Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Puspitasari, Winarni; Priyanto, Eko; Fajar, Wildan Nurul; Wati, Ratna Kartika
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v13i2.29714

Abstract

Penelitian ini berjudul “Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik di SMP Muhammadiyah Banyumas”. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena rendahnya kemampuan berpikir kreatif peserta didik akibat kemajuan teknologi, keterbatasan sumber daya manusia, serta menurunnya sikap toleransi. Upaya untuk menumbuhkan nilai karakter, khususnya dimensi kreatif, direalisasikan melalui implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian adalah SMP Muhammadiyah Banyumas, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, Koordinator P5, Guru Pendidikan Pancasila, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5 dilakukan melalui beberapa tahapan yang terstruktur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Kegiatan P5 terbukti mendorong peserta didik untuk berpartisipasi aktif, menumbuhkan sikap kolaboratif, serta mengembangkan kreativitas melalui berbagai proyek berbasis nilai Pancasila. Kendati demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana prasarana, perbedaan karakter siswa, serta konsistensi guru dalam mengintegrasikan nilai Pancasila ke dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan praktik pendidikan karakter di sekolah menengah serta menjadi rujukan dalam implementasi P5 untuk meningkatkan kreativitas peserta didik.This study is entitled “Implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project to Enhance Students’ Creative Thinking Skills at SMP Muhammadiyah Banyumas.” The background of this research is the low level of students’ creative thinking skills, which are influenced by the rapid development of technology, limited human resources, and a decline in tolerance. One effort to foster character values, particularly the dimension of creativity, is realized through the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). This research employed a descriptive qualitative method with a case study approach. The study was conducted at SMP Muhammadiyah Banyumas, Banyumas District, Banyumas Regency. The research subjects included the school principal, P5 coordinator, civic education teacher, and students. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The findings revealed that the implementation of P5 was carried out through several structured stages, ranging from planning, implementation, to evaluation. The project activities successfully encouraged students to participate actively, develop collaborative attitudes, and enhance creativity through various projects based on Pancasila values. However, the study also identified several challenges, such as limited infrastructure, differences in students’ character, and teachers’ consistency in integrating Pancasila values into the learning process. This study contributes significantly to the development of character education practices in secondary schools and serves as a reference for implementing P5 to improve students’ creativity.
Implementasi Model Pembelajaran Value Clarification Technique untuk Menanamkan Nilai-Nilai Kemanusiaan di SMP Gunungjati 1 Purwokerto Fungkiana, Heni; Fajar, Wildan Nurul; Priyanto, Eko; Wati, Ratna Kartika; Sadeli, Elly Hasan
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v13i2.33809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Value Clarification Technique (VCT) dalam menanamkan nilai kemanusiaan pada siswa SMP Gunungjati 1 Purwokerto. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model VCT diterapkan melalui perencanaan modul ajar berbasis studi kasus dan refleksi nilai, pelaksanaan diskusi klarifikasi, serta evaluasi sikap siswa. Model VCT efektif meningkatkan pemahaman dan pengamalan siswa tentang nilai sila kemanusiaan yang adil dan beradab dan membentuk sikap empati. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu dan adaptasi siswa terhadap pembelajaran reflektif. Model VCT direkomendasikan sebagai strategi alternatif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk menanamkan nilai secara kontekstual dan bermakna.This study aims to describe the implementation of the Value Clarification Technique (VCT) model in instilling humanistic values among students at SMP Gunungjati 1 Purwokerto. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the VCT model was implemented through three key stages development of case study-based teaching modules with value reflection, implementation of clarification discussions, and evaluation of students' attitudinal changes. The VCT model effectively enhanced students' understanding and practice of the principle of "A Just and Civilized Humanity" while fostering empathetic attitudes. Implementation challenges included time constraints and students' adaptation to reflective learning. The study recommends VCT as an alternative strategy for contextual and meaningful value internalization in Pancasila Education.
Pelatihan Pendidikan Holistik berbasis Karakter (Chracter-Based Integrated Learning) pada Guru PAUD Aisyiah Insan Mentari Sumbang dan TK Pertiwi Sumbang Wati, Ratna Kartika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Penerapan Ipteks Bagi Masyarakat ini bertujuan Supaya pengelola dan guru-guru Paud Aisyiah seranting Sumbang bertambah wawasan dan pengetahuannya tentang pendidikan holistik berbasis karakter sehingga membekali para pengelola dan guru Paud Aisyiah Insan Mentari Sumbang dan TK Pertiwi Sumbang untuk keberhasilan pembentukkan kepribadian anak didik secara keseluruhan. Pengelola dan guru-guru Paud Aisyiah Insan Mentari Sumbang dan TK Pertiwi Sumbang mempunyai ketrampilan/skill dan kemampuan yang mumpuni dan memadahi dalam hal memberikan pendidikan holistik berbasis karakter bagi anak didiknya sehingga anak mampu berpikir kritis, dapat menyelesaikan masalah dan kreatif. Anak juga menjadi suka belajar Metode kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pada paud Aisyiah seranting Sumbang Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini dinyatakan berhasil dengan indikator peserta pelatihan paham tentang pembelajaran holistik .berbasis karakter. Berdasarkan evaluasi program kegiatan ini, Perlu Perlu diberikan pelatihan yang lain untuk meningkatkan kualitas guru-guru Paud Aisyiahse ranting Sumbang.
Optimalisasi Kesadaran Hukum Dalam Menanggulangi Petaka Ah Long Pada Buruh Migran Di PCIM Wilayah Kampung Baru Kuala Lumpur Malaysia Wati, Ratna Kartika; Wahyuni, Sri; Kusbandiyah, Ani
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JLS.v6i1.p31-45

Abstract

Mitra is a member of PCIM Malaysia. According to observations and interviews with the chairman of PCIM Malaysia, you said that around 80-90% of PCIM Malaysia members are related to Ah Long. The aim of this activity is to provide solutions so that partners avoid being trapped by Ah Long, raise partners' awareness of the disaster of borrowing from Ah Long and provide skills and assistance in reporting Ah Long cases to the authorities. Activities carried out by the implementing team and partners are in the form of training and legal awareness assistance in overcoming the Ah Long disaster. This training and assistance is carried out comprehensively in accordance with the program so that this activity can provide partners with awareness of the Ah Long dangers and skills in dealing with the Ah Long dangers as well. ways to report the case to the authorities. IbM outputs are scientific articles that will be published in National Journals as mandatory outputs and Copyright as additional outputs.
Pengembangan Usaha Kelompok IRT Ceriping Singkong di Desa Suro melalui Intervensi TTG Berbasis Digital Economy di Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, Banyumas Wati, Ratna Kartika; Saputra, Eqwar; Alfalisyado
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JLS.v6i2.p54-70

Abstract

Mitra is a group of IRT Cassava Chips. According to the results of observations and interviews with the head of the IRT Cassava Chips group, Mrs. Fajar Apriana, said that the cassava chips made by this home business are still not good in appearance or taste, especially since the packaging is still simple. The shape of the cassava chips is not yet homogeneous, they are still big, small and thick and thin because they still use a manual slicing tool. Initially in Suro Village there were around 18 home industries that made cassava chips, but because the products were not selling well on the market, many of them went out of business and turned to farm laborers. The average production of this home industry is around 10 kg/day. They leave them in stalls and some sell them directly to the market. Even though the business has been around for a long time, it has not been able to develop optimally, the cassava chip production activity has not been able to meet all consumer demand. This is because the equipment is still manual, resulting in soreness, fatigue and less ergonomic posture of workers. The aim of this activity is a) to help the Suro Village Cassava Chips Housewife Group get the right and legal capital free from loan sharks b) to create a comfortable environment for workers so that it affects their work productivity and c) helps improve their products, their marketing strategies are appropriate and digitally based, they are also halal certified or PIRT certified. IbM outputs are scientific articles that will be published in National Journals as mandatory outputs, articles published on social media , activity videos and Copyright as additional output.
Peningkatan Kualitas Produk Keripik Kentang pada Industri Rumah Tangga (IRT) Tooop Rasa, Sokaraja, Kabupaten Banyumas Melalui Pelatihan CPPOB dan Bahan Pangan Halal Mulia, Dini Siswani; Wati, Ratna Kartika; Suwarsito, Suwarsito; Wahyuni, Sri; Darmawan, Akhmad; Susylowati, Dewi; Saputra, Eqwar
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.17181

Abstract

Background: Industri Rumah Tangga (IRT) Tooop Rasa merupakan IRT yang memiliki berbagai usaha produksi olahan pangan, salah satunya adalah keripik kentang. Produk ini termasuk produk unggulan dengan bahan baku yang melimpah dan kontinu. Namun, pembuatan keripik kentang belum mengaplikasikan prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dan produk belum bersertifikat halal. Kegiatan pembinaan IRT ini bertujuan untuk memberikan edukasi atau pelatihan CPPOB dan bahan pangan halal agar produk berkualitas baik dan dapat meningkatkan daya saing. Metode: Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode pendekatan partisipatoris dengan tahap kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Tingkat keberhasilan program diukur dengan metode one group pre-test and post-test. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan 87,50% anggota mitra memahami dan mampu mengimplementasikan CPPOB, dan 85,00% anggota mitra memahami dan mampu mengimplementasikan tentang bahan pangan halal. Produk keripik kentang telah didampingi dalam pengajuan sertifikasi halal. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian telah berhasil memberikan edukasi atau pelatihan CPPOB dan bahan pangan halal yang berimplikasi positif terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra. Produk keripik kentang yang dihasilkan berkualitas baik dan memenuhi kriteria sesuai SNI 4031:2018, yaitu bau, rasa, tekstur, dan penampakan normal, salah satunya ditandai dengan warna kuning merata dan tekstur renyah. Selain itu, mitra telah berhasil mendapatkan sertifikat halal sehingga dapat meningkatkan daya saing.
Implemantasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik di SMP Negeri 1 Sukahening Widyatama, Rhifa Erdinnissa; Sadeli, Elly Hasan; Wati, Ratna Kartika
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v15i2.23384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi P5 dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dan untuk mengetahui bagaimana dampak dari implementasi P5 dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik di SMP Negeri 1 Sukahening. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Koordinator P5, Guru Pendidikan Pancasila dan Peseta didik di kelas VII. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Tenik analisis data dengan pengumpulan data, redukasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Negeri 1 Sukahening di kelas VII mengangkat 3 tema yaitu tema kewirausahaan dengan berdagang, tema suara demokrasi pemilihan ketua osis, dan tema kearifan lokal dengan memaikan permainan tradisional. Semua tema yang di angkat dapat mempengaruhi cara berpikir peserta didik. Kegiatan P5 ini memberikan dampak positif terlihat dari mulai ada peningkatan dalam kemampuan mengnalisis informasi, menyampaikan ide atau argumen, menyimpulkan hasil diskusi dan merubah cara berpikir peserta didik. Kegiatan mengeksplorasi implementasi P5 pada jenjang serta pendekatan yang lebih beragam diharapkan dapat terus dilaksanakan agar kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat semakin berkembang dengan baik
Peningkatan Partisipasi Siswa dalam Pendidikan Kewarganegaraan melalui Kegiatan Ice Breaking Berbasis Storytelling Lea, Mella Angella; Wati, Ratna Kartika; Sadeli, Elly Hasan; Priyanto, Eko
Journal of Civic Education Vol 8 No 4 (2025): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v8i4.1201

Abstract

This study aims to describe the implementation of storytelling ice-breaking in Pancasila Education and to analyze the factors that contribute to increased student participation in Grade 8 at SMP Negeri 4 Wadaslintang. The research used a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The subjects of this study were the Pancasila Education teacher and Grade 8 students. Data analysis involved collecting data, reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results show that the application of storytelling ice breaking creates a more engaging learning atmosphere, increases students' motivation and self-confidence, and encourages them to be more active in participating in discussions. Some challenge remained, such as limited teacher creativity and a lack of support from the learning environment. The study concludes that storytelling ice-breaking can be an effective strategy to improve student participation in Pancasila Education learning, especially when implemented in a well-planned manner and adapted to student characteristics.