Articles
Meningkatkan Semangat Berwirausaha Melalui Pemanfaatan Digital Marketing Pada Produksi Kopi Ratu Luwak Liwa Lampung Barat
Wellfarina Hamer;
Nur Azmi Rohimajaya;
Wellian Hamer;
Nasiruddin
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (474.854 KB)
|
DOI: 10.30653/002.202272.101
IMPROVING ENTREPRENEURSHIP SPIRIT THROUGH THE UTILIZATION OF DIGITAL MARKETING IN RATU LUWAK COFFEE PRODUCTION, LIWA WEST LAMPUNG. The study of entrepreneurial development is currently being discussed in various forums around the world because it is related to efforts to build the economy on a regional and national scale. The world is faced with a very big problem, namely the emergence of the COVID-19 pandemic which of course has an impact on many things, this issue is also relevant to the current objective conditions in Indonesia as one of the countries affected, especially on the economic aspect. Indonesia, which is dominated by Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) needs to pay special attention to this sector because the contribution of UMKM to the national economy is quite large. This community service activity aims to explore the entrepreneurial spirit and also increase sales through the use of digital marketing, namely by providing an understanding of the importance of entrepreneurship, marketing strategies, and attractive product packaging to direct practice of making online stores as well as using the web and social media to increase sales. By utilizing this digital marketing strategy, local UMKM is expected to be able to reach a wider market and of course, the managed business can also be recognized so that it can inspire many people in entrepreneurship.
Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal di Lampung
Karsiwan Karsiwan;
Lisa Retnosari;
Anita Lisdiana;
Wellfarina Hamer
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 4 No 1 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v4i1.6612
Kearifan lokal merupakan beragam pengetahuan, tradisi baik lisan maupun tulisan, keterampilan, kecerdasan, proses dan dinamika sosial, ajaran, tradisi, nilai dan norma, dan adat istiadat lokal yang terdapat dalam suatu masyarakat. Kearifan lokal Lampung merupakan nilai-nilai luhur budaya yang bersumber dari falsafah hidup orang Lampung. Tujuan dari penelitian ini ialah bagaimana penguatan pendidikan karakter melalui materi IPS dengan menambahkan muatan materi kearifan lokal yang sesuai dengan tema-tema yang terdapat pada mata pelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah literature review dengan menyandingkan materi IPS dengan nilai kearifan lokal Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penguatan pendidikan karakter dapat dilakukan dengan mengintegrasikan muatan kearifan lokal dengan materi IPS yang tersedia, 2) integrasi muatan materi kearifan lokal dimungkinkan dengan memberikan penguatan materi IPS dengan lingkungan sosial, nilai sejarah dan budaya sehingga menjadikan pelajaran menjadi nyata dan lebih bermakna bagi peserta didik, dan 3) penambahan muatan kearifan lokal pada mata pelajaran IPS mampu memberikan penguatan pendidikan karakter pada diri peserta didik sehingga semakin meneguhkan dan menguatkan identitas peserta didik yang berkarakter.
Generasi Z Berbisik : Melestarikan Bangunan Cagar Budaya di Kota Metro Lampung
Mukholidah, Nahrul -;
Hamer, Wellfarina
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 5 No. 1 (2024): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v5i1.8336
Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi generasi muda khususnya Gen Z agar berupaya bersama masyarakat serta pihak lainnya untuk memaksimalkan pemanfaatan bangunan cagar budaya salah satunya rumah informasi sejarah dokter swoning, klinik Santa Maria dan Sumur Bandung yang diyakini masyarakat ke-3 bangunan ini merupakan kesatuan dari cikal bakal terbentuknya daerah Metro yang bermula dari Trimurjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hal ini disebabkan karena sumber data yang telah didapatkan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Kota ini juga terlahir dari salah satu perjalananan politik etis yaitu migrasi atau perpindahan penduduk dari jawa menuju ke lampung. Hal tersebut sering kita beri dengan istilah kolonisasi yang ada di Metro. Kolonisasi di Metro bermula dari kedatangan para kolonis jawa yang melakukan transmigrasi di Lampung.. Bangunan cagar budaya adalah salah satu warisan nenek moyang yang harus dijaga bersama. Melalui tangan generasi Z yang saling membahu untuk melestarikan serta memberikan edukasi terhadap masyarakat sekitar dan kalangan lain. Tentu hal tersebut mampu memberikan dampak yang signifikan, terutama dalam menyebar luaskan kesadaran sejarah khususnya di kota Metro Lampung. Melalui beberapa bangunan sejarah yang sudah diresmikan menjadi bangunan cagar budaya, seperti Rumah Informasi Sejarah Dokter Swoning, Rumah Sakit Santa Maria dan Museum digital Santa Maria, serta Sumur Bandung yang menjadi salah satu kearifan lokal sehingga sumur tersebut dijadikan pula menjadi sumur legendaris di Kota Metro.
Sosialisasi Materi Kearifan Lokal Dalam Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran IPS Bagi Guru di Kota Metro Lampung
Karsiwan Karsiwan;
Wardani Wardani;
Anita Lisdiana;
Atik Purwasih;
Wellfarina Hamer;
Lisa Retno Sari
MALAQBIQ Vol. 2 No. 1 (2023): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46870/jam.v2i1.513
Pemberlakuan kurikulum merdeka telah menimbulkan ruang dan semangat perubahan pada setiap aspek pendidikan di Indonesia sekaligus permasalahan pelaksanaannya karena minimnya sosialisasi, penguatan dan pendampingan dalam praktek pelaksananaanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginformasikan kurikulum merdeka bagi guru IPS di Kota Metro sekaligus sarana sosialisasi tema kearifan lokal Lampung sebagai suplemen pembelajaran IPS. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini berupa sosialisasi dan pendampingan penyusunan materi Kearifan Lokal dalam pembelajaran IPS dan pentingnya penguatan materi IPS dalam rangka implementasi kurikulum merdeka belajar. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari secara langsung, dan 1 bulan secara tidak langsung dala bentuk penugasan dan bimbingan dengan melibatkan 10 guru IPS di Kota Metro. Hasil dan ketercapaian pada kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi 1) guru IPS semakin memahami arah kebijakan dan pelaksanaan kurikulum merdeka, 2) kesesuaian materi IPS dengan tema profil P5 dalam kurikulum merdeka khususnya tema kearifan lokal, 3) potensi dan aplikasi tema kearifan lokal dalam pembelajarn IPS di SMP. Kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu untuk digalakkan mengingat kurikulum merdeka masih memerlukan sosialisasi, penguatan dan pendampingan kepada guru-guru sebagai garda terdepan dalam implementasi suatu kebijakan pemerintah. Selain itu, isu kearifan lokal sebagai salah satu tema luaran pembelajaran perlu untuk terus digali, dan disebarluaskan agar lebih mudah untuk diaktualisasikan dalam proses pembelajaran sehingga warisan budaya bangsa tetap terjaga dan lestari.
INTERPRETASI MAKNA CANTIK DI KALANGAN MAHASISWA DALAM PERSFEKTIF FENOMENOLOGI SOSIAL: Studi Pada Mahasiswa Tadris IPS IAIN Metro
Ulva, Siti Maria;
Hamer, Wellfarina;
Ayyuhda, Citra;
Nurlatifah, Linda
Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 3 No 2 (2021): SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak
Publisher : Center of Gender Studies and Child of State Islamic Institute of Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/jsga.v3i2.3640
Abstract : Beauty is the most beautiful gift that God gives to every woman, how to care for it is also a nature that cannot be separated from the discussion of women, especially in the current millennial era. Beauty for the perception of many women can be relative and difficult to describe, but its meaning can be seen in different perspectives. This study aims to reveal what the meaning of beauty looks like for students of the IAIN Metro Social Studies Department, because based on the author's observations it is found that there are differences in perceptions in terms of interpreting beauty which tend to be seen from appearance so that students try to look beautiful by wearing make-up on campus so that beauty becomes a necessity of social recognition, appreciation and self-actualization. This study was analyzed using the theory of Phenomenology by Alfred Schutz. This study uses a qualitative research method with a phenomenological study approach. The results showed that there were various perceptions of the meaning of beauty for each student, especially Tadris IPS IAIN Metro students in interpreting beauty which tended to be objective in terms of: (1) ideal body shape (2) white and bright skin (3) attractive (outer beauty) rather than subjective meaning as seen from (1) Intellectual Intelligence (2) Emotional Intelligence (3) Spiritual Intelligence (Inner Beauty). The meaning of beauty for students is very diverse, every effort is made to meet certain beauty standards because then they will be more confident, get praise and attention and feel welcomed in a social environment.
Enhancing Critical Thinking Skills in Geography Education through Macromedia Flash and Image-Based Media
Sari, Yoga Puspa;
Hamer, Wellfarina;
Lisdiana, Anita
Digital Learning, Social Science, and Life-course Studies Vol. 1 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : WISE Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study investigates the impact of Macromedia Flash and image-based media on enhancing critical thinking skills among Grade 10 students in Geography at Senior High School 1 Seputih Mataram, Indonesia. A quasi-experimental design with pretest-posttest measures was used to compare two groups: an experimental group taught using Macromedia Flash and a control group taught with static image-based media. The assessment focused on five critical thinking dimensions: analysis, synthesis, problem-solving, evaluation, and inference. The results indicated significant improvements in the experimental group, particularly in analytical reasoning, problem-solving, and evaluation. Independent samples t-tests revealed that the Macromedia Flash group outperformed the image media group in all dimensions of critical thinking. These findings support the hypothesis that interactive multimedia fosters greater cognitive engagement and critical thinking, suggesting that Macromedia Flash is a valuable tool for promoting higher-order thinking in social science education. The study contributes to the growing body of literature on multimedia learning and underscores the potential of technology-integrated pedagogy in enhancing critical thinking at the secondary education level.
Peranan Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pengendalian Sosial Masyarakat Kota Metro
Fakhrudin, Bilal;
Mareta, Deva Nada;
Puspita, Tiara Amalia;
Hamer, Wellfarina
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 1 No. 1 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i1.2138
Pondok Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan dan keagamaan yang berdasarkan ajaran Islam. Selain itu, Pondok Pesantren juga memiliki beberapa peranan di lingkungan masyarakat, salah satunya adalah sebagai pengendali sosial masyarakat. Tujuan penelitian ini mengetahui peranan Pondok-Pomdok Pesantren yang terdapat di Kota Metro, dalam mengendalikan kehidupan sosial masyarakat agar lebih kondusif dan minim dari tindakan perilaku-perilaku menyimpang serta menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan dan keagamaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Pondok-Pondok Pesantren yang terdapat di Kota Metro berpengaruh positif terhadap perilaku-perilaku masyarakat terkhusus pada pemuda-pemuda Kota Metro, dan menjadikan kehidupan sosial masyarakat yang ada menjadi kondusif dan minim dari tindakan-tindakan perilaku yang menyimpang. Hal ini menjadi bukti bahwa selain sebagai lembaga pendidikan dan keagamaa, Pondok Pesantren juga memiliki peran sebagai pengendali sosial kehidupan bermasyarakat terutama pemuda-pemuda Kota Metro. Kata Kunci : Pengendalian sosial, perilaku menyimpang, pemuda, Pondok Pesantren.
Daya Tarik Pesantren Darul Ulya Dalam Perspektif Ilmu-Ilmu Sosial
Audia, Aprilia;
Sriwahyuni, Endang;
Lestari, Novita Dewi;
Hamer, Wellfarina
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 1 No. 1 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i1.2159
Pondok Pesantren Darul Ulya merupakan salah satu Pondok Pesantren Tradisional yang berada di Kota Metro. Letaknya yang berada di dekat kawasan Pendidikan Kota Metro membuat para siswa maupun mahasiswa yang berada dekat dengan Pondok ini tertarik untuk menimba ilmu agama di Pondok Pesantren Darul Ulya ini. Dalam penilitian ini penulis mengkaji beberapa faktor pendorong mahasiswa untuk masuk ke Pondok Pesantren Darul Ulya ini dari beberapa perspektif ilmu-ilmu sosial, yang diantaranya adalah ilmu sejarah, ilmu geografi, ilmu sosiologi, dan ilmu ekonomi. Kata Kunci: Pondok Pesantren, ilmu-ilmu sosial
Analisis Konflik Antara Masyarakat Dengan Pemerintah Desa di Desa Wonosari, Kecamatan Pekalongan Lampung Timur
Ciciria, Deri;
Ferliana, Lian;
Hamer, Wellfarina
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 1 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v2i2.3512
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis konflik antara masyarakat dengan pemerintah desa di desa Wonosari Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konflik yang terjadi antara pemerintah desa dengan masyarakat di Desa Wonosari dilatarbelakangi oleh berbagai faktor seperti kurangnya sosialisasi, kurangnya komunikasi, dan kurangnya keterbukaan antara pemerintah desa kepada masyarakat. Upaya yang dilakukan untuk resolusi konflik antara pemerintah desa dengan masyarakat yaitu melakukan negoisasi. Pada proses negoisasi ini pemerintah desa menyampaikan dan menjelaskan secara jelas dan mendalam tentang perbaikan saluran air tersebut yang disampaikan kepada kader serta pamong desa, kemudian kader dan pamong desa ini menyampaikan dan menjelaskan kepada masyarakat
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VII di SMP PGRI 01 Way Serdang
Fitriyani, Anis;
Andira, Ayu;
Sari, Ayu Monika;
Hamer, Wellfarina
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.4317
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siswa serta ada atau tidaknya peningkatan kemampuan pemecahan masalah oleh siswa. Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah pembelajaran yang menitikberatkan pada diskusi oleh kelompok ahli dan kelompok asal. Diskusi yang dilakukan oleh siswa bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah fisika. Masalah yang diajukan berisi tentang materi fisika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Penelitian tindakan kelas ini difokuskan pada peningkatan hasil belajar kognitif yang berupa kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan afektif siswa yang berupa keaktifan siswa saat berlangsungnya pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.