Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

KONTRIBUSI INDUSTRI BENGKEL SEPEDA MOTOR DALAM IMPLEMENTASI KOMPETENSI PRODUKTIF TERHADAP PRAKTEK KERJA INDUSTRI Alip Saputro; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 2 No 1 (2020): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi ke industri bengkel sepeda motor yang menerima pelaksanaan praktek kerja industri, hal yang sangat mengejutkan yaitu peserta didik hanya membantu mengambilkan alat yang di butuhkan mekanik, menganti oli engine, dan membersihkan komponen yang diperbaiki ataupun alat yang telah digunakan setelah selesai perbaikan. Pekerjaan yang sifatnya pengembangan komptensi peserta didik hanya sebagian kecil saja yang terlaksana.Kegiatan seperti ini membuat peserta didik tentu tidak dapat terlibat langsung dalam mengetahui kerusakan kendaraan dan bagaimana proses perbaikan yang seharusnya sesuai dengan prosedur kerja yang ada di bengkel. Dalam kesempatan yang berbeda, peserta didik tidak mendapatkan instruksi yang jelas mengenai pekerjaan apa yang akan dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kontribusi industri bengkel sepeda motor dalam implementasi kompetensi produktif terhadap pelaksanaan praktek kerja industri program keahlian teknik sepeda motor SMK N 1 Bancak. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian mengunakan metode Ex-Post Facto. Penelitian deskriptif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan hasilnya dengan persentase dan analisis deskriptif kualitatif dengan penjelasanya. Pengambilan data nya mengunakan angket/kuisioner yang berjumblah 72 butir soal implementasi kompetensi produktif, dan 19 butir soal untuk kontribusi industri bengkel sepeda motor, Pengambilan data sebanyak 25 bengkel sepeda motor. Hasil penelitian bahwa Pekerjaan yang diberikan industri merupakan implementasi kompetensi produktif yang telah diajarkan disekolah, pelaksanaannya di setiap Industri sangat berbeda-beda mengaju pada layanan jasa yang digunakan oleh industri bengkel sepeda motor. Implementasi kompetensi produktif pada bidang Engine sebesar (37%), Chasis diperoleh sebesar (45%), kejuruan sebesar (37%), Kopling sebesar (36%), Kelistrikan sebesar (37%). Rata-rata (38%). Kontribusi industri bengkel sepeda motor tidak bisa ditentukan berdasarkan kebutuhan dunia pendidikan sekolah, melainkan pihak sekolah yang harus melakukan pendekatan yang lebih baik agar diperoleh kemitraan dengan industri bengkel sepeda motor yang lebih baik sehingga kebutuhan sekolah terhadap dunia industri bengkel sepeda motor sebagai tempat pembelajaran yang nyata dapat terlaksana. Kata kunci: Kontribusi, Bengkel Sepeda motor, Implementasi.
PENGARUH PENGGUNAAN FUEL ADJUSTER TERHADAP PERFORMA MESIN SEPEDA MOTOR 4 TAK 110 CC Ali Nur Faizin; Sena Mahendra; Toni Setiawan
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 3 No 2 (2021): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA KOMPETENSI SISTEM INJEKSI SEPEDA MOTOR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI Muhammad Dhaniel Habibi; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 1 No 1 (2019): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi praktik menganalisis gangguan sistem injeksi bahan bakar sepeda motor pada siswa kelas XI TBSM I SMK Miftahul Huda Ngroto Gubug Grobogan tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model pembelajaran inkuiri, dilakukan secara kolaborasi dengan teman sejawat selama dua siklus penelitian yang setiap siklusnya terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) hasil observasi dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TBSM I SMK Miftahul Huda Ngroto Gubug Jurusan Teknik Sepeda Motor sebanyak 24 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi, metode tes dan metode penilaian praktik, instrumen yang digunakan adalah instrumen tes dan non tes. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data penilaian hasil test praktik siswa menunjukan tingkat ketuntasan terus meningkat dari pra siklus (33%) siklus I (62%) dan siklus II (83%). Pada penilaian hasil test tertulis siswa juga terus meningkat dari pra siklus (50%) siklus I (66%) dan siklus II (83%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pembelajaran kompetensi menganalisis gangguan sistem injeksi bahan bakar sepeda motor dengan model inkuiri dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran pada saat mata pelajaran produktif kompetensi menganalisis gangguan sistem injeksi bahan bakar sepeda motor, sebab model pembelajaran inkuiri dalam proses belajar mengajar dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar. Kata kunci: Hasil Belajar, Sistem Injeksi, Model Pembelajaran Inkuiri.
STUDI EKSPERIMEN PENGARUH VARIASI CELAH BUSI TERHADAP TORSI, DAYA, EMISI GAS BUANG DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR SPESIFIK PADA MOTOR 4 TAK 110 CC Sujamiyanto Sujamiyato; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 2 No 2 (2020): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah 1) Mengetahui perbedaan besar torsi (Nm) mesin sepeda motor yang menggunakan variasi busi dan pada berbagai variasi celah busi.2) Mengetahui perbedaan besar daya (Hp). 3) Mengetahui konsumsi bahan bakar spesifik (SFC). 4) Mengetahui emisi gas buang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan jenis Komparatif untuk mengungkapkan informasi tentang efektivitas penggunaan Variasi Celah Busi Terhadap Torsi, Daya, Emisi Gas Buang, dan SFC. Sampel pada penelitian ini sepeda motor Blade dan Smash dengan variasi celah busi. Teknik analisis data deskriptif yang membandingkan Pengaruh Variasi Celah Busi Terhadap Torsi, Daya, Emisi Gas Buang, dan SFC. Hasil penelitian: 1). Tedapat pengaruh Torsi pada Blade terbesar di 5000 Rpm angka 11,80 Nm di celah 0,90 mm busi iridium, Smash terbesar di 5000 Rpm angka 11,76 Nm celah 0,70 mm busi Platinum. 2). Terdapat pengaruh daya pada Blade terbesar di 6000 Rpm angka 9,0 Hp celah 0,70 mm busi Iridium. Smash terbesar di 6500 Rpm angka 9,4 Hp celah 0,70 mm busi Iridium. 3). Terdapat pengaruh SFC dari variasi celah busi yang di lakukan, SFC terkecil sepeda motor Blade pada busi iridium celah 0,70 mm Pertamax. Smash pada busi Platinum celah 0,90 mm pertamax. 4). Terdapat pengaruh gas buang dari variasi celah busi, hasil penelitian gas CO terkecil pada Blade di busi Iridium celah 0,70 mm Pertamax. Sedangkan Smash di busi Standar celah 0,50 mm Pertamax, hasil penelitian didapatkan gas HC terkecil sepeda motor Blade di busi Iridium celah 0,70 mm Pertamax. Sedangkan Smash di busi Iridium celah 0,70 mm Pertamax. Kata Kunci : Pengaruh Variasi Celah Busi Terhadap Torsi, Daya, Emisi Gas Buang, dan Konsumsi Bahan Bakar Spesifik
PENGARUH KEAKTIFAN SISWA BERORGANISASI DAN KEMAMPUAN SOFT SKILL TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA Saeful Anam; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 4 No 1 (2022): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh keaktifan siswa berorganisasi dan kemampuan soft skill terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI SMK Bina Bangsa Kersana Brebes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Terdapat pengaruh dan signifikan keaktifan siswa berorganisasi terhadap kemampuan soft skill. Hal ini ditunjukkan dengan nilai R2 cukup tinggi sebesar 76,5%; 2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan keaktifan siswa berorganisasi terhadap minat berwirausaha siswa. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rhitung lebih besar dari pada rtabel (0,184>0,176), thitung lebih besar dari ttabel (2,592>1,979) pada taraf signifikansi 5%, dan persamaan regresi Y = 17,272 + 0,184X1; 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kemampuan soft skill terhadap minat berwirausaha siswa. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rhitung lebih besar dari pada rtabel (0,203>0,176), thitung lebih besar dari ttabel (2,750>1,979) pada taraf signifikansi 5%, dan persamaan regresi Y = 17,272 + 0,203X2; 4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan keaktifan siswa berorganisasi dan kemampuan soft skill terhadap minat berwirausaha siswa. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi (Sig.) dalam uji F adalah sebesar 0,000. Kata Kunci : Keaktifan, Soft Skill, Minat
PENGARUH KELUARGA DAN KOMPETENSI KELISTRIKAN DASAR TERHADAP PENENTUAN PILIHAN DALAM BERKARIER Ratno Saktia; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 3 No 2 (2021): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh keluarga terhadap penentuan pilihan dalam berkarier siswa kelas XII SMKN 01 Rembang; 2) pengaruh kompetensi kelistrikan dasar terhadap penentuan pilihan dalam berkarier siswa kelas XII SMKN 01 Rembang; dan 3) pengaruh keluarga dan kompetensi kelistrikan dasar terhadap penentuan pilihan dalam berkarier siswa kelas XII SMKN 01 Rembang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII TKR SMK Negeri 1 Rembang Tahun Ajaran 2020/2021 yang berjumlah 108 siswa. Sampel penelitian sebanyak 72 siswa. Data diperoleh dengan metode angket dan teknik tes. Analisis data yang digunakan analisis regresi, uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keluarga berpengaruh terhadap penentuan pilihan dalam berkarier, hal ini berdasarkan hasil uji t sebesar 5,068 karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05; (2) kompetensi kelistrikan dasar berpengaruh terhadap penentuan pilihan dalam berkarier, hal ini berdasarkan hasil uji t sebesar 2,990 karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05; (3) keluarga dan kompetensi kelistrikan dasar dapat berpengaruh terhadap penentuan pilihan dalam berkarier. Nilai F sebesar 387,916 dengan sig = 0,000 < 0,05. Besarnya kontribusi variabel keluarga dan kompetensi kelistrikan dasar sebesar 0,625 atau 62,5%. Ini berarti bahwa keluarga dan kompetensi kelistrikan dasar memberikan kontribusi terhadap penentuan pilihan dalam berkarier sebesar 62,5% dan 37,5% sisanya dijelaskan oleh faktor lain. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah keluarga dan kompetensi kelistrikan dasar berpengaruh secara bersama-sama terhadap penentuan pilihan dalam berkarier. Kata kunci: keluarga, kompetensi kelistrikan dasar, penentuan pilihan dalam berkarier
PENINGKATAN KOMPETENSI PENGGUNAAN ALAT UKUR MENGGUNAKAN ANIMASI FLASH Didik Rohmad; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 1 No 2 (2019): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi siswa pada materi pemeliharaan alat ukur menggunakan media Animasi Flash pada mata pelajaran PDTO siswa kelas X TBSM B SMK Muhammadiyah Rembang . Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. didasarkan atas dasar masalah dan tujuan penelitian yang menuntut adanya perbaikan atau peningkatan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non random sampling. Adapun desain penelitian yang digunakan adalah model Keis & Mc.Taggert yang terdiri dari Plan,Acting & Observation dan Reflective. Penelitian dilakukan untuk melihat peningkatan kompetensi siswa sebelum dan sesudah diberikan treatment. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa (1) hasil nilai pengetahuan melalui metode Media Animasi Flash dengan menggunakan Software Macromedia untuk kompetensi alat ukur mengalami peningkatan ketuntasan klasikal dari 44,44% pada pra siklus meningkatkan menjadi 61,11% pada siklus I dan meningkat lagi sebesar 83,33% melebihi indikator yang ditetapkan sebesar 80 pada siklus II. (2) Metode Media Animasi Flash dengan menggunakan Software Macromedia dapat meningkatkan aktifitas siswa dengan adanya peningktan nilai persentase aktifitas siswa, dari 52,78% menjadi 86,11% dari 10 kategori yang dinilai.dapat dilihat dari perubahan semakin baik pada keaktifan siswa dalam berdiskusi, siswa menjadi lebih percaya diri dalam mengemukakan pendapat dan dalam mencoba ( praktik), ketertiban dalam mengikuti pelajaran, keaktifan dalam menarik kesimpulan (temuan). (3) Media Animasi Flash dengan menggunakan Software Macromedia dapat meningkatkan keberhasilan guru dengan adanya peningkatan nilai persentase keberhasilan guru dari 70% menjadi 80% dari 10 kategori yang dinilai. (4) penerapan Media Animasi Flash dengan menggunakan Software Macromedia mampu meningkatkan hasil belajar kompetensi dasar alat ukur pada kelas X TBSM B SMK Muhammadiyah Rembang tahun pelajaran 2018-2019. Kata Kunci : kompetensi Pemeliharaan Alat Ukur, Macromedia Flash.
ANALISIS VARIASI HOLE INJEKTOR DAN BAHAN BAKAR TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR MATIC 4 TAK 110 CC Robianto Robianto; Sena Mahendra; Fahmy Fatra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 4 No 1 (2022): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengaruh variasi Hole Injektor dan jenis bahan bakar terhadap performa sepeda motor matic Beat FI 4 tak 110 cc yang meliputi torsi, daya dan konsumsi bahan bakar spesifik, (2) Mengetahui pengaruh variasi Hole Injektor dan jenis bahan bakar terhadap emisi gas buang sepeda motor matic Beat FI 4 tak 110 cc. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Kuantitatif jenis Eksperimen untuk mengungkap berbagai informasi yang ada tentang efektifitas penggunaan variasi Hole Injektor dan bahan bakar terhadap performa mesin dan emisi gas buang pada sepeda motor matic 4 tak 110 cc. Penelitian ini dilaksanakan di Bengkel Laboratorium PVTMO Universitas IVET Semarang dan di Bengkel TBSM SMK Bina Utama Kendal. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sepeda motor Beat FI 110 cc di pengaruhi oleh tiga variasi Hole Injektor dan dua jenis bahan bakar. Hasil penelitian : (1) (a) Pada pengujian torsi menghasilkan torsi tertinggi menggunakan Injektor 6 Hole bawaan pabrik dengan bahan bakar pertalite pada 1500 Rpm, Injektor 6 Hole bawaan pabrik dengan bahan bakar pertamax menurunkan torsi sebesar 0,4%, Injektor 8 Hole dengan bahan bakar pertalite menurunkan torsi sebesar 0,07%, Injektor 8 Hole dengan bahan bakar pertamax menurunkan torsi sebesar 0,4%, Injektor 10 Hole dengan bahan bakar pertalite menurunkan torsi sebesar 0,7%, dan Injektor 10 Hole dengan bahan bakar pertamax menurunkan torsi sebesar 0,5%, (b) Pengujian daya menghasilkan daya tertinggi menggunakan Injektor 6 Hole bawaan pabrik dengan bahan bakar pertalite pada 4000 Rpm, Injektor 6 Hole bawaan pabrik dengan bahan bakar pertamax menurunkan daya sebesar 0,38%, Injektor 8 Hole dengan bahan bakar pertalite menurunkan daya sebesar 0,3%, Injektor 8 Hole dengan bahan bakar pertamax menurunkan daya sebesar 0,55%, Injektor 10 Hole dengan bahan bakar pertalite menurunkan daya sebesar 0,77%, dan Injektor 10 Hole dengan bahan bakar pertamax menurunkan daya sebesar 0,6%, (c) Pengujian konsumsi bahan bakar spesifik (SFC) menghasilkan SFC rata-rata tertinggi menggunakan Injektor 6 Hole bawaan pabrik dengan bahan bakar pertalite pada 1500 Rpm, Injektor 6 Hole bawaan pabrik dengan bahan bakar pertamax menaikkan SFC rata-rata sebesar 0,4%, Injektor 8 Hole dengan bahan bakar pertalite menaikkan SFC rata-rata sebesar 0,7%, Injektor 8 Hole dengan bahan bakar pertamax menaikkan SFC rata-rata sebesar 1,8%, Injektor 10 Hole dengan bahan bakar pertalite menaikkan SFC rata-rata sebesar 15%, dan Injektor 10 Hole dengan bahan bakar pertamax menaikkan SFC rata-rata sebesar 6,6%, (2) Pada pengujian emisi gas buang pada 1500 Rpm menghasilkan gas CO terbaik menggunakan Injektor 6 Hole bawaan pabrik dengan bahan bakar pertamax menurunkan CO sebesar 0,23%. Gas HC terbaik menggunakan Injektor 6 Hole bawaan pabrik dengan bahan bakar pertamax menurunkan HC sebesar 1%. Gas CO? terbaik menggunakan Injektor 6 Hole bawaan pabrik dengan bahan bakar pertamax menaikkan CO? sebesar 0,13%. Gas O? terbaik menggunakan Injektor 6 Hole bawaan pabrik dengan bahan bakar pertamax menaikkan O? sebesar 0,2%. Hasil pengujian menunjukkan semua hasil emisi gas buang masih dibawah ambang batas nilai emisi gas buang yang telah ditentukan oleh pemerintah. Kata Kunci: Variasi Hole Injektor, Bahan Bakar, Performa Mesin dan Emisi Gas Buang
PENGARUH VARIASI DERAJAT PENGAPIAN TERHADAP PERFORMA MESIN 4 TAK 100 CC Hutri Leonard Adson Umbu Goyi; Sena Mahendra; Fahmy Fatra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 3 No 2 (2021): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH BIMBINGAN KARIR DAN PRAKERIN TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS 12 TKRO Beni Ruminto; Sena Mahendra; Toni Setiawan
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 4 No 1 (2022): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bedasarkan rumusan masalah yang ingin di tujukan oleh penulis yaitu untuk mengetahui: pengaruh bimbingan karir terhadap kesiapan kerja, pengaruh praktik kerja industri (prakerin) terhadap kesiapan kerja, dan pengaruh bimbingan karir dan praktik kerja industri (prakerin) terhadap kesiapan kerja. Metode yang digunakan untuk memperoleh data yang dibutuhkan untuk mendukung penulis yaitu jenis penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Hasil uji t Bimbingan karir, 4.173 > 0.2335 dapat disimpulkan bahwa bimbingan karir ini signifikan dan berpengaruh dalam Kesiapan Kerja siswa kelas 12, Praktik kerja industry (prakerin) 3.624 > 0.2335 dapat disimpulkan bahwa praktek kerja industry (prakerin) ini signifikan dan berpengaruh bagi kesiapan kerja siswa kelas 12. Hasil uji f memperoleh 83.499 > 0.227 jadi dapat disimpulkan bahwa bimbingan karir dan prakerin ini berpengaruh terhadap kesiapan kerja. Dengan dibuktikan hasil dari R Square yaitu 0,708 ini juga dapat disebut juga dalam bentuk persen memperoleh nilai 70% yang memiliki makna bahwa bimmbingan karir termasuk dalam X1 dan praktek kerja industry (prakerin) termasuk dalam X2 ini berpengaruh terhadap kesiapan kerja (Y). Kata Kunci : Bimbingan Karir, Praktik Kerja Industri (Prakerin), dan Kesiapan Kerja