Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

ANALISIS PENAMBAHAN FUEL ADJUSTER DAN VARIASI BAHAN BAKAR TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG SEPEDA MOTOR MATIC 4 TAK 110 CC Sahrul Mustofa; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 4 No 1 (2022): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh sepeda motor matic scoopy 4 tak 110 cc tanpa menggunakan Fuel Adjuster dan menggunakan Fuel Adjuster dengan setingan menggunakan aplikasi FADJ putaran potensio 1, diangka 11. Potensio 2, diangka 15. Potensio 3, diangka 14 menggunakan bahan bakar premium, pertalite dan petamax. Terhadap performa mesin meliputi : 1). Torsi mesin; 2). Daya mesin; 3) Spesifik bahan bakar; 4).Emisi gas buang. Metologi penelitian ini adalah; 1). Metode eksperimen dengan variabel bebas dan variabel terikat untuk mengungkapkan tentang efektivitas penggunaan Fuel Adjuster terhadap; 2). Peforma mesin sepeda motor matic scoopy 4 tak 110 cc; 3). Gas buang; 4). Tanpa Fuel adjuster; 5). Menggunakan Fuel Adjuster; 7). Berbahan Bakar premium, pertalite dan pertamax. Penelitian ini menganalisa perubahan pada kendaraan Honda scoopy 4 tak 110cc. Hasil penelitian ini adalah; 1). Terdapat pengaruh tertinggi pada torsi mesin saat menggunakan Fuel Adjuster dengan bahan bakar pertamax adalah 2,28 N.m; 2). Terdapat pengaruh tertinggi pada daya mesin saat menggunakan Fuel Adjuster dengan bahan bakar pertamax adalah 0,346 Hp; 3). Terdapat pengaruh tertinggi bahan bakar spesifik menggunakan Fuel Adjuster dengan bahan bakar pertamax adalah 0,808 Kw/kg.jam; 4). Terdapat pengaruh penurunan pada CO setelah menggunakan Fuel Adjuster menggunakan bahan bakar pertalite adalah 0,04%. Kata kunci : Fuel Adjuster, Performa, Emisi gas buang
PENGARUH HYDROCARBON CRACK SYSTEM (HCS) SISTEM GANDA TERHADAP PEFORMA MESIN HONDA VARIO 125cc Muhammad Manarul Hidayat; Sena Mahendra; Herry Sulendro Mangiri
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 1 No 1 (2019): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Menguji pengaruh sepeda motor Honda Vario 125cc Tahun 2013 tanpa menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS) dan menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS) dengan 1 katalisator maupun 2 katalisator terhadap peforma mesin meliputi : 1). Torsi Mesin; 2). Daya mesin; 3). Konsumsi Bahan Bakar; 4). Suhu Mesin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan jenis Deskriptif untuk mengungkapkan informasi tentang efektivitas penggunaan Hydrocarbon Crack System (HCS) terhadap peforma mesin sepeda motor. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebuah sepeda motor Honda Vario 125cc Tahun 2013 dengan variasi penggunaan Hydrocarbon Crack System (HCS). Hasil penelitian ini adalah : 1). Terdapat pengaruh tertinggi pada torsi mesin saat menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS) 1 katalisator adalah 7.35 Nm; 2). Terdapat pengaruh tertinggi pada daya mesin saat menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS) 1 katalisator adalah 3.50 Hp;3). Terdapat pengaruh tertinggi pada suhu mesin sebelum menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS)adalah 128.2°C;4). Penurunan konsumsi bahan bakar menggunakan Hydrocarbon Crack System (HCS) 2 katalisator adalah 09:15 menit. Kata Kunci : Hydrocarbon Crack System (HCS), Katalisator, Peforma
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PRAKTEK MATA PELAJARAN OVERHAUL KEPALA SILINDER Dendy Priambodo; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 1 No 3 (2019): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi hasil belajar siswa mata pelajaran overhaul kepala silinder dengan penggunaan metode praktek bagi siswa kelas XI TSM.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini menggunakan tindakan Model Kurt Lewis dalam 2 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI TSM dengan jumlah 32 anak yang terdiri dari 30 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes praktek dan observasi. Instrument penelitian menggunakan jobsheet dan lembar observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebelum diterapkannya metode praktek pada pembelajaran Overhaul Kepala Silinder, diperoleh sebanyak 24 siswa atau 75% tidak tuntas dan hanya 8 siswa atau 25% yang tuntas dari KKM. Namun setelah pembelajaran dengan menggunakan metode praktek pada siklus 1 dan siklus 2 diperoleh data bahwa hasil belajar meningkat. Hal tersebut terlihat dari hasil belajar setelah ada tindakan pada siklus 1 dan siklus 2. Hasil dari siklus 1 pertemuan 1 diperoleh sebanyak 20 siswa atau 62,5% tuntas dan 12 siswa atau 37,5% tidak tuntas, siklus 1 pertemuan 2 diperoleh sebanyak 24 atau 75% siswa tuntas dan 8 siswa atau 25% tidak tuntas. Selanjutnya pada hasil tes siklus 2 pertemuan 1 menunjukkan bahwa 28 siswa atau 87,5% tuntas dan 4 siswa atau 12,5% tidak tuntas, pada siklus 2 pertemuan 2 diperoleh data bahwa 2 siswa atau 6,5% tidak tuntas dan 30 siswa atau 93,5% tuntas. Berdasarkan data tersebut dapat dikatakan terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 62,5% dari pra siklus dan 25% dari siklus 1. Kata kunci: kompetensi siswa, pembelajaran praktek, overhaul kepala silinder.
PENGARUH PRAKERIN DAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUKTIF TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA Rizki Agus Setiawan; Yohanes Sarsetyono; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 1 No 1 (2019): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh praktik kerja industri dan prestasi belajar mata pelajaran produktif terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI TKR SMK Palapa Semarang tahun ajaran 2018/2019. Populasi penelitian ini adalah 133 siswa dan sampelnya adalah 100 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Data variabel dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa praktik kerja industri dalam kategori sangat baik, prestasi belajar dalam kategori baik dan minat berwirausaha dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa Praktek kerja industri (X1) dan Prestasi belajar (X2) memiliki pengaruh positif terhadap minat berwirausaha (Y), hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi untuk pengaruh (X1) dan (X2) secara simultan terhadap (Y) dilihat dari ƒhitung lebih besar dari ƒtabel dengan hasil 0,000 < 0,05 dan ƒhitung 10,743 > ƒtabel 3,09, dengan sumbangan efektif sebesar 18,1% dan Y’= 2,636 + 0,436 (X1) + 0,383 (X2) sehingga hipotesis menyatakan “adanya pengaruh antara Praktek Kerja Industri Dan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Produktif Terhadap Minat Berwirausaha Siswa Kelas XI jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK PALAPA Semarang”. Kata kunci: Praktek Kerja Industri, Prestasi Belajar, Minat Berwirausaha.
ANALISIS PENGARUH VARIASI CAMSHAFT TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG MESIN SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH 160 CC Viki Alfiana Fitra; Sena Mahendra; Bayu Ariwibowo
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 3 No 1 (2021): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Viki Alfiana Fitra, NPM. C3216110064. Analisis Pengaruh Variasi Camshaft Terhadap Performa dan Emisi Gas Buang Mesin Sepeda Motor 4 Langkah 160cc. Jurusan Pendidikan Vokasional Teknik Mesin. Sains dan Teknologi. Universitas IVET Semarang. 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil performa (torsi, daya, SFC) mesin sepeda motor 4 langkah 160cc dengan menggunakan camshaft bervariasi, mengetahui hasil emisi gas buang mesin sepeda motor 4 langkah 160cc dengan menggunakan camshaftbervariasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan deskriptif untuk mengungkapkan pengaruh empat variasi camshaft terhadap performa dan emisi gas buang pada mesin sepeda motor 4 langkah 160cc. Penelitian ini dilaksanakan di dua tempat yaitu di Bengkel BPDIKJUR Semarang untuk mengambil data emisi gas buang dan di Bengkel Laboratorium PVTMO Universitas Ivet Semarang untuk mengambil data torsi, daya, dan SFC. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sepeda motor Megapro Advance 160cc dengan variasi camshaft (Standar 211o, Kawahara 223o, Racing Jogja 249o, BRT 255o) terhadap performa dan emisi gas buang mesin sepeda motor 4 langkah 160cc. Hasil Penelitian menunjukan bahwa torsi pada camshaft kawahara 223o dan camshaft Racing Jogja 249o torsi diatas camshaft standar 211o dengan persentase kenaikan 11% dan 18%. Namun pada camshaft BRT 255o menghasilkan penurunan torsi sebesar 15% dari camshaft standar. Hasil Daya pada camshaft kawahara 223o dan camshaft Racing Jogja 249o menghasilkan daya di atas camshaft standar dengan persentase kenaikan 9% dan 19%. Namun pada Camshaft BRT 255o menghasilkan penurunan daya sebesar 20% dari camshaft standar. Selain itu, hasil konsumsi bahan bakar spesifik terendah dihasilkan pada camshaft standar 211o sebesar 0,906 kg/Hp.jam. Sedangkan pada camshaft yang lain menunjukan kenaikan konsumsi bahan bakar spesifik dengan persentase kenaikan camshaft Kawahara 223o sebesar 12%, camshaft Racing Jogja 249o sebesar 3%, dan camshaft BRT 2550 sebesar 28%. Hasil emisi gas buang menunjukan kandungan CO terendah di dapat pada camshaft BRT 255o dengan peresntase penurunan 16%. Sedangkan hasil CO2 terbaik di dapat pada penggunaan camshaft BRT 255o dengan persentase kenaikan 17% yang di artikan pembakaran lebih sempurna dengan camshaft durasi lebih tinggi. Hasil HC terbaik dihasilkan pada penggunaan camshaft standar 211o sebesar 114 ppm. Sedangkan kandungan terendah dihasilkan pada camshaft BRT 255o dengan persentase penurunan O2 sebesar 14% KataKunci: Camshaft, Performa, Emisi gas buang
VARIASI CAMSHAFT DAN DERAJAT PENGAPIAN TERHADAP PERFORMA MESIN SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH 125 CC Abdul Hamid; Sena Mahendra; Fahmy Fatra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 3 No 2 (2021): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH SARANA PRASARANA BENGKEL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA TEKNIK KENDARAAN RINGAN Syaiful Mukmin Alfaruq; Ngubaidi Achmad; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 1 No 1 (2019): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sarana prasarana bengkel terhadap hasil belajar siswa TKR SMK Tunas Bangsa Mijen, Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan expost facto. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu metode dokumentasi dan metode angket. Populasi penelitian sebanyak 49 Adapun pengujian instrumen data yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Sedangkan teknik analisis data yaitu uji prasyarat analisis dengan menggunakan, uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis dengan menggunakan uji T, uji F, uji regresi sederhana, dan koefisien determinasi dengan menggunakan bantuan program spss versi 25.0. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan nilai hasil uji hipotesis regresi sederhana variabel sarana prasarana bengkel terhadap hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 sama dengan 0,05 sehingga Ha diterima (?=5%) Ada pengaruh positif sarana prasarana bengkel terhadap hasil belajar siswa siswa TKR SMK Tunas Bangsa Mijen dengan hasil TUNTAS sebesar 92% ditunjukkan dari nilai uji koefisien determinasi pada ajusted R sebesar 0,184. Kata Kunci : Sarana prasarana bengkel, hasil belajar siswa.
PENGARUH VARIASI DURASI CAMSHAFT TERHADAP PERFORMANCE DAN EMISI GAS BUANG PADA MOTOR 4 TAK 150 CC Saiful Ardi; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 2 No 1 (2020): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa konsumen atau pengguna sepeda motor merasa performa mesin yang dikeluarkan pabrikan masih kurang maksimal, menjadi alasan konsumen melakukan modifikasi pada mesin sepeda motor mereka. Salah satu modifikasi dengan cara memperbaiki atau meningkatkan efisiensi volumetrik yaitu dengan merubah atau mengganti durasi dari camshaft standar dengan camshaft modifikasi Di sisilain pelaku, modifikasi juga masih sedikit yang memperhatikan emisi gas buang dari kendaraan yang mereka modifikasi, apakah hasilnya akan lebih baik dari mesin yang masih standar pabrik atau bahkan lebih tinggi dari emisi mesin standar. Hal ini yang perlu dijadikan perhatian dari pelaku modifikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengaruh durasi camshaft terhadap gas buang yang dihasilkan, (2) Untuk mengetahui perbedaan torsi, daya, efiseinsi bahan bakar dan emisi gas buang pada Honda Verza 150 CC dalam kondisi standar dan setelah menggunakan camshaft aftermarket. Penelitian ini menggunakan metode komparatif dimana penggunaan camshaft standar akan dibandingkan dengan penggunaan camshaft variasi aftermarket yang nantinya diambil dengan data performa terbaik dan konsumsi bahan bakar spesifik terendah dan kandungan emisi gas buang yang tekecil. Hasil penelitian ini adalah adanya pengaruh besaran durasi camshaft terhadap gas buang yang dihasilkan dikarenakan berubahnya masukan bahan bakar dan udara yang terhisap oleh mesin mempengaruhi pembakaran yang kurang sempurna dan mengakibatkan gas buang memiliki nilai yang cenderung tinggi dibanding dengan penggunaan camshaft standar. Kemudian perbedaan rata-rata torsi terbesar dihasilkan dari camshaft durasi 2330 dengan bahan bakar pertamax sebesar 10,27 Nm dengan prosentase kenaikan 5,88% yang lebih baik penggunaan camshaft variasi, untuk perbedaan rata-rata daya tertinggi dihasilkan dari camshaft dengan durasi 2330 dengan bahan bakar pertamax sebesar 10,04 HP atau memiliki peningkatan sebesar 8,42% lebih baik dari camshaft standar. Konsumsi bahan bakar memiliki nilai rata-rata terendah dibanding dengan camshaft standar dihasilkan dari camshaft dengan durasi 2660 pada bahan bakar pertalite sebesar 0,014309 Kg/HP-jam dengan prosentase sebesar 21,75% lebih baik camshaft variasi. Sedangkan rata-rata kandungan CO terendah dihasilkan camshaft modifikasi durasi 2660 dengan bahan bakar pertamax sebesar 0,21% lebih tinggi dibanding dengan camshaft standar atau lebih baik camshaft standar, sama halnya dengan kandungan HC dengan nilai rata-rata terendah dihasilkan camshaft durasi 2660 dengan bahan bakar pertamax sebesar 78,272 ppm atau 1,06% lebih tinggi dari kandungan HC yang dihasilkan camshaft standar. Kata kunci: : Durasi Camshaft, Performa, Emisi Gas Buang
PENGARUH PENGGUNAAN HYDROCARBON CRACK SYSTEM DAN VARIASI BAHAN BAKAR TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG Zaenal Arifin; Sena Mahendra; Bayu Ariwibowo
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 3 No 2 (2021): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah 1). Mengetahui pengaruh variasi bahan bakar (pertamax, pertalite dan pertamax turbo) dengan mengunakan Hydrocarbon Crack System terhadap performa (Torsi, Daya dan SFC) sepeda motor motor injeksi matic 4 tak 110 CC. Dan 2). Mengetahui pengaruh variasi bahan bakar (pertamax, pertalite dan pertamax turbo) pada sepeda motor injeksi matic 4 tak 110 CC sebelum dan sesudah menggunakan Hydrocarbon Crack System terhadap emisi gas buang. Hasil penelitian : 1). Pengujian daya bahan bakar pertalite tanpa HCS rata-rata 28%, pertamax tanpa HCS rata-rata 33% dan pertamax turbo tanpa HCS rata-rata 47%. Pertalite menggunakan HCS rata-rata 34%, pertamax menggunakan HCS rata-rata 44% dan petamax turbo menggunakan HCS yaitu rata-rata 70 % setelah menggunakan HCS ada peningkatan rata-rata pertalite 6%, pertamax 11% dan pertamax turbo 23%. 2). Penggujian torsi bahan bakar pertalite tanpa HCS pada rpm 1500 4,91Hp, pertamax 6,08Hp, dan pertamax turbo 10,32Hp. Sedangkan setelah menggunakan HCS bahan bakar pertalite pada putaran 1500 mencapai 5,725Hp, pertamax 7,99Hp dan pertamax turbo 15,15Hp. 3). Penggujian konsumsi bahan bakar, pertalite tanpa HCS rata rata sebesar 6,1%. Pertalite menggunakan HCS menunjukan kenaikan rata-rata 7,7%, Pertamax tanpa HCS rata-rata7,5%. Pertamax menggunakan HCS 8,4%. Pertamax turbo tanpa HCS rata-rata 6,5%. pertamax turbo menggunakan HCS 8,4%. 4). Pada saat pengujian dengan gas analyzer, hasil memvariasi bahan bakar pertalite, pertamax dan pertamax turbo yang telah di uji tanpa menggunakan HCS ada penuruanan gas CO, HC, CO2, dan O2 meskipun tidak terlalu banyak mengalami penurunan setelah menggunakan HCS. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu 1). Menggunakan bahan bakar yang nilai oktannya semakin tinggi bisa berpengaruh pada daya dan torsi sepeda motor, bahan bakar pertalite menghasilkan daya 0,182 Hp dan torsi 4,91 N.m. Sedangkan bahan bakar pertamax menggahasilkan daya 0,227 Hp dan torsi 6,08 N.m dan bahan bakar pertamax turbo menghasilkan daya 0,308 Hp dan torsi 10,32 N.m pada kecepatan mesin 1500 rpm. Kata Kunci : Hydrocarbon Crack System, Variasi bahan bakar, Sepeda Motor injeksi matic 4 tak, Performa dan emisi gas buang
KESIAPAN SARANA PRASARANA BENGKEL DAN GURU DALAM MENUNJANG PRAKTIKUM TKR DI SMK BINA BANGSA KERSANA MENGACU PADA PERMENDIKNAS RI NO. 40 TAHUN 2008 Toto Firmanto; Sena Mahendra; Fahmy Fatra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 4 No 1 (2022): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan program keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Bina Bangsa dalam melaksanakan pembelajaran yang meliputi perangkat pembelajaran, sarana dan prasarana penunjang kegiatan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang termasuk dalam penelitian deskriptif dengan sumber data penelitian adalah kepala bengkel dan guru yang mengajar di bidang otomotif yang berjumlah 10 orang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis statistic deskriptif dan menggunakan skala persentase yaitu perhitungan dalam analisis data akan menghasilkan persentase. Proses perhitungan persentase dilakukan dengan jumlah yang tersedia dibagi dengan skor ideal kemudian dikalikan seratus persen. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa : (1) perangkat pembelajaran yang dilakukan guru termasuk dalam kategori sangat baik (rerata pencapaian skor : 66,3 dari rentan skor X>61,2), ditunjang dengan penilaian dokumentasi perangkat pembelajaran dengan kateori sangat baik (rerata pencapaian skor 47,5 dari retan skor X>44,2). Hasil tersebut menunjukkan perangkat pembelajaran yang dilakukan oleh guru sesuai dengan aturan kurikulum 2013. (2) kesiapan sarana program keahlian TKR termasuk kedalam kategori layak (rerata pencapaian persentase: 65,74 % dari rentan persentase 51%-75%). (3) kesiapan Prasarana program keahlian TKR termasuk kedalam kategori layak (rerata pencapaian persentase: 60,25 % dari rentan persentase 51%-75%). Hasil tersebut menunjukkan kesiapan sarana prasarana program keahlian TKR berkategori layak sesuai dengan Permendiknas RI no 40 Tahun 2008. Kata Kunci : kesiapan sarana prasarana, kesiapan guru, permendiknas RI No 40 Tahun 2008