Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Optimalisasi Biaya Distribusi Beras Bulog Di Kota Payakumbuh Menggunakan Metode Least Cost Method Dan North West Corner Desti Afirda; Nana Sepriyanti
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 5 (2026): Juni
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi biaya distribusi beras BULOG di Kota Payakumbuh menggunakan metode Least Cost Method dan North West Corner dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data penelitian meliputi total distribusi beras sebesar 142.100 kg untuk 7.105 penerima pada lima kecamatan, yaitu Payakumbuh Barat, Timur, Utara, Selatan, dan Lamposi Tigo Nagori selama periode dua bulan. Dalam penelitian ini, sumber distribusi diasumsikan menjadi beberapa gudang untuk memenuhi model transportasi. Metode Least Cost digunakan untuk menentukan alokasi distribusi berdasarkan biaya terendah, sedangkan metode North West Corner digunakan sebagai pembanding solusi awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Least Cost menghasilkan biaya distribusi yang lebih efisien dibandingkan metode North West Corner. Perbedaan ini menunjukkan bahwa pemilihan metode transportasi sangat berpengaruh terhadap efisiensi biaya distribusi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengambilan keputusan distribusi logistik pangan yang lebih optimal di lingkungan BULOG.
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas XI MA Halimatus Sahdiah Simbolon; Nana Sepriyanti
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 5 (2026): Juni
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan koneksi matematis merupakan salah satu kompetensi fundamental yang harus dikuasai siswa dalam pembelajaran matematika, namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan ini masih rendah di kalangan siswa Madrasah Aliyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan koneksi matematis siswa kelas XI MA pada materi Trigonometri. Penelitian menggunakan metode quasi-experimental dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group. Populasi adalah seluruh siswa kelas XI MA Negeri 2 Padang tahun ajaran 2024/2025. Sampel dipilih secara purposive sampling, terdiri atas 32 siswa kelas eksperimen yang mendapat pembelajaran RME dan 32 siswa kelas kontrol yang mendapat pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan koneksi matematis berbentuk uraian sebanyak 5 butir soal yang telah divalidasi oleh ahli (CVR ≥ 0,62) dan memiliki reliabilitas tinggi (α = 0,83). Analisis data menggunakan uji-t independen setelah uji prasyarat normalitas (Shapiro-Wilk) dan homogenitas (Levene) terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (t = 5,38; df = 62; p = 0,000 < 0,05). Rata-rata N-gain kelas eksperimen (0,64) lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas kontrol (0,36), dengan effect size Cohen's d = 1,24 yang tergolong besar. Dengan demikian, pendekatan RME terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan koneksi matematis siswa MA.
PEMBERDAYAAN REMAJA MELALUI PROGRAM DAURAH AL-QUR’AN SEBAGAI UPAYA PEMBINAAN GENERASI QUR’ANI Rahmat Rahmat; Sifa Fauziah; Abdul Rahman; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/p2s0wq48

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan remaja melalui program Daurah Al-Qur’an sebagai upaya pembinaan generasi Qur’ani berbasis revitalisasi fungsi masjid di era digital. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Raya Baburrahmah, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dengan melibatkan 20 peserta berusia 15–18 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community-Based Research (CBR) yang partisipatif, memadukan pelatihan intensif tahsin dan tahfidz secara luring dengan pendampingan berkelanjutan melalui media digital WhatsApp secara daring, serta diakhiri dengan pembentukan komunitas belajar. Tahapan CBR meliputi identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, pelaksanaan, evaluasi reflektif, dan tindak lanjut keberlanjutan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan membaca Al-Qur’an, meliputi makharijul huruf, tajwid, ghunnah, mad wal qashar, serta kelancaran bacaan, yang ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 60 menjadi 89. Selain itu, terjadi perubahan sikap remaja dari apatis menjadi aktif dalam kegiatan masjid, tumbuhnya motivasi religius intrinsik, serta terbentuknya komunitas “Remaja Masjid Qur’ani” yang mandiri. Dengan demikian, program ini efektif meningkatkan kompetensi keagamaan, memperkuat karakter, serta menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda di masyarakat urban.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WORDWALL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMP IT SABBIHISMA PADANG Nenesia Okvaiv Adesta; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/xaf2j984

Abstract

This research arises due to the low enthusiasm and academic achievement of students in Islamic Religious Education (PAI), particularly in the material of Honesty and Justice, which still largely uses traditional teaching methods. The use of digital learning media, such as Wordwall, is expected to create a more engaging learning experience and increase student participation. The objective of this research is to assess the impact of using Wordwall-based learning media on the motivation and achievement of eighth-grade students at SMP IT Sabbihisma Padang. The method used is a quantitative approach with an experiment thru a pretest-posttest design with a control group. The research subjects consisted of 30 students divided into two groups: the experimental group (15 students) who learned using Wordwall and the control group (15 students) who received traditional teaching. Data were collected using learning outcome tests and motivation questionnaires that had been tested for validity and reliability. The analysis results show that the average learning outcomes of students in the experimental class increased from 67.53 to 85.73, or an increase of 18.20 points, while the control class increased from 71.00 to 83.00, or an increase of 12.00 points. Additionally, the learning motivation of students in the experimental class reached a level of 96.33% with a very high category, while the control class only reached 57.40% with a moderate category. Thus, the use of Wordwall-based learning media has proven to have a positive impact on the increase in motivation and achievement of students in Islamic Religious Education.
LKPD PAI dalam Perspektif Siswa SMP: Antara Literasi Digital, Dukungan Orang Tua, dan Kedisiplinan Belajar di Kelas Ilal Fajri; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v3i2.1617

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi siswa terhadap penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks literasi digital, dukungan orang tua, dan kedisiplinan belajar. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus intrinsik, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi di SMPN 25 Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang digunakan masih bersifat konvensional, kurang menarik secara visual, dan tidak terintegrasi dengan kebiasaan belajar digital siswa. Mayoritas siswa menunjukkan preferensi terhadap media pembelajaran digital interaktif yang sesuai dengan gaya belajar mereka. Selain itu, dukungan orang tua dan kedisiplinan kelas terbukti memengaruhi efektivitas penggunaan LKPD. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya pengembangan LKPD digital yang multimodal, kontekstual, dan kolaboratif, serta keterlibatan aktif guru dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap kebutuhan generasi digital.
Kebutuhan dan Harapan terhadap LKS Matematika Kontekstual Berbasis Islam: Studi Kualitatif di SMP Negeri 25 Padang Ahmad Jamiat; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
Edukatif Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v3i2.1614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebutuhan dan harapan guru serta siswa terhadap pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) matematika kontekstual berbasis Islam di SMP Negeri 25 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan mengingat materi matematika karena minimnya keterkaitan dengan konteks kehidupan dan nilai-nilai yang mereka anut. Guru berharap adanya LKS yang sistematis, komunikatif, dan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman secara eksplisit. Siswa juga menginginkan LKS yang menarik secara visual, mudah dipahami, dan relevan dengan praktik keagamaan mereka. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya pengembangan LKS yang tidak hanya bermuatan akademik, tetapi juga mendukung pembentukan karakter spiritual siswa melalui pendekatan kontekstual dan nilai.
Evaluation of TPACK Competencies Based on Gender, Education and Years in Teaching of Mathematics Lecturers in Indonesia Nana Sepriyanti; Sasmi Nelwati; Fatimah Zahrah; Musthofa Musthofa; Nasikhin Nasikhin
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2023): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v19i2.4590

Abstract

This study evaluates the ability of mathematics lecturers in Indonesian universities to use TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge). It uses a Sequential Explanatory research method that integrates quantitative and qualitative approaches. The findings indicate that overall, the TPACK skills of mathematics lecturers in Indonesia are at a very good level (85,6%). The questionnaire data showed that the aspects of gender, length of teaching, and level of education had average scores of 85.2%, 85.5%, and 86.1%, respectively. Students' responses to lecturers' TPACK were also high, with an average questionnaire score of 85.1%. Further analysis showed no significant difference in the TPACK ability of mathematics lecturers based on gender, years of teaching, or level of education. However, partial analysis showed that female lecturers' CK and PK components were superior to male lecturers. This indicates a significant effect of gender partially on lecturers' TPACK. At the same time, the length of teaching and level of education does not have a significant impact either partially or jointly on the TPACK ability of mathematics lecturers in Indonesia. This study provides in-depth insights into the factors that influence the TPACK of mathematics lecturers, with important implications for professional development and improving the quality of learning in the Indonesian higher education context
EFEKTIVITAS PELATIHAN INTENSIF MAKHARIJUL HURUF DAN HUKUM TAJWID DALAM MENINGKATKAN KETEPATAN PELAFALAN AYAT AL-QUR'AN PADA PESERTA DIDIK KELAS III SD PLUS MARHAMAH Rina Windari; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.16787

Abstract

The ability to read the Qur'an correctly in accordance with makharijul huruf (articulation points of Arabic letters) and the rules of tajwid is a fundamental competency that students must possess. However, errors in pronouncing hijaiyah letters and applying tajwid rules are still prevalent among third-grade students of SD Plus Marhamah, resulting in suboptimal accuracy of Qur'anic recitation. This study aims to determine the effectiveness of intensive training in makharijul huruf and tajwid rules in improving the accuracy of Qur'anic verse pronunciation. A quantitative approach with a quasi-experimental one-group pretest-posttest design was employed. Thirty third-grade students were selected through total sampling as research subjects. Data were collected through practical Qur'an reading tests, assessed using a validated rubric instrument covering makharijul huruf accuracy, tajwid application, reading fluency, and overall pronunciation. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, the Paired Sample t-Test, and N-Gain Score analysis. Results revealed a significant improvement in students' Qur'an reading accuracy, with the mean score rising from 66.20 (pretest) to 87.53 (posttest). The Paired Sample t-Test yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference before and after training. The N-Gain Score of 0.63 placed the intervention in the moderately effective category. These findings demonstrate that intensive training in makharijul huruf and tajwid rules is an effective instructional strategy for improving Qur'anic pronunciation accuracy among elementary school students.
Autonomy and Democratization of Islamic Education Izzi Fekrat; Nana Sepriyanti; Martin Kustati; Nurhasnah Nurhasnah; Eldarifai Eldarifai; Sisri Wahyuni
International Journal of Educational Narratives Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v2i1.676

Abstract

Background. Autonomy is the freedom to maintain and promote the special interests of the region, with its own finances, determine its own laws, and self-government. Purpose. Educational autonomy according to the National Education System Law No. 20 of 2003 is revealed in the rights and obligations of citizens, parents, communities, and governments. Method. The research and development method is a research method used to produce certain products, and test the effectiveness of these products. Results. The results of this paper show that autonomy aims to autonomize a person or an institution or a region, so that educational autonomy has the aim of providing an autonomy in realizing the function of institutional education management. Conclusion. However, since the implementation of educational autonomy, it turns out that its implementation has not gone as expected, instead the implementation of autonomy has created many problems, namely the high cost of education. Meanwhile, the meaning of educational autonomy actually implies democracy and social justice, meaning that education is carried out in a democratic manner so that the expected goals can be realized and education is intended for the benefit of the community, in accordance with the ideals of the nation in educating the nation.
Development of Edpuzzel as an Interactive Media in Muraja'ah Program for Junior High School Students Lisa Candra Sari; Martin Kustati; Nana Sepriyanti; Novrianti Novrianti
International Journal of Educational Narratives Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v2i1.696

Abstract

Background. One of the factors that influence the success of the implementation of learning programs is the teacher, the teacher is believed to be one of the dominant factors that determine the level of student success in achieving results in the learning process Purpose. This study aims to develop Edpuzzle as an interactive media that matches the eligibility criteria of media and materials to improve students' muraja'ah abilities. Method. This type of research is R&D with a 4D development model whose stages are. Define, Design, Development and Disseminate. Results. Overall, the interactive learning video media product tawaasilul aayat method in middle class tahfizh subjects at SMPs IT Tahfizh Adzikra Padang is "Very Valid" so it deserves to be tested in tahfizh learning, especially in the field of muraja'ah. Conclusion. Based on the data processing process carried out, this study showed the results obtained by 3.62 or 72.3% of the first stage of media experts with the category "Valid", 4.15 or 83% of the second media experts of the first stage with the category "Very Valid".