Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE LECTORA INSPIRE PADA MATERI PERBANDINGAN UNTUK SISWA KELAS VII SMP Mahmudah, Rivadatul; Ahyan, Shahibul; Rasidi, Ahmad
Journal of Honai Math Vol. 1 No. 1 (2018): Journal of Honai Math
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim to develop the media of mathematics teaching using lectora inspire software in proportion material. This research was conducted as the research development, such as: visual aspect and audio, languages, the effect of use teaching strategies and material aspect. This research was involved the media expert, material expert and students’ response to conduct the research. Totally the media was developed showing the excellent criteria, it is 97% score based on the media expert and 86% based on the material expert. Based on the student responses, it shows 76% as the good criteria. So that why, the researcher can be concluded that this media gave a positive effect for the user, based on the results of students with 74% score and it can be as the alternative media to conduct teaching learning process. DOI:  https://doi.org/10.30862/jhm.v1i1.769
Mengoptimalkan literasi numerasi siswa: Pengaruh project based learning (PjBL) terintegrasi nilai-nilai Islam Asani, Maulida Juni; Hayati, Nila; Ahmad Rasidi; Fahrurrozi
NOTASI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Alpatih Cahaya Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/notasi.v3i1.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam terhadap kemampuan literasi numerasi siswa pada materi bilangan bulat. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini terdiri dari 38 siswa kelas 7, yang seluruhnya dijadikan sebagai sampel, yang dikenal dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian pada pretest dan posttest. Untuk analisis data, uji prasyarat dilakukan dengan uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Sedangkan untuk uji hipotesis, digunakan uji Paired Sample t-test, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran PjBL yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam terhadap kemampuan literasi numerasi siswa.
ETHNOMATHEMATIC STUDY: NUMBER SYSTEM AND CULTURAL MEANING IN THE SASAK TRIBE COMMUNITY Fauzi, Lalu Muhammad; Ahyan, Shahibul; Rasidi, Ahmad; Wardi, Zaotul; Gazali, Muhammad
Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK) Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jupitekvol6iss1pp19-26

Abstract

The uniqueness and cultural diversity of traditional communities as reflected in ideas, activities and artifacts can be studied and used as a source of learning mathematics. Most people view that mathematics is not related to culture or is culturally independent. The development of mathematics in society through cultural activities can be studied through ethnomathematics studies that can bring mathematics closer to student culture. Thus, this study aims to explore the number system and cultural meaning that developed in the Sasak people which can be used as a source of learning mathematics on the island of Lombok. This research is a research with ethnographic method. Research data was collected through observation, literature study, and interviews with cultural practitioners, traditional chief leaders, traditional leaders, Sasak cultural researchers and humanists. The results of this study indicate that the development of the number system has been developing for a long time in the Sasak people. Counting activities (bejinah) use arithmetic operations as is done in general but with local terms, namely total (rombok), less (sedik), times (kali) and divide (bagi). The developing number system is understood as a number in quantitative and qualitative form, in unit or set numbers. There are 5 types of unit or set numbers known by the Sasak people, namely bond units, measuring units for solid objects, measuring units for liquid objects, area units and length units. The mathematical concepts found in the activities of the Sasak people can be used as a source of learning and as a starting point in learning mathematics
Pemberdayaan perempuan sebagai agen resiliensi sosial komunitas untuk mencegah tindakan kekerasan di Desa Menggala Kabupaten Lombok Utara Fauzan, Fauzan; Rasidi, Ahmad; Sanisah, Siti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34430

Abstract

Abstrak Tindakan kekerasan dalam lingkup rumah tangga dan komunitas masih terjadi, terindikasi belum tertangani dengan baik. Keterbatasan kapasitas perempuan dalam upaya pencegahan tindakan kekerasan karena faktor budaya, ketimpangan gender, dan minimnya akses informasi disinyalir menjadi faktor penentu. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan sebagai agen resiliensi sosial komunitas untuk mencegah tindakan kekerasan berbasis gender. Kegiatan berlokasi di Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, melibatkan 35 orang perempuan sebagai peserta yang diyakini mampu terlibat aktif dalam pencegahan, advokasi kasus kekerasan, dan pengembangan jaringan perlindungan sosial berbasis lokal. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dan pemetaan sosial, peningkatan kapasitas, pembentukan Forum Perempuan Tangguh Desa Menggala, kampanye komunitas dan edukasi publik, monitoring, evaluasi, dan refleksi, serta publikasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas perempuan, terbentuknya solidaritas komunitas, meningkatnya kesadaran kolektif pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan dalam keluarga dan masyarakat, serta terbentuknya forum perempuan tangguh Desa Mengala sebagai agen deteksi dini dan fasilitator dalam advokasi sosial. Kegiatan pengabdian tidak hanya berkontribusi pada pengurangan potensi kekerasan, tetapi juga memperkuat posisi perempuan sebagai penggerak perubahan sosial yang strategis di tingkat desa. Kata kunci: pemberdayaan perempuan; agen resiliensi; sosial; komunitas; tindakan kekerasan Abstract Violence within households and communities continues to occur, indicating that preventive measures have not been adequately addressed. The limited capacity of women to prevent violence due to cultural factors, gender inequality, and lack of access to information is believed to be a determining factor. This community service initiative aims to empower women as agent community social resilience for preventing gender-based violence. The activities are conducted in Menggala Village, Pemenang Sub-district, North Lombok District, involving 35 women as participants who are believed to be capable of actively engaging in prevention, advocacy for violence cases, and the development of locally-based social protection networks. The implementation of the activity involved stages of coordination and social mapping, training and capacity building, the formation of the Menggala Village Resilient Women's Forum, community campaigns and public education, monitoring, evaluation, and reflection, as well as publication and dissemination. The results of the activity showed a significant increase in women's capacity, the formation of community solidarity, heightened collective awareness of the importance of preventing and addressing violence within families and communities, and the establishment of the Menggala Village Resilient Women's Forum as an early detection agent and facilitator in social advocacy. The community service activity not only contributed to reducing the potential for violence but also strengthened women's positions as strategic agents of social change at the village level. Keywords: women's empowerment; resilience agents; social; community; acts of violence.
Efek Norma Subyektif terhadap Sikap Wirausaha Mahasiswa Calon Guru Rasidi, Ahmad; Satriawan, Rodi; Endriana, Neny; Muliadi, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i1.497

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh norma subjektif terhadap sikap kewirausahaan mahasiswa. Studi ini merupakan penelitian ex post facto dengan pendekatan deskriptif eksploratif dengan responden sebanyak 33 mahasiswa calon guru sains. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner tertutup dengan pilihan jawaban yang bergradasi berdasarkan skala Likert yang telah divalidasi oleh ahli dan dinyatakan valid. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial dengan uji regresi linier sederhana pada tingkat signifikansi 5%. Hasil studi menunjukkan bahwa (1) persepsi mahasiswa calon guru sains mengenai norma subyektif memiliki rata-rata skor sebesar 3,01 yang tergolong dalam kategori Tinggi, sedangkan sikap wirausaha memperoleh rata-rata skor sebesar 3,26, yang tergolong dalam kategori Sangat Tinggi; (2) ada pengaruh signifikan norma subyektif terhadap sikap wirausaha mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai alpha pengujian 0,05 (<0,05); (3) norma subyektif berkontribusi sebesar 49,8% terhadap sikap wirausaha dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, yang dibuktikan dengan nilai R Square sebesar 0,498.
Efektivitas model pembelajaran RME berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa Masiani, Nawa Putri; Ahyan, Shahibul; Rasidi, Ahmad
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 3 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v15i3.21181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran RME berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Pada sub materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) dan Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (SPtLDV). Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-experimental dengan one shot case study. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 10 salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Lombok Timur dengan sampel sebanyak 28 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling jenis simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian atau essay. Teknik analisis data pada uji prasyarat menggunakan uji normalitas dengan Liliefors, sedangkan uji hipotesis menggunakan uji-t satu sampel atau One Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t-hitung (4,201) t-tabel  (2,052). Karena t-hitung t-tabel pada taraf signifikan 5% atau 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho tidak diterima, artinya penggunaan model pembelajaran RME berbantuan GeoGebra efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.