Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGENDALIAN MUTU IKAT PINGGANG PRODUKSI UMKM “BG” MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN QCC MOEKTIWIBOWO, HARI; SIAGIAN, APRIYANTI L.M; YULIANTO, DARMAWAN; WIJAYANTO, ERWIN; SANUSI, SUNGKONO
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 13 No 2 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran signifikan dalam perekonomianIndonesia dengan kontribusi sebesar 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun,UMKM sering menghadapi berbagai permasalahan, terutama dalam menjaga kualitas prosesproduksi. Permasalahan ini berdampak pada tingginya tingkat kecacatan produk yang dapatmenurunkan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebabkecacatan produk pada UMKM menggunakan metode pengamatan langsung dan analisisSeven Tools. Melalui penerapan Quality Control Circle (QCC), diidentifikasi lima faktor utama penyebab cacat produk, yaitu faktor manusia, mesin, material, lingkungan, dan metode. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi dari kelima faktor tersebut saling berkaitan dan memengaruhi kualitas produk. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi UMKM dalam meningkatkan pengendalian mutu dan efisiensi proses produksi. Kata Kunci : UMKM, Kualitas Produksi, Quality Control Circle, Seven Tools
Socialization of Organic Waste Processing Using Composter Drum at SMAN 67 Jakarta Sungkono, Sungkono; Bhirawa, W. Tedja; Arianto, Basuki; Moektiwibowo, Hari; Mayori, Ersha
International Journal of Social Science and Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Proaksara Global Transeduka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70865/ijsscs.v3i2.69

Abstract

Waste is a form of problem that needs to be managed and carried out in an integrated manner from upstream to downstream so as not to cause environmental pollution. As part of the AdiwiyataSchool, SMAN 67 Jakarta has several working groups (pokja) including the Wast e Pokja, CompostPokja, and Hydroponic Pokja. However, the available solid compost fertilizer production facilities have not been optimally utilized and the working groups that are run have not run according totheir goals. The aim of this PKM activity is to educate students on the significance of converting waste into useful products, enhance the skills of teachers and students in making compost fertilizers, and support the Adiwiyata School program at SMAN 67 Jakarta. The target of thisactivity is the teachers and students of SMAN 67 Jakarta, especially those who are members of theCompost Pokja. The PKM implementation method consists of four stages: (1) Survey and analysis of partner needs, (2) Lecture-based material delivery, (3) Hands-on practice in processing organic waste into solid and liquid compost fertilizers, and (4) Evaluation based on participants' understanding of the material. The results of this PKM activity are as follows: (1) Participants' knowledge of waste processing into higher-value derivative products improved, as evidenced by an increase in pre-test and post-test scores from 79.45 to 85.04; (2) Participants developed skills in producing solid and liquid compost fertilizer for integration into the work program; (3) A composter drum was donated to SMAN 67 Jakarta to support its Adiwiyata School program.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PERTAMBANGAN BATU BARU MENGGUNAKAN METODE ARC DI PT GPA SIANIPAR, MALINITIN; BHIRAWA, WASPADA TEDJA; ARIANTO, BASUKI; MOEKTIWIBOWO, HARI
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 13 No 2 (2024): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. GPA merupakan Perusahaan yang bergerak dibidang Pertambangan batubara terletak di Beringin Makmur II, Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Pertambangan batubara merupakan hal yang sangat berpengaruh bagi ketersediaan energi pada saat ini, baik digunakan sebagai pembangkit listrik, industrri pembuatan semen, maupun peleburan bijih besi. Hal ini membuat banyak perusahaan tambang meningkatkan produksi batubaranya untuk memenuhi permintaan pasar batubara. Dalam mencapai target produksi, kelancaran suatu kegiatan penambangan menjadi faktor yang paling utama, yaitu dengan cara meminimalkan kendala-kendala yang dapat menghambat kegiatan penambangan. karena tata letaknya masih kurang tepat, dimana workshop untuk melakukan perbaikan unit dan Gudang penyimpanan terkait perbaikan, dimana jarak yang dibutuhkan cukup jauh sehingga memerlukan waktu yang cukup lama. Dengan adanya permasalahan yang ada tersebut, maka dilakukan peneltian dengan metode Activity Relation Chart (ARC) dengan harapan dapat meminimalkan panjang jarak Perpindahanan antara Workshop dan gudang yang secara tidak langsung dapat mempersingkat jarak Perpindahan dalam penanganan perbaikan pada unit. Hasil perancangan layout diperoleh panjang jarak pada kondisi awal sebesar 6-9 km, sedangkan pada panjang jarak Perpindahanan pada kondisi usulan sebesar 3-4 km. Hal ini berarti pada perancangan layout kondisi usulan dengan menggunakan metode Activity Relation Chart (ARC) dapat meminimumkan panjang jarak Perpindahanan sebesar 9 km, dari kondisi awal.Kata Kunci : Tata Letak Fasilitas, Activity Relation Chart (ARC), Pertambangan Batubara
EVALUASI RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI SEKTOR INDUSTRI PENGENDALIAN HAMA MENGGUNAKAN METODE HIRADC adi septian, jamal; SURYANA, HILMAN; MOEKTIWIBOWO, HARI; BHIRAWA, WASPADA TEDJA
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 14 No 1 (2025): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Exposure to toxic chemicals, physical hazards from equipment use, and biological risks due to interaction with pests are among the potential threats to occupational safety and health in the pest control industry. As a company operating in this sector, PT. Zeta Pest Control is required to conduct a risk assessment to determine the level of hazards and establish effective control measures. This study employs the Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) method to evaluate the likelihood, exposure, and consequences associated with various potential hazards encountered in pest management activities. The hazard identification process was applied to several work methods, including spot spraying, cold fogging, hot fogging, and rodent baiting. A risk assessment matrix was then utilized to analyze the risks based on three factors: likelihood, exposure, and severity of consequences. The results were categorized into priority levels, including high and very high risk. Control measures were determined according to the hierarchy of hazard control, which comprises elimination, substitution, engineering controls, administrative controls, and the use of personal protective equipment (PPE). The findings reveal that certain work methods pose very high risks, such as cold fogging with risk scores ranging from 900 to 1800, and hot fogging with a score of 900.Meanwhile, spot spraying and rodent baiting are classified as priority 1 and very high risk, with chemical exposure scoring 540 and bacterial contamination scoring 450. Based on inspections of work equipment, chemicals, PPE, general safety, and worker health, 72% of workers were deemed compliant, while 28% were non-compliant. Recommended control measures include replacing hazardous chemicals, improving ventilation systems, implementing stricter standard operating procedures, and ensuring appropriate PPE usage for each work method. Kata Kunci: Occupational Safety, Pest Control, HIRADC, Occupational Risk, Hazard Control
Evaluasi Kelayakan Investasi Antara Bus Listrik Dan Bus Konvensional Di PT. SYM Desgawan Dzikri Pradana; Moektiwibowo, Hari; Indramawan, Indramawan
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 14 No 1 (2025): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan pesat dalam sektor transportasi menuntut pengembangan moda alternatif yang lebih efisien serta ramah lingkungan. PT. SYM sebagai perusahaan penyedia layanan transportasi menghadapi tantangan penting dalam menentukan arah investasi strategis antara penggunaan bus listrik atau bus konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan investasi kedua jenis bus dengan menggunakan pendekatan ekonomi teknik selama periode tujuh tahun. Analisis dilakukan berdasarkan empat indikator utama, yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, dan Benefit Cost Ratio (BCR). Hasil studi menunjukkan bahwa bus konvensional memiliki NPV dan IRR yang lebih tinggi, di mana IRR mencapai 42% dan periode pengembalian (Payback Period) selama 2,62 tahun. Sebaliknya, bus listrik menunjukkan IRR yang lebih rendah dengan periode pengembalian selama 4,85 tahun. Nilai BCR untuk bus konvensional tercatat sebesar 1,93, sedangkan bus listrik memiliki nilai 1,64. Walaupun investasi awal bus listrik lebih besar, biaya operasional dan pemeliharaannya lebih rendah dibandingkan bus konvensional. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa kedua jenis bus secara finansial layak dijalankan karena waktu pengembaliannya masih dalam batas yang dapat diterima. PT. SYM dapat mempertimbangkan penggunaan bus listrik untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus berkontribusi pada sistem transportasi yang berkelanjutan.   Kata kunci : Bus listrik, bus konvensional, kelayakan investasi, NPV, IRR, Payback Period, Benefit Cost Ratio.
Pelatihan Google Sketchup  untuk Menggambar Produk Teknik berupa Clamp Bagi Siswa SMA Gutama Jakarta Timur W.Tedja Bhirawa; Nurwijayanti; Erwin Wijayanto; Darmawan Yulianto; Indramawan; Arie Rahmadi; M A Bintoro Dibyoseputro; Hari Moekti Wibowo; Basuki Arianto; Sungkono; Agus Sugiharto
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/yk37gs69

Abstract

Google SketchUp adalah perangkat lunak pemodelan 3D yang intuitif dan mudah digunakan, yang telah menjadi alat populer dalam berbagai bidang desain, termasuk dalam pembuatan gambar produk teknik. Penggunaan SketchUp dalam konteks ini memungkinkan para desainer dan insinyur untuk membuat model produk yang akurat dan realistis dengan cepat dan efisien. Melalui fitur-fitur seperti alat penggambaran geometris, kemampuan untuk membuat dan mengedit komponen, serta integrasi dengan plugin tambahan, SketchUp memungkinkan pengguna untuk membuat representasi visual dari konsep teknik yang kompleks. Selain itu, kemampuan SketchUp untuk mengekspor model dalam berbagai format file memfasilitasi integrasi dengan perangkat lunak CAD dan CAM yang lebih lanjut digunakan dalam proses manufaktur. Studi ini menyoroti manfaat penggunaan SketchUp dalam desain produk teknik, termasuk peningkatan kolaborasi antar tim, penurunan biaya prototyping melalui visualisasi digital, dan percepatan siklus desain. Meskipun SketchUp memiliki keterbatasan dalam hal detail teknis dibandingkan dengan perangkat lunak CAD yang lebih canggih, fleksibilitas dan kemudahan penggunaannya menjadikannya alat yang sangat berharga dalam tahap awal desain dan pengembangan produk teknik.   Google SketchUp is an intuitive and easy-to-use 3D modeling software that has become a popular tool in a variety of design fields, including the creation of engineering product drawings. The use of SketchUp in this context allows designers and engineers to create accurate and realistic product models quickly and efficiently. Through features such as geometric drawing tools, the ability to create and edit components, and integration with additional plugins, SketchUp allows users to create visual representations of complex engineering concepts. In addition, SketchUp's ability to export models in a variety of file formats facilitates integration with CAD and CAM software that is further used in the manufacturing process. This study highlights the benefits of using SketchUp in engineering product design, including increased collaboration between teams, reduced prototyping costs through digital visualization, and accelerated design cycles. Although SketchUp has limitations in terms of technical detail compared to more sophisticated CAD software, its flexibility and ease of use make it an invaluable tool in the early stages of engineering product design and development.
4. ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI JUMLAH CACAT PADA TUTUP BOTOL PLASTIK HERBISIDA MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROSES CONTROL (SPC) tedja; Ridwan; Budi Sumartono; Hari Moektiwibowo; Syamsunasir; Kurniawan; Tia Dikatama Tsania
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 4 No 3 (2025): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Ketiga
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v4i3.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengurangi tingkat cacat dan meningkatkan kualitas produk yang disebabkan oleh bahan daur ulang. PT. Dharma Guna Wibawa (DGW) tengah mengalami kendala kualitas kemasan botol plastik untuk produk Supremo. Cacat pada tutup botol, seperti bengkok, bocor, dan tidak pas, telah ditemukan. Cacat ini memengaruhi kualitas produk dan kepercayaan pelanggan. Penelitian ini menerapkan metode Statistical Process Control, yang melibatkan perangkat statistik untuk memantau dan mengendalikan kualitas proses produksi. Dalam penelitian ini, lembar periksa digunakan untuk mengumpulkan data produksi, bagan kendali digunakan untuk memantau stabilitas proses, dan histogram serta diagram Pareto digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis cacat. Selain itu, metode 5W+1H diterapkan untuk menentukan akar penyebab cacat dalam proses produksi. Kuantitas produksi harian, jenis cacat, dan penyebab utama cacat dievaluasi berdasarkan data yang terkumpul. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 775.000 botol yang diproduksi selama 30 hari, ditemukan 347 cacat, termasuk 117 kasus tutup botol bengkok, 115 kasus kebocoran, dan 113 kasus tutup botol tidak pas. Studi ini merekomendasikan perbaikan seperti kalibrasi mesin, peningkatan kualitas material, dan pelatihan operator untuk mengurangi tingkat cacat dan meningkatkan kualitas produk. Cacat ini terutama disebabkan oleh ketidakstabilan tekanan mesin penyegel dan kualitas material yang buruk.
PERANCANGAN ULANG KURSI KULIAH DENGAN METODE NORDIC BODY MAP UNTUK PERSENTIL TINGGI SEPTIAN, RYAN; ARIANTO, BASUKI; INDRAMAWAN, INDRAMAWAN; MOEKTIWIBOWO, HARI
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 12 No 1 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar di Teknik Industri Unsurya adalah kursi kuliah. Banyaknya keluhan mahasiswa yang dirasakan dalam penggunaan lama pada kursi yang digunakan sekarang diantaranya nyeri, pegal, kesemutan dan sakit pada anggota tubuhnya antara lain leher bagian atas, leher bagian bawah, punggung, pinggang ke belakang, pinggul ke belakang, pantat, dan pergelangan tangan kanan. Hal ini menunjukkan bahwa desain kursi kuliah belum sesuai dengan anthropometri pengguna sehingga kurang nyaman digunakan. Prosedur penelitian diawali dengan membagikan kuisioner keluhan dan keinginan mahasiswa Teknik Industri Unsurya yang dibagikan secara acak, membagikan kuesioner Nordic Body Map, melakukan identifikasi kursi kuliah yang digunakan saat ini untuk mengetahui kekurangan kursi kuliah, dan pengumpulan data anthropometri, yang kemudian diinterpretasikan menjadi kebutuhan pengguna. Hasil penelitian didapatkan rancangan kursi kuliah dengan desain yang baru yang memiliki kelebihan kursi bisa dilipat, alas menulis bisa dilipat, alas duduk dan sandaran punggung menggunakan material sape, adjustable dan bobot ringan. Kata Kunci : Ergonomi, Nordic Bodymap, Anthropometri
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN PENDEKATAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) REYALDI, FRANS; ARIANTO, BASUKI; MOEKTIWIBOWO, HARI; MANDAGIE, KAREL L.
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 12 No 1 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Galaxy Puspa Mega adalah perusahaan yang bergerak di bidang penerbit dan percetakan buku pelajaran dan buku referensi. Permasalahan yang sering dihadapi adalah sering kurangnya pengendaliaan persediaan bahan baku karena sering mengalami kelebihan atau kekurangan persediaan bahan baku. Tujuan penelitian adalah untuk membandingkan peramalan pemesanan bahan baku, perbandingan jumlah pemesanan bahan baku, frekuensi pemesanan, safety stock, reorder point dan total biaya persediaan bahan baku dengan metode EOQ terhadap kebijakan perusahaan selama ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan data perusahaan pada tahun 2018 dan juga menggunakan metode wawancara dengan pemilik. Teknik analisis data yang digunakan untuk melakukan peramalan pemesanan bahan baku adalah single exponential smoothing dan moving average, dan untuk menghitung persediaan bahan baku kertas yang optimal menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity). Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian yang dilakukan adalah pengendalian persediaan dengan metode EOQ dapat menghemat total biaya persediaan sebesar Rp 35,792,407 dari yang sebelumnya Rp 69,279,987 menjadi Rp 33,487,580. Penghematan biaya persediaan ini dapat menaikkan keuntungan perusahaan dan dapat membuat pengendalian persediaan menjadi lebih baik.Selanjutnya untuk mengatasi fluktuasi persediaan, maka ditentukan safety stock sebesar 2,456 Kg atau 5 roll bahan baku kertas. Hasil peramalan persediaan menggunakan moving average ternyata lebih kecil penyimpangannya daripada peramalan menggunakan single exponential smoothing. Kata kunci : EOQ, single exponential smoothing, metode moving average, safety stock, reorder point.
PERANCANGAN ULANG PLUG DOOR DALAM PESAWAT CRJ-200 Iskandar, Iskandar; Bhirawa, Waspada Tedja; indramawan, indramawan; Moektiwibowo, Hari
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol 12 No 2 (2023): JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan plug door pesawat bagi penumpang yang menggunakan nya dalam proses naik dan turun pesawat. agar dapat menggunakan alat tersebut dengan tingkat resiko kecelakaan yang rendah. Penelitian ini dilakukan berdasarkan data antropometri agar mendapatkan ukuran yang sesuai dengan rata-rata penumpang pesawat di indonesia, sehingga dapat lebih efisien dan nyaman dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan agar plug door pesawat lebih dapat dikendalikan oleh para teknisi, karena pada saat ini penggunaan haidrolik sudah menjadi salah satu alat yang dibutuhkan oleh setiap pekerjaan, oleh karena itu diciptakan dan dirancang bentuk alat yang lebih ergonomis agar pengguna lebih merasa aman dan nyaman saat menggunakannya. Penelitian ini dilakukan untuk membantu penumpang pada proses naik dan turun pesawat. Hidrolik menjadi alat yang menarik untuk dikembangkan dan diinonvasikan karena alat bantu kerja ini memiliki banyak fungsi dan kegunaaan pada bidang proses produksi sehingga banyak orang bahkan perusahaan bekerja berkaitan dengan Haidrolik.