Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Strategi Pembelajaran dalam Pengelolaan Kelas sebagai Solusi Guru untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Sekolah Dasar Riska Ramadhina; Muhammad Yusnan; Hasrifina, Hasrifina; Nur Aulia; Risfanda, Risfanda
EDUKATIF: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Vol. 1 No. 02 (2025): ISSUE JULI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran yang diterapkan guru dalam pengelolaan kelas sebagai solusi untuk meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus tunggal yang dilaksanakan di SDN 2 Palatiga, Kota Baubau. Teknik pengumpulan data meliputi observasi kelas, wawancara mendalam, dokumentasi, serta analisis nilai awal dan akhir siswa. Instrumen divalidasi melalui triangulasi teknik dan sumber, serta member checking oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran aktif seperti diskusi kelompok, penggunaan media konkret dan visual, bermain peran, serta pendekatan kontekstual mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan. Pengelolaan kelas yang berbasis prinsip humanistik dan partisipatif juga berperan penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif, ramah, dan memotivasi siswa untuk aktif. Data menunjukkan peningkatan minat belajar yang tercermin dari skor observasi dan refleksi siswa, serta peningkatan nilai akademik rata-rata sebesar 11,6 poin. Penelitian ini mengonfirmasi relevansi teori Piaget, Vygotsky, Bruner, dan Freire dalam konteks pembelajaran dasar, serta mendukung prinsip Kurikulum Merdeka. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara strategi pembelajaran adaptif dan pengelolaan kelas yang reflektif menjadi kunci peningkatan minat belajar di tingkat sekolah dasar.
Changes In Astigmatism Before and After Pterygium Surgery at The Jec Orbita Makassar Eye Clinic From 2021 to 2023 Hafsah, Waode; Suliati P. Amir; Hanna Aulia Namirah; Sri Irmandha Kusumawardani; Nur Aulia
Jurnal Kedokteran Universitas Palangka Raya Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Kedokteran Universitas Palangka Raya
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jkupr.v13i2.21013

Abstract

Pterygium is an abnormal growth of the conjunctiva onto the cornea that often causes astigmatism and impairs vision. Exposure to ultraviolet (UV) rays is a major risk factor. This study aims to analyze changes in astigmatism in pterygium patients who underwent surgery at the JEC Orbita Eye Clinic in Makassar between 2021 and 2023. An analytical observational study with a cohort approach was used to measure changes in astigmatism before and after surgery. The study sample consisted of 26 patients with pterygium who had complete medical records. Data were collected from medical records and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that the majority of patients (53.8%) had mild astigmatism before surgery. After surgery, most patients (53.8%) still had mild astigmatism, with some patients experiencing a significant decrease. The Wilcoxon test showed a significant difference between astigmatism before and after surgery, indicating a significant improvement in most patients. The conclusion of this study shows that pterygium surgery has a significant effect on reducing astigmatism in patients. Although the majority of patients experienced visual improvement after surgery, some patients still showed high astigmatism. The size of the pterygium and the surgical technique play an important role in postoperative results
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN MINYAK ZAITUN DAN AIR REBUSAN KAYU MANIS TERHADAP MENCIT HIPERGLIKEMIK Aqilah Muharrati Bausat; Mochammad Erwin Rachman; Nur Aulia; Sri Juliyani; Marzelina Karim
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 03 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v7i03.358

Abstract

ABSTRAK Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan dunia, ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan produksi maupun penggunaan insulin. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan kadar glukosa darah, termasuk pemanfaatan bahan alami seperti minyak zaitun (Olea europaea oil) dan kayu manis (Cinnamomum burmannii) yang diketahui memiliki kandungan bioaktif dengan efek hipoglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pemberian minyak zaitun, air rebusan kayu manis, serta kombinasi keduanya terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) yang diinduksi aloksan. Desain penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan pretest–posttest control group design pada 24 ekor mencit jantan yang dibagi dalam empat kelompok, masing-masing terdiri dari enam ekor. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dilanjutkan dengan uji Post Hoc Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian minyak zaitun, air rebusan kayu manis, maupun kombinasi keduanya berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit hiperglikemik (p<0,001). Kelompok kombinasi menunjukkan kecenderungan memberikan penurunan yang lebih besar dibandingkan terapi tunggal, meskipun perbedaan antarperlakuan tidak bermakna. Dengan demikian, minyak zaitun dan kayu manis, baik secara tunggal maupun kombinasi, berpotensi menjadi alternatif terapi alami untuk menurunkan kadar glukosa darah, meskipun penelitian lanjutan pada manusia diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaannya. ABSTRACT Diabetes mellitus is a chronic metabolic disease with a high prevalence worldwide and in Indonesia, characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin secretion or utilization. Various therapeutic approaches have been developed to reduce blood glucose levels, including the use of natural products such as olive oil (Olea europaea oil) and cinnamon (Cinnamomum burmannii), which contain bioactive compounds with hypoglycemic effects. This study aimed to compare the effectiveness of olive oil, cinnamon decoction, and their combination in reducing blood glucose levels in alloxan-induced hyperglycemic mice (Mus musculus). An experimental study with a pretest–posttest control group design was conducted using 24 male mice divided into four groups, each consisting of six subjects. Blood glucose levels were measured before and after treatment, and data were analyzed using One-Way ANOVA followed by Post Hoc Tukey HSD test. The results showed that olive oil, cinnamon decoction, and their combination significantly reduced blood glucose levels in hyperglycemic mice (p<0.001). The combination group demonstrated a greater tendency to reduce glucose levels compared to single treatments, although the difference was not statistically significant. In conclusion, olive oil and cinnamon, either alone or in combination, have potential as natural alternatives for reducing blood glucose levels, but further studies in humans are required to confirm their effectiveness and safety.