Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Aplikasi Berbasis Web Untuk Manajemen Event: Modul Penganggaran Berdasarkan Aktivitas (Studi Kasus: PT. Tourezia Cakra Inspira) Anisa Hapsari, Dea; Yuniarasti, Irna; Widayanti, Widayanti
eProceedings of Applied Science Vol. 9 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-PT. Tourezia Cakra Inspira merupakan perusahaan yang menyediakan jasa untuk manajemen event. Perusahaan ini berlokasi di Pogung Raya 27 B – D33 A. Sinduadi, Mlati, Sleman, D.I Yogyakarta. Bagian keuangan perusahaan dalam membuat rencana anggaran biaya untuk event yang dipesan oleh pelanggan masih manual menggunakan Microsoft Excel sehinga sering terjadi kesalahan hitung serta data tidak tersimpan secara permanen. Aplikasi berbasis web ini akan membantu bagian keuangan perusahaan dalam pembuatan rencana anggaran biaya event dan laporan rencana anggaran biaya event. Aplikasi ini dibangun dengan menggunakan metode bahasa pemrograman PHP, Framework CI4, dan database MySQL untuk menangani permasalahan yang terjadi. Metode pengerjaan perangkat lunak pada proyek akhir ini menggunakan Software Development Life Cycle (SDLC) yaitu Prototype. Pengujian aplikasi menggunakan metode black box testing. Aplikasi mampu menyimpan data-data yang dibutuhkan dalam pembuatan anggaran dan akan menghasilkan laporan rencana anggaran biaya berdasarkan event pesanan pelanggan. Kata kunci- event, rencana anggaran biaya, framework codeigniter
Cultural Meaning in Instrument Playing Technique Terms Karawitan Kendhang in Surakarta Style: Ethnolinguistic Study Widayanti, Widayanti; Widodo, Widodo
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2025): JURNAL KREDO VOL 8 NO 2 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v8i2.15042

Abstract

Based on the research results, it can be concluded that the technical terms for playing kendhang instruments in the Surakarta style musical can be grouped into two groups, namely monomorphemic and polymorphemic. There are 4 techniques in monomorphemic form, namely: tebok, kebug, keplak, penet. There are 4 polymorphemic techniques, namely: mbesut, njawil, tebokan bem, and tebokan kempyang. The cultural meaning of the technical terms for playing the Surakarta style kendhang karawitan instrument is that it describes the culture of the Javanese people in living their lives. The technical terms for playing the kendhang instrument do not only represent their sociocultural activism, but are also a symbol of the spiritual awareness of the Javanese people. This is because Javanese people have had an awareness since ancient times that humans are a small universe of all life.
Integrasi Sains Terapan dalam Pengembangan Energi Terbarukan: Perspektif Islam pada Teknologi Plant Microbial Fuel Cell (PMFC) Damayanti, Silva; Dwandaru, Wipsar Sunu Brams; Dewi, Imelda Zahra Tungga; Widayanti, Widayanti
Kaunia: Integration and Interconnection Islam and Science Journal Vol. 21 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/kaunia.5438

Abstract

The increasing demand for sustainable energy drives innovations in environmentally friendly renewable energy technologies, one of which is the Plant Microbial Fuel Cell (PMFC), which utilizes the biochemical activity of plants to generate electricity. This study examines the potential of PMFC as an eco-friendly energy solution and its relevance to Islami teachings on environmental conservation and the sustainable use of natural resources. Experimental results show that the PMFC with Aluminium-Copper (Al-Cu) electrodes generates a maximum current of 0,396 mA and a voltage of 0,393 V, while the Aluminium-Zinc (Al-Zn) combination only produces 0,255 mA and 0,222 V. Additionally, wet soil conditions enhance the power output to 0,051 mW. This study demonstrates that PMFC can convert the chemical energy in plants into electricity without harmful emissions, aligning with Islamic principles that emphasize sustainability and the prevention of environmental damage.