Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap rumah sakit Mutakin, Ilman Akbar; Makiyah, Arfatul; Basri, Burhanuddin
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/6cwys863

Abstract

Latar Belakang: Tingkat kepuasan pasien masih menjadi permasalahan global, termasuk di Indonesia, dengan data menunjukkan angka kepuasan yang relatif rendah di berbagai wilayah seperti Asia Tenggara (35%), Amerika Serikat (42%), Kenya (40,4%), India (34,4%). Sekitar 60% rumah sakit di Indonesia belum memenuhi standar pelayanan yang ideal, sehingga diperlukan evaluasi terhadap faktor yang memengaruhi kepuasan pasien, seperti perhatian terhadap keluhan, kenyamanan selama perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerapan komunikasi terapeutik oleh perawat dengan tingkat kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap RS Al-Mulk.Metode: Rancangan penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Jumlah responden sebanyak 79 orang, teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, analisis menggunakan uji Chi-square.Hasil: Uji statistik Chi-square menghasilkan nilai p = 0,000, yang berarti lebih kecil dari 0,05.  Kesimpulan: Terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat dengan kepuasan pasien di Ruang Rawat Inap RS Al-Mulk. Dapat berpartisipasi sebagai responden diharapkan terus memberikan umpan balik positif mengenai kualitas komunikasi dengan perawat, sehingga dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Pengaruh S’ Leaf Tea Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Diwilayah Kerja Puskesmas Cisaat Sekar Arum Meilasani; Burhanuddin Basri; Amir Hamzah
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v2i2.284

Abstract

Background: Diabetes Mellitus is a serious condition that occurs over a long period of time, where blood sugar levels increase due to lack of production of the hormone insulin by the pancreas. Research Objective: To determine the effect of giving S'Leaf Tea on reducing blood sugar levels in diabetes mellitus sufferers in the Cisaat Community Health Center Working Area. Method: research method using Quasi Experimental Pretest-Posttest One Group Design. There were 16 respondents in this study. The results were analyzed using the sample paired T-test. Results: The results of statistical tests using the Paired Samples Test obtained a P value of 0.000 < 0.05, where it can be concluded that there is an effect of S'Leaf Tea on reducing blood sugar levels in diabetes mellitus sufferers at the Cisaat Community Health Center. Conclusion: There is an effect after consuming S'leaf Tea on reducing blood sugar levels in diabetes mellitus sufferers in the Cisaat Community Health Center Working Area. Suggestion: it is hoped that it can be used as an alternative non-pharmacological therapeutic treatment by consuming it.
Pengaruh Bomb Tea Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Baros Indah Handayani; Burhanuddin Basri; Lutiyah Lutiyah
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): March : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v2i2.278

Abstract

Background: Hypertension or high blood pressure is a non-communicable disease with abnormal blood pressure condition above the normal limit, which is higher than 140/90 mmHg. Hypertension is one of the diseases without symptoms and usually called the silent killer. There are some factors that become hypertension like genetic, lifestyle which are smoking, consuming fatty foods, and consuming alcohol. Research Objectives: to determine the effect of giving Bomb Tea (butterfly pea, lemon, and isomalt) for blood pressure in hypertension sufferers in Puskesmas Baros Area, Sukabumi City. Method: the research method used in this study was pre-experimental using one group pretest-posttest design. Respondents total in this study were 16 respondents. The result will analyze by paired t-test. Result: The statistic result by paired t-test show the p-value of systolic and diastolic blood pressure is 0,000<0,05, which means there is an effect to decrease blood pressure in hypertension sufferers. Conclusion: the conclude, there is an effect in the form of reducing blood pressure in hypertension sufferers in Puskesmas Baros Area. Suggestion: the study could become an alternative treatment by consuming Bomb Tea for decreased the blood pressure for hypertension sufferers.
Hubungan pola asuh orang tua dengan gangguan tidur pada anak pra sekolah usia 3-5 tahun Noviani, Tia; Andriani, Ria; Hamzah, Amir; Basri, Burhanuddin
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/0y36hy33

Abstract

Latar Belakang: Masalah tidur pada anak prasekolah usia 3–5 tahun dapat memengaruhi perkembangan fisik, emosional, dan kognitif mereka. Pola asuh orang tua menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan tidur yang sehat, di mana pola asuh yang konsisten mendukung tidur berkualitas, sedangkan pola asuh yang tidak konsisten dapat menimbulkan gangguan tidur. Karena hubungan antara pola asuh dan masalah tidur anak masih jarang diteliti. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kaitan keduanya pada anak prasekolah usia 3–5 tahun. Metode: Penelitian ini mengadopsi desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi mencakup semua orang tua yang memiliki anak berusia 3-5 tahun sebanyak 122 orang, jumlah sampel 94 orang melalui teknik non-probability accidental sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil dari uji Chi-Square menunjukkan nilai p < 0,001, yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara cara orang tua mengasuh dan masalah tidur pada anak berusia 3-5 tahun di Desa Situmulya.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara cara pengasuhan orang tua dan masalah tidur anak sehingga disarankan bagi orang tua untuk menerapkan pola pengasuhan demokratis untuk meningkatkan kualitas tidur anak mereka
Efektivitas Edukasi Berbasis Video terhadap Pengetahuan Pengemudi Ojek Online tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Sukabumi Muhammad Chandra Syahputra; Burhanuddin Basri; Erna Safariyah; Egi Mulyadi
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i2.24145

Abstract

ABSTRACT Traffic accidents remain a major cause of injury and death in Indonesia, including Sukabumi City. Online motorcycle taxi drivers have high mobility and are frequently present at accident scenes, making them potential first responders; however, their knowledge of first aid in traffic accidents remains limited. Video-based education is considered an effective learning medium because it integrates visual and auditory information. This study aimed to examine the effectiveness of video-based education on the knowledge of online motorcycle taxi drivers regarding first aid in traffic accidents in Sukabumi City. A quantitative quasi-experimental study with a nonequivalent control group design was conducted involving 32 respondents selected through purposive sampling and divided equally into experimental and control groups. Data were collected using a 30-item knowledge questionnaire based on a Guttman scale and analyzed using Paired Samples Test and Independent Samples Test. The results showed a significantly greater improvement in knowledge among respondents who received video-based education compared to the control group (p 0.05). These findings indicate that video-based education is effective in improving first aid knowledge among online motorcycle taxi drivers. Therefore, video-based education is recommended as a routine training method to enhance preparedness and first aid skills in the field. Keywords: Video-Based Education, Knowledge, Online Motorcycle Taxi Drivers, First Aid, Traffic Accidents.  ABSTRAK Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab utama cedera dan kematian di Indonesia, termasuk di Kota Sukabumi. Pengemudi ojek online memiliki mobilitas yang tinggi dan sering berada di lokasi kejadian kecelakaan, sehingga berpotensi menjadi penolong pertama. Namun demikian, tingkat pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas masih terbatas. Edukasi berbasis video dianggap sebagai media pembelajaran yang efektif karena mampu mengintegrasikan informasi visual dan auditori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi berbasis video terhadap tingkat pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas di Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen nonequivalent control group, melibatkan 32 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi secara seimbang ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 30 pernyataan dengan skala Guttman dan dianalisis menggunakan uji Paired Samples Test dan Independent Samples Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang secara signifikan lebih tinggi pada responden yang menerima edukasi berbasis video dibandingkan dengan kelompok kontrol (p 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis video efektif dalam meningkatkan pengetahuan pengemudi ojek online mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, edukasi berbasis video direkomendasikan sebagai metode pelatihan rutin untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan pertolongan pertama di lapangan. Kata Kunci: Edukasi Berbasis Video, Pengetahuan, Pengemudi Ojek Online, Pertolongan Pertama, Kecelakaan Lalu Lintas.
Hubungan Pengetahuan Pasien tentang Perawatan Luka Post Sectio Caesaria dengan Kejadian Infeksi Daerah Operasi (IDO) Pada Pasien Sectio Caesaria di RSUD Jampangkulon Provinsi Jawa Barat Desti Oktaviani; Irwan Danismaya; Burhanuddin Basri; Erna Safariyah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.20654

Abstract

ABSTRACT Surgical Site Infections (SSI) are among the most common complications following surgical procedures, including caesarean sections (CS), potentially increasing morbidity rates and length of hospital stay. Patients' knowledge regarding postoperative wound care is a crucial factor in preventing SSI. This study aimed to determine the relationship between patients' knowledge about post-CS wound care and the incidence of SSI at RSUD Jampangkulon. A quantitative research method with a cross-sectional design was used. The sample consisted of 87 respondents selected through accidental sampling. Data were collected using questionnaires and observation sheets and analyzed using the Fisher Exact test. The results showed that most respondents had good knowledge (65.5%) and the majority did not experience SSI (75.9%). A significant relationship was found between knowledge level and the incidence of SSI (p-value = 0.000). The study concludes that better patient knowledge about post-CS wound care is associated with a lower risk of developing surgical site infections. Keywords: Knowledge, Wound Care, Caesarean Section, Surgical Site Infection  ABSTRAK Infeksi Daerah Operasi (IDO) merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pasca tindakan bedah termasuk sectio caesaria (SC) dan dapat meningkatkan angka morbiditas serta memperpanjang hari rawat inap. Pengetahuan pasien mengenai perawatan luka post operasi menjadi faktor penting dalam mencegah IDO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pasien tentang perawatan luka post sectio caesaria dengan kejadian infeksi daerah operasi di RSUD Jampangkulon. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 87 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (65,5%) dan mayoritas tidak mengalami IDO (75,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian IDO (p-value = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan pasien tentang perawatan luka post SC, semakin rendah risiko terjadinya infeksi daerah operasi. Kata Kunci: Pengetahuan, Perawatan Luka, Sectio Caesaria, Infeksi Daerah Operasi
Pengaruh Edukasi Berbasis E-Booklet terhadap Manajemen Perawatan Diri pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSI Assyifa Mila Nirmalasari; Erna Safariyah; Burhanuddin Basri; Azhar Zulkarnain Alamsyah
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i4.24683

Abstract

ABSTRACT Patients with Type 2 Diabetes Mellitus require optimal self-care management abilities to prevent long-term complications and maintain their quality of life. However, preliminary findings at RSI Assyifa indicated that several patients were not yet able to perform self-care consistently, particularly in regulating diet, monitoring blood glucose levels, engaging in physical activity, adhering to medication therapy, and performing foot care. This study aimed to determine the effect of e-booklet–based education on self-care management among patients with Type 2 Diabetes Mellitus at RSI Assyifa Sukabumi. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group model, involving 36 respondents divided into an intervention group (n = 18) and a control group (n = 18), selected through purposive sampling. The research instrument used was the Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA). The Kolmogorov-Smirnov normality test indicated that all data were not normally distributed (p = 0.001). The Wilcoxon test showed a significant difference in self-care management between the intervention and control groups after the e-booklet–based education was provided (p = 0.001), with a mean rank of 26.14 for the intervention group and 10.86 for the control group. These findings demonstrate that e-booklet–based education is effective in improving self-care management among patients with Type 2 Diabetes Mellitus. Structured, clear, and easily accessible digital educational media help enhance patients’ understanding and independence in managing chronic conditions. Keywords: E-Booklet–Based Education, Self-Care Management, Type 2 Diabetes Mellitus, SDSCA.  ABSTRAK Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 memerlukan kemampuan manajemen perawatan diri yang optimal untuk mencegah komplikasi jangka panjang dan mempertahankan kualitas hidup. Namun, hasil studi pendahuluan di RSI Assyifa menunjukkan bahwa sebagian pasien belum mampu melakukan perawatan diri secara konsisten, terutama dalam hal pengaturan pola makan, pemantauan gula darah, aktivitas fisik, kepatuhan obat, dan perawatan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi berbasis e-booklet terhadap manajemen perawatan diri pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSI Assyifa Sukabumi. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan model pretest-posttest control group design, melibatkan 36 responden yang terbagi menjadi kelompok intervensi (n = 18) dan kelompok kontrol (n = 18), dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA). Hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi tidak normal (p = 0,001). Analisis Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan manajemen perawatan diri antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah edukasi berbasis e-booklet diberikan (p = 0,001), dengan mean rank kelompok intervensi sebesar 26,14 dan kelompok kontrol 10,86. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis e-booklet efektif dalam meningkatkan manajemen perawatan diri pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Media edukasi digital yang terstruktur, jelas, dan mudah diakses membantu meningkatkan pemahaman dan kemandirian pasien dalam pengelolaan penyakit kronis. Kata Kunci: Edukasi Berbasis E-Booklet, Manajemen Perawatan Diri, Diabetes Mellitus Tipe 2, SDSCA.
PROGRAM PENDAMPINGAN PELAJAR MUHAMMADIYAH SE KOTA SUKABUMI DALAM UPAYA ANTI BULLYING DAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL Tri Utami; Burhanuddin Basri; Dhinny Novryanthi; Nabila Alifia Achsan; Siti Andiani; Mutia Safira Ramadhani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.38860

Abstract

Abstrak: Bullying dan kekerasan seksual merupakan masalah serius yang memengaruhi 25% pelajar di Indonesia, berdampak pada kesehatan mental dan fisik remaja. Kurangnya pendampingan dan pemahaman mengenai anti-bullying serta pencegahan kekerasan seksual menjadi penyebab utama, terutama di kalangan pelajar Muhammadiyah Kota Sukabumi. Program pendampingan pelajar Muhammadiyah se-Kota Sukabumi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan pelajar dalam mencegah bullying serta kekerasan seksual melalui pendekatan Islami. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan konseling sebaya, workshop interaktif, melibatkan 86 pelajar di SD Aisyiyah kota sukabumi, SMP Aisyiyah kota sukabumi, dan MTS Muhammadiyah kota Sukabumi. Sistem evaluasi menggunakan pre-test dan post-test dengan 33 pertanyaan kuesioner terstruktur serta observasi perilaku untuk mengukur peningkatan pengetahuan tentang pengenalan bullying, mekanisme pelaporan, batas persetujuan seksual, dan dukungan psikososial. Hasilnya dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif guna menilai efektivitas program. Hasilnya, pengetahuan peserta meningkat signifikan, seperti pemahaman anti-bullying dari 42% menjadi 96%, dan pencegahan kekerasan seksual dari 55% menjadi 91%. Sebanyak 94% peserta merasa program sangat bermanfaat, dengan 89% puas terhadap materi dan pendampingan.Abstract: Bullying and sexual violence are serious problems affecting 25% of students in Indonesia, impacting the mental and physical health of adolescents. The lack of mentoring and understanding regarding anti-bullying and sexual violence prevention is a major cause, especially among Muhammadiyah students in Sukabumi City. This Muhammadiyah student mentoring program across Sukabumi City aims to enhance students' awareness and skills in preventing bullying and sexual violence through an Islamic approach. The methods used include socialization, peer counseling training, and interactive workshops, involving 121 students from SD Aisyiyah Sukabumi City, SMP Aisyiyah Sukabumi City, and MTS Muhammadiyah Sukabumi City. The evaluation system employs pre-test and post-test with structured questionnaires as well as behavioral observations to measure improvements in knowledge about bullying recognition, reporting mechanisms, sexual consent boundaries, and psychosocial support. The results are analyzed quantitatively and qualitatively to assess program effectiveness. The results show a significant increase in participants' knowledge, such as anti-bullying understanding from 45% to 88%, and sexual violence prevention from 55% to 91%. As many as 94% of participants found the program highly beneficial, with 89% satisfied with the materials and mentoring. This program is expected to continue through integration into the Muhammadiyah school curriculum and collaboration with local child protection agencies.
Pengaruh Serosa Tea (Seledri, Bunga Rosella) Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Puskesmas Dwi Anggraeni Puspitasari; Burhanuddin Basri; Irawan Danismaya; Erna Safariyah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1080

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik >140 mmHg atau diastolik >90 mmHg, terbagi menjadi esensial dan sekunder. Faktor penyebab meliputi genetik, pola hidup tidak sehat, serta konsumsi makanan tinggi lemak dan garam, yang berisiko menimbulkan komplikasi. Penanganan farmakologi umumnya menggunakan diuretik, beta blocker, dan antihipertensi lainnya, namun intervensi non-farmakologi seperti Serosa Tea (seledri dan bunga rosella) perlu dieksplorasi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh pemberian Serosa Tea terhadap tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Sukabumi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental non-equivalent control group. Populasi 4.260 penderita hipertensi di Puskesmas Sukabumi tahun 2024; sampel 16 responden dipilih purposive sampling (non-probability). Penelitian dilakukan Oktober-Desember 2025; analisis data menggunakan Paired T-Test dan Independent Samples Test. Hasil: Paired T-Test kelompok intervensi (p=0,000<0,05) dan kontrol (p=0,003<0,05) menunjukkan pengaruh signifikan Serosa Tea terhadap penurunan tekanan darah, dengan penurunan lebih besar di intervensi. Independent T-Test pre-test (p=1,000>0,05) tidak ada perbedaan; post-test (p=0,000<0,05) ada perbedaan signifikan antar kelompok. Kesimpulan: Pemberian Serosa Tea berpengaruh signifikan menurunkan tekanan darah penderita hipertensi.  Masyarakat diimbau menjaga pola makan sehat dan gaya hidup untuk stabilitas kondisi hipertensi.
Pengaruh Edukasi Berbasis Video Terhadap Kepatuhan Perawatan Diri Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Rini Anggraeni; Erna Safariyah; Dhinny Novryanthi; Burhanuddin Basri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1081

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang umum dengan prevalensi global 1,28 miliar kasus pada tahun 2023 dan diperkirakan meningkat menjadi 1,6 miliar pada tahun 2025. Kepatuhan perawatan diri menjadi kunci pencegahan komplikasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi berbasis video terhadap kepatuhan perawatan diri pada pasien hipertensi di Puskesmas. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Populasi adalah 125 pasien hipertensi yang rutin kontrol 3 bulan terakhir. Sampel 56 responden dipilih dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Terdapat peningkatan kepatuhan perawatan diri setelah intervensi edukasi berbasis video. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang menandakan edukasi berbasis video berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan perawatan diri pasien hipertensi. Kesimpulan: Edukasi berbasis video efektif meningkatkan kepatuhan perawatan diri pada pasien hipertensi di Puskesmas. Puskesmas diharapkan mengimplementasikan dan mengembangkan edukasi kesehatan berbasis video sebagai metode edukasi rutin pada pasien hipertensi.