Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analisis Home Visit Method Dalam Pembelajaran IPA di Masa Pandemi Covid-19 Kelas IV Di SDN 020 Pombuntang Yanti, Rosmalah; Sari, Inda
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.1.1.2021.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui apa yang menjadi latar belakang dilaksanakannya home visit method dan bagaimana pelaksanaan home visit method kemudian apakah berdampak terhadap hasil belajar siswa dimasa pandemi covid-19 pada mata pelajaran IPA kelas IV di SDN 020 Pombuntang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian silang atau cross sectional survey. Subjek dari penelitian ini adalah kepala sekolah SDN 020 Pombuntang, guru kelas IV SDN 020 Pombuntang dan juga siswa kelas IV SDN 020 Pombuntang. Data yang dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: (1) reduksi data; (2) penyajian data; (3) penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjunakan bahwa yang melatar belakangi dilaksanakannya home visit method di SDN 020 Pombutang ialah banyaknya kendala yang terjadi pada saat pembelajaran secara daring, kemudian pelaksanaan home visit method dilakukan degan tiga tahapan yakni; tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi, dan dampak dari dilaksanakannya home visit method sebagai alternatif pembelajaran dimasa pandemi covid-19 yaitu menurunnya hasil belajar siswa dimana beberapa siswa merasakan bahwa belajar dengan pelaksanaan home visit method ini kurang menyenangkan, tetapi ada juga yang senang dengan dilaksanakannya home visit method. Siswa merasa mendapat kesulitan dengan metode ini dikarenakan lingkungan dan suasana belajar yang tidak sama seperti pada saat proses pembelajaran dilakukan disekolah sebelum adanya covid-19. Hal tersebut membuat siswa kurang dalam mencapai kompetensi yang seharusnya dicapai pada pembelajaran IPA, hal tersebut membuat minat dan hasil belajar siswa mengalami penurunan dibanding pada saat belajar normal disekolah sebelum adanya covid-19.
Penerapan Strategi Pembelajaran Practice Rehearsal Pairs untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Kelas V SDN 93 Tombang Wiwin, Wiwin; Yanti, Rosmalah; Ma’rufi, Ma’rufi
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.1.2.2021.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA kelas V SDN 93 Tombang dengan menggunakan strategi pembelajaran practice rehearsal pairs. Penelitian ini termasuk dalam Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklusnya terdiri dari tiga kali pertemuan. Satu siklus terdiri dari 4 tahap kegiatan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah kelas V SDN 93 Tombang dengan jumlah siswa 12 orang terdiri dari 6 laki-laki dan 6 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes, instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan tes sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 36% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 89%. Untuk hasil belajar siswa yang mencapai KKM pada pembelajaran IPA, pada siklus I sebesar 50% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 91,66%. Penelitian ini mencapai ketuntasan klasikal yaitu >85%.
Pembelajaran Partisipatif untuk Membangun Kepercayaan Diri: Studi Kasus Kegiatan Menampilkan Diri di Sekolah Dasar Yanti, Rosmalah; Hartono, Hartono; Rokhman, Fathur; Wagiran, Wagiran
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7442

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk memperkuat kompetensi sosial-emosional siswa sejak dini agar mereka mampu menghadapi tantangan komunikasi dan interaksi sosial di masa depan.Kepercayaan diri merupakan kompetensi sosial-emosional yang penting untuk dikembangkan sejak usia sekolah dasar, terutama dalam konteks pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana kegiatan menampilkan diri di depan kelas dapat menjadi strategi efektif dalam membangun kepercayaan diri siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri 23 Batara selama dua bulan. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas IV dan seorang guru kelas sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan unjuk diri seperti presentasi, bercerita, membaca puisi, serta pentas mini. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menggunakan model analisis tematik: Transkripsi data, Reduksi data, Tahap pengkodean, Tahap interpretasi dan penarikan simpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menampilkan diri yang dilakukan secara rutin dan terstruktur mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa secara bertahap. Siswa yang semula pasif dan takut tampil mulai menunjukkan keberanian, kelancaran ekspresi verbal, serta respons positif terhadap apresiasi teman dan guru. Faktor pendukung utama meliputi suasana kelas yang inklusif, pemberian umpan balik positif, dan pendampingan emosional oleh guru. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pengembangan karakter melalui pengalaman langsung. Disarankan agar kegiatan unjuk diri diintegrasikan dalam rutinitas pembelajaran sebagai strategi berkelanjutan untuk membangun kepercayaan diri siswa.
Proses Kreatif Siswa SMAN 3 Luwu Timur dalam Pembuatan Ecoprint Iin Dwi Aristy Putri; Haspidawati Nur; Rosmalah Yanti; Erni Erni
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.1.2024.467

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan hasil dan proses kreatif pembuatan ecoprint yang dilakukan Tim Pengabdian Msyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap awal dimana tim pengabdian masyarakat melakukan observasi tempat pengabdian yakni SMA 3 Luwu Timur, kemudian melakukan penetapan masalah yang dihadapi oleh guru dan siswa, dan menyelesaikan administrasi izin pengabdian. Tahap kedua yaitu tahap pelaksanakan, dimana pada tahap ini melibatkan siswa dan guru di SMA 3 Luwu Timur, serta tim pengabdian masyarakat, kegiatan ini meliputi pengenalan tim, penyampaian materi tentang teknik ecoprint, praktik pembuatan ecoprint, tanya jawab, review hasil karya siswa, dan evaluasi. Teknik yang digunakan dalam penyampaian materi pengenalan ecoprint dimulai dengan ceramah, diskusi, serta pelatihan dan pendampingan kepada siswa. tahap selanjutnya yaitu, tahap akhir yaitu pembuatan, penyerahan dan laporan kegiatan pengabdian masyarakat. Tercapainya habitus estetis dalam proses kreatif didukung oleh lima tahapan, yaitu: (1) tahap pemahaman atau perumusan masalah; (2) tahap persiapan; (3) tahap inkubasi; (4) tahap penerangan; (5) tahap verifikasi. Kegiatan ini bermitra dengan Guru di sekolah SMAN 3 Luwu Timur, dengan melibatkan siswa sebagai pelaku.
Pendampingan Aplikasi Quizalize untuk Meningkatkan Pemahaman Pembuatan Penilaian Pembelajaran Bagi Guru-Guru MGMP IPA Kota Palopo Rosmalah Yanti; Ulfah Zakiyah Hamdani
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.1.2024.485

Abstract

Berdasarkan hasil angket yang diisi oleh guru MGMP IPA Kota Palopo diperoleh 44,44% menyatakan cukup terampil dalam menggunakan teknologi dalam penyusunan bahan ajar IPA, salah satunya penilaian. Oleh karena itu, tim KKN berupaya untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui kegiatan pelatihan pembuatan asesmen pembelajaran IPA berbasis teknologi dengan menggunakan aplikasi Quizalize. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru MGMP IPA dalam membuat penilaian pembelajaran IPA berbasis teknologi. Pelatihan akan dilaksanakan dalam 3 sesi secara hybrid, terdiri dari 1 sesi melalui Zoom dan 2 sesi tatap muka. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini terdiri dari 4 sesi tahapan yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Berdasarkan angket evaluasi dapat disimpulkan bahwa peserta memahami dan dapat membuat media pembelajaran dengan mencapai skor 75,08% dan mendapat respon positif.
Pelatihan dan Pendampingan Teknik Sablon Sederhana Berbasis Desain Grafis Digital pada Media Tote Bag di SMAN 3 Luwu Haspidawati Nur; Rosmalah Yanti; Erni Erni; Sunardin Sunardin; Ulfah Zakiyah; Eka Pratiwi; Tenriawaru Tenriawaru; Fajar Novriansyah
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.845

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah untuk menjawab kebutuhan peningkatan keterampilan praktis siswa dalam bidang desain grafis digital dan teknik sablon manual, yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam mendukung kreativitas serta potensi kewirausahaan di kalangan pelajar. Mitra kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah SMAN 3 Luwu, sebuah sekolah menengah atas di Kabupaten Luwu yang menghadapi tantangan dalam pengembangan keterampilan desain grafis digital dan teknik sablon sederhana bagi siswanya. Permasalahan utama yang dihadapi mitra seperti, minimnya keterampilan siswa dalam desain grafis digital, belum tersedianya pelatihan teknik sablon manual yang aplikatif di lingkungan sekolah, dan tidak adanya media praktik untuk mengintegrasikan desain digital ke dalam produk nyata.  Menanggapi permasalahan tersebut, tim PKM bersama pihak sekolah merancang program pelatihan terintegrasi yang terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu: pelatihan desain grafis digital menggunakan aplikasi Canva dan CorelDraw dasar, pelatihan serta pendampingan teknik sablon manual berbasis screen printing sederhana, dan implementasi hasil desain dalam bentuk produk tote bag. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan praktik langsung dan pendampingan intensif, melibatkan 30 siswa yang memiliki minat dalam bidang desain dan kewirausahaan. Pelatihan dilakukan secara bertahap dan kontekstual, mulai dari pembuatan desain, pemindahan ke media sablon, hingga pencetakan produk tote bag secara mandiri oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil menghasilkan desain grafis digital yang layak cetak, memahami proses sablon manual, dan mampu mencetak produk tote bag dengan tingkat kerapian dan estetika yang memadai. Lebih dari itu, siswa menunjukkan peningkatan kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran akan peluang usaha berbasis produk kreatif. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan soft skill siswa, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem kewirausahaan kecil di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka Belajar yang menekankan pada proyek nyata, pembelajaran lintas disiplin, dan penguatan karakter siswa.
PENGARUH PELARUT DEEP EUTECTIC SOLVENT ASAM DAN PROFIL METABOLIT EKSTRAK DARI KULIT BATANG SAGU (Metroxylon sagu Rottb. L) Ulfah Zakiyah Hamdani; Rosmalah Yanti; Riska Riska
Cokroaminoto Journal of Chemical Science Vol. 8 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan identifikasi senyawa yang terdapat dalam ekstrak Deep Eutectic Solvent (DES) asam dari kulit batang sagu (Metroxylon sago Rottb. L) menggunakan metode LC-MS. Studi meliputi tiga tahapan yaitu sintesis DES Kolin Klorida—Asam Oksalat (rasio molar 1:2) pada suhu 50°C (850 rpm), ektraksi bubuk kulit batang sagu memakai metode sonikasi (40W; 5, 15 & 30 menit; 30°C) dengan pelarut DES, serta karakterisasi dengan LC-MS. Berdasarkan hasil identifikasi, terdapat 73 senyawa dimana terdapat 54,75% diantaranya merupakan senyawa hidrokarbon alifatik, dan 72,60% diantaranya memiliki gugus fungsi N. Semakin lama waktu sonikasi, semakin banyak senyawa fragmen bergugus fungsi N yang teridentifikasi. Terdapat 6 senyawa ekstrak yang memiliki sifat khas antara lain sebagai agen antikanker, repellant, anti-inflamasi, fitohormon, inhibitor biosintesis kolesterol dan bahan aktif produk perawatan kulit wajah.  
Pendampingan Optimalisasi Produktivitas Kakao melalui Rehabilitasi Tanaman Non Produktif dan Penguatan Kapasitas Petani pada Kelompok Tani Kakao Lingkungan Rape-Rape Ulfah Zakiyah Hamdani; Eka Pratiwi Tenriawaru; Rosmalah Yanti; Nurul Fuady Adhalia; Irwan Syarif
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1579

Abstract

Rendahnya produktivitas tanaman kakao masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi petani akibat tingginya proporsi tanaman non produktif, keterbatasan penerapan teknologi rehabilitasi, dan kurangnya pengetahuan petani dalam pengelolaan kebun secara optimal. Kondisi tersebut juga ditemukan pada Kelompok Tani Kakao Lingkungan Rape-Rape yang sebagian anggotanya memiliki tanaman kakao berumur tua dengan produktivitas yang menurun. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produktivitas kakao melalui rehabilitasi tanaman non produktif dan penguatan kapasitas petani. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu edukasi dan identifikasi kondisi tanaman kakao non produktif, rehabilitasi tanaman menggunakan teknik sambung pucuk, serta pendampingan pemeliharaan, monitoring, dan evaluasi pasca rehabilitasi. Kegiatan edukasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kakao dan kriteria tanaman yang layak direhabilitasi. Selanjutnya, dilakukan identifikasi tanaman sasaran dan peragaan teknik sambung pucuk sebagai metode rehabilitasi tanaman. Tahap akhir berupa pendampingan pemeliharaan dan monitoring untuk memastikan keberlanjutan penerapan teknologi yang telah diperkenalkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani mengenai identifikasi tanaman kakao non produktif, teknik rehabilitasi melalui sambung pucuk, serta pentingnya pemeliharaan pasca rehabilitasi. Keterlibatan aktif petani dalam setiap tahapan kegiatan juga meningkatkan keterampilan praktis dalam penerapan teknologi rehabilitasi tanaman kakao. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa bertambahnya kapasitas petani dalam pengelolaan kebun kakao dan meningkatnya kesiapan petani untuk menerapkan teknologi rehabilitasi secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi, rehabilitasi tanaman, dan pendampingan lapangan merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kapasitas petani dan mendukung upaya optimalisasi produktivitas kakao melalui keterlibatan aktif masyarakat.
Pemanfaatan Resin Katalis sebagai Media Pengembangan Produk Inovatif bagi Siswa SMA Rosmalah Yanti; Haspidawati Nur; Erni Erni; Sunardin Sunardin; Andi Kilawati
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.385

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMA dalam memanfaatkan resin katalis sebagai bahan pengembangan produk inovatif yang kreatif, aplikatif, dan bernilai guna. Pengembangan kreativitas dan jiwa kewirausahaan siswa merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi kreatif dan perkembangan teknologi digital. Namun, siswa sekolah menengah masih memiliki keterbatasan pengalaman dalam menghasilkan produk kreatif yang bernilai ekonomi serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kewirausahaan, melatih keterampilan pembuatan produk kerajinan berbahan resin katalis, serta memperkenalkan promosi dan pemasaran digital kepada siswa SMA Datuk Sulaiman, SMAN 4 Luwu Timur, dan SMAN 3 Luwu Timur. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif melalui tiga tahapan kegiatan, yaitu edukasi kewirausahaan berbasis produk kreatif dan inovatif, pelatihan pembuatan produk kerajinan berbahan resin katalis, serta pelatihan promosi dan pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai Januari hingga Maret 2026, melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar kewirausahaan, mengenali peluang pengembangan produk kreatif, serta menghasilkan berbagai produk kerajinan berbahan resin katalis yang memiliki nilai estetika dan potensi nilai jual. Selain itu, siswa memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi produk. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui keterlibatan langsung siswa dalam proses perencanaan, pembuatan, dan promosi produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi kewirausahaan, praktik pembuatan produk kreatif berbahan resin, dan pemasaran digital dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam mendukung pengembangan kreativitas dan kewirausahaan siswa melalui keterlibatan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.
KARAKTER DISIPLIN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR DALAM PERSPEKTIF PERAN ORANG TUA Fina; Etik; Rosmalah Yanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59713

Abstract

This study aims to describe the discipline character of fifth-grade elementary school students from the perspective of parental roles. The study employed a descriptive qualitative approach using a case study design. The research was conducted at SDN 036 Rante Paccu, Baebunta Village, Baebunta District, North Luwu Regency, Indonesia. The research participants consisted of the fifth-grade classroom teacher and fifth-grade students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman interactive analysis model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the discipline character of the fifth-grade students has not yet developed optimally. This is reflected in the fact that some students still arrive late at school, fail to complete assignments on time, show a lack of discipline during the learning process, and do not fully comply with school regulations. From the perspective of parental roles, the development of students' discipline character is hindered by challenges related to habituation, role modeling, supervision, and communication. Parents' busy work schedules result in inconsistent guidance at home, while supervision of children's learning activities and gadget use remains limited. These findings suggest that fostering students' discipline character requires stronger collaboration between parents and schools so that disciplinary values can be consistently cultivated in both the family and school environments.