Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Resiko Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Endang Wahyuningsih; Lilik Hartati; Wanda Dewi Puspita
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2.388

Abstract

Kejadian anemia di Dunia menduduki urutan ketiga dengan prevalensi anemia pada ibu hamil 74 %. Menurut WHO 40 % kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia dalam kehamilan (Musni, 2018). Berdasarkan data hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menyatakan bahwa di Indonesia sebesar 48,9% ibu hamil mengalami anemia. Sebanyak 84,6% anemia pada ibu hamil terjadi pada kelompok umur 15-24 tahun (Kemenkes, 2020). Data kasus anemia di ProvinsiJawa Tengah adalah 57,1 % dan anemia terbanyak pada ibu hamil TM III. Sedangan prevelensi anemia ibu hamil di Kabupaten Klaten sebesar 9.19 %. Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah dan ukuran sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin dibawah nilai batas normal (11 gr/dL), akibatnya dapa tmengganggu kapasitas darah untuk mengangkut oksigen ke sekitar tubuh. Anemia dalam kehamilan merupakan masalah nasional sebab mencerminkan nilai kesejahteraan social ekonomi masyarakat, juga pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Anemia kehamilan disebut ”potential danger to mother and child” (potensial membahayakan ibu dan anak), karena itulah anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan pada lini terdepan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui factor terjadinya anemia pada ibu hamil di puskesmas jatinom. Sampel dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Jatinom dengan Hb <11 gr% sebanyak 66 ibu hamil. Temuan Hasil penelitian tentang Kajian Anemia pada ibu hamil di puskesmas jatinom diperoleh bahwa anemia pada ibu hamil di sebabkan dari usia kehamilan dan pekerjaan ibu sendiri.
APLIKASI CHATBOT BERBASIS TELEGRAM UNTUK LAYANAN INFORMASI DAN AKADEMIK KAMPUS UNIVERSITAS MA’ARIF NAHDLATUL ULAMA KEBUMEN Prasojo, Bagus; Huda, Misbahul; Khasanah, Ida Naila; wahyuningsih, endang
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4013

Abstract

Tujuan dari proyek ini adalah untuk membuat dan menilai aplikasi chatbot untuk Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama di Kebumen yang menggunakan Telegram sebagai platform untuk menyampaikan layanan dan informasi akademik dengan cara baru. Chatbot adalah program komputer yang dapat menyimulasikan komunikasi manusia dan dapat disertakan dalam aplikasi perpesanan seperti Facebook Messenger, WhatsApp, atau Telegram. Untuk memenuhi kebutuhan informasi yang mendesak dan tepat baik dari masyarakat umum maupun civitas UMNU Kebumen , chatbot diprogram untuk secara otomatis menjawab pertanyaan pengguna. AI Markup Language adalah alat yang digunakan chatbot untuk mempelajari hal-hal baru. Pada saat yang sama, pendekatan Waterfall digunakan dalam penelitian ini. Segala macam data akademik tentang Universitas dapat diakses melalui basis pengetahuan chatbot, termasuk informasi tentang penerimaan maha siswa baru, biaya kuliah , lokasi fisik kampus, program studi yang tersedia, dan masih banyak lagi. Berdasarkan temuan pendekatan pengujian blackbox, kinerja aplikasi chatbot sempurna. Hasil User Acceptance Test (UAT) juga menunjukkan nilai yang baik yaitu mencapai nilai akurasi 88% . Berdasarkan hasil ini, tampaknya program chatbot menjawab pertanyaan yang dikirimkan pengguna menggunakan informasi yang telah dimasukkan sebelumnya.
Pengembangan Sistem Pendaftaran Siswa Baru Berbasis Website di SMK Al Falah Tambak Nurhayati; Endang Wahyuningsih
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 10 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v10i2.67208

Abstract

SMK Al Falah Tambak adalah sekolah swasta di Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas. Dalam proses pendaftaran SMK Al Falah Tambak yang masih manual, siswa harus datang sendiri untuk mengisi formulir dan menyerahkan berkas yang dibutuhkan. Selain memakan waktu yang lama, proses pendaftaran juga berisiko menghapus atau merusak data asli. Oleh karena itu, diperlukan sistem pendaftaran siswa baru berbasis website untuk meningkatkan efektivitas dan keberhasilan proses pendaftaran. Pengembangan website ini mengaplikasikan bahasa pemrograman PHP, database MySQL, dan metode waterfall. Hasil Black Box Testing adalah bahwa sistem ini berkinerja dengan baik pada setiap fungsi yang diuji. Nilai skor rata-rata SUS sebesar 77 diperoleh dari hasil pengujian terhadap 15 responden, yang menunjukkan bahwa skala nilai C, penilaian kata sifat BAIK, dan rentang penerimaan dapat diterima. Penerapan sistem ini dapat mempermudah proses pendaftaran, mengurangi kebutuhan tatap muka, dan meminimalkan kesalahan administrasi.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS NARASI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PEER TUTORING PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SUMBER HARTA Wahyuningsih, Endang
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 2 No. 2 (2022): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/-.v2i2.556

Abstract

Tujuan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis Teks Narasi melalui model pembelajaran Peer Tutoring pada siswa kelas VIII SMP Negeri Sumber Harta. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas meliputi pratindakan, Siklus I dan Siklus II. Pengumpulan data dengan teknik tes dan non-tes (Observasi). Pada hasil pratindakan diketahui hasil rata-rata nilai adalah 68,18 dengan ketuntasan klasikal 59,09%. Pada kegiatan siklus I diketahui rata-rata nilai adalah 74,09 Dengan ketuntasan klasikal 72,72%. Pada siklus II diketahui rata-rata nilai adalah 76,59 dengan ketuntasan klasikal 86,36%. Berdasarkan hasil rata-rata dikatahui peningkatan dari pratindakan ke siklus I adalah 5,91 sedangkan peningkatan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus I adalah 13,63%. Pada Siklus I ke siklus II diketahui peningkatan rata-rata nilai adalah 2,5 sedangkan ketuntasan mengalami peningkatan 13,64%. Selanjutnya peningkatan rata-rata nilai pratindakan ke siklus II adalah 8,41 Dengan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus II adalah 18,18%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran Peer tutoring kemampuan menulis teks narasi pada siswa kelas VIII SMP Negeri Sumber Harta dapat meningkat.
BIODIVERSITAS KUPU-KUPU (LEPIDOPTERA) DI KAWASAN CIINTANG,TAMAN NASIONAL UJUNG KULON, BANTEN Hasni Ruslan; Dwi Andayaningsih; Endang Wahyuningsih
Bioma Vol. 15 No. 1 (2019): Bioma
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.979 KB) | DOI: 10.21009/Bioma15(1).1

Abstract

ABSTRAK Penelitian mengenai kupu-ku di kawasan Cilintang Taman Nasional Ujung Kulon masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui keanekaragaman kupu-kupu di sekitar kawasan tersebut. Penelitian kupu-kupu telah dilakukan pada tanggal 24-27 April 2017, menggunakan metoda sweeping dengan menggunakan kamera dan jala serangga. Penelitian dilakukan di empat habitat yang berbeda yaitu Pemukiman, Ekoton, Pantai, dan Hutan. Dari hasil penelitian ditemui kupu-kupu di Pemukiman 38 jenis dan 106 individu, di Ekoton terdapat 35 jenis dan 80 individu, di Pantai terdapat 35 jenis dan 255 individu, dan di Hutan ditemui 34 jenis dan 133 individu, yang terdiri dari suku Papilionidae, Pieridae, Nymphalidae, Lycaenidae dan Hesperidae. Suku Nymphalidae merupakan suku yang tinggi jumlah jenis dan individu dibanding suku yang lain. Dari hasil penelitian didapatkan komposisi jenis kupu-kupu antar lokasi yang ditemukan tidak sama , indeks keanekaragaman jenis di empat lokasi tergolong sedang. Dari uji Hutchinson terdapat perbedaan yang tidak bermakna Pemukiman - Ekoton. Ekoton – Hutan, sedangkan, Pemukimaan - Pantai, Pemukiman - Hutan, Pantai - Hutan. Ekoton – Pantai, terdapat perbedaan bermakna. Kupu-kupu yang jumlah individu tinggi ditemukan pada jenis Junonia almana, dan Junonia atlites di Pemukiman. Junonia atlites dan Junonia hedonia di Ekoton. Jamides pura dan Jamides celeno di Pantai, dan di Hutan. Kata kunci: kupu-kupu, dominan, keanekaragaman, kesamaan, kemerataan ABSTRACT Research about butterflies in Cilintang area Ujung Kulon Natinal Park is still limited. The purpose of this research is to identify the butterflies’ diversity in that area. This research has been conducted in four different habitats i.e residence, ekoton, beach, and forest on 24-27 April 2017, using sweeping method with camera and bugs net. It is found that there are 38 species and 106 individuals in residence, 35 species and 80 individuals in ekoton, 35 species and 255 individuals in beach, and 34 species and 133 individuals in forest, consist of Papilionidae, Pieridae, Nymphalidae, Lycanidae and Hesperidae tribe. Nymphalidae tribe holds the highest species and individuals. It is found that species composition between location is not the same, diversity index in four locations is categorized as medium. From Hutchinson test there is very little differences between residence - ekoton and ekoton - forest, while in residence - beach, residence - forest, beach - forest, ekoton - beach, there are significant differences. Junonia almana, and Junonia atlites have the highest dominace index in residence. J. Junonia atlites and Junonia hedonia have the highest dominace index in ekoton. Jamides pura and Jamides celeno have the highest dominace index in beach and forest. Keywords: butterfly, dominant, diversity, similarity, uniformity
Assistance for Early Detection of High-Risk Pregnancy Endang Wahyuningsih; Supardi
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v4i1.2117

Abstract

Pregnancy is a physiological process that women will experience during their reproductive years. In Indonesia, maternal mortality is a major issue in the health sector. One of the key indicators of a country's health status is the Maternal Mortality Ratio (MMR). The MMR is an important indicator that describes the number of women who die from causes related to pregnancy complications or their management during pregnancy, childbirth, and the postpartum period. The target of the Sustainable Development Goals (SDGs) by 2030 is to reduce the MMR to below 70 per 100,000 live births. The phenomenon of high-risk cases in 2023 is assessed based on potential emergencies, warning signs, urgent situations, total case numbers, and total referrals. The number of potential emergencies is 11 cases. The number of warning sign cases is 19, while there are 192 urgent cases. Over one year, the total number of cases is 29, with 15 referrals to hospitals and 14 cases handled at primary health centers. Efforts to reduce maternal mortality include an integrated antenatal care program. Integrated antenatal care is a comprehensive and coordinated service at health facilities that includes promotive, preventive, curative, and rehabilitative efforts. The number of pregnant women participating in the service activities is 14 Therefore, the proposed community service is related to the high-risk pregnant women early detection assistance program. The results of the service activities show that the majority of pregnant women (71.4%) are aged 20-29 years, but education about high-risk pregnancy is still necessary, especially for the age group of 30-39 years (28.6%) who are more vulnerable. The high level of education (50% high school, 42.9% associate/bachelor’s degree) supports health understanding, but access to health information remains limited for housewives. This assistance is very important to increase awareness and prevent complications, especially for pregnant women aged 30-39 years who require special attention
Implementasi Triad Sehat Kehamilan Pada Kelas Ibu Hamil: Deskripsi Pola Gizi-PHBS-Aktivitas Fisik Ibu Hamil Endang Wahyuningsih; Ana Uswatun Qoyyimah; Astri Wahyuningsih; Eka Apriadi Farkhati Nafi'ah
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 16 No 1 (2026): Vol. 16, No. 1 Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/involusi.v16i1.2223

Abstract

Kehamilan sehat sangat dipengaruhi oleh pemenuhan gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta aktivitas fisik yang adekuat, yang dirumuskan dalam konsep Triad Sehat Kehamilan dan diadopsi dalam kelas ibu hamil sebagai upaya pencegahan primer risiko maternal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Triad Sehat Kehamilan yang meliputi pola gizi, PHBS, dan aktivitas fisik pada ibu hamil peserta kelas ibu hamil di Desa Buntalan, Klaten Tengah. Desain penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling, melibatkan 14 ibu hamil yang mengisi kuesioner Triad Sehat Kehamilan; data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan seluruh ibu hamil mengonsumsi gizi seimbang, seluruhnya menerima suplementasi kalsium dan hampir seluruhnya mendapat TTD, membatasi konsumsi kafein, serta sebagian besar membatasi asupan garam dan memperhatikan hidrasi, meski masih terdapat ibu dengan lingkar lengan atas <23,5 cm yang mengindikasikan risiko gizi. PHBS umumnya sangat baik, ditunjukkan dengan praktik cuci tangan pakai sabun, penggunaan air bersih, sanitasi dan kebersihan diri yang terjaga, tidak merokok maupun terpapar asap rokok, serta tidak mengonsumsi alkohol dan jamu. Aktivitas fisik harian sebagian besar cukup, didukung bantuan suami dan keterlibatan dalam aktivitas rumah tangga dan aktivitas ringan, meskipun partisipasi senam hamil masih rendah. Penelitian ini menegaskan bahwa implementasi Triad Sehat Kehamilan di kelas ibu hamil sudah relatif baik, namun tetap diperlukan penguatan edukasi gizi, pemantauan status gizi, promosi senam hamil, dan penguatan PHBS tertentu untuk mendukung pencapaian target SDG 3 terkait kesehatan maternal.
TRIAS DISTRES PADA IBU HAMIL : ANALISIS DEPRESI, KECEMASAN, DAN STRES BERBASIS DASS Endang Wahyuningsih; Dewi Susilowati; Ridha Annisa Hakim Annisa Hakim
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 16 No 2 (2026): Vol. 16, No. 2 Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/involusi.v16i2.2590

Abstract

Kesehatan mental ibu hamil merupakan aspek asuhan antenatal yang masih sering terabaikan, padahal periode perinatal merupakan fase rentan terjadinya gangguan psikologis berupa depresi, kecemasan, dan stres yang saling berkaitan dan sebagai trias distres. Data nasional melaporkan prevalensi gangguan mental umum pada ibu hamil mencapai 12,6%, sementara praktik skrining rutin di layanan antenatal Indonesia belum dilakukan secara konsisten karena tenaga kesehatan lebih berfokus pada aspek fisik kehamilan. Kondisi ini berisiko menyebabkan gejala psikologis berlanjut hingga masa nifas, mengganggu ikatan ibu-bayi, serta menurunkan kualitas hidup ibu dan keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis gambaran trias distres, yaitu depresi, kecemasan, dan stres, pada ibu hamil trimester I sampai III menggunakan instrumen Depression Anxiety Stress Scales (DASS-21). Desain penelitian adalah kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 43 ibu hamil yang diperoleh melalui teknik consecutive/purposive sampling di wilayah kerja Puskesmas Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44,2% responden mengalami gejala depresi bermakna, 51,2% mengalami gejala kecemasan bermakna, dan 25,6% mengalami gejala stres bermakna, dengan kategori sangat parah tertinggi ditemukan pada domain kecemasan (20,9%) dibandingkan depresi (2,3%) dan tidak satu pun pada domain stres. Pola ini menunjukkan bahwa kecemasan merupakan komponen trias distres yang paling menonjol, baik dari sisi prevalensi maupun keparahan, diikuti oleh depresi, sementara stres menjadi komponen dengan beban gejala paling ringan pada populasi yang diteliti. Temuan ini menegaskan urgensi penguatan skrining psikologis rutin, khususnya deteksi kecemasan antenatal, sebagai bagian integral asuhan kebidanan, yang perlu diikuti dengan edukasi, konseling yang menguatkan, dan penguatan dukungan keluarga, guna mencegah dampak lanjut pada luaran maternal dan neonatal.