Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Antioxidant Candidates in Deep Eutectic Solvent Extract of Choline Chloride-Oxalic Acid from Sago Bark (Metroxylon sagu L. Rottb) Hamdani, Ulfah Zakiyah; Yanti, Rosmalah
Indonesian Journal of Chemical Science Vol. 14 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Chemical Science
Publisher : Prodi Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v14i1.14199

Abstract

Waste deposits from sago (Metroxylon sagu L. Rottb.) starch extraction from sago trunks in Palopo City, Luwu Regency, North Luwu Regency and East Luwu Regency which are part of the Tana Luwu region are quite abundant. Many studies on the utilization of liquid waste from this process have been published. In contrast, the utilization of solid waste has not been widely carried out. In addition, studies on the identification of compounds from the extraction of sago bark waste using environmentally friendly solvents such as deep eutectic solvent (DES) are still minimal. The DES used was DES Choline Chloride-Oxalic Acid with a mole ratio of 1:2. The success of DES synthesis was confirmed by FT-IR. Extraction was carried out using the sonication method for 30 minutes at 50 W, room temperature, with a ratio of 80 mesh sago bark to DES of 1:10 (g/ml). The extract was filtered with filter paper with a pore diameter of 2.5 µm. Screening of compounds in the filtrate through GC-MS analyses. DES was successfully synthesized while still showing the main functional groups. GC-MS analysis of the filtrate showed that there were 8.36% squalene-like compound; 5.37% n-hexadecanoic acid-like compound and other compounds (with solvent exception) contained ≤1%.
Proses Kreatif Siswa SMAN 3 Luwu Timur dalam Pembuatan Ecoprint Putri, Iin Dwi Aristy; Nur, Haspidawati; Yanti, Rosmalah; Erni, Erni
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.1.2024.467

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan hasil dan proses kreatif pembuatan ecoprint yang dilakukan Tim Pengabdian Msyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap awal dimana tim pengabdian masyarakat melakukan observasi tempat pengabdian yakni SMA 3 Luwu Timur, kemudian melakukan penetapan masalah yang dihadapi oleh guru dan siswa, dan menyelesaikan administrasi izin pengabdian. Tahap kedua yaitu tahap pelaksanakan, dimana pada tahap ini melibatkan siswa dan guru di SMA 3 Luwu Timur, serta tim pengabdian masyarakat, kegiatan ini meliputi pengenalan tim, penyampaian materi tentang teknik ecoprint, praktik pembuatan ecoprint, tanya jawab, review hasil karya siswa, dan evaluasi. Teknik yang digunakan dalam penyampaian materi pengenalan ecoprint dimulai dengan ceramah, diskusi, serta pelatihan dan pendampingan kepada siswa. tahap selanjutnya yaitu, tahap akhir yaitu pembuatan, penyerahan dan laporan kegiatan pengabdian masyarakat. Tercapainya habitus estetis dalam proses kreatif didukung oleh lima tahapan, yaitu: (1) tahap pemahaman atau perumusan masalah; (2) tahap persiapan; (3) tahap inkubasi; (4) tahap penerangan; (5) tahap verifikasi. Kegiatan ini bermitra dengan Guru di sekolah SMAN 3 Luwu Timur, dengan melibatkan siswa sebagai pelaku.
Pendampingan Aplikasi Quizalize untuk Meningkatkan Pemahaman Pembuatan Penilaian Pembelajaran Bagi Guru-Guru MGMP IPA Kota Palopo Yanti, Rosmalah; Hamdani, Ulfah Zakiyah
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.1.2024.485

Abstract

Berdasarkan hasil angket yang diisi oleh guru MGMP IPA Kota Palopo diperoleh 44,44% menyatakan cukup terampil dalam menggunakan teknologi dalam penyusunan bahan ajar IPA, salah satunya penilaian. Oleh karena itu, tim KKN berupaya untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui kegiatan pelatihan pembuatan asesmen pembelajaran IPA berbasis teknologi dengan menggunakan aplikasi Quizalize. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru MGMP IPA dalam membuat penilaian pembelajaran IPA berbasis teknologi. Pelatihan akan dilaksanakan dalam 3 sesi secara hybrid, terdiri dari 1 sesi melalui Zoom dan 2 sesi tatap muka. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini terdiri dari 4 sesi tahapan yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Berdasarkan angket evaluasi dapat disimpulkan bahwa peserta memahami dan dapat membuat media pembelajaran dengan mencapai skor 75,08% dan mendapat respon positif.
Pelatihan dan Pendampingan Teknik Sablon Sederhana Berbasis Desain Grafis Digital pada Media Tote Bag di SMAN 3 Luwu Nur, Haspidawati; Yanti, Rosmalah; Erni, Erni; Sunardin, Sunardin; Zakiyah, Ulfah; Pratiwi, Eka; Tenriawaru, Tenriawaru; Novriansyah, Fajar
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.845

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah untuk menjawab kebutuhan peningkatan keterampilan praktis siswa dalam bidang desain grafis digital dan teknik sablon manual, yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam mendukung kreativitas serta potensi kewirausahaan di kalangan pelajar. Mitra kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah SMAN 3 Luwu, sebuah sekolah menengah atas di Kabupaten Luwu yang menghadapi tantangan dalam pengembangan keterampilan desain grafis digital dan teknik sablon sederhana bagi siswanya. Permasalahan utama yang dihadapi mitra seperti, minimnya keterampilan siswa dalam desain grafis digital, belum tersedianya pelatihan teknik sablon manual yang aplikatif di lingkungan sekolah, dan tidak adanya media praktik untuk mengintegrasikan desain digital ke dalam produk nyata.  Menanggapi permasalahan tersebut, tim PKM bersama pihak sekolah merancang program pelatihan terintegrasi yang terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu: pelatihan desain grafis digital menggunakan aplikasi Canva dan CorelDraw dasar, pelatihan serta pendampingan teknik sablon manual berbasis screen printing sederhana, dan implementasi hasil desain dalam bentuk produk tote bag. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan praktik langsung dan pendampingan intensif, melibatkan 30 siswa yang memiliki minat dalam bidang desain dan kewirausahaan. Pelatihan dilakukan secara bertahap dan kontekstual, mulai dari pembuatan desain, pemindahan ke media sablon, hingga pencetakan produk tote bag secara mandiri oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil menghasilkan desain grafis digital yang layak cetak, memahami proses sablon manual, dan mampu mencetak produk tote bag dengan tingkat kerapian dan estetika yang memadai. Lebih dari itu, siswa menunjukkan peningkatan kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, serta kesadaran akan peluang usaha berbasis produk kreatif. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis dan soft skill siswa, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem kewirausahaan kecil di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka Belajar yang menekankan pada proyek nyata, pembelajaran lintas disiplin, dan penguatan karakter siswa.
Analisis Home Visit Method Dalam Pembelajaran IPA di Masa Pandemi Covid-19 Kelas IV Di SDN 020 Pombuntang Yanti, Rosmalah; Sari, Inda
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.1.1.2021.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui apa yang menjadi latar belakang dilaksanakannya home visit method dan bagaimana pelaksanaan home visit method kemudian apakah berdampak terhadap hasil belajar siswa dimasa pandemi covid-19 pada mata pelajaran IPA kelas IV di SDN 020 Pombuntang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian silang atau cross sectional survey. Subjek dari penelitian ini adalah kepala sekolah SDN 020 Pombuntang, guru kelas IV SDN 020 Pombuntang dan juga siswa kelas IV SDN 020 Pombuntang. Data yang dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: (1) reduksi data; (2) penyajian data; (3) penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjunakan bahwa yang melatar belakangi dilaksanakannya home visit method di SDN 020 Pombutang ialah banyaknya kendala yang terjadi pada saat pembelajaran secara daring, kemudian pelaksanaan home visit method dilakukan degan tiga tahapan yakni; tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi, dan dampak dari dilaksanakannya home visit method sebagai alternatif pembelajaran dimasa pandemi covid-19 yaitu menurunnya hasil belajar siswa dimana beberapa siswa merasakan bahwa belajar dengan pelaksanaan home visit method ini kurang menyenangkan, tetapi ada juga yang senang dengan dilaksanakannya home visit method. Siswa merasa mendapat kesulitan dengan metode ini dikarenakan lingkungan dan suasana belajar yang tidak sama seperti pada saat proses pembelajaran dilakukan disekolah sebelum adanya covid-19. Hal tersebut membuat siswa kurang dalam mencapai kompetensi yang seharusnya dicapai pada pembelajaran IPA, hal tersebut membuat minat dan hasil belajar siswa mengalami penurunan dibanding pada saat belajar normal disekolah sebelum adanya covid-19.
Penerapan Strategi Pembelajaran Practice Rehearsal Pairs untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Kelas V SDN 93 Tombang Wiwin, Wiwin; Yanti, Rosmalah; Ma’rufi, Ma’rufi
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.1.2.2021.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA kelas V SDN 93 Tombang dengan menggunakan strategi pembelajaran practice rehearsal pairs. Penelitian ini termasuk dalam Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklusnya terdiri dari tiga kali pertemuan. Satu siklus terdiri dari 4 tahap kegiatan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah kelas V SDN 93 Tombang dengan jumlah siswa 12 orang terdiri dari 6 laki-laki dan 6 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes, instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan tes sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 36% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 89%. Untuk hasil belajar siswa yang mencapai KKM pada pembelajaran IPA, pada siklus I sebesar 50% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 91,66%. Penelitian ini mencapai ketuntasan klasikal yaitu >85%.
Pembelajaran Partisipatif untuk Membangun Kepercayaan Diri: Studi Kasus Kegiatan Menampilkan Diri di Sekolah Dasar Yanti, Rosmalah; Hartono, Hartono; Rokhman, Fathur; Wagiran, Wagiran
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7442

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk memperkuat kompetensi sosial-emosional siswa sejak dini agar mereka mampu menghadapi tantangan komunikasi dan interaksi sosial di masa depan.Kepercayaan diri merupakan kompetensi sosial-emosional yang penting untuk dikembangkan sejak usia sekolah dasar, terutama dalam konteks pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana kegiatan menampilkan diri di depan kelas dapat menjadi strategi efektif dalam membangun kepercayaan diri siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri 23 Batara selama dua bulan. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas IV dan seorang guru kelas sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan unjuk diri seperti presentasi, bercerita, membaca puisi, serta pentas mini. Analisis data dilakukan secara induktif dengan menggunakan model analisis tematik: Transkripsi data, Reduksi data, Tahap pengkodean, Tahap interpretasi dan penarikan simpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menampilkan diri yang dilakukan secara rutin dan terstruktur mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa secara bertahap. Siswa yang semula pasif dan takut tampil mulai menunjukkan keberanian, kelancaran ekspresi verbal, serta respons positif terhadap apresiasi teman dan guru. Faktor pendukung utama meliputi suasana kelas yang inklusif, pemberian umpan balik positif, dan pendampingan emosional oleh guru. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pengembangan karakter melalui pengalaman langsung. Disarankan agar kegiatan unjuk diri diintegrasikan dalam rutinitas pembelajaran sebagai strategi berkelanjutan untuk membangun kepercayaan diri siswa.