Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN BUDIDAYA ANGGREK SECARA IN VITRO PADA KELOMPOK TANI ANGGREK “SANDERIANA” Wahyuni, Dwi Kusuma; Utami, Edy Setiti Wida; Hamidah, Hamidah; Purnobasuki, Hery; Junairiah, Junairiah
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 5 No 1 (2025): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v5i1.6924

Abstract

Indonesia sebagai negara megabiodiversitas mempunyai jenis-jenis anggrek yang melimpah. Pengambilan langsung dari alam membuat banyak jenis anggrek yang masuk dalam daftar CITES (Convention On International Trade In Endangered Species Of Wild Fauna and Flora), Apendiks 1. Salah satu upaya pelestarian anggrek adalah perbanyakan melalui metode kultur jaringan. Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga telah melakukan banyak penelitian tentang budidaya anggrek dengan kultur jaringan. Untuk menyebarluaskan hasil penelitian tersebut agar bermanfaat untuk masyarakat luas, telah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan budidaya anggrek untuk kelompok tani anggrek “Sanderiana” di Dadaprejo, Junrejo, Batu, Jawa timur yang berkerjasama dengan DD Orchid dan Taman Husada Graha Famili. Pelatihan difokuskan di Malang karena Malang merupakan sentra kegiatan pertanian anggrek nasional. Pelatihan budidaya nggrek juga difokuskan pada teknik kultur jaringan anggrek untuk anggrek langka sebagai upaya pelestarian dan juga untuk meningkatkan perekonomian petani anggrek. Kegiatan pelatihan dilakukan selama 6 bulan, meliputi tahap persiapan, pelatihan dan workshop, evaluasi 1 dan evalusi 2. Teknik budidaya yang dilakukan adalah budidaya kloning anggrek secara in vitro.
SOSIALISASI HASIL PENELITIAN STUDI ETNOMEDISIN DAN UJI AKTIVITAS ANTI-SARS-COV-2 Wahyuni, Dwi Kusuma; Pradana, Rizal Adistya Putra; Suhargo, Listiyani
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 3 No 2 (2023): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v3i2.5557

Abstract

Pandemi Covid-19 menuntut masyarakat di dunia untuk hidup sehat, hingga saat ini belum ada obat atau vaksin yang efektif untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19. Indonesia memiliki kearifan lokal untuk memanfaatkan tanaman sebagai alternatif pengobatan. Penggunaan tanaman sebagai pengobatan tradisional menjadi salah satu solusi hidup sehat di masa pandemi Covid-19. Tanaman memiliki banyak khasiat yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan sistem imun tubuh dan mencegah penyebaran Covid-19. Namun informasi tersebut masih banyak yang belum terdokumentasi dan menyebar kepada seluruh masyarakat dalam berbagai macam kalangan usia. Penelitian studi etnomedisin telah dilakukan untuk membantu mendokumentasikan dan memberikan informasi terkait manfaat tanaman yang ada di sekitar kita khususnya untuk pencegahan Covid-19. Metode yang digunakan adalah snowball sampling, hasil yang didapatkan adalah terdapat >100 jenis tanaman yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengobatan tradisional. Tanaman seperti jahe, kunyit, dan tempuyung memiliki potensi untuk mencegah penyebaran coronavirus. Hasil penelitian yang diperoleh disosialisasikan kepada masyarakat luas secara nasional melalui sarana zoom meeting.