Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Comprehensive Tools to Prevent Stunting Risks (CTP Stunting Risks) in South Kalimantan Firdaus, Syamsul; Prayogi, Bisepta; Marlinda, Evy; Setyowati, Anggi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v9i2.2693

Abstract

Stunting is a condition of chronic malnutrition in children under five. Indonesia is above the World Health Organization (WHO) standard of 20% (Riskesdas, 2018). Data from SSGI South Kalimantan Province in (2021) the prevalence of stunting is 30%, in (2022) the prevalence is 24.6% while the National National Target in (2023) is 14%. The purpose of the study was to produce a risk assessment instrument tool Comprehensive Tools to Prevent Stunting Risk (CTP Stunting Risks) and the relationship between factors that cause stunting. The research design of the assessment instrument through testing the factors that cause stunting is then explored with FGDs to perfect the CTP Stunting Risk instrument product. The total sample of 101 families. Based on the results, There is a relationship between stunting cases and the domain of maternal care, childcare and knowledge level with P Value = 0.000 while the family domestic factor is stated to have no relationship with P Value = 0.708. The instrument used needs to be modified and additional indicators based on the results of FGDs and the expansion of indicators of domestic family factors and the need for in-depth interviews with experts on stunting from various scientific disciplines and expert review of language.
Analisis Prinsip Responsibility dalam GCG terhadap Pembayaran Pajak FEBRIAN PUTRA, DESTIA; Rohmah, Ainur; Putri, Vita Nurlita; Setyowati, Anggi; Al Munawaroh, Nur Hidayah
Wallaby: Jurnal Manajemen, Bisnis & Akuntansi Vol 2 No 2 (2025): Wallaby: Jurnal Manajemen, Bisnis & Akuntansi
Publisher : Astha Grafika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65675/wlb.v2i2.135

Abstract

Penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di tingkat desa menjadi penting untuk memastikan tata kelola yang transparan, akuntabilitas, dan bertanggung jawab, terutama dalam pengelolaan keuangan dan kewajiban perpajakan. Namun, prinsip responsibility sebagai bentuk tanggung jawab fiskal aparat dan masyarakat desa seringkali terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip responsibility dalam GCG terhadap kewajiban perpajakan di Kampung Yaba Maru yang mengalami kendala keterlambatan pembayaran pajak secara berulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi kasus, wawancara mendalam, dan observasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan prinsip responsibility masih lemah akibat keterbatasan ekonomi masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani, kurangnya kesadaran fiskal, dan belum optimalnya sistem pengawasan internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor sosial ekonomi sangat memengaruhi kepatuhan pajak, dan prinsip responsibility belum menjadi kesadaran kolektif. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan model penerapan prinsip responsibility dalam GCG desa melalui pendekatan sistem pelaporan, sosialisasi berbasis hukum, dan indikator kuantitatif yang aplikatif untuk mendorong tata kelola pajak desa yang lebih baik.
Manajemen Nyeri Akut Post Kraniotomi melalui Teknik Relaksasi dalam Asuhan Keperawatan pada Sdr. Z Alfitri Akbar, Muhammad Rizqan; Setyowati, Anggi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8565

Abstract

Nyeri akut merupakan keluhan yang sering dialami pasien pasca kraniotomi dan dapat meningkatkan tekanan intrakranial serta mengganggu kenyamanan, pola tidur, dan aktivitas pasien. Kondisi ini memerlukan penatalaksanaan yang efektif dan aman tanpa mengganggu pemantauan neurologis. Upaya pendekatan yang dapat digunakan adalah terapi nonfarmakologis melalui teknik relaksasi. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknik slow deep breathing dan guided imagery dalam menurunkan skala nyeri pada pasien Sdr. Z post kraniotomi dengan cedera kepala sedang. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu pasien (Sdr. Z) yang dirawat di Ruang Nuri RSD Idaman Kota Banjarbaru. Pelaksanaan intervensi dilakukan selama tiga hari dengan pemberian latihan slow deep breathing selama 15 menit sebanyak lima kali sehari dan guided imagery selama 15 menit sebanyak satu kali sehari. Evaluasi tingkat nyeri dilakukan setiap hari menggunakan Numeric Rating Scale. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri secara bertahap dari skala 6 (nyeri sedang) pada saat pengkajian awal menjadi skala 3 (nyeri ringan) pada hari ketiga setelah intervensi. Selain itu, pasien mampu memahami dan mempraktikkan kembali teknik relaksasi secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik slow deep breathing dan guided imagery dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan mudah diterapkan sebagai bagian dari manajemen nyeri komprehensif pada pasien post kraniotomi.