Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

REVIEW: PEMANFAATAN FERMENTASI TEPUNG TANAMAN AZOLLA (Azolla microphylla) TERHADAP PERFORMA PADA PAKAN UNGGAS: Review: Utilization of Azolla Flour Fermentation (Azolla microphylla) in Poultry Feed Performance Achmadi, Puspita Cahya; Rinca, Korbinianus Feribertus; Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Luju, Maria Tarsisia; Gultom, Roselin
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 1 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i1.1230

Abstract

Azolla microphylla merupakan tanaman paku air yang banyak ditemukan di atas permukaan air dan banyak ditemukan ditemukan pada lahan persawahan di Indonesia. Tanaman Azolla microphylla banyak dianggap sebagai gulma sehingga tidak dimanfaatkan secara maksimal dan Sebagian tanaman digunakan sebagai pupuk. Potensi produksi Azolla microphylla cukup baik dengan memiliki karakter pertumbuhan yang cepat. Pemanfaatan tepung Azolla microphylla tidak hanya sebagai pupuk, tetapi mulai dikembangkan sebagai salah satu sumber bahan pakan ternak, termasuk unggas. Azolla microphylla kaya dengan protein, serta mengandung asam amino. Analisis kimia Azolla microphylla 80,53%, protein kasar 24,06%, serat kasar 13,44%, lemak kasar 3,27%, abu 19,47%, BETN 37,71%. Azolla microphylla umumnya mengandung keterbatasan dalam protein dan memiliki serat kasar yang cukup tinggi sehingga memerlukan pengolahan teknologi yaitu fermentasi yang bertujuan untuk meningkatkan daya cerna dan efisiensi pakan serta kadar air tinggi. Tanaman azolla dimanfaatakan sebagai salah satu terobosan bahan pakan yang digunakan bagi ternak unggas. Pemanfaatan tepung azolla terfermentasi sebanyak 5-10% memiliki manfaat terhadap performa produksi meliputi konsumsi, pertumbuhan bobot badan (PBB) dan konversi pakan pada ternak unggas broiler, petelur, dan itik.   Kata kunci: Azolla microphyla, manfaat, analisis kimia, ternak unggas
IDENTIFIKASI CEMARAN ESCHERICIA COLI DAN PERHITUNGAN NILAI MOST PROBABLE NUMBER PADA DAGING BABI DI PASAR PUNI NUSA TENGGARA TIMUR: Identification of Eschericia Coli Contamination and Calculation of Most Probable Number Value in Pork Meat at Puni Market East Nusa Tenggara Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Rinca, Korbinianus Feribertus; Achmadi, Puspita Cahya; Luju, Maria Tarsisia; Gultom, Roselin
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1617

Abstract

Daging babi di kota Ruteng terbilang mudah ditemukan karena selalu digunakan dalam setiap acara masyarakat Manggarai. Karena itu, daging babi banyak diperdagangkan di pasar-pasar tradisional, salah satunya adalah Pasar Puni. Akan tetapi, pasar tradisional di kota Ruteng sanitasinya masih buruk, begitupun dengan penanganan daging babi oleh para pedagang. Kondisi ini memungkinkan tumbuhnya bakteri pathogen, salah satunya Eschericia coli. Tujuan identifikasi adalah untuk mengetahui adanya cemaran Eschericia coli pada daging babi segar di pasar Puni Ruteng. Penelitian ini dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Identifikasi dilakukan terhadap enam sampel daging babi melalui penanaman pada media EMBA, uji IMViC (uji SIM, uji MRVP, uji SCA) dan perhitungan Most Probable Number (MPN). Hasil identifikasi menunjukkan keenam sampel daging babi positif Escherichia coli. Nilai MPN keenam sampel melebihi ambang batas maksimum cemaran Eschericia coli. Hasil-hasil tersebut mengkonfirmasi bahwa adanya cemaran Eschericia coli pada daging babi segar yang dijual di Pasar Puni.   Kata kunci: Escherichia coli, daging babi, cemaran, Pasar Puni, MPN
MTL Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Recording sebagai Dasar Peningkatan Manajemen Pemeliharaan Ternak Babi bagi Peternak di Kecamatan Kuwus, NTT Luju, Maria Tarsisia; Gultom, Roselin; Feribertus Rinca, Korbinianus; Maria Febrizki Bollyn, Yohana; Yudi Febriandi Dapang, Klaudius
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 3 (2024): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v9i3.4999

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat peternak babi di Kecamatan Kuwus ini dilakukan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2022 yang lalu tentang Pamanfaatan Recording untuk Meningkatkan Manajemen Pemeliharaan Ternak Babi. Melalui hasil penelitian tersebut, diketahui bahwa hampir seluruh masyarakat peternak babi yang ada di wilayah Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat, tidak pernah melakukan pencatatan terkait manejemen pemeliharaan ternak babi. Hal ini menjadi sesuatu yang sangat memprihatinkan karena catatan produktivitas ternak seharusnya penting diadakan untuk bisa meninjau perkembangan produktivitas ternak dan mengevaluasi manajemen pemeliharaan yang sudah dijalankan selama ini. Setelah kegiatan pengabdian ini selesai, masayarakat peternak diharapkan dapat secara mandiri dan kontinyu melakukan pencatatan terhadap produktivitas ternak yang mereka pelihara. Selanjutnya, tim pengabdian akan bekerja  sama dengan dokter hewan di Kecamatan Kuwus untuk terus berkolaborasi dan tak jemu memperhatikan pencatatan atau rekording yang dilakukan oleh masyarakat peternak di Kecamatan Kuwus.
In-vitro evaluation of silage production using banana waste and sweet potato plant Gultom, Roselin; Maria Nali, Anna; Jehanu, Angelus; Windiatma Gandi, Prisilia; Nelson Bernard, Severinus
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v8i1.4987

Abstract

Banana stems and peels (Musa paradisiaca. Val), and sweet potato plants (Ipomoea batatas) are agricultural waste that can be used as animal feed to be processed into silage through a fermentation process. This study was conducted to evaluate the physical and chemical quality of silage. The physical quality examination includes aroma, color, texture, and fungal contamination levels. In comparison, chemical quality measurements include pH value, dry matter content, and score fleigh (SF). The design of this study used a Completely Randomized Design with 4 treatments and 5 replications. The treatments include, P1: 100% banana stems; P2: 100% sweet potato; P3: 50% banana stems + 50% banana peel; and P4: 50% sweet potato + 50% banana peel. The results of this study did not have a significant effect (P>0.05) on the physical and chemical quality of silage. The physical quality of silage was identified as being paler in color than the original feed ingredients, had a sour aroma, and no fungi were detected. The physical quality of the silage from banana stems, sweet potato plants, a combination of banana stems and banana peels, and a combination of sweet potato plants and banana peels showed equally good quality. However, the chemical quality of the silage produced did not meet the standards of good silage in terms of dry matter content (28.74-29.1%), pH value (5.9-5.6), and score fleigh (26.48-39.2).
Identifikasi Cemaran Eschericia coli pada Daging Babi Segar di Pasar Ruteng, Nusa Tenggara Timur Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Gultom, Roselin; Luju, Maria Tarsisia; Rinca, Korbianus Feribertus; Achmadi, Puspita Cahya
AGRIEKSTENSIA Vol 22 No 2 (2023): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v22i2.2740

Abstract

Pork is a source of animal protein and the main food ingredient which is always provided in every religious, customary and social activity in East Nusa Tenggara and Manggarai in particular. In Manggarai, pork is traded in many traditional and modern markets, one of which is the Ruteng market. Pork in the Ruteng market is sold in an open place with a location that is not guaranteed for cleanliness so that it can cause bacteria to thrive. One of the microorganisms that can contaminate pork is Escherichia coli. This study aims to identify E. coli contamination in fresh pork sold in the Ruteng market. This research was analyzed with a quantitative descriptive approach. Identification was carried out on 6 samples of pork through planting on EMBA media as an E. coli confirmation test and IMViC test which consisted of SIM test, MRVP test and SCA test. The identification results showed that the six pork samples were positive for Escherichia coli. These results confirm that there is contamination of E. coli bacteria in fresh pork sold at Ruteng Market, East Nusa Tenggara.
Mengajarkan Kemandirian Peternak: Pendampingan Peternak dalam Pembuatan Pakan Lengkap untuk Ayam Kampung di Desa Sita, Kabupaten Manggarai Timur Gultom, Roselin; Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Luju, Maria Tarsisia; Utama, Wigbertus Gaut; Rinca, Korbinianus Feribertus; Karlina, Maria Aprilia Ade
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3493

Abstract

Sebagian besar penduduk Desa Sita, Kabupaten Manggarai Timur, mengandalkan peternakan ayam kampung sebagai sumber pendapatan dan ketahanan pangan. Namun, peternak menghadapi kendala dalam penyediaan pakan berkualitas akibat keterbatasan akses, tingginya biaya pakan komersial, serta minimnya pengetahuan tentang formulasi pakan yang tepat. Untuk mengatasi masalah ini, Program Studi Peternakan Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan tujuan meningkatkan keterampilan peternak dalam memproduksi pakan berkualitas menggunakan bahan lokal seperti jagung, dedak padi, tepung ikan, dan bungkil kelapa. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peternak setempat dan berlangsung selama satu hari pada 31 Mei 2024 di Kantor Desa Sita. Metode yang diterapkan meliputi penyuluhan teori, demonstrasi pembuatan pakan, serta pendampingan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peternak sebesar 38,88%, yang berdampak pada peningkatan produktivitas ternak, efisiensi biaya produksi, serta kemandirian ekonomi rumah tangga di Desa Sita. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam keberlanjutan sektor peternakan pedesaan melalui kemandirian dalam produksi pakan ternak.
Potential Nutrient Content of Pig Feed at various Production Phases in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara Gultom, Roselin; Rinca, Korbinianus Feribertus; Luju, Maria Tarsisia; Bollyn, Maria Febrizki
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 26 No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.26.2.60-64.2024

Abstract

Pakan babi yang seimbang mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan ternak dengan proporsi yang tepat. Nutrisi ternak yang sudah terpenuhi di seluruh fase produksi, produksi yang dihasilkan akan mempunyai kualitas dan kuantitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi pakan babi pada berbagai fase produksi berdasarkan hasil analisa kandungan nutrisi pakan babi di berbagai fase produksi. Sampel pakan babi di peroleh dari PT Rembu Tedeng Trinusa, Nusa Tenggara Timur. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu Kadar Air (KA), Abu, Protein Kasar (PK), Lemak Kasar (LK), dan Serat kasar (SK). Data penelitian yang diperoleh, dianalisa dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil analisa menunjukkan semua pakan yang dianalisa mengandung PK rebih rendah dibandingkan dengan SNI 2006 tentang Pakan Babi. Sementara kandungan KA, LK, SK pakan sudah sesuai dengan kebutuhan ternak babi di semua fase produksi.
Evaluasi Penambahan Buah Pare (Momordica Charantia) Pada Pakan Terhadap Penampilan Produksi Ayam Pedaging Gultom, Roselin; Sjofjan, Osfar; Sudjarwo, Edhy
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 1 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2022.023.01.1

Abstract

Buah Pare merupakan salah satu tumbuhan dengan banyak manfaat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penambahan tepung buah pare (Momordica charantia) pakan terhadap penampilan produksi ayam pedaging. Penelitian ini merupakan penelitian percobaan lapang pada 150 ekor ayam pedaging, dengan menggunakan 6 perlakuan (P0: Pakan basal + antibiotik Zink bacitracin; P1: Pakan basal + 0% tepung Buah Pare; P2: Pakan basal + 0.25% Tepung Buah Pare; P3: Pakan basal + 0.5% Tepung Buah Pare; P4: Pakan basal + 0.75% Tepung Buah Pare; P5: Pakan basal + 1% Tepung Buah Pare) dan 5 ulangan. Setiap unit percobaan terdiri dari 5 ekor ayam pedaging unsex strain Lohmann. Evaluasi pada penelitian dilakukan berdasarkan konsumsi pakan, Pertambahan Bobot Badan, Konversi Pakan, Income Over Feed Cost (IOFC), dan Indeks Produksi ayam pedaging. Penambahan tepung buah pare tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi, konversi pakan, deplesi, indeks produksi, dan IOFC ayam pedaging, namun memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertambahan bobot badan (P<0.05). Penambahan 0.5% tepung buah pare pada pakan menghasilkan konversi pakan dan IOFC terbaik.
PENGUATAN KETERAMPILAN SISWA SMK PETERNAKAN, KABUPATEN MANGGARAI DALAM PENYUSUNAN PAKAN TERNAK MELALUI METODE PEARSON SQUARE Roselin Gultom; Hendrikus Demon Tukan; Maria Tarsisia Luju; Maria Aprilia Ade Karlina; Aleksius Arwandi Jeramat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33481

Abstract

Abstrak: Pelatihan formulasi pakan berbasis metode Pearson Square dilakukan untuk meningkatkan kapasitas siswa SMK Peternakan Manggarai dalam menyusun ransum seimbang menggunakan bahan pakan lokal. Masalah yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman nutrisi ternak dan rendahnya keterampilan praktis formulasi pakan. Kegiatan melibatkan 40 siswa dengan metode demonstratif-partisipatif, mencakup teori, diskusi, latihan, proyek ransum, dan evaluasi pre-test serta post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dari 43,3% menjadi 90%, dengan kemampuan kreatif dalam memanfaatkan bahan lokal seperti jagung, dedak, dan tepung ikan. Pelatihan ini efektif mendukung penguatan keterampilan praktis siswa serta optimalisasi sumber daya pakan lokal, sehingga berkontribusi pada ketahanan pakan dan peningkatan kapasitas calon praktisi peternakan.Abstract: A Pearson Square-based feed formulation training was conducted to enhance the capacity of vocational high school students in Manggarai to prepare balanced rations using local feed resources. The main challenges included a limited understanding of animal nutrition and low practical feed formulation skills. The program involved 40 students using a demonstrative-participatory method, including theory, discussion, exercises, project-based ration preparation, and pre- and post-test evaluation. Results showed an improvement in student knowledge and skills from 43.3% to 90%, with creative utilization of local ingredients such as corn, rice bran, and fish meal. This training effectively strengthened practical skills and optimized local feed resources, contributing to feed security and the capacity development of future livestock practitioners.
SOSIALISASI MANAJEMEN KESEHATAN DAN PENYAKIT PADA TERNAK BABI Nugraha, Elisabeth Yulia; Rinca, Korbinianus Feribertus; Luju, Maria Tarsisia; Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Gultom, Roselin; Jeramat, Aleksius Arwandi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26749

Abstract

Abstrak: Sejak zaman nenek moyang, sebagaian besar penduduk Desa Golo Wua bermata pencaharian petani dan peternak dengan latar belakang tingkat pendidikan yang bervariasi. Minimnya pendidikan formal dan non formal di bidang manajemen kesehatan ternak membuat peternak mengalami kerugian ekonomi yang cukup besar. Kolaborasi antara enam orang dosen, sembilan orang mahasiswa, Kepala Desa Golo Wua, Ketua Adat, dan empat puluh lima peternak babi yang berada di Desa Golo Wua bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak babi dalam manajemen kesehatan ternak. Kegiatan ini dimulai dengan survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan peternak melalui metode wawancara kepada pemangku kepentingann di Desa Golo Wua. Hasil wawancara tersebut kemudian menjadi dasar dalam penyusunan materi dan modul pelatihan. Pelatihan dilakukan dengan metode partisipatif yang diawali dengan pemberian teori dan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan yang berfokus pada pencegahan penyakit dan kebersihan kandang. Sistem evaluasi menggunakan pretest dan postest untuk menilai efektivitas kegiatan pengabdian. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan praktik peternak terkait manajemen kesehatan ternak babi dari 53% menjadi 84%. Abstract: Since ancient times, most residents of Golo Wua Village have worked as farmers and livestock breeders, with varying levels of educational backgrounds. Limited formal and informal education in livestock health management has led to significant economic losses for livestock farmers. A collaboration between six lecturers, nine students, the Head of Golo Wua Village, the Traditional Leader, and thirty pig farmers in Golo Wua Village aims to improve the knowledge and skills of pig farmers in livestock health management. This activity began with an initial survey to identify the needs and challenges of farmers through interviews with key stakeholders in Golo Wua Village. The interview results then formed the basis for developing training materials and modules. The training was conducted using a participatory method, beginning with theoretical sessions followed by hands-on practice in the field, focusing on disease prevention and pen hygiene. The evaluation system employed pre-tests and post-tests to assess the effectiveness of this outreach activity. Evaluation results indicated a significant increase in farmers' understanding and practices related to pig health management, from 53% to 84%.