Zose Wirawan
Jurusan Pendidikan IPA, Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Sastra, Universitas Bosowa, Jl. Urip Sumoharjo N0. Km.4, Sulawesi Selatan

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

INDEPENDENT CURRUCULUM DEVELOPMENT IN EDUCATIONAL UNITS AND ITS APPLICATION IN 21st CENTURY LEARNING Wirawan, Zose; Arwien, Rizki Trisnawaty; Safira, Ifa; Sumartini, Rini; Bachri, Salsabilah Syaeful
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 6 No 1 (2024): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v6i1.1181

Abstract

Curriculum development needs to be carried out by educational units in anticipation of the increasingly rapid pace of development of Science and Technology. The aim of this research is to understand the process of curriculum development in Indonesia, especially the independent curriculum which is implemented in educational units. As well as knowing the application or implementation of the independent curriculum in 21st century learning. The research method used is literature study, namely data collection techniques carried out by systematically searching scientific literature, whether in the form of journals, articles, books or other sources. The research results show that curriculum development needs to be carried out to produce graduates who are in line with the demands of the future. The implementation of the independent curriculum includes 3 activities, namely intracurricular, co-curricular and extracurricular. Education units can choose the options implemented in the independent curriculum, including independent learning, independent change and independent sharing. The implementation of the independent curriculum must also be in accordance with current 21st century learning which has the characteristics of the 4C abilities that students must have, namely Critical Thinking, Communication, Collaboration and Creativity.
TEACHER PERCEPTIONS OF THE USE OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) IN SCIENCE LEARNING IN MAKASSAR CITY Rizki Trisnawaty Arwien; Zose Wirawan; Tismi Dipalaya; Nurul Mutmainnah
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 7 No 1 (2025): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v7i1.1338

Abstract

This study aims to analyze teachers' perceptions of the use of Artificial Intelligence (AI) in science learning (Ilmu Pengetahuan Alam/IPA) in Makassar City. The method used is descriptive quantitative, with data collected through a Likert-scale questionnaire distributed to 25 junior high school science teachers. The questionnaire was developed based on five main aspects: teaching experience, interest and motivation, benefits and impacts, challenges and obstacles, and expectations regarding the use of AI. The results of the study indicate that the majority of teachers have a positive perception of the integration of AI in science education. Teachers reported benefits in terms of increased student motivation, more innovative learning experiences, and easier explanations of abstract scientific concepts. However, several challenges remain, such as limited access to devices, internet connectivity, and technical skills. Despite these challenges, teachers demonstrate a high level of readiness and enthusiasm to participate in further training and express strong expectations for AI to be formally integrated into the science curriculum. The study recommends policy support, ongoing professional development, and infrastructure improvements to ensure the effective and equitable implementation of AI across schools
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Humanistik Perbantuan Teknologi Interaktif Bagi Guru di Sekolah Dasar Zose Wirawan; Nurfaizah Sahib; Rampeng Rampeng; Fatma Fatma
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4285

Abstract

Dalam era digital, guru sekolah dasar dituntut mampu mengembangkan bahan ajar yang inovatif, humanistik, dan berbasis teknologi interaktif. Namun, masih banyak guru yang menggunakan bahan ajar konvensional serta mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan teknologi. Keunikan penelitian ini terletak pada pengintegrasian pendekatan humanistik dan teknologi interaktif dalam pelatihan pengembangan bahan ajar bagi guru sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengembangkan bahan ajar berbasis humanistik berbantuan teknologi interaktif melalui kegiatan pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental) melalui model one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah guru sekolah dasar yang mengikuti pelatihan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, angket, dan observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk melihat peningkatan kompetensi guru sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai posttest dibandingkan dengan pretest. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar. Pendekatan humanistik yang diterapkan dalam pelatihan mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan guru. Selain itu, penggunaan teknologi interaktif membantu guru dalam memahami materi secara lebih mudah dan aplikatif. Meskipun terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan, pelatihan tetap berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang positif. Dengan demikian, Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji penerapan bahan ajar berbasis humanistik berbantuan teknologi interaktif pada jenjang pendidikan yang berbeda dengan cakupan sampel yang lebih luas guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif dan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Kemampuan Metakognitif Siswa dalam Pembelajaran IPA Kelas VII di SMP Bosowa School Makassar Priscilia Indah Palangi; St. Muriati; Rizki Trisnawaty Arwien; Zose Wirawan; Jaja Jamaluddin
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 12 No. 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 (Maret 2023)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metacognition refers to the capacity to regulate one's own cognitive processes, encompassing skills such as remembering, comprehending, applying, analyzing, evaluating, and creating in relation to specific subjects. This study aimed to assess students' metacognitive abilities in their application, repetition, and explanation of scientific material. The research employed a quantitative approach, which is a systematic and scientific method used to investigate phenomena and their causal relationships. The study population comprised all students of SMP Bosowa School Makassar, while the sample consisted of 11 students from Class VII. Data was collected through a survey questionnaire. The findings indicate that the metacognitive abilities of Class VII students at SMP Bosowa School Makassar are good, suggesting that students have a solid grasp of scientific concepts and experience little difficulty in learning the subject.