 2019 sebesar 53 kasus dan menimbulkan 1 kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu tentang pencegahan DBD di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Desain studi penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling, yakni 300 responden. Sumber data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik korelasi Spearman yang menghasilkan nilai signifikansi p-value dan koefisien korelasi (r). Hasil penelitian adalah tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu tentang pencegahan DBD dengan p-value 0,221 (p-value > 0,05) dan r 0,071 (kekuatan korelasi sangat lemah). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu tentang pencegahan DBD di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru.