Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

OPTIMALISASI PENJADWALAN PROYEK PEKERJAAN INSTALASI RUANG CHILLER DAN COOLING TOWER MENGGUNAKAN METODE P.E.R.T. MIFTACHUL ANAM; HARI MOEKTIWIBOWO; BASUKI ARIANTO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 5, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.739 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v5i2.209

Abstract

Mengerjakan suatu proyek membutuhkan perencanaan yang baik agar proyek dapat berjalan secara efektif dan efisien. Sehingga, proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditentukan yang hasilnya dapat memberikan kepuasan bagi pemilik proyek (Owner) dan memberikan nilai tambah bagi pelaksana proyek atau kontraktor. Metode PERT dapat digunakan untuk membuat penjadwalan proyek yang baik. Metode ini direkayasa untuk menghadapi situasi dengan kadar ketidakpastian yang tinggi pada aspek kurun waktu kegiatan. Karena itu metode ini cocok digunakan untuk membuat penjadwalan dengan keadaan proyek yang berubah-ubah. Proyek pekerjaan pemipaan untuk ruang Chiller dan Cooling Tower pada Green Office Park 9 yang dikerjakan oleh PT. Arista mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditentukan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui berapa durasi normal dari proyek tersebut dan apakah masih mungkin untuk dilakukan percepatan. Pengumpulan data dilakukan dilapangan dengan pengamatan secara langsung proses pekerjaan dan juga melakukan wawancara kepada pekerja dan pengawas dilapangan. Hasil penelitian pada proyek Green Office Park 9 BSD City dengan metode PERT menunjukkan bahwa durasi normal proyek tersebut adalah 85 hari dengan biaya pelaksanaannya adalah Rp. 357.652.000. Setelah dilakukan percepatan hasilnya adalah proyek dapat dipercepat menjadi 72 hari dengan biaya pelaksanaannya naik menjadi Rp. 383.949.500. Perbandingan persentase kenaikan adalah 8% untuk durasi dan 7% untuk biaya, menunjukkan bahwa metode percepatan tersebut cukup efektif.Kata Kunci: PERT, Crash Programme, Penjadwalan Proyek
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE SIX SIGMA DALAM UPAYA MENGURANGI KECACATAN PADA PROSES PRODUKSI KOPER DI PT SRG DONNY G. TAMBUNAN; BUDI SUMARTONO; HARI MOEKTIWIBOWO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 9, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.396 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v9i1.487

Abstract

ABSTRAK PT SRG merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur koper. Jeniskoper yang diproduksi memiliki dua variasi, terbuat dari bahan kain dan bahan fiber.Permasalahan yang terjadi yaitu besarnya jumlah produk cacat atau produk yang tidaksesuai dengan spesifikasi. Hal ini berdampak pada nilai yield yang dihasilkan, yaitu di bawahspesifikasi perusahaan (98 – 102 %). Six sigma dapat diartikan sebagai sebuahmetodologi yang terstruktur untuk memperbaiki proses yang di fokuskan pada usahamengurangi variasi pada proses sekaligus mengurangi defect pada produk denganmenggunakan pendekatan statistik dan problem solving tools secara intensif. Analisisdiagram pareto menunjukkan adanya 4 (empat) jenis defect pada proses produksi KoperKain di periode Januari sampai dengan Maret 2018 yaitu adanya benda asing pada Kopersebanyak 332 pcs, bergelembung sebanyak 376 pcs, logo sticking sebanyak 401 pcs dancetakan miring sebanyak 331 pcs, cetakan miring pada koper. Dari keempat jenis defecttersebut, terdapat satu jenis defect yang paling dominan yaitu jenis defect logo stickingdengan jumlah defect sebanyak 401 koper, dari keseluruhan total produk defect sebesar1.440 koper selama periode Januari sampai Maret 2018.Kata Kunci: Produk Koper, Six Sigma, Logo Sticking
OPTIMALISASI PERENCANAAN JARINGAN KERJA (NETWORK PLANNING) PADA OPERASIONAL PERAKITAN EXPANDING GATE VALVE (6D) HARI MOEKTIWIBOWO; HEDI SOPIAN
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.449 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v4i1.829

Abstract

PT. Alfa Valves Indonesia, merupakan perusahaan penyuplai dan service berbagai macam produk valve untuk kebutuhan bermacam-macam bidang industri, dengan bisnis utamanya adalah usaha pada pembuatan, fabricator, preparation and final inspection valves sesuai standar American Petroleum Institute 6D (API 6D) Spesification for Pipeline Valve, agar dapat mempertahankan eksistensinya di industi valve, maka perusahaan harus mengoptimalkan potensi yang ada, salah satunya di area produksi, harus mengoptimalisasikan kegiatan perakitan Expanding Gate Valve, guna mendapatkan profitabilitas maksimal dengan cara penyempurnaan sistem yang ada maka dibutuhkanlah standar waktu baku dan jaringan kerja (network planning). Perakitan Expanding Gate Valve yang saat ini berjalan memerlukan standar urutan kegiatan waktu siklus, waktu normal dan waktu baku, hal tersebut mendasari agar menggunakan metode perhitungan waktu tersebut untuk standarisasi waktu kerja serta untuk jaringan kerja menggunakan metode Network Planning / Critical Path Method untuk mengoptimalkan perusahaan dalam perencanaan, pengendalian dan penjadwalan khususnya pada aktivitas perakitan komponen-komponen produk.Kata kunci : Expanding Gate Valve, Pengukuran langsung, Analisis Waktu Baku, Network Planning / CPM
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN MASKER KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN PENDEKATAN EOQ (STUDI KASUS PADA TOKO AM MEDIKA JAKARTA) ALFIANSYAH RIZKI FADILLAH; HARI MOEKTIWIBOWO; SUNGKONO SANUSI; DARMAWAN YULIANTO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 11, No 2 (2022): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.819 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v11i2.979

Abstract

CV. AM Medika merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan alat kesehatan, consultant dan pelayanan service & maintenance sejak tahun 2016 yang awalnya dimulai dengan penjualan alat-alat kesehatan untuk personal use/homecare, kami terus berkembang dari tahun ke tahun sehingga produk kami meluas dan mencakup alat-alat kedokteran untuk kebutuhan klinik dan rumah sakit. Pada tahun 2017 kami resmi membentuk badan usaha bernama CV. AM Medika. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif, dimana data yang dihasilkan berupa kata-kata secara tertulis dan lisan dari karyawan CV. AM Medika. Sampel data yang didapatkan dikonversikan kedalam metode Economic Order Quantity (EOQ) dan metode peramalan antara lain Moving Average dan Single Eksponensial Smothing. Nilai MAPE terendah dari perhitungan menggunakan metode peramalan yang kemudian digunakan untung meramalkan permintaan diperiode salanjutnya. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data permintaan Surgical Mask 3 Ply. Berdasarkan hasil dari pengolahan data, didapatkan bahwa metode peramalan yang digunanakan adalah metode Single Eksponential Smoothing (Alfa = 0,7) dengan MAPE 8,760% dengan jumlah permintaan sebesar 21 unit di bulan April 2020. Serta nilai EOQ paling optimal ditahun 2020 yaitu 34 karton/order dengan jumlah order yang dibutuhkan yaitu 7 kali/tahun. Dengan adanya peramalan permintaan, dapat memudahkan dalam mengelola persedian dalam mengatasi terjadinya kekurangan/kehabisan Stock (Out Of Stock) dengan biaya penyimpanan yang paling ekonomis.Kata kunci : Surgical Mask 3 Ply, Metode Peramalan, Metode EOQ
PERANCANGAN DUDUKAN MESIN GERINDA TANGAN YANG ERGONOMIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANTHROPOMETRI ERWIN WIJAYANTO; TRIONO TRIONO; WASPADA TEDJA BHIRAWA; HARI MOEKTIWIBOWO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 11, No 1 (2022): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.779 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v11i1.961

Abstract

“perancangan dudukan mesin gerinda tangan yang ergonomis dengan menggunakan metode antropometri” peneliti ini dilakukan untuk mengembangkan hasil perancangan dudukan gerinda bagi pekerja yang menggunakan mesin gerinda tangan agar dapat menggunakan alat tersebut dengan mudah dan meminimalisir resiko kecelakaan kerja dan membantu pekerja dalam aktivitas kerja menggunakan mesin gerinda tangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode antropometri, dimana data yang dihasilkan berupa angka hasil penggukuran dari 20 responden yang terdiri dari ukuran lebar telapak tangan (Ltt), panjang tangan (Pata), lebar telapak tangan sampai ibu jari (Lttj), diameter gengaman (Dg), diameter paha (Dp). Setelah pengumpulan sampel data kemudian diolah untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan antropometri pengguna. Berdasarkan perhitungan data, percentil yang digunakan dalam perancangan alat dudukan mesin gerinda yaitu P5, P50, P95. Hasil dari Penelitian ini bertujuan agar penggunaan mesin gerinda lebih aman serta meningkatkan keselamatan pengguna, penelitian ini dilakukan untuk membantu pekerja pada saat pemotongan benda kerja. Pengoperasian alat dudukan gerinda ini secara vertical dengan sudut <40° untuk mempermudah pekerja untuk mendapatkan hasil yang presisi. Alat dudukan hasil perancangan ini mengunakan mesin gerinda tangan standar, perubahan pada beberapa bagian seperti tambahan kaki-kaki/pondasi, handle/pegangan per/pegas, jepitan/ragum. Dan ketinggian alat 40cm karena pada saat ini penggunaan mesin gerinda sudah menjadi salah satu alat yang dibutuhkan oleh setiap pekerja. Oleh karna itu dirancang alat dudukan gerinda yang ergonomis agar lebih merasa aman dan nyaman dalam mengoperasian.Kata Kunci : Perancangan, antropometri, Alat Dudukan Gerinda
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PENGEMASAN KANTONG SEMEN DI PT SBI DENGAN METODE SIX SIGMA DIMAS SATRIO; HARI MOEKTIWIBOWO; WASPADA TEDJA BHIRAWA; ERWIN WIJAYANTO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 11, No 2 (2022): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNIK INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.996 KB) | DOI: 10.35968/jtin.v11i2.981

Abstract

Semen merupakan bahan bangunan berbentuk serbuk yang rawan terkena air. Untuk itu diperlukan kemasan yang dapat melindungi dari lembab sekaligus sebagai bungkus yang kuat menahan beban. Kualitas kemasan harus selalu dijaga untuk meningkatkan kualitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengendalian kualitas pada proses packing dengan menggunakan metode Six Sigma. Objek yang diteliti adalah salah satu proses produksi yang ada pada PT SBI yaitu mengenai banyaknya defect yang terjadi pada proses packing bag semen, di mana tingginya defect yang terjadi pada proses pengemasan kantong semen dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi perusahaan. Jenis defect yang ada antara lain: kantong robek, kantong bocor, dan kantong tidak sesuai standar serta ada berberapa faktor penyebab yang mempengaruhi defect bisa terjadi seperti faktor manusia, mesin, material, dan metode. Penelitian kualitas bag semen ini dilakukan dengan menganalisis record pengendalian kualitas 12 bulan terakhir dan pengamatan di lini produksi bag semen. lakukan pada tahap improve). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan jenis defect yang paling kritis (CTQ) adalah bag robek, dari hasil analisis FMEA dimana terdapat faktor penyebab kerusakan potensial dari bag robek yaitu bag tersangkut pada belt conveyor. Selama tahun 2019 pada proses packing diperoleh nilai DPMO sebesar 3430 dan Level Sigma sebesar 4,128.Kata Kunci: Pengendalian kualitas;Six Sigma;DMAIC;Pengemasan Kantong Semen
Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Apartemen The Springlake Menggunakan Metode Hirarc Randi Maulana; Hari Moektiwibowo; W. Tedja Bhirawa
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.10982

Abstract

Bangunan gedung bertingkat tinggi seperti apartemen membutuhkan pemeliharaan mulai dari kebersihan, kehandalan fasilitas untuk penghuni hingga fungsi-fungsi peralatan pendukungnya. Proses pemeliharaan gedung bertingkat memiliki potensi bahaya kecelakaan kerja yang lebih tinggi. Penelitian ini akan mengidentifikasi bahaya kecelakaan kerja tersebut baik dari besarnya risiko, besarnya dampak yang ditimbulkan serta bagaimana langkah-langkah pencegahannya. Penelitian ini dilaksanakan melalui observasi lapangan terhadap objek penelitian, dengan fokus pada bagian pemeliharaan generator set dan lift operator kebersihan. Data yang terkumpul, selanjutnya dianalisis berdasar Identifikasi Bahaya (Hazard Identification), Penilaian Risiko (Risk Assessment) dan Pengendalian Risiko (Risk Control). Hasil penelitian ini menemukan Hazard yaitu pemeriksaan kabel-kabel panel mesin genset dan pemeriksaan pada sangkar lift. Nilai risiko Hazard dengan kemungkinannya (likelihood) adalah 4 dan nilai keparahannya (consequence) adalah 4 dengan skor 16 dapat mengakibatkan anggota tubuh kejang-kejang tersengat aliran listrik dengan pengendalian risiko tersebut adalah menggunakan sarung tangan, safety shoes dan alat ukur yang layak dan sesuai standar agar tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan atau kecelakaan kerja.
ANALISIS BIAYA PENGIRIMAN YANG OPTIMAL UNTUK MEMENUHI PERMINTAAN PRODUK DI GUDANG STO CAWANG MENGGUNAKAN METODE TRANSPORTASI CHRISTOFEL, JHON KEVIN; SUMARTONO, BUDI; MOEKTIWIBOWO, HARI; BHIRAWA, WASPADA TEDJA
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 13 No 1 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Telkom merupakan perusahaan publik yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Pada tahun 2021, penjualan produk di STO Cawang mengalami peningkatan sehingga menyebabkan kekurangan stok produk. Jika terjadi kekurangan barang, gudang akan meminta dukungan dalam pengadaan barang dari STO lain. Namun saat ini STO Cawang masih belum menggunakan metode khusus untuk memperkirakan efisiensi pengiriman, sehingga seringkali menyebabkan tertundanya produk sampai ke konsumen dan juga meningkatkan biaya pengiriman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan efisiensi transportasi, cara penerapan metode tersebut dan tingkat efisiensi yang akan dicapai setelah penggunaan. Metode yang digunakan untuk menentukam sampel adalh metode sampling acak. Terdapat dua metode yang digunakan yaitu yang pertama untuk menghitung solusi awal menggunakan North West Corner Method. Kemudian untuk menghitung solusi akhir menggunakan metode Stepping Stone. Dari perhitungan pada penyelesaian awal, ternyata biaya transportasi yang semula Rp 386. 700 dapat dikurangi menjadi Rp 310. 000, sehingga terjadi pengurangan biaya sebesar Rp 76. 400Dari analisis pada penyelesaian akhir, ditemukan bahwa biaya transportasi telah turun dari Rp 386. 700 menjadi Rp 289. 700, mengalami penurunan sebesar Rp 88. 000 atau sekitar 23%.Kata kunci : Transportasi, North West Corner, Stepping Stone, STO Cawang
ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT CONTROL (HIRARC) PADA WEDDING VENUE RUMAH KAMPUNG DECORATION ROSULUDDIN, ADHE ALVIN; Bhirawa, Waspada Tedja; Moektiwibowo, Hari
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 13 No 1 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada industri jasa, sebuah prosedur K3 dibutuhkan agar setiap pekerja lapangan dapat aman dalam menjalankan pekerjaannya. Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia saat ini masih menjadi perhatian khusus untuk berbagai instansi terkait, terutama mengingat peningkatan jumlah kecelakaan kerja setiap tahunnya. Nyatanya masih terdapat pekerja yang tidak menerapkan prosedur K3 di lapangan. Oleh sebab itu maka perlunya dilakukan identifikasi potensi bahaya yang ada dan pengendalian risiko untuk meminimalkan kejadian kecelakaan kerja Venue Rumah Kampung Decoration. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRARC) untuk mengidentifikasi bahaya, kemudian metode Job Safety Analysis yang untuk mencari solusi perbaikannya. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa terdapat 15 potensi bahaya yang teridentifikasi dan dikategorikan ke dalam 3 rating risiko yaitu 15 potensi bahaya yaitu extreme risk, high risk, dan moderate risk. Diketahui bahwa rating extreme risk sebanyak 4 (27%), rating high risk sebanyak 3 (20%), dan rating moderate risk sebanyak 8 (53%). Kemudian untuk tahap Job Safety Analysis diperoleh beberapa bentuk rekomendasi untuk pengendalian risiko guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja yang terjadi dengan mempertimbangkan hierarki pengendalian risiko seperti safety induction dan crosscheck sebelum melakukan pekerjaan, dan menyediakan worksheet penggunaan APD agar pekerja dapat bekerja dengan aman dan nyaman, serta adanya SOP keselamatan kerja bagi karyawanKata Kunci: HIRARC, K3, Bahaya, Pengendalian Risiko, Wedding Venue Decoration
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Software Google Skecthup Untuk Menggambar Teknik Bagi Siswa SMA Gutama Jakarta Timur W.Tedja Bhirawa; Nurwijawayanti K.N; Erwin Wijayanto; Darmawan Yulianto; Indramawan; Arie Rahmadi; M. A. Bintoro Dibyoseputro; Hari Moektiwibowo; basuki arianto; Sungkono; Agus Sugiharto
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/9rkks797

Abstract

 Penguasaan gambar teknik akan membantu mahasiswa dan siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas gambar. Hal ini di awali dengan pembahasan mengenai pendahuluan atau dasar pemahaman untuk dapat memahami lebih jauh tentang gambar teknik yang memuat latar belakang dan tujuan gambar teknik selanjutnya membahas mengenai peralatan gambar teknik yang meliputi Peralatan gambar teknik kemudian pada standart gambar membahas menenai garis gambar, standar batas gambar atau margin, kepala gambar dan skala gambar, selanjutnya pada poyeksi gambar teknik membahas mengenai deskripsi proyeksi, jenis-jenis proyeksi, proyeksi eropa dan proyeksi amerika dan pada potongan dan arsir membahas tentang potongan pada gambar teknik, jenis- jenis potongan, deskripsi arsiran pada gambar teknik, Jenis-jenis arsiran kemudian pada toleransi gambar mengenai deskripsi toleransi gambar teknik, jenis toleransi gambar teknik, toleransi bentuk, toleransi posisi, selanjutnya pada pengenalan Google Sketchup, mengenal tool Google Sketchup dan pada menggambar Google Sketchup 3 dimensi mengenai dasar Google Sketchup  3D, toolbar pada Google Sketchup 3D dan membuat obyek 3d dari gambar 2D serta latihan membuat obyek 3D.Google Sketchup merupakan sebuah program komputer yang ditujukan untuk manajemen proyek, dimana pengoperasiaannya maupun tukar-menukar data dengan program office lain dapat dilakukan dengan mudah. Oleh karena itu, pada pelatihan ini, gambar berbentuk 2  dimensi atau 3 dimensi dilakukan dengan menggunakan program Google Sketchup. Hasil dari pelatihan ini dilakukan pengolahan data berdasarkan angket mengenai kepuasan terhdapa pelatihan cukup berpengaruh signifikan.