Wiska Baharuddin
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat di Desa Bowi Subur dalam Pengolahan Bubur Ubi Kayu (Manihot utilisima) sebagai Bahan Pengganti Pangan Konvensional yang Kaya akan Karbohidrat Kompleks, Serat dan Rendah Gula Wiska Baharuddin; Enik Maturahmah; Sigit Prafiadi; Nurul Abidin; Revisika Revisika
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i1.3160

Abstract

Ubi kayu (Manihot utilissima) adalah tanaman masa depan, dan merupakan salah satu tanaman yang paling efektif dalam fotosintesis, tahan terhadap berbagai stres kekeringan karena sangat rendah kebutuhan air per kilogram biomasa dan rendah serangan hama dan penyakit sehingga kebutuhan penggunaan pestisida juga rendah. Ubi kayu (Maninot utilissima) mengandung berbagai zat gizi antara lain karbohidrat, protein, serat, dan mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan kalsium. Ubi Kayu merupakan bahan pangan dengan indeks glikemik rendah yang tidak mengakibatkan kenaikan gula darah secara cepat. Indeks glikemik ubi kayu bisa mengontrol kadar gula darah sehingga menjadikan ubi kayu sebagai sumber karbohidrat yang cocok bagi pengidap diabetes. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan masyarakat Desa Bowi Subur dalam pengolahan bubur ubi kayu sebagai bahan pengganti pangan konvensional yang kaya akan karbohidrat kompleks, serat dan rendah gula. Metode dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah pendekatan yang melibatkan ibu-ibu PKK dan anak-anak muda secara langsung sebagai objek dan subjek dalam pelaksanaan kegiatan. Tahapan-tahapan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah persiapan, pelaksanaan, tahap akhir (evaluasi). Hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK dan anak-anak muda dalam pengolahan ubi kayu menjadi bubur, terbentuknya keterampilan ibu-ibu PKK dan anak-anak muda dalam pengolahan ubi kayu menjadi bubur, produk berupa bubur ubi kayu dalam bentuk kemasan (gelas cup plastik), dan terbentuknya unit usaha baru dalam pengolahan ubi kayu menjadi bubur sebagai Bahan Pengganti Pangan Konvensional yang Kaya akan Karbohidrat Kompleks, Serat dan Rendah Gula.
Pemanfaatan Limbah Botol Air Mineral 1,5 Liter Sebagai Media Tanam Hidroponik untuk Budidaya Sayuran Pada Lahan Yang Sempit Wiska Baharuddin; Enik Maturahmah
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v7i2.3456

Abstract

Sampah atau botol plastik yang menumpuk di mana-mana merupakan masalah yang sering dijumpai di lingkungan masyarakat, seperti yang kita ketahui bahwa botol plastik sangat susah diuraikan sehingga dapat mengotori dan mencemari lingkungan. Salah satu sampah yang mendominasi setiap tahunnya adalah botol plastik yang sekali pakai dan dibuang, di mana sebagian besar dari sampah botol plastik akan berakhir di tempat pembuangan dan sebagiannya berakhir mencemari lingkungan maupun lautan. Guna mengurangi penumpukan sampah botol plastik yang melimpah maka cara yang paling mudah dilakukan adalah memanfaatkan kembali botol plastik tersebut yang berguna dan bermanfaat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan limbah botol plastik bekas untuk dijadikan media tanam hidroponik. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan kepada masyarakat secara langsung sebagai objek dan subjek dalam kegiatan. Metode evaluasi yang digunakan yaitu dapat melihat jumlah semua unit persemaian dan jumlah botol yang disiapkan. Hasil kegiatan menunjukkan manfaat yang signifikan bagi masyarakat dalam memanfaatkan botol plastik bekas sebagai media tanam hidroponik untuk budidaya sayurandi lahan yang sempit dalam rangka mengurangi pencemaran lingkungan.
Pemberdayaan Masyarakat di Kampung Masni Melalui Inovasi Pengolahan Umbi Keladi Menjadi Nugget Bernilai Gizi dan Ekonomis Wiska Baharuddin; Enik Maturahmah; Natalia Mondigir; Denis Adolof Awom
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4286

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat Kampung Masni melalui inovasi pengolahan umbi keladi menjadi nugget bernilai gizi dan ekonomis. Umbi keladi sebagai salah satu potensi pangan lokal memiliki kandungan gizi yang baik, namun pemanfaatannya masih terbatas pada pengolahan tradisional sehingga nilai jualnya relatif rendah. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Masni, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Juli 2025. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui 3 (tiga) tahap yaitu tahap sosialisasi, tahap pelatihan, dan tahap evaluasi, hingga pengenalan strategi pemasaran sederhana kepada masyarakat, khususnya masyarakat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengolah umbi keladi menjadi produk nugget yang lebih variatif, higienis, dan memiliki daya tarik konsumsi yang lebih tinggi. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, program ini juga membuka peluang usaha berbasis pangan lokal yang dapat mendukung peningkatan pendapatan keluarga serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kampung Masni. Dengan adanya inovasi pengolahan ini, diharapkan umbi keladi dapat menjadi produk unggulan lokal yang memiliki nilai tambah dan berdaya saing di masyarakat.