Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Oxygen/sulphur self-doped tunnel-like porous carbon from yellow bamboo for advanced supercapacitor applications Taer, Erman; Yanti, Novi; Putri, Rahma Lia; Apriwandi, Apriwandi; Martin, Awaludin; Julnaidi, Julnaidi; Chitraningrum, Nidya; Fudholi, Ahmad; Taslim, Rika
International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 16, No 3: September 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijpeds.v16.i3.pp2030-2042

Abstract

The 3D hierarchical pore structure with tunnel-like pores is essential to the performance of porous activated carbon (AC) materials used in symmetric supercapacitors. This study aimed to effect of adding (0.3, 0.5, and 0.7) M KOH reagent and heat treatment on the formation of 3D porous, tunnel-like AC derived from yellow bamboo (YB) through N2-CO2 pyrolysis at 850 °C. The AC produced had a high concentration of nanopores, becoming a valuable storage medium with favorable physical-electrochemical properties. The results showed that 0.5-YBAC had the best physical and electrochemical properties, with a carbon purity, 89.16%, micro crystallinity of 7.374 Å, and excellent amorphous porosity. Furthermore, 3D hierarchical pore structure, enriched naturally occurring heteroatoms, dopant of oxygen (10.14%) and sulfur (0.10%). A maximum surface area of 421.99 m² g⁻¹, along with a dominant combination of micro-mesopores. The electrochemical performance test of the 0.5-YBAC electrode showed a Csp of 214 F g⁻¹, with Esp 24.7 Wh kg⁻¹ and Psp 19.2 W kg⁻¹. In conclusion, this study showed the potential of YB stems to enhance the development of supercapacitors, offering superior porosity characteristics for efficient energy storage applications.
Comparative Analysis of Repair Policy and Preventive Maintenance Policy Methods in Machine Maintenance on the Production Floor of PT. Metro Riau Sugandi, Bagus Ahmad; Hamdy, Muhammad Ihsan; Taslim, Rika; Nofirza, Nofirza; Nur, Muhammad
IJIEM - Indonesian Journal of Industrial Engineering and Management Vol 6, No 2: June 2025
Publisher : Program Pascasarjana Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/ijiem.v6i2.31177

Abstract

PT. Metro Riau is a newspaper printing company facing significant challenges due to high machine breakdown rates, which have impacted maintenance costs and production output. This study aims to compare machine maintenance costs using repair policy and preventive maintenance policy methods and provide recommendations for the most efficient maintenance approach. The data utilized includes types of breakdowns, maintenance costs, and production rates during the 2023 period. The research employs a quantitative analysis method to calculate repair and preventive maintenance costs based on the probability of breakdowns for each type of machine. The findings reveal that for type A breakdowns, the repair policy is more cost-effective, with a maintenance cost of IDR 143,829 compared to IDR 176,384 for the preventive maintenance policy. Conversely, for type B and C breakdowns, the preventive maintenance policy is more efficient, with costs of IDR 259,616 and IDR 375,950, respectively, compared to the repair policy. Based on these results, it is recommended to implement the repair policy for type A breakdowns and the preventive maintenance policy for types B and C. This combined approach is expected to reduce maintenance costs while enhancing the reliability of the company's production machinery.
Potensi Rotan sebagai Elektroda Karbon Aktif Monolit untuk Aplikasi Superkapasitor Mustika, Widya Sinta; Taer, Erman; Apriwandi; Agustino; Taslim, Rika
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 4 No. 1: April 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/nmj.v4i1.26976

Abstract

Rotan merupakan salah satu produk hutan utama, dengan ketersedian yang cukup berlimpah. Struktur rotan yang terdiri dari gugus polimer (selulosa, hemiselulosa dan lignin) menjadikan rotan berpotensi sebagai karbon aktif. Pemanfaatan rotan sebagai karbon aktif adalah upaya untuk mengkonversi bahan biomassa menjadi produk bernilai ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan karbon aktif monolit tanpa bahan perekat sebagai elektroda superkapasitor.  Bahan baku rotan dikonversi menjadi karbon aktif monolit  melalui proses karbonisasi (N2, 600 oC) dan aktivasi fisika (CO2, 850 oC) yang terintegrasi. Kemampuan karbon aktif monolit rotan sebagai elektroda superkapasitor ditinjau melalui sifat elektrokimia menggunakan cyclic voltammetric (CV). Penelitian ini berhasil mengubah rotan menjadi   elektroda karbon aktif monolit tanpa bahan perekat, dengan kemampuan elektrokimia sebesar 104 F g-1 dengan laju pemindaian 1 mV s-1, menggunakan konfigurasi elektroda lapisan ganda dengan elektrolit 1 M H2SO4. Elektroda karbon aktif monolit rotan juga menunjukkan densitas sebesar 1,04 g cm-3, yang menunjukkan potensi kehadiran struktur pori yang baik.
Analisis Keamanan Dan Kedisiplinan Lingkungan Kerja di Area Bleaching, Fiberline II, PT Riau Andalan Pulp and Paper Menggunakan Metode 6S Taslim, Rika; Hidayatullah, Aditya Rizky; Nur, Muhammad
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2023: SNTIKI 15
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi pulp dan kertas. PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) memiliki beberapa business unit seperti Riau Pulp (RPL), Riau Andalan Kertas (RAK), Riau Prima Energi (RPE) dan Riau Fiber, Salah satu Area unit Riau Pulp adalah fiberline. Fiberline merupakan tempat dilakukannya pembuatan pulp. Pada pengolahan data, data yang akan diolah adalah data primer yaitu pengamatan kondisi lingkungan kerja pada area bleaching menggunakan metode 6S, Pada area bleaching ini terdapat kondisi lingkungan kerja yang belum sesuai dengan standarisasi/ performa 6S yang telah ditetapkan. Permasalahan pertama yang ditemukan pada saat melakukan audit terdapat dua electric socket yang rusak dan tidak tertutup, permaslahan kedua ditemukannya keran yang tidak kencang, permasalahan ketiga ditemukannya suatu jadwal kegiatan yang tidak update, lalu Perofrma 6S yang ditemukan selanjutnya ialah adanya daily management dalam bentuk visual management board dan kondisi sebuah barang yang tidak terpakai masi berada di area kerja. Setelah melakukan kerja praktik dan memperhatikan segala kegiatan yang ada di PT. Riau Andalan Pulp and Paper tepatnya bleaching dapat disimpulkan bahwa kondisi lingkungan pada area bleaching masih memerlukan perbaikan untuk meningkatkan keamanan serta kedisplinan dalam bekerja pada area Bleaching.
Pengukuran Beban Kerja Mental pada Stasiun Milling yang Terdampak Penyusutan Karyawan Pasca Pandemi Covid-19 Menggunakan Metode NASA-TLX Taslim, Rika; Perdana, Muhammad Bayu Tesri; Nur, Muhammad
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2023: SNTIKI 15
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasca pandemi Covid-19 banyak sektor-sektor perekonomian yang terdampak di Indonesia salah satunya ialah pengolahan karet setengah jadi atau crumb rubber. Hal ini juga dirasakan oleh PT. Andalas Agro Lestari perusahaan bergerak di bidang pengolahaan crumb rubber, PT. Andalas Agro Lestari harus melakukan pengurangan karyawan secara besar-besaran. Sehingga menimbulkan masalah baru bagi karyawan yakni masalah beban kerja mental dan fisik pada karyawan perusahaan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menentukan faktor yang mempengaruhi beban kerja karyawan khususnya stasiun kerja milling serta menawarkan usulan perbaikan. Penelitian kali ini menggunkan metode NASA-TLX untuk menentukan nilai beban kerja yang dialami karyawan. Hasil dari perhitungan yang dilakukan pada penelitian kali menunjukan rata-rata skor WWL adalah 73,46 dengan kategori tinggi. Setelah dilakukan perhitungan maka diketahui faktor penyebab tingginya beban kerja karyawan ialah target produksi yang tidak sesuai dengan jumlah karyawan. Beberapa saran perbaikan yang bisa dilakukan adalah menyesuaikan lagi target produksi dengan jumlah perkerja dan melakukan kegiatan yang meningkat semagat kerja.
Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode SWIFT (Structured What If Analysis Technique) Taslim, Rika; Yudistia, Fiki; Hamdy, Muhammad Ihsan
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2023: SNTIKI 15
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal yang harus dipenuhi oleh penyelenggara kerja. Selain untuk menjaga keselamatan pekerja, juga untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. PT. Indah Kiat Pulp and Paper merupakan perusahaan swasta yang bergerak dibidang pembuatan kertas dan tissue. Kegiatan produksi dimulai dari pengolahan kayu menjadi lembaran kertas serta  pengolahan kertas bekas menjadi kertas industry. Perusahaan telah SMK3, namun masih terdapat kecelakaan kerja yang cukup tinggi dikarenakan kurangnya kesadaran pekerja terhadap penggunaan alat pelindung diri. Untuk mengetahui seberapa besar nilai risiko bahaya dilakukan observasi dan wawancara untuk mengetahui papararan bahaya pada kegiatann di area kerja dan memberikan usulan perbaikan terhadap stasiun kerja untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja dengan menggunakan metode SWIFT (Structured What If Technique). Berdasarkan nilai RRN yang telah didapat, potensi bahaya yang diketahui dengan risiko tertinggi hingga risiko terendah. Setelah itu dilakukan pengelompokan bahaya kemudian didapatkan 6 prioritassutama, 8 prioritas menengah, 2 prioritas rendah dan 1 prioritas paling rendah.