Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

MEMBANGUN KEMANUSIAAN, MEWUJUDKAN DESA RAMAH PEREMPUAN DAN PEDULI ANAK Muhammad Hadi Makmur; Linda Dwi Eriyanti; Agustina Dewi Setyari; Furoidatul Husniah; Akhmad Taufiq
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.1905

Abstract

Program pengabdian masyarakat masyarakat ini dilakukan oleh kelompok riset Multiculturalism and Feminism for Innovative Policy (MFIP) di desa Penambangan, kecamatan Curahdami, Bondowoso. Pendampingan dilakukan dengan membantu pemerintah desa mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh perempuan dan anak, berikut dilakukan analisis gender untuk menemukan preskripsinya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini diawali dengan membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan tokoh-tokoh masyarakat dengan memperhatikan proporsi minimal 50% perempuan. Berikut dilakukan observasi dan focus group discussion (FGD) yang melibatkan pihak-pihak terkait untuk memastikan identifikasi masalah dan perumusan preskripsi sesuai dengan konteks desa Penambangan. Konsep Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) ditawarkan sebagi solusi atas masalah-masalah AKI dan AKB, stunting, buta huruf, kekerasan terhadap perempuan, pernikahan dini dan pekerja anak. Langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan membuat regulasi yang menjadi payung dari berbagai program terkait. Maka, produk dari pengabdian ini berupa rancangan program dan rumusan Perdes DRPPA Desa Penambangan.
Reimajinasi Pasca-Indonesia: Merefleksikan Ulang Keindonesiaan dalam Novel Burung-Burung Rantau Karya Y.B. Mangunwijaya Taufiq, Akhmad
Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal Vol. 2 No. 2 (2023): Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Arif.022.06

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan reimajinasi pasca-Indonesia dalam novel Burung-burung Rantau karya Y.B. Mangunwijaya. Dengan fokus pada tiga kajian utama, yakni transformasi manusia Indonesia, konstruksi imajinasi nasional, dan reimajinasi pasca-Indonesia, kajian ini diharapkan mampu menemukan cara pandang dan sikap baru dalam konteks Indonesiaan di tengah tata dunia global yang sedang berubah. Dengan metode kualitatif-interpretatif-reflektif, kajian ini dirancang untuk membaca, memaknai, menafsirkan, dan sekaligus merefleksikan data berupa kata, kalimat, dan paragraf dalam novel Burung-burung Rantau karya Y.B. Mangunwijaya. Berdasarkan hal tersebut, hasil dari kajian ini menyatakan bahwa dalam konteks transformasi manusia Indonesia, konstruksi imajinatif nasional, dan reimajinasi pasca-Indonesia dibutuhkan kemampuan untuk membaca, memaknai, dan memproyeksikan keindonesiaan di tengah tata dunia global yang sedang berubah. Implikasi kajian ini memperkaya secara akademis dan menghadirkan cara pandang baru terhadap realitas keindonesiaan, sedangkan secara praktis berpotensi membangun kesadaran berideologi dan bersikap di tengah tata dunia global yang sedang berlangsung tersebut.
CERITA HANTU DI DESA PANCER KABUPATEN BANYUWANGI: KAJIAN GHOSTLORE Nastiti, Haswa Aulia; Taufiq, Akhmad; Siswanto, Siswanto
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v7i1.2931

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan tentang cerita hantu yang ada di Desa Pancer Kabupaten Banyuwangi. Penelitian mengenai cerita hantu di Desa Pancer Kabupaten Banyuwangi mencakup wujud hantu, makna simbolik wujud hantu, fungsi cerita hantu, dan pemanfaatan cerita hantu dalam bidang industri kreatif. Jenis dan rancangan penelitian yang digunakan adalah kualitatif-etnografi. Data pada penelitian berupa hasil wawancara dengan beberapa informan. Sumber data pada penelitian berasal dari informan yang memenuhi syarat kriteria sebagai narasumber. Kriteria tersebut adalah seseorang yang dapat memberikan informasi secara lengkap dan akurat serta masih mempercayai cerita hantu di Desa Pancer Kabupaten Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) cerita hantu di Desa Pancer Kabupaten Banyuwangi merupakan pengalaman seseorang bertemu hantu yang dianggap benar-benar terjadi oleh masyarakat; (2) terdapat dua jenis wujud hantu yang dipercaya oleh masyarakat Desa Pancer Kabupaten Banyuwangi, yakni roh dari seseorang yang meninggal secara tidak wajar dan jin yang menempati suatu tempat. Hasil dari penelitian ini dapat dimanfaatkan kedalam bidang industri kreatif yakni menjadi alternatif konten di media sosial yang dapat menghasilkan keuntungan bagi kreatornya.
Kolaborasi Kelompok Usaha Bersama (KUB) “Perempuan Rengganis” dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Desa Klungkung Husniah, Furoidatul; Umniyyah, Zahratul; Taufiq, Akhmad; Dwi Eriyanti, Linda; Makmur, M. Hadi; Rohman, Hermanto; Prasetyowati, Irma
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v4i2.3281

Abstract

This study uses a qualitative descriptive method with a case study approach. Data were obtained through direct observation and in-depth interviews with the administrators and members of KWT, RDS, and village officials. The results of the study indicate that the formation of the Joint Business Group (KUB) "Perempuan Rengganis" is a solution to increasing the scale of production, efficiency, and skills of members through training. KUB also strengthens the negotiating position in obtaining support from external parties. Through the utilization of land to plant vegetables and herbal plants, village women are able to improve family welfare and contribute to the local economy. In conclusion, mentoring and synergy efforts between women's business groups in Klungkung Village are able to maximize local potential and empower women to achieve economic independence.
Fenomena Hijab dalam Perspektif Edmund Husserl pada Novel Kerudung di Titik Api Karya Moch. Taufik Hidayatullah dan Pemanfaatannya sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Sastra di SMA Ma’rifatin, Ma’rifatin; Husniah, Furoidatul; Siswanto, Siswanto; Taufiq, Akhmad; Edi Pornomo, Bambang
Lingua Skolastika Vol 2 No 2 (2023): LINGUA SKOLASTIKA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya (LINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/linsko.v2i2.44966

Abstract

Kerudung adalah pakaian untuk perempuan muslimah yang menutupi bagian rambut, utamanya kepala. Bentuk kerudung yang variatif memiliki peran dan tampilan yang berbeda bagi para pemakaianya oleh karena itu, fenomena hijab khususnya kerudung dan bagaimana kerudung mempengaruhi tindak kesadaran penggunanya menjadi pembahasan dalam penelitian ini. Penelitian ini mengkaji fenomena hijab melalui salah satu karya sastra novel yang berjudul Kerudung Di Titik Api karya Moch. Taufik Hidayatullah. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan bentuk dan peran kerudung serta kesadaran individual tokoh terhadap kerudung. dalam novel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra yang menggunakan teori fenomenologi Edmund Husserl. Hasil pembahasan dalam penelitian ini dapat direlevansikan pada materi pembalajaran sastra di jenjang pendidikan SMA. Hasil pembahasan dalam penelitian ini yang pertama, bentuk kerudung yang berbeda memiliki peran yang berbeda pula terhadap kehidupan tokoh dalam novel. Kedua, kesadaran individual tokoh terhadap fenomena hijab memengaruhi ideologi dan relasi sosial tokoh dalam lingkungan hidupnya. Ketiga, hasil penelitian ini dapat direlevansikan sebagai alternatif materi pembelajaran bahasa Indonesia SMA kelas XII, tepatnya pada kompetensi dasar 3.9 (menganalisis isi dan kebahasaan novel). A headscarf is clothing for Muslim women that covers the hair, especially the head. The varied forms of headscarves have different roles and appearances for those who wear them. Therefore, the phenomenon of the hijab, especially the headscarf, and how the headscarf influences the user's conscious actions are discussed in this research. This research examines the hijab phenomenon through a novel literary work entitled Veil at Point Api by Moch. Taufik Hidayatullah. The aim of this research is to describe the form and role of the veil as well as the individual characters' awareness of the veil. in the novel. The method used in this research is qualitative with a literary sociology approach using Edmund Husserl's phenomenological theory. The results of the discussion in this research can be relevant to literature learning material at the high school education level. The first result of the discussion in this research is that different forms of headscarves have different roles in the lives of the characters in the novel. Second, the character's individual awareness of the hijab phenomenon influences the character's ideology and social relations in their environment. Third, the results of this research can be relevant as an alternative Indonesian language learning material for class XII high school, specifically at basic competency 3.9 (analyzing the content and language of novels).
Kajian Poskolonial dalam Novel Babad Kopi Parahyangan Karya Evi Sri Rezeki dan Pemanfaatannya sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Sastra di SMA Misgiarti, Nafisah; Taufiq, Akhmad; Murti, Fitri Nura
Lingua Skolastika Vol 3 No 1 (2024): LINGUA SKOLASTIKA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya (LINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/linsko.v3i1.44118

Abstract

Kajian poskolonial digunakan untuk menyingkap sejarah kolonialisme dan mengkaji sebuah relasi yang tidak setara dalam suatu sistem masyarakat. Penelitian ini membahas tentang praktik dominasi dan resistensi golongan subaltern dalam novel Babad Kopi Parahyangan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif interpretatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah novel BKP karya Evi Sri Rezeki, artikel, jurnal, dan buku yang berkaitan dengan sejarah tanam paksa, dan silabus kurikulum 2013 revisi 2018 pada tingkat SMA kelas XII. Data penelitian ini berupa kutipan peristiwa dalam bentuk kata-kata, kalimat, dan paragraf yang mengindikasikan adanya dominasi dan resistensi kaum subaltern dalam novel BKP. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Berdasarkan data yang diperoleh, praktik dominasi golongan superior terhadap golongan subaltern dalam novel BKP yaitu dominasi politik dan ekonomi. Resistensi yang dilakukan oleh golongan subaltern yaitu resistensi aktif dan pasif. Dominasi ekonomi yang dilakukan pihak superior dilakukan berdasarkan konsensus karena golongan subaltern menyadari praktik dominasi ekonomi yang dialami, tetapi masih belum memiliki keinginan kuat untuk melawan. Semua tindakan resistensi aktif dilakukan secara terencana dan berhasil memberikan dampak nyata. Resistensi pasif dalam novel BKP berupa rasa dendam serta keinginan untuk merdeka dan melawan sebagai bentuk pertahanan identitas diri.
Personality Psychology of Characters in Kado Terbaik Novel by J.S. Khairen as an Alternative Literature Learning Material in Senior High School Nurkumala, Izza; Taufiq, Akhmad; Murti, Fitri Nura
Lingua Skolastika Vol 3 No 1 (2024): LINGUA SKOLASTIKA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya (LINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/linsko.v3i1.42686

Abstract

This study is conducted to investigate the psychological perspective of the characters on Kado Terbaik novel by J.S. Khairen. The design of the study is qualitative research with literature psychology research design and character psychology approach. The data of this study are that includes words, sentences, paragraphs and dialogues contained in the novel Kado Terbaik indicated by material, structure and personality qualities that builds the personality of character based on personality psychological theory by Ludwig Klages. The data source of this study are a novel by J.S. Khairen entitled Kado Terbaik and the syllabus of 2013 curriculum revision year 2021 on the level of Senior High School. The data collection in this study employs a documentation technique by collecting written data in the form of words, sentences, dialogues and paragraphs obtained in the novel Kado Terbaik that related to problem of the study. The results of this study indicate that the personality of Rizki is character in the Kado Terbaik novel is good as Rizki has clear, detailed and good recall, sanguine temperament, depressive and expansive moods, active affect and strong expression, personality quality influenced by self-control and lust. In conclusion, Kado Terbaik can be one of good novels as alternative literature learning materials in eleventh graders of senior high school in second semester according to the 2013 curriculum.
Representasi Kebudayaan Sumba dalam Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo dan Pemanfaatannya sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Teks Debat di Kelas X SMA Nasrukhah, Umy; Taufiq, Akhmad; Siswanto, Siswanto
Lingua Skolastika Vol 1 No 1 (2022): LINGUA SKOLASTIKA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya (LINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/linsko.v1i1.31436

Abstract

Penelitian ini mengkaji unsur-unsur budaya masyarakat Sumba yang terepresentasi dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan antropologi sastra. Sumber data yang digunakan adalah novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo, hasil wawancara, buku, jurnal, dan silabus Bahasa Indonesia kurikulum 2013 pada tingkat SMA kelas X. Data penelitian ini berupa kutipan peristiwa dalam bentuk kata-kata, kalimat, atau paragraf yang mengandung unsur-unsur budaya Sumba dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah baca catat, teknik dokumentasi, dan wawancara tak terstruktur. Sementara itu, metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga unsur budaya yang menonjol dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo, di antaranya adalah sistem kemasyarakatan, sistem pengetahuan, dan sistem religi. Sistem kemasyarakatan masyarakat Sumba meliputi garis keturunan, kabisu, rato, dan tamo. Sistem pengetahuan meliputi kawin culik, belis, pakalak dan payawau, aturan ketika berburu, sirih pinang, cium hidung, mamuli, upacara adat pindah perempuan, ruangan pamali, upacara adat pindah perempuan. Sistem religi meliputi kepercayaan (ajaran Marapu), wulla poddu, kubur batu, dan buku perut ayam. Hasil penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai alternatif materi pembelajaran teks debat di kelas X SMA. Kata kunci: antropologi sastra, Sumba, unsur budaya
Hegemoni dalam Novel Dharitri Karya Nellaneva dan Pemanfaatannya sebagai Alternatif Materi Pembelajaran Sastra di SMA Imamah, Yuniar Nur; Taufiq, Akhmad; Murti, Fitri Nura
Lingua Skolastika Vol 3 No 2 (2024): LINGUA SKOLASTIKA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya (LINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/linsko.v3i2.47710

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk hegemoni dan dampak hegemoni kelompok superordinat terhadap kelompok subordinat dalam novel Dharitri karya Nellaneva, serta pemanfaatan hasil penelitian sebagai alternatif materi pembelajaran sastra di SMA. Dalam penelitian ini yang menjadi objek adalah novel Dharitri karya Nellaneva. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan bantuan teori hegemoni Gramsci. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sumber data berupa novel Dharitri karya Nellaneva. Data diperoleh dengan teknik dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif Miles & Huberman yang disesuaikan dengan metode analisis sastra sesuai kebutuhan penelitian. Hasil penelitian terdiri dari tiga pembahasan. Pertama, hegemoni pemerintah Dharitri (kelompok superordinat) terhadap penduduk Dharitri (kelompok subordinat) berbentuk hegemoni ideologi, kebudayaan, negara, dan kaum intelektual. Secara lebih spesifik, dalam hal menjalankan kekuasaan, Pemerintah Dharitri mengejawantahkan ekspresi ideologinya melalui media teknologi, bahasa, dan peraturan. Kedua, bentuk-bentuk hegemoni yang dilakukan pemerintah Dharitri terhadap penduduk Dharitri memunculkan dampak positif dan negatif. Pemerintah Dharitri berhasil melancarkan bentuk-bentuk hegemoni. Hal tersebut menunjukkan bahwa ideologi yang dikelola dengan baik oleh pemerintah akan dapat menciptakan persetujuan penduduk berupa perubahan sikap dan perilaku sesuai kehendak pemerintah. Ketiga, hasil penelitian akan diimplementasikan menjadi materi pembelajaran novel yang ditujukan untuk peserta didik di SMA kelas XII. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara teoritis dan praktis. Kata Kunci Gramsci, Hegemoni, Sosiologi Sastra ABSTRACT This study analyzes the form of hegemony and the hegemonic impact of superordinate groups on subordinate groups in Nellaneva's Dharitri novel, as well as the utilization of the research results as an alternative material for teaching literature at high school. In this research, the object is novel Dharitri by Nellaneva. This research uses literary sociology approach with Gramsci's hegemony theory. This type of research is a qualitative research with the data source being novel Dharitri by Nellaneva. The data were obtained by documentation techniques and then analyzed using Miles & Huberman qualitative data analysis technique which was adapted with literary analysis method according to research needs. The research results consist of three discussions. First, the hegemony of the Dharitri government (superordinate group) on the Dharitri population (subordinate group) takes the form of ideological, cultural, state and intellectual hegemony. More specifically, in terms of exercising power, the Dharitri Government manifests ideological expression through technology, language and regulations. Second, the forms of hegemony exercised by the Dharitri government on the Dharitri population have had both positive and negative impacts. The Dharitri government succeeded in carrying out forms of hegemony. This shows that ideology which is managed well by the government will be able to get approval from Dharitri population. Third, the results of the research will be implemented into novel learning materials aimed at XII high school students. This research was expected to provide theoretical and practical benefits. Keywords Gramsci, Hegemony, Literary Sociology
TOPONIMI SUMENEP MADURA DALAM PERSPEKTIF TRADISI LISAN Siswanto, Siswanto; Sukatman, Sukatman; Taufiq, Akhmad; Murti, Fitri Nura
PANGGUNG Vol 34 No 4 (2024): Dekonstruksi dan Rekonstruksi Identitas Budaya
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v34i4.3183

Abstract

Nusantara memiliki ribuan narasi budaya yang berharga untuk ditelusuri dan dilestarikan. Begitu pula dengan isu kerajaan Matahari yang memimpin dunia dalam komunitas Sunda, serta isu komunitas Madura. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif-etnografi dengan pendekatan interdisipliner mencakup mitologi, toponimi, semiotika, tinggalan batu purba dan bukti kebahasaan yang masih hidup di masyarakat. Metode pengumpulan data penelitian mencakup (a) metode dokumentasi, (b) metode observasi, dan (c) metode wawancara bebasmendalam. Data dianalisis dengan menggunakan analisis etnografi model Spradley dipadukan dengan analisis model alir interaktif. Memori kolektif hadir melalui mitos, bahasa, toponimi, dan lainnya yang akan digunakan peneliti untuk menemukan gambaran Madura purba. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kata Sumenep berasan dari Songennep, yang secara geografis Sumenep memiliki gua-gua yang menjadi penguat kata Song/ Rong dan dataran rendah atau lembah/ ngarai pada nama awal Songennep. Sistem penamaan wilayahnya Sumenep didasarkan pada kondisi geografis dan sosio-budayanya. Adapun secara mitologis dapat disimpulkan bahwa nama Madura memiliki hubungan secara simbolik terkait dengan mitologis Raja Matahari. Madura secara linguistik merupakan gabungan kata Manu Pandu Raya yang berarti Raja Cahaya. Kata kunci: Toponimi, Madura, Mitologi, Sumenep