Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pola Hubungan Antar Tokoh dalam Novel Hujan Karya Tere Liye Ria Purwanti; Syafrial Syafrial; Hermandra Hermandra
JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Vol 1, No 1 (2019): JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.043 KB) | DOI: 10.31258/jtuah.1.1.p.60-68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola hubungan antar tokoh dalam novel hujan karya Tere Liye. Sumber penelitian ini adalah novel Hujan karya Tere Liye, sampul biru dan terdapat gambar payung serta tulisan-tulisan pesan pengarang kepada pembaca. Novel hujan karya Tere Liye terbit pada tahun 2016 cetakan kedua puluh delapan Mei 2018.  Jenis penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Penelitian yang deskptif artinya data terurai dalam bentuk kata-kata. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan teknik dokumentasi, yaitu membaca buku-buku yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Teknik analisis data adalah dengan mengidentifikasi data penelitian, mendeskripsikan hasil penelitian, menginterpretasikan dan menyimpulkan hasil penelitian. Berdasarkan penelitian ini ditemukan 95 data, diantaranya 24 hubungan kekeluargaan, 17 hubungan pendidikan, 15 hubungan persahabatan dan 39 hubungan cinta kasih. hujan karya Tere Liye.Sumber penelitian ini adalah novel Hujan karya Tere Liye, sampul biru dan terdapat gambar payung serta tulisan-tulisan pesan pengarang kepada pembaca.Novelhujan karya Tere Liye terbit pada tahun 2016 cetakan kedua puluh delapan Mei 2018.  Jenis penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif.Penelitian yang deskptif artinya data terurai dalam bentuk kata-kata. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan teknik dokumentasi, yaitu membaca buku-buku yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Teknik analisis data adalah dengan mengidentifikasi data penelitian, mendeskripsikan hasil penelitian, menginterpretasikan dan menyimpulkan hasil penelitian. Berdasarkan penelitian ini ditemukan 95 data, diantaranya 24 hubungan kekeluargaan, 17 hubungan pendidikan, 15 hubungan persahabatan dan 39 hubungan cinta kasih. Kata Kunci: pola hubungan, tokoh, novel
Dimensi Sejarah Melayu dalam Kumpulan Sajak Tersebab Haku Melayu Edisi Penggal Pertama Karya Taufik Ikram Jamil: Kajian Strukturalisme Genetik Ririn Fujiarti Ali; Syafrial Syafrial; Hadi Rumadi
JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Vol 2, No 1 (2020): JURNAL TUAH : Pendidikan dan Pengajaran Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtuah.2.1.p.53-60

Abstract

Perilaku Tokoh Perempuan dalam Kumpulan Cerpen Kata dan Wanita Tabita Silaban; Elmustian Elmustian; Syafrial Syafrial
JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Vol 3, No 2 (2021): JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtuah.3.2.p.51-159

Abstract

Citra Tokoh Perempuan dalam Novel Lebih Senyap dari Bisikan Karya Andina Dwifatma Nurul Hidayatul Rizka; Syafrial Syafrial; Dudung Burhanuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.899 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra tokoh perempuan yang ada didalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data murni yang terdapat dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma. Data-data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi dengan teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian dalam citra tokoh perempuan yang ada didalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma citra perempuan yang paling dominan digambarkan kepada Amara sebagai tokoh utama. Citra perempuan yang terdapat didalam novel berjumlah 49 data. Dengan pembagian tokoh Amara sebanyak 41 data. Tokoh Mami Amara sebanyak 1 data. Tokoh Yani sebanyak 1 data. Tokoh Suster April tidak ditemukan adanya data. Tokoh Rita sebanyak 1 data. Tokoh Macan sebanyak 3 data. Tokoh Ibu Betawi sebanyak 1 data. Tokoh Dewi sebanyak 1 data.
Nilai Perjuangan Tokoh Dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila S Chudori Siti Nadia; Syafrial Syafrial; Mangatur Sinaga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.308 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4603

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apa sajakah nilai-nilai perjuangan tokoh dalam novel Laut Bercerita karya Leila S Chudori? Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai perjuangan tokoh dalam novel Laut Bercerita karya Leila S Chudori. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, yaitu metode yang membicarakan beberapa kemungkinan untuk memecahkan suatu masalah yang aktual dengan cara menggunakan tahap mengumpulkan data, menyusun, dan mengklasifikasikan semua data yang telah dianalisis. Sebab data hasil penelitian yang penulis dapatkan adalah data dalam bentuk narasi maupun dialog tokoh. Sumber data penelitian ini adalah novel Laut Bercerita karya Leila S Chudori yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia Jakarta. Hasil penelitian nilai perjuangan dalam novel Laut Bercerita karya Leila S Chudori terdapat sebanyak 56 data dengan nilai rela berkorban terdapat 9 data, nilai persatuan terdapat 4 data, nilai harga-menghargai terdapat 10 data, nilai sabar 10, nilai semangat pantang menyerah terdapat 13 data, dan nilai kerja sama terdapat 10 data.
Pantang Larang dalam Tradisi Pembuatan Jalur Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi Purnama Sari; Syafrial Syafrial; Auzar Auzar
JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Vol 4, No 1 (2022): JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtuah.4.1.p.40-48

Abstract

Perlawanan Orang Melayu dalam Novel Gelombang Sunyi Karya Taufik Ikram Jamil Oktavianingsih Oktavianingsih; Elmustian Elmustian; Syafrial Syafrial
JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Vol 4, No 2 (2022): JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtuah.4.2.p.100-107

Abstract

Respon Penonton terhadap Drama Serial My Lecturer My Husband Karya Gitlicious Stefanie Putri Widya; Syafrial Syafrial; Elmustian Elmustian
JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Vol 4, No 2 (2022): JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtuah.4.2.p.82-92

Abstract

Tradisi Makan Badulang sebagai Sarana Interaksi Sosial Masyarakat Pulau Belimbing Kabupaten Kampar Propinsi Riau Nurmiyanti Nurmiyanti; Hasnah Faizah; Elmustian Elmustian; Syafrial Syafrial
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9941

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana tradisi Makan Badulangpada masyarakat Pulau Belimbing kabupaten Kampar mampu menjadi sarana berkomunikasi dan berintekrasi ditengah-tengah pesatnya perkembangan zaman. Makan Badulangyang menjadi tradisi turun temurun masyarakat Pulau Belimbing Kabupaten Kampar ini, mampu menjadi icon wisata yang menjadi daya tarik wisatawa, baik local ataupun internasional. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Objek penelitian adalah tradisi Makan Badulang, tata cara makan badulang, filosofi yang terdapat pada tradisi makan Badulang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung , wawancara, dokumentasi dan analisis literature. Teknik analisi data dilakukan dengan cara menjelaskan tradisi Makan Badulangsebagai sarana interaksi social masyarakat Pulau Belimbing Kabupaten Kampar Propinsi Riau. Penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) masyarakat Pulau Belimbing Kabupaten Kampar Propinsi Riau masih menjaga tradisi Makan Badulangyang merupakan tradisi dari nenek moyang masyarakat melayu Pulau Belimbing, (2) tradisi Makan Badulangmerupakan tradisi yang menggambarkan interaksi social masyarakat Pulau Belimbing dalam menjaga hubungan kekeluargaan, kasih sayang, hormat menghormati diantara sesama.
Filosofi Rumah Adat Lontiok Khas Desa Wisata Pulau Belimbing Kuok Kabupaten Kampar Provinsi Riau Agidia Karina; Hasnah Faizah; Elmustian Elmustian; Syafrial Syafrial
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10007

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan tujuan untuk mendeskripsikan filosofi rumah adat Lontiok di desa Pulau Belimbing, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian adalah rumah adat Lontiok yang terletak di desa Pulau Belimbing. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, sumber data yang digunakan adalah rekaman wawancara bersama narasumber yaitu Pak Kociok salah satu masyarakat desa Pulau Belimbing. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil wawancara yang dilakukan bersama narasumber. Teknik analisis data dilakukan dengan cara menjelaskan filosofi rumah Lontiok Desa Pulau Belimbing, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini menjelaskan beberapa filosofi rumah Lontiok yaitu, (1) filosofi bentuk Lontiok pada atap rumah Lontiok, (2) filosofi tiang pada atap rumah Lontiok (3) filosofi Kula di rumah Lontiok , (4) filosofi Gapura dan Jenjang di rumah Lontiok, (5) filosofi Bulatan di rumah Lontiok, (6) filosofi pintu di rumah Lontiok, (7) filosofi ruang di rumah Lontiok, (8) filosofi lantai di rumah Lontiok, (9) filosofi ragam hias ukiran di rumah Lontiok, (10) filosofi Kopuok di rumah Lontiok, (11) filosofi rumah Lontiok sebagai penggambaran status sosial dalam masyarakat.