Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

REVIEW: PEMANFAATAN FERMENTASI TEPUNG TANAMAN AZOLLA (Azolla microphylla) TERHADAP PERFORMA PADA PAKAN UNGGAS: Review: Utilization of Azolla Flour Fermentation (Azolla microphylla) in Poultry Feed Performance Achmadi, Puspita Cahya; Rinca, Korbinianus Feribertus; Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Luju, Maria Tarsisia; Gultom, Roselin
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 1 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i1.1230

Abstract

Azolla microphylla merupakan tanaman paku air yang banyak ditemukan di atas permukaan air dan banyak ditemukan ditemukan pada lahan persawahan di Indonesia. Tanaman Azolla microphylla banyak dianggap sebagai gulma sehingga tidak dimanfaatkan secara maksimal dan Sebagian tanaman digunakan sebagai pupuk. Potensi produksi Azolla microphylla cukup baik dengan memiliki karakter pertumbuhan yang cepat. Pemanfaatan tepung Azolla microphylla tidak hanya sebagai pupuk, tetapi mulai dikembangkan sebagai salah satu sumber bahan pakan ternak, termasuk unggas. Azolla microphylla kaya dengan protein, serta mengandung asam amino. Analisis kimia Azolla microphylla 80,53%, protein kasar 24,06%, serat kasar 13,44%, lemak kasar 3,27%, abu 19,47%, BETN 37,71%. Azolla microphylla umumnya mengandung keterbatasan dalam protein dan memiliki serat kasar yang cukup tinggi sehingga memerlukan pengolahan teknologi yaitu fermentasi yang bertujuan untuk meningkatkan daya cerna dan efisiensi pakan serta kadar air tinggi. Tanaman azolla dimanfaatakan sebagai salah satu terobosan bahan pakan yang digunakan bagi ternak unggas. Pemanfaatan tepung azolla terfermentasi sebanyak 5-10% memiliki manfaat terhadap performa produksi meliputi konsumsi, pertumbuhan bobot badan (PBB) dan konversi pakan pada ternak unggas broiler, petelur, dan itik.   Kata kunci: Azolla microphyla, manfaat, analisis kimia, ternak unggas
IDENTIFIKASI CEMARAN ESCHERICIA COLI DAN PERHITUNGAN NILAI MOST PROBABLE NUMBER PADA DAGING BABI DI PASAR PUNI NUSA TENGGARA TIMUR: Identification of Eschericia Coli Contamination and Calculation of Most Probable Number Value in Pork Meat at Puni Market East Nusa Tenggara Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Rinca, Korbinianus Feribertus; Achmadi, Puspita Cahya; Luju, Maria Tarsisia; Gultom, Roselin
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1617

Abstract

Daging babi di kota Ruteng terbilang mudah ditemukan karena selalu digunakan dalam setiap acara masyarakat Manggarai. Karena itu, daging babi banyak diperdagangkan di pasar-pasar tradisional, salah satunya adalah Pasar Puni. Akan tetapi, pasar tradisional di kota Ruteng sanitasinya masih buruk, begitupun dengan penanganan daging babi oleh para pedagang. Kondisi ini memungkinkan tumbuhnya bakteri pathogen, salah satunya Eschericia coli. Tujuan identifikasi adalah untuk mengetahui adanya cemaran Eschericia coli pada daging babi segar di pasar Puni Ruteng. Penelitian ini dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Identifikasi dilakukan terhadap enam sampel daging babi melalui penanaman pada media EMBA, uji IMViC (uji SIM, uji MRVP, uji SCA) dan perhitungan Most Probable Number (MPN). Hasil identifikasi menunjukkan keenam sampel daging babi positif Escherichia coli. Nilai MPN keenam sampel melebihi ambang batas maksimum cemaran Eschericia coli. Hasil-hasil tersebut mengkonfirmasi bahwa adanya cemaran Eschericia coli pada daging babi segar yang dijual di Pasar Puni.   Kata kunci: Escherichia coli, daging babi, cemaran, Pasar Puni, MPN
EDUKASI MASYARAKAT MENGENAI MANAJEMEN PRA DAN PASCA PARTUS PADA BABI Yohana Maria Febrizki Bollyn; Korbinianus Feribertus Rinca; Roselin Gultom; Maria Tarsisia Luju; Puspita Cahya Achmadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24283

Abstract

Abstrak: Pengetahuan yang baik tentang manajemen dalam beternak babi sangat penting untuk keberhasilan usaha peternakan babi. Tanpa pemahaman yang cukup tentang praktik manajemen yang benar, peternak mungkin menghadapi masalah kesehatan hewan dan rendahnya produktivitas. Salah satunya adalah manajemen pra dan pasca partus pada ternak babi. Masyarakat peternak babi di Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong dihadapi oleh permasalahan praktik manajemen pra dan pasca partus pada babi yang buruk akibat kurangnya pengetahuan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mitra sasaran yakni para peternak babi di Kelurahan Pitak yang berjumlah 20 orang mengenai manajemen pra dan pasca partus pada ternak babi, meningkatkan produktivitas ternak babi para peternak di Kelurahan Pitak dan memperbaiki pendapatan masyarakat dari usaha ternak babinya. Metode yang diterapkan adalah metode observasi, edukasi dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan menerapkan metode pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan hanya 25% peternak yang mengetahui dan memahami tentang manajemen pra dan pasca partus pada ternak babi. Setelah mendapatkan edukasi dan diskusi interaktif dengan narasumber, pengetahuan dan pemahaman peserta meningkat sampai di angka 75%. Output kegiatan menunjukkan adanya peningkatan wawasan dan pemahaman peternak mengenai manajemen pra dan pasca partus pada ternak babi. Edukasi manajemen pra dan pasca partus menjadi kebutuhan penting karena berdampak langsung pada aspek kesehatan, produksi dan ekonomi bagi peternak dan ternak itu sendiri. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memperbaiki produktivitas ternak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara ekonomi.Abstract: Good knowledge of management in pig farming is crucial for the success of pig farming businesses. Without sufficient understanding of proper management practices, farmers may face animal health issues and low productivity. One important aspect is pre- and post-partum management in pigs. The pig farming community in Pitak Village, Langke Rembong District is confronted with poor pre- and post-partum management practices due to a lack of knowledge. This community service program aims to enhance the understanding and knowledge of the target partners, namely the 20 pig farmers in Pitak Village, regarding pre- and post-partum management in pigs, increase the productivity of their livestock, and improve the income of the community from pig farming. The methods used include observation, education, and evaluation. Evaluation is conducted through pre-tests and post-tests. The pre-test results showed that only 25% of farmers were aware of and understood pre- and post-partum management in pigs. After receiving education and engaging in interactive discussions with resource persons, the knowledge and understanding of the participants increased to 75%. The output of the activities indicates an improvement in the farmers' knowledge and understanding of pre- and post-partum management in pigs. Education on pre- and post-partum management is essential as it directly impacts the health, production, and economy of both the farmers and the livestock. This initiative is expected to improve livestock productivity and enhance the economic welfare of the community.
MTL Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Recording sebagai Dasar Peningkatan Manajemen Pemeliharaan Ternak Babi bagi Peternak di Kecamatan Kuwus, NTT Luju, Maria Tarsisia; Gultom, Roselin; Feribertus Rinca, Korbinianus; Maria Febrizki Bollyn, Yohana; Yudi Febriandi Dapang, Klaudius
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 3 (2024): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v9i3.4999

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat peternak babi di Kecamatan Kuwus ini dilakukan berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2022 yang lalu tentang Pamanfaatan Recording untuk Meningkatkan Manajemen Pemeliharaan Ternak Babi. Melalui hasil penelitian tersebut, diketahui bahwa hampir seluruh masyarakat peternak babi yang ada di wilayah Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat, tidak pernah melakukan pencatatan terkait manejemen pemeliharaan ternak babi. Hal ini menjadi sesuatu yang sangat memprihatinkan karena catatan produktivitas ternak seharusnya penting diadakan untuk bisa meninjau perkembangan produktivitas ternak dan mengevaluasi manajemen pemeliharaan yang sudah dijalankan selama ini. Setelah kegiatan pengabdian ini selesai, masayarakat peternak diharapkan dapat secara mandiri dan kontinyu melakukan pencatatan terhadap produktivitas ternak yang mereka pelihara. Selanjutnya, tim pengabdian akan bekerja  sama dengan dokter hewan di Kecamatan Kuwus untuk terus berkolaborasi dan tak jemu memperhatikan pencatatan atau rekording yang dilakukan oleh masyarakat peternak di Kecamatan Kuwus.
In-vitro evaluation of silage production using banana waste and sweet potato plant Gultom, Roselin; Maria Nali, Anna; Jehanu, Angelus; Windiatma Gandi, Prisilia; Nelson Bernard, Severinus
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v8i1.4987

Abstract

Banana stems and peels (Musa paradisiaca. Val), and sweet potato plants (Ipomoea batatas) are agricultural waste that can be used as animal feed to be processed into silage through a fermentation process. This study was conducted to evaluate the physical and chemical quality of silage. The physical quality examination includes aroma, color, texture, and fungal contamination levels. In comparison, chemical quality measurements include pH value, dry matter content, and score fleigh (SF). The design of this study used a Completely Randomized Design with 4 treatments and 5 replications. The treatments include, P1: 100% banana stems; P2: 100% sweet potato; P3: 50% banana stems + 50% banana peel; and P4: 50% sweet potato + 50% banana peel. The results of this study did not have a significant effect (P>0.05) on the physical and chemical quality of silage. The physical quality of silage was identified as being paler in color than the original feed ingredients, had a sour aroma, and no fungi were detected. The physical quality of the silage from banana stems, sweet potato plants, a combination of banana stems and banana peels, and a combination of sweet potato plants and banana peels showed equally good quality. However, the chemical quality of the silage produced did not meet the standards of good silage in terms of dry matter content (28.74-29.1%), pH value (5.9-5.6), and score fleigh (26.48-39.2).
Identifikasi Cemaran Eschericia coli pada Daging Babi Segar di Pasar Ruteng, Nusa Tenggara Timur Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Gultom, Roselin; Luju, Maria Tarsisia; Rinca, Korbianus Feribertus; Achmadi, Puspita Cahya
AGRIEKSTENSIA Vol 22 No 2 (2023): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v22i2.2740

Abstract

Pork is a source of animal protein and the main food ingredient which is always provided in every religious, customary and social activity in East Nusa Tenggara and Manggarai in particular. In Manggarai, pork is traded in many traditional and modern markets, one of which is the Ruteng market. Pork in the Ruteng market is sold in an open place with a location that is not guaranteed for cleanliness so that it can cause bacteria to thrive. One of the microorganisms that can contaminate pork is Escherichia coli. This study aims to identify E. coli contamination in fresh pork sold in the Ruteng market. This research was analyzed with a quantitative descriptive approach. Identification was carried out on 6 samples of pork through planting on EMBA media as an E. coli confirmation test and IMViC test which consisted of SIM test, MRVP test and SCA test. The identification results showed that the six pork samples were positive for Escherichia coli. These results confirm that there is contamination of E. coli bacteria in fresh pork sold at Ruteng Market, East Nusa Tenggara.
SOSIALISASI MANAJEMEN KESEHATAN DAN PENYAKIT PADA TERNAK BABI Elisabeth Yulia Nugraha; Korbinianus Feribertus Rinca; Maria Tarsisia Luju; Yohana Maria Febrizki Bollyn; Roselin Gultom; Aleksius Arwandi Jeramat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26749

Abstract

Abstrak: Sejak zaman nenek moyang, sebagaian besar penduduk Desa Golo Wua bermata pencaharian petani dan peternak dengan latar belakang tingkat pendidikan yang bervariasi. Minimnya pendidikan formal dan non formal di bidang manajemen kesehatan ternak membuat peternak mengalami kerugian ekonomi yang cukup besar. Kolaborasi antara enam orang dosen, sembilan orang mahasiswa, Kepala Desa Golo Wua, Ketua Adat, dan empat puluh lima peternak babi yang berada di Desa Golo Wua bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak babi dalam manajemen kesehatan ternak. Kegiatan ini dimulai dengan survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan peternak melalui metode wawancara kepada pemangku kepentingann di Desa Golo Wua. Hasil wawancara tersebut kemudian menjadi dasar dalam penyusunan materi dan modul pelatihan. Pelatihan dilakukan dengan metode partisipatif yang diawali dengan pemberian teori dan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan yang berfokus pada pencegahan penyakit dan kebersihan kandang. Sistem evaluasi menggunakan pretest dan postest untuk menilai efektivitas kegiatan pengabdian. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan praktik peternak terkait manajemen kesehatan ternak babi dari 53% menjadi 84%. Abstract: Since ancient times, most residents of Golo Wua Village have worked as farmers and livestock breeders, with varying levels of educational backgrounds. Limited formal and informal education in livestock health management has led to significant economic losses for livestock farmers. A collaboration between six lecturers, nine students, the Head of Golo Wua Village, the Traditional Leader, and thirty pig farmers in Golo Wua Village aims to improve the knowledge and skills of pig farmers in livestock health management. This activity began with an initial survey to identify the needs and challenges of farmers through interviews with key stakeholders in Golo Wua Village. The interview results then formed the basis for developing training materials and modules. The training was conducted using a participatory method, beginning with theoretical sessions followed by hands-on practice in the field, focusing on disease prevention and pen hygiene. The evaluation system employed pre-tests and post-tests to assess the effectiveness of this outreach activity. Evaluation results indicated a significant increase in farmers' understanding and practices related to pig health management, from 53% to 84%.
Mengajarkan Kemandirian Peternak: Pendampingan Peternak dalam Pembuatan Pakan Lengkap untuk Ayam Kampung di Desa Sita, Kabupaten Manggarai Timur Gultom, Roselin; Bollyn, Yohana Maria Febrizki; Luju, Maria Tarsisia; Utama, Wigbertus Gaut; Rinca, Korbinianus Feribertus; Karlina, Maria Aprilia Ade
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3493

Abstract

Sebagian besar penduduk Desa Sita, Kabupaten Manggarai Timur, mengandalkan peternakan ayam kampung sebagai sumber pendapatan dan ketahanan pangan. Namun, peternak menghadapi kendala dalam penyediaan pakan berkualitas akibat keterbatasan akses, tingginya biaya pakan komersial, serta minimnya pengetahuan tentang formulasi pakan yang tepat. Untuk mengatasi masalah ini, Program Studi Peternakan Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan tujuan meningkatkan keterampilan peternak dalam memproduksi pakan berkualitas menggunakan bahan lokal seperti jagung, dedak padi, tepung ikan, dan bungkil kelapa. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peternak setempat dan berlangsung selama satu hari pada 31 Mei 2024 di Kantor Desa Sita. Metode yang diterapkan meliputi penyuluhan teori, demonstrasi pembuatan pakan, serta pendampingan praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peternak sebesar 38,88%, yang berdampak pada peningkatan produktivitas ternak, efisiensi biaya produksi, serta kemandirian ekonomi rumah tangga di Desa Sita. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam keberlanjutan sektor peternakan pedesaan melalui kemandirian dalam produksi pakan ternak.
Potential Nutrient Content of Pig Feed at various Production Phases in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara Gultom, Roselin; Rinca, Korbinianus Feribertus; Luju, Maria Tarsisia; Bollyn, Maria Febrizki
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 26 No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.26.2.60-64.2024

Abstract

Pakan babi yang seimbang mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan ternak dengan proporsi yang tepat. Nutrisi ternak yang sudah terpenuhi di seluruh fase produksi, produksi yang dihasilkan akan mempunyai kualitas dan kuantitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi pakan babi pada berbagai fase produksi berdasarkan hasil analisa kandungan nutrisi pakan babi di berbagai fase produksi. Sampel pakan babi di peroleh dari PT Rembu Tedeng Trinusa, Nusa Tenggara Timur. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu Kadar Air (KA), Abu, Protein Kasar (PK), Lemak Kasar (LK), dan Serat kasar (SK). Data penelitian yang diperoleh, dianalisa dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil analisa menunjukkan semua pakan yang dianalisa mengandung PK rebih rendah dibandingkan dengan SNI 2006 tentang Pakan Babi. Sementara kandungan KA, LK, SK pakan sudah sesuai dengan kebutuhan ternak babi di semua fase produksi.
Evaluasi Penambahan Buah Pare (Momordica Charantia) Pada Pakan Terhadap Penampilan Produksi Ayam Pedaging Gultom, Roselin; Sjofjan, Osfar; Sudjarwo, Edhy
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 1 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2022.023.01.1

Abstract

Buah Pare merupakan salah satu tumbuhan dengan banyak manfaat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penambahan tepung buah pare (Momordica charantia) pakan terhadap penampilan produksi ayam pedaging. Penelitian ini merupakan penelitian percobaan lapang pada 150 ekor ayam pedaging, dengan menggunakan 6 perlakuan (P0: Pakan basal + antibiotik Zink bacitracin; P1: Pakan basal + 0% tepung Buah Pare; P2: Pakan basal + 0.25% Tepung Buah Pare; P3: Pakan basal + 0.5% Tepung Buah Pare; P4: Pakan basal + 0.75% Tepung Buah Pare; P5: Pakan basal + 1% Tepung Buah Pare) dan 5 ulangan. Setiap unit percobaan terdiri dari 5 ekor ayam pedaging unsex strain Lohmann. Evaluasi pada penelitian dilakukan berdasarkan konsumsi pakan, Pertambahan Bobot Badan, Konversi Pakan, Income Over Feed Cost (IOFC), dan Indeks Produksi ayam pedaging. Penambahan tepung buah pare tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi, konversi pakan, deplesi, indeks produksi, dan IOFC ayam pedaging, namun memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertambahan bobot badan (P<0.05). Penambahan 0.5% tepung buah pare pada pakan menghasilkan konversi pakan dan IOFC terbaik.