Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DIRUANG RAWAT INAP RSUD POSO Basri, Burhanuddin
Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijnsp.v1i2.92-100

Abstract

Kemampuan dalam berkomunikasi yang baik oleh perawat merupakan salah satu faktor keberhasilan dalam melaksanakan suatu proses pelayanan keperawatan yang meliputi tahap pengkajian, perumusan diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pasien akan merasa puas ketika kinerja pelayanan kesehatan yang diperolehnya sama atau melebihi dengan apa yang diharapkannya, dan sebaliknya ketidakpuasan atau perasaan kecewa pasien akan muncul apabila kinerja dari pelayanan kesehatan yang diperolehnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya. Komunikasi terapeutik diterapkan oleh perawat dalam berintraksi dengan pasien untuk meningkatkan rasa saling percaya, dan apabila tidak diterapkan akan menggangu hubungan terapeutik yang berdampak pada ketidakpuasan pasien, komunikasi terapeutik yang baik juga dapat mempercepat kesembuhan bagi pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan  komunikasi  terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik total sampling yaitu 96 pasien. Instrumen dalam penelitian adalah kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan rumus Chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi teraupetik yang diberikan perawat tidak efektif sebanyak 34 reponden (72,3%). Gambaran kepuasan keluarga pasien dalam pelayanan di ruang rawat inap RSUD Poso menunjukan bahwa pasien tidak puas sebesar 54 reponden (56,3%). hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD Poso dengan p value (0,04) < 0,05. Kata Kunci: Komunikasi Terapeutik, Perawat, Kepuasan Pasien ABSTRACTThe ability to communicate well by nurses is one of the success factors in carrying out a nursing service process which includes the assessment phase, the formulation of diagnostics, planning, implementation, and evaluation. Patients will feel satisfied when the performance of health services obtained is the same or more than what they expected, and vice versa dissatisfaction or feeling disappointed patients will arise if the performance of health services obtained is not in accordance with what he expected. Therapeutic communication is applied by nurses in interacting with patients to increase mutual trust, and if it is not implemented it will interfere with therapeutic relationships that have an impact on patient dissatisfaction, good therapeutic communication can also accelerate healing for patients. The purpose of this study was to determine the relationship between therapeutic communication of nurses and the level of patient satisfaction. The research design used was descriptive analytical with cross sectional approach. The sample was taken by total sampling technique, namely 96 patients. The instrument in the study was a questionnaire. The results of the study were analyzed using the Chi square formula. The results showed that therapeutic communication given by ineffective nurses was 34 respondents (72.3%). The description of the patient's family satisfaction in service in the inpatient room of the RSUD Poso shows that the patient is not satisfied by 54 respondents (56.3%). a significant relationship between therapeutic communication of nurses with the level of patient satisfaction in the inpatient room of Poso General Hospital with p value (0.04) <0.05.Keywords: Therapeutic Communication, Nurses, Patient Satisfaction
Hubungan respon time dan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Sekarwangi Basri, Burhanuddin; Utami, Tri; Sitorus, Handayhani
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.665

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit khususnya Instalasi gawat darurat mempunyai tujuan agar tercapai pelayanan kesehatan yang optimal pada pasien secara cepat dan tepat serta terpadu dalam penanganan tingkat kegawat daruratan sehingga mampu mencegah resiko kecacatan dan kematian. Response time dihitung sejak pasien datang sampai dilakukan penanganan waktu tanggap yang baik bagi pasien yaitu ≤ 5 menit. Komunikasi terapeutik diterapkan oleh perawat dalam berintraksi dengan pasien untuk meningkatkan rasa saling percaya, dan apabila tidak diterapkan akan menggangu hubungan terapeutik yang berdampak pada ketidakpuasan pasien, komunikasi terapeutik yang baik juga dapat mempercepat kesembuhan bagi pasien. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan respon time dan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Sukabumi Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif analitik dengan jenis pendekatan cross-sectional dengan kuesioner dengan teknik pengumpulan data simple Random Sampling dengan jumlah 97 responden Hasil: Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan uji statistik Chi square didapatkan p= 0,000 < α= 0,05 maka Ha di terima, yang berarti ada hubungan respon time dan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Sukabumi. Kesimpulan: terdapat hubungan respon time komunikasi terapeutik perawat dan  dengan tingkat kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Sukabumi. Saran: : Diharapkan agar Response Time perawat dan komunikasi terapeutik perawat tetap dipertahankan dalam melakukan tindakan pelayanan sehingga tingkat kepuasan pasien lebih baik.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DENGAN PERILAKU PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKABUMI: HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DENGAN PERILAKU PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKABUMI Utami, Tri; Basri, Burhanuddin
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.669

Abstract

Latar Belakang : Imunisasi merupakan salah satu strategi yang efektif dan efisien dalam meningkatkan derajat kesehatan nasional dengan mencegah enam penyakit mematikan, yaitu : tuberculosis, dipteri, pertusis, campak, tetanus dan polio. Upaya mengurangi tingkat morbiditas dan mortalitas pada anak salah satunya dengan pemberian imunisasi. Beberapa alasan bayi tidak mendapatkan imunisasi lengkap yaitu karena alasan informasi, motivasi dan situasi. Alasan informasi berupa kurangnya pengetahuan ibu tentang kebutuhan, kelengkapan dan jadwal imunisasi, ketakutan akan imunisasi dan adanya persepsi salah yang beredar di masyarakat tentang imunisasi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan perilaku pemberian imunisasi dasar bayi di wilayah kerja Puskesmas Sukabumi. Metode : Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan jenis pendekatan cross-sectional. Subyek penelitian ini sebanyak 81 responden sesuai degan kriteria inklusi dan criteria ekslusi. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian :Berdasarkan hasil analisis  yang  telah dilakukan dengan menggunakan uji chi-square terhadap 81 responden diperoleh nilai p value = 0,000 dimana nilai p lebih kecil dari α = 0.05. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara  tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan perilaku pemberian imunisasi dasar di wilayah kerja puskesmas sukabumi.
Kepemimpinan efektif kepala ruangan dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Basri, Burhanuddin; Utami, Tri; Nafiz, M. Haekal
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1054

Abstract

Latar Belakang: Kepemimpinan keperawatan merupakan faktor penentu yang menentukan citra keperawatan. Untuk menciptakan citra positif keperawatan yang dapat mempengaruhi kebijakan nasional dalam sistem kesehatan, diperlukan keterampilan kepemimpinan yang efektif di semua bidang manajemen kesehatan.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan proporsional random sampling. 54 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil: Hasil uji Chi-square menunjukkan P-value: 0,014 < 0,05.Kesimpulan: Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara efektifitas manajemen manajer ruangan dengan kinerja perawat di ruang pasien RSUD Sekarwang.
Hubungan pendamping keluarga terhadap tingkat kecemasan ibu selama proses persalinan normal di Wilayah Kerja Puskesmas Sukabumi Utami, Tri; Basri, Burhanuddin; Nafiz, M. Haekal
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1056

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan serta persalinan ialah peristiwa alamiah, namun pada realitasnya banyak ibu takut menjalaninya. Paling utama akibat rasa sakit yang teramat hebat yang terjalin pada dikala kontraksi, keadaan ini menimbulkan para ibu merasa tegang serta hadapi kecemasan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengenali apakah terdapat ikatan pasangan keluarga terhadap tingkatan kecemasan ibu sepanjang proses persalinan wajar di daerah kerja Puskesmas Sukabumi.Metode: Desain riset yang digunakan ialah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Ilustrasi diambil dengan metode porposif sampling ialah 39 penderita. Instrumen dalam riset merupakan kuesioner. Hasil riset dianalisis dengan memakai rumus Chi square.Hasil: Dari hasil uji chi- square didapatkan p=0,002 (p value < 0,05.Kesimpulan: Bisa disimpulkan terdapat ikatan yang bermakna antara Kedudukan Pasangan Keluarga Terhadap Tingkatan Kecemasan Ibu Sepanjang Proses Persalinan Wajar di daerah kerja Puskesmas Sukabumi.
Hubungan peran dukungan manajemen kepala puskesmas dengan tingkat stres tenaga kerja Khaerunnisa, Silvia; Basri, Burhanuddin; Hamzah, Amir
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i02.1447

Abstract

Latar Belakang: Kondisi stres kerja pada tenaga kesehatan bisa muncul karena ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan dengan kemampuan atau sumber daya yang dimiliki. Di Puskesmas Kadudampit, para tenaga kerja sedang menghadapi beban kerja yang tinggi dikarenakan keterbatasan sumber daya, infrastruktur, serta dukungan manajemen yang terbatas.Metode: Metode penelitian ini adalah studi kuantitatif dengan desain analitik korelasi dan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 60 pekerja yang dipilih menggunakan teknik total sampling, dengan analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil: Dari hasil uji statistik chi-square, terlihat bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan manajemen kepala puskesmas dengan tingkat stres tenaga kerja (p = 0,000). Dengan adanya dukungan yang baik, tingkat stres cenderung menurun.Kesimpulan: Dukungan manajemen kepala puskesmas berperan penting dalam mengurangi tingkat stres tenaga kerja di Puskesmas Kadudampit. Dukungan ini meningkatkan kesejahteraan mental tenaga kerja dan kualitas layanan. Kepala Puskesmas diharapkan terus memberikan dukungan yang memadai, termasuk dalam aspek bimbingan dan pemenuhan fasilitas kerja, guna menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.
Hubungan antara beban kerja terhadap tingkat stres perawat di ruang rawat inap RSUD Jampangkulon Saefullah, Dasep Sulung Setiadi Asep; Basri, Burhanuddin; Tarwati, Kartika
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.736

Abstract

Latar Belakang: Stres kerja merupakan masalah global yang mempengaruhi semua profesi baik di negara maju maupun berkembang. Stres kerja yang tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk gangguan mental dan perilaku seperti kelelahan, kecemasan, dan depresi, serta gangguan fisik lainnya seperti gangguan kardiovaskular dan musculoskeleta. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan antara beban kerja terhadap tingkat stres perawat di ruang rawat inap RSUD Jampangkulon. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian dipilih dengan quota sampling dengan besar sampel yaitu 54 responden. Instrumen dalam penelitian adalah kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan rumus Chi square. Hasil: Dari hasil uji chi-square didapatkan P value : 0,000 < 0,05, di mana dapat disimpulkan ada hubungan antara beban kerja terhadap tingkat stres perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Jampangkulon. Kesimpulan: Dapat dikesimpulkan bahwa ada hubungan antara beban kerja terhadap tingkat stres perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Jampangkulon. Saran: : Diharapkan bagi peneliti berikutnya untuk melanjutkan penelitian ini dengan metode dan variabel yang berbeda sehingga lebih diketahui faktor-faktor lain yang berhubungan beban kerja terhadap tingkat stres perawat.
Hubungan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Sekarwangi Fauziah, Syifa Rizki; Basri, Burhanuddin; Abdillah, Hadi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i01.808

Abstract

Latar Belakang: Kualitas pelayanan adalah pelayanan yang menunjukkan tingkat kesempurnaan dan yang diharapkan oleh pasien. Berdasarkan data dari bidang rekam medik Rumah Sakit Sekarwangi diperoleh data jumlah pasien rawat inap non – BPJS pada tahun 2020 – 2022 terjadi penurunan. Pelayanan Kesehatan yang berkualitas akan berdampak positif terhadap kepuasan pasien. Kepuasaan pasien yang positif akan berdampak juga pada peningkatan loyalitas pasien terhadap Rumah Sakit. Loyalitas pasien merupakan salah satu manifestasi dan kelanjutan dari kepuasan pasien dalam menggunakan fasilitas maupun jasa pelayanan yang disediakan oleh pihak Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Sekarwangi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan menggunakan rancangan cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel Non-Probability Sampling dengan jenis accidental sampling. Hasil: Berdasarkan hasil uji Chi-square didapatkan P value: 0,000 < 0,05 maka Ha diterima. Dengan hasil, adanya hubungan antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Sekarwangi. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit Sekarwangi. Saran: : Saran kepada Rumah Sakit Sekarwangi peneliti menyadari dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa loyalitas pasien baik terhadap Rumah Sakit.
Hubungan respon time dengan tingkat kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Sukabumi tahun 2022 Andriani, Dian; Safariyah, Erna; Basri, Burhanuddin
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i01.823

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit memiliki pelayanan yang komprehensif dan kuratif yaitu untuk pencegahan penyakit terhadap masyarakat. Intalasi Gawat Darurat (IGD) berperan penting dalam menangani keselamatan pasien. Penanganan kondisi korban harus di utamakan oleh petugas medis di rumah sakit karena keberhasilan penanganan di ruangan gawat darurat tergantung pada kondisi respon, tenaga kesehatan, kualitas dan kecepatan ditemukan.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan respon time dengan tingkat kepuasan pasien di IGD Rumah Sakit Sekarwangi. Metode: Penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode kuesioner cross sectional, teknik ini mengumpulkan dokumen simple random sampling dengan jumlah responden 97 orang. Hasil: Response time pada pasien RSUD Sekarwangi Sukabumi menunjukkan response time yang cepat < 5 menit , sejumlah 69 responden dengan nilai (71,1%). Kepuasan pasien di RSUD Sekarwangi Sukabumi menunjukkan 75 responden sangat puas dengan angka ini (77,3%). Berdasarkan hasil analisis uji statistik Chi-Square di dapatkan nilai P value : 0,000 ( 0,05) yaitu Ha diterima. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara response time dengan kepuasan pasien di IGD RSU Sekarwangi Sukabumi. Saran:  Diharapkan  perawat meningkatkan response time untuk pelayanan yang lebih optimal untuk menjaga kepuasan pasien.
Hubungan status ekonomi keluarga dan pengetahuan keluarga dengan kejadian stunting Fauziah, Siti Salwa; Hadiyanto, Hendri; Hamidah, Ernamawati; Basri, Burhanuddin
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i01.1449

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi terhambatnya pertumbuhan pada anak di bawah usia 5 tahun akibat kekurangan gizi jangka panjang, umumnya dialami oleh keluarga dengan tingkat sosial ekonomi yang rendah dan pengetahuan gizi yang minim. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis korelasi antara status ekonomi dan pengetahuan keluarga dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Gegerbitung.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif dengan metode analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 72 ibu yang memiliki balita di wilayah tersebut menjadi populasi penelitian, di mana 61 sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data kami lakukan menggunakan uji statistik Chi-Square.Hasil: Dalam hasil analisis, ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status ekonomi keluarga (P value 0,000 < 0,05) dan pengetahuan keluarga (P value 0,000 < 0,05) dengan kejadian stunting.Kesimpulan: Kesimpulannya, status ekonomi dan pengetahuan keluarga berpengaruh signifikan terhadap kejadian stunting