Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SD Inpres Macanda Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Wahyuni, Sri; Hasan Basri; Nursalam; Syarifah Aeni Rahman
Jurnal Riset Evaluasi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): JREP
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrep.v1i1.1365

Abstract

This research aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model on students' critical thinking abilities in the Class IV Social Sciences subject at SD Inpres Macanda, Somba Opu District, Gowa Regency. This type of research is experimental research in the form of One Group Pre Test Post Test Design. The data collection techniques used are observation, critical thinking ability tests. The data analysis technique uses descriptive analysis and inferential analysis. The results of the research show that the critical thinking abilities of fourth grade students at SD Inpres Macanda before implementing the Problem Based Learning (PBL) model were categorized as still low. This can be seen from the average student pre-test score of 55.34. After implementing the Problem Based Learning (PBL) model, the critical thinking ability of fourth grade students at SD Inpres Macanda, Somba Opu District, Gowa Regency was categorized as very high. The average post-test score was 83.10. The average value of the percentage results of learning implementation by applying the Problem Based Learning (PBL) model is 89.65.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V Nur Annisa; Syarifah Aeni Rahman; Emil
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD Inpres Sero. Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, lembar observasi dan dokumentasi. Sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan observasi. Teknik analisis menggunakan analisis data kuantitatif dan deskriptif. Hasil penelitian ini telah mencapai target yang ditetapkan, dimana peserta didik telah menunjukkan pemahaman konsep pada pembelajaran IPAS. Hasil observasi aktivitas peserta didik terhadap pemahaman konsep sebelum melakukan tindakan adalah 10,50%, pada siklus I mengalami peningkatan 36% dan pada siklus II meningkat menjadi 78,10% yang menunjukkan meningkatnya pemahaman konsep peserta didik. Hasil tes ketuntasan KKM peserta didik menunjukkan hanya 15,7% (3 peserta didik) yang dapat mencapai nilai KKM sebelum memberikan tindakan, setelah penerapan model problem based learning pada siklus I mengalami peningkatan 42,1% (8 peserta didik) yang dapat mencapai nilai KKM dan pada siklus II setelah menerapkan model pembelajaran problem based learning berbantuan pendekatan berdiferensiasi pemahaman konsep peserta didik meningkat menjadi 84,2% (16 peserta didik) yang mencapai nilai KKM. Maka berdasarkan hasil penelitian diatas, penggunaan model problem based learning berbantuan pendekatan berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik kelas VB SD Inpres Sero.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS VB SD INPRES SERO KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA Wanda Wulandari; Syarifah Aeni Rahman; Emil
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4436

Abstract

Permasalahan utama yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya prestasi akademik siswa kelas VB di SD Inpres Sero Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Rendahnya efek pembelajaran disebabkan karena hanya sedikit metode yang biasa digunakan di sekolah yang digunakan dalam proses pembelajaran, seperti metode ceramah, metode tanya jawab, metode pekerjaan rumah, dan lain-lain. Sehingga siswa merasa tidak tertarik dan tidak termotivasi selama proses pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran metode bermain peran dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas SD Inpres Sero VB di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Berdasarkan pokok permasalahan penelitian, maka metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lanjutan (PTK), dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, tes, dan pencatatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode bermain peran dalam proses pembelajaran di kelas VB di SD Inpres Sero Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil akhir tes yang dilakukan selama pembelajaran, 13 siswa (45%) tuntas pada siklus I, sedangkan 16 siswa (55%) tidak tuntas. Kemudian pada siklus II yang tuntas sebanyak 26 siswa (90%) dan yang tidak tuntas sebanyak 3 siswa (10%). Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas SD Inpres Sero VB Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa dapat ditingkatkan melalui penerapan metode bermain peran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK CERITA ANAK PADA SISWA KELAS IV UPT SD INPRES MARISO 2 Nur wahyuni; Nunu Alwiyah; Muh Ashar A Irsyad; Syarifah Aeni Rahman; Fitriyani Said
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5369

Abstract

Penelitian semacam ini disebut penelitian tindakan kelas atau (class action research), dan dibagi menjadi dua siklus, dengan dua kali pertemuan untuk setiap siklus. Langkah-langkah yang terlibat dalam proses penelitian adalah persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan berfungsi sebagai sarana mempersiapkan siswa untuk tindakan pembelajaran guna meningkatkan keterampilan menulis narasi mereka dengan menggunakan media cerita komik anak-anak. Tahap pelaksanaan melibatkan dua siklus: yang pertama terjadi ketika guru (guru kelas) melaksanakan pembelajarannya dengan menggunakan RPP yang telah kita siapkan bersama. Siklus kedua melibatkan tahap observasi, yang bertujuan untuk memastikan bagaimana tindakan yang diambil akan memengaruhi proses pembelajaran dan bagaimana mereka akan memperbaikinya, dan tahap terakhir melibatkan refleksi. Hal ini dilakukan untuk berefleksi. Berdasarkan hasil tes siklus I yang menilai kemampuan siswa dalam menulis narasi menggunakan media cerita komik anak, sebanyak 15 siswa (atau 54%) tuntas mengerjakan tes, sedangkan 13 siswa (atau 46%) tidak tuntas. Pada siklus II, sebanyak lima siswa (atau 17 persen) tidak tuntas, sedangkan 23 siswa (atau 83 persen) tuntas.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS III SDN 79 BONGKI BONGKI KAB. SINJAI Esong Mappalolang; Rafiah Mahmudah; Syarifah Aeni Rahman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64196

Abstract

This study was conducted because the science and social studies learning outcomes of third-grade students at SDN 79 Bongki-Bongki were considered still low. This motivated the researcher to seek a solution by applying animated video media. The main objective of this study was to examine the extent to which this media could improve students’ learning outcomes. This research used a pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design and was carried out over four meetings. The sample consisted of 18 students selected using a saturated sampling technique. The instrument used was a learning achievement test consisting of 15 items, administered before and after the treatment. The results showed that the average pretest score was 52.61, while the average posttest score increased to 78.56. Based on the paired sample t-test, a significance value of 0.000 < 0.05 was obtained, indicating that the use of animated video media had a significant effect on students’ science and social studies learning outcomes. Animated video media was proven effective in helping students understand abstract material in a more concrete and engaging way.