Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENERAPAN NILAI-NILAI AFEKTIF DALAM PEMBELAJARAN IPS: STUDI KASUS PADA GURU IPS DI SMPN 3 NEGERI AGUNG Ratminah, Ratminah; Hamer, Wellfarina
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 3 No. 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i1.5035

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan nilai-nilai afektif dalam pembelajaran IPS di kelas IX C SMPN 3 Negeri Agung. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru IPS Kelas IX dan peserta didik kelas IX C. adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi dengan sumber data utama yaitu guru IPS Kelas IX. Triangulasi teknik dan sumber digunakan untuk menjamin keabsahan data. Kemudian teknik analisis data berpedoman pada teori Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai afektif dalam pembelajaran IPS di SMPN 3 Negeri Agung telah dilaksanakan dengan semaksimal mungkin. Penerapan nilai-nilai afektif yang dilakukan guru IPS dimulai dari sikap pendidik dalam pembelajaran sangat professional dan selalu memberikan contoh yang baik, menguatkan minat belajar peserta didik dalam pembelajaran IPS dengan mengaitkan materi kedalam kehidupan sehari-hari serta menggunakan metode mengajar yang sesuai. Nilai yang terkait ranah afektif peserta didik mencapai 85% dilihat dari indikator sikap, minat, nilai dan konsep diri.
Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal di Lampung Karsiwan, Karsiwan; Retnosari, Lisa; Lisdiana, Anita; Hamer, Wellfarina
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 1 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v4i1.6612

Abstract

Kearifan lokal merupakan beragam pengetahuan, tradisi baik lisan maupun tulisan, keterampilan, kecerdasan, proses dan dinamika sosial, ajaran, tradisi, nilai dan norma, dan adat istiadat lokal yang terdapat dalam suatu masyarakat. Kearifan lokal Lampung merupakan nilai-nilai luhur budaya yang bersumber dari falsafah hidup orang Lampung. Tujuan dari penelitian ini ialah bagaimana penguatan pendidikan karakter melalui materi IPS dengan menambahkan muatan materi kearifan lokal yang sesuai dengan tema-tema yang terdapat pada mata pelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah literature review dengan menyandingkan materi IPS dengan nilai kearifan lokal Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penguatan pendidikan karakter dapat dilakukan dengan mengintegrasikan muatan kearifan lokal dengan materi IPS yang tersedia, 2) integrasi muatan materi kearifan lokal dimungkinkan dengan memberikan penguatan materi IPS dengan lingkungan sosial, nilai sejarah dan budaya sehingga menjadikan pelajaran menjadi nyata dan lebih bermakna bagi peserta didik, dan 3) penambahan muatan kearifan lokal pada mata pelajaran IPS mampu memberikan penguatan pendidikan karakter pada diri peserta didik sehingga semakin meneguhkan dan menguatkan identitas peserta didik yang berkarakter.
Potret Full Daycare sebagai Solusi Pengasuhan Anak bagi Orang Tua Perkerja: Studi pada TPA Pertiwi Metro Hamer, Wellfarina; Rachman, Tubagus Ali; Lisdiana, Anita; Wardani, Wardani; Karsiwan, Karsiwan; Purwasih, Atik
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 4 No 1 (2020): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v4i1.1955

Abstract

Children are priceless gifts, a great mandate that God entrusts to every parent. Parenting and environments greatly affect emotional-social intelligence and children's character. For working parents, efforts to meet the needs of children certainly have not been done optimally. For this reason, there are alternatives for working parents to continue to be able to provide rights and fulfillment of children's needs, namely by utilizing full daycare services where children are kept for a full day at the TPA (Child Care Park) until the parents have finished working. This study aims to describe the implementation of full daycare in one of the TPAs ​​in Metro City. How is the implementation of the landfill in terms of caring programs, education, nutrition, and health? Moreover, human resources were to be being a problem. The subject of this research is the TPA Pertiwi Metro. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation on the principal, teachers, and parents of students. Data validity is done by triangulation of sources. From this research, it is known that TPA Pertiwi Metro excels in creating healthy, child-friendly, character-based, environmentally-based religious faith and diversity so that children still get a good education even though their parents work.
Pengembangan E-Book Interaktif Konsep Dasar IPS berbasis Nilai-Nilai Moderasi Beragama Hamer, Wellfarina
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 6 No 1 (2022): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v6i1.5326

Abstract

This study aims to produce interactive digital e-book teaching materials on social studies basic concepts based on religious moderation values ​​and determine student responses to interactive social studies e-books based on religious moderation values. The development of this interactive e-book uses Research and Development (R&D) research methods. The use of the R&D method aims to produce new products or improve existing products. The R&D method that will be used refers to the ten steps of Borg and Gall theory. The results showed that the interactive e-book of social studies basic concepts based on the values ​​of religious moderation received a very high or very decent rating from the validators of material experts, media experts, and religious moderation experts with the criteria for assessing the suitability of content with the curriculum, construction and readability. The small group trial which was given an assessment by 30 students who had taken the social studies basic concept course in the Tadris IPS study program obtained a very high rating and was suitable for use with a percentage of 83.38%.
The Sribasuki Community's Interpretation of the Economic Role of Women in Micro Enterprises Putra, Dimas Arya; Janani, Ilham Riyad; Arivani, Vika; Akbar Maulana Putra; Wellfarina Hamer
Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/1bckrr47

Abstract

This study examines women's contribution to the family economy through micro-enterprises in Sribasuki Village and how the community perceives this economic role. In the context of a rural society that still holds strong traditional values, the urgency of this research arises because women's economic contributions are often not appreciated proportionally. The objectives of this study are to analyze the community's perception of women's role in micro-enterprises, identify the forms of their contributions, and reveal the obstacles they face. The research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques of in-depth interviews, participatory observation, and documentation of five key informants. The results show that women not only contribute financially through culinary and handicraft businesses, but also play a strategic role in household financial management and meeting the basic needs of the family. Involvement in microenterprises increases women's independence, self-confidence, and bargaining power in family decision-making, indicating a shift in public perception. However, women still face structural obstacles such as limited capital, market access, and business literacy. As a result, systematic empowerment programs are needed, including training, access to inclusive financing, and network strengthening to optimize women's economic contribution potential.
Mitigasi Fatherless Epidemic melalui Participatory Action Research (PAR) di Desa Gading, Probolinggo Nining Winarsih; Welfarina Hammer Hammer; Ahmed Ismail
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2026
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/dedikasi.v8i1.11402

Abstract

Indonesia tengah menghadapi krisis senyap yang berdampak jangka panjang terhadap ketahanan keluarga dan kualitas generasi penerus, yakni meningkatnya fenomena fatherless epidemic atau ketidakhadiran figur ayah dalam kehidupan anak, baik secara fisik maupun psikologis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memitigasi dampak sosial dan psikologis dari fatherless epidemic melalui pendekatan berbasis partisipasi aktif masyarakat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan 30 orang tua dan tokoh masyarakat Desa Gading, Kabupaten Probolinggo, dalam empat siklus kegiatan selama tiga bulan yang mencakup identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan, dan evaluasi bersama. Data dianalisis secara kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, serta tiga sesi diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk menggali persepsi dan praktik masyarakat terkait peran ayah. Peningkatan kesadaran dan keterlibatan ayah diukur melalui perbandingan hasil pre–post kuesioner sederhana, lembar refleksi partisipan, serta indikator kehadiran ayah dalam kegiatan keluarga dan forum desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran kolektif mengenai pentingnya kehadiran ayah, lahirnya forum diskusi keluarga, serta terbentuknya jejaring komunitas peduli ayah dan anak. Program ini merekomendasikan integrasi isu fatherless dalam kebijakan pembangunan keluarga di tingkat desa serta perlunya dukungan lintas sektor dalam menciptakan ekosistem pengasuhan yang inklusif dan berkeadilan gender.   Kata kunci:  fatherless epidemic; family resilience; participatory action research (PAR)
Eksistensi Kesultanan Banten Di Lampung Barat Abad XVIII Berdasarkan Naskah Dalung Sukau Karsiwan Karsiwan; Lisa Retno Sari; Gaya Mentari; Hidayat Mohamad Wahyu; Wellfarina Hamer
PURBAWIDYA Vol. 15 No. 1 (2026): Vol. 15(1) Juni 2026
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/purbawidya.2026.15168

Abstract

The global demand for pepper at the end of the 17th century led the Sultanate of Banten to attempt to expand its influence on Lampung. Tthis study aims to determine the influence of Banten on the expansion of black pepper cultivation through a study of the Sukau dalung in West Lampung. The method used in this study is the historical method with four stages, namely heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The primary source was the Sukau dalung, and the secondary sources were books, manuscripts, and articles related to the Sukau dalung and black pepper cultivation during the Banten Sultanate. The Sukau dalung was an agreement on pepper cultivation between the Banten Sultanate and the traditional leader of Buay Nyerupa, who was based in Tapak Siring in the Sukau region of West Lampung. This dalung was issued during the reign of Sultan Abdul Mahasin Muhammad Zainal Abidin in 1692. The dalung manuscript contains agreements on, among other things, the position of Punggawa, rules on debt and credit, the obligation to plant 500 pepper plants, pepper trade transactions, taxes and rules on travelling to and from Lampung, and a ban on war between fellow Lampung people. The Sukau Dalung, from the perspective of Gramsci's theory of hegemony, is a tool for legitimising Banten's power over a region through political and cultural work by granting a few attributes and titles, as well as spreading Islamic ideology in West Lampung.
SIRA: Edukasi Pergaulan Bebas Pada Remaja Dalam Perspektif Islam Anisa Mayzar Mayzar; Wellfarina Hamer
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 3 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i3.102006

Abstract

Pergaulan bebas menjadi salah satu tantangan besar bagi remaja di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan produk berupa media edukasi pergaulan bebas dalam perspektif islam yang dirancang lebih interaktif, modern dan mudah diakses. Penelitian ini berjenis penelitian pengembangan atau R&D dengan model ADDIE, metode yang digunakan untuk pengumpulan data berupa wawancara, angket dan dokumentasi. subjek penelitian ini adalah siswa MTs dengan populasi seluruh siswa dan sampel berjumlah 10 responden yaitu 6 perempuan dan 4 laki-laki.  Hasil penelitian ini diperoleh penilaian validasi ahli materi 1 dan 2 dengan nilai 73% (layak), ahli media sebesar 98% (sangat layak), kemudian diperoleh respon wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dengan nilai 90%  (sangat layak) selanjutnya tahap uji coba dengan kelompok kecil, diperoleh nilai sebesar 83,2% (sangat menarik), sehingga diperoleh kesimpulan bahwa SIRA sangat layak digunakan sebagai media edukasi pergaulan bebas pada remaja dalam perspektif islam. Setelah siswa dapat mencoba menggunakan SIRA sebagai media edukasi pergaulan bebas dalam perspektif islam, mereka merasa sangat senang karena bisa menceritakan pengalaman yang mereka alami dengan lebih nyaman dan belajar tentang nilai-nilai keislaman serta nilai sosial dengan cara yang menyenangkan.