Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Kepatuhan Kontrol Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Tukan, Ramdya Akbar; Najihah, Najihah; Wijayanti, Dewi
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.920

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang masih menjadi masalah besar tidak hanya di dunia tetapi juga di Indonesia, kasus hipertensi terus meningkat .seiring dengan berkembangnya zaman. Penyakit hipertensi.disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola hidup yang terkait dengan .kebiasaan konsumsi makan yang.tidak sehat, perokok, kurang berolahraga, gen, serta faktor stress. Melakukan kontrol tekanan darah merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya penyakit tekanan darah tinggi atau komplikasi dari penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kontrol tekanan darah pada lansia di panti werdha Al-Marhamah Tarakan Kalimantan Utara, dengan metode deskriptif sebanyak 18 responden. Hasil di temukan sebanyak 13 responden (72%) megalami tekanan darah tinggi, dan 5 responden (28%) memiliki tekanan darah normal, dengan kepatuhan kontrol tekanan darah sebanyak 6 responden (33%) dan 12 responden (67%) tidak patuh kontrol tekanan darah. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa ketidakpatuhan kontrol tekanan darah yang tinggi sehingga diperlukan adanya edukasi berkelanjutan serta adanya educator terlatih dalam pelaksanaan pengukuran tekanan darah.
Penyuluhan Kesehatan, Pembagian Masker dan Hand Sanitizer dalam Upaya Antisipasi Penyebaran COVID-19 Pada Masyarakat Tukan, Ramdya Akbar; Darni, Darni; Rahmatuzulfia, Rahmatuzulfia; Wijayanti, Dewi
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 1 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i1.4912

Abstract

COVID 19 masih menjadi masalah Kesehatan didunia bahkan di Indonesia, dimana jumlah pasien yang terkonfirmasi positif setiap hari masih ada, oleh karena itu penulis tertarik untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di puskesmas Juata Permai dimana masyarakat kota Tarakan khususnya kelurahan Juata Permai, dari hasil studi pendahuluan, sebagian masih belum menerapkan protocol Kesehatan dengan baik dan benar, terbukti beberapa masyarakat ada yang tidak menggunakan masker saat di tempat umum dan sebagian masyarakat masih belum benar dalam penggunaan masker. Tujuan : diharapkan penyuluhan kesehatan ini dapat memberikan pengetahuan tentang COVID 19, pemahaman tentang pencegahan peningkatan jumlah orang yang positif COVID 19, dan pemahaman sebagai bekal para masyarakat agar disiplin dan konsisten dalam penanggulangan penyebaran COVID-19 yang terjadi di masyarakat. khususnya masyarakat di Kelurahan Juata Permai. Metode : Kegiatan PKM diawali dari tahap persiapan, tahap penyuluhan Kesehatan tentang COVID 19, pembagian masker dan hand sanitizer. Hasil PKM yang dilakukan pada bulan April tahun 2022 di Puskesmas Juata Tarakan Kalimantan Utara, didapatkan hasil bahwa masyarakat di Juata Permai mengetahui tentang COVID 19, dan hasil pembagian masker dan hand sanitizer untuk pentingnya menerapkan protocol Kesehatan. 
Analisa Stakeholder dalam Implementasi Kebijakan Penanggulangan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Purbalingga Wijayanti, Dewi; Rosyadi, Slamet; Simin, Simin
Public Policy and Management Inquiry Vol 7 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Public Administration, Faculty of Politics and Social Science, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ppmi.2023.7.2.9647

Abstract

Pada tahun 2020, Purbalingga menjadi salah satu zona merah akibat pandemi COVID-19. Data dari RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata mengidentifikasi rumah sakit tersebut sebagai rumah sakit rujukan lini 2. Jumlah pasien positif COVID-19 di Purbalingga terus meningkat. Pemerintah Purbalingga berupaya keras untuk mencegah penyebaran wabah dengan himbauan seperti menjaga jarak sosial, menggunakan masker, serta praktik higienis lainnya. Namun, banyak masyarakat Purbalingga yang tidak mematuhi himbauan tersebut, sehingga jumlah pasien positif terus bertambah. Situasi ini memunculkan pertanyaan tentang peran dan keterlibatan stakeholder dalam pelaksanaan kebijakan penanggulangan COVID-19 di kabupaten tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran dan keterlibatan stakeholder dalam pelaksanaan kebijakan penanggulangan COVID-19 di Purbalingga. Metode kualitatif digunakan dengan melakukan wawancara kepada informan yang relevan dari POLRES Purbalingga dan BPBD Purbalingga. Hasil analisis menunjukkan bahwa POLRES dan BPBD Purbalingga memiliki peran strategis dalam penanganan pandemi COVID-19. Mereka secara aktif mengarahkan perhatian masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, menegakkan disiplin masyarakat, serta berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk respons yang terkoordinasi. Langkah konkret seperti kampanye 5M, penegakan jarak sosial, dan dukungan dalam program vaksinasi menunjukkan komitmen POLRES dan BPBD Purbalingga dalam mengurangi risiko penularan dan melindungi masyarakat. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, COVID-19, POLRES Purbalingga, BPBD Purbalingga, Keterlibatan Stakeholder.
Milineals Care for Cancer: Peduli dan Cegah Kanker Payudara Sejak Dini dengan SADARI Paridah, Paridah; Parman, Dewy Haryanti; Tukan, Ramdya Akbar; Wijayanti, Dewi; Najihah, Najihah; Ajeng, Nimas; Sarifah, Sarifah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v6i2.253

Abstract

Tingginya angka kejadian kanker payudara berdampak pada berbagai aspek baik secar fisik, psikologis maupun ekonomi bagi penyintas dan keluarga penyintas kanker payudara, sehingga diperlukan suatu upaya dini untuk mencegah dan menekan kejadian tersebut. Pengabdian Kepada masyarakat diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif untuk memberikan edukasi dibidang kesehatan kepada segenap peserta didik khususnya pelajar perempuan berupa penyuluhan dan praktik mandiri tentang SADARI (Periksa Payudara Sendiri) sebagai upaya deteksi dini kanker payudara pada peserta didik remaja perempuan di SMPN 14 yang dibagi kedalam tiga bentuk kegiatan yaitu: pemberian edukasi melalui penyuluhan terkait materi faktor risiko kanker payudara dan pentingnya deteksi dini melalui SADARI, pemberian pelatihan melalui praktik tentang prosedur SADARI, dan membentuk “Milineals Care for Breast Cancer Team”. Skrining Payudara secara dini melalui SADARI sejak remaja merupakan bentuk kesadaran diri bagi remaja yang sangat penting agar dapat mendeteksi secara dini terhadap kejadian kanker payudara dimasa yang akan datang, oleh karena itu perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi secara berkesinambungan kepada setiap unsur terkait  tentang pentingnya SADARI agar semua masyarakat paham dan menyadari pentinganya SADARI sejak dini
Resiliensi Pasien Pre Operasi Katarak di Instalasi Bedah Sentral Marta, Ayu Putu; Tukan, Ramdya Akbar; Wijayanti, Dewi; Lesmana, Hendy; Pujianto, Ahmat; Iskandar, Ayuk Cucuk
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i7.14740

Abstract

ABSTRACT The resilience of patients undergoing cataract surgery will have an impact on the patient’s ability to recover and heal after facing surgery. A Patient facing surgery that will be undergone requires high endurance, strong confidence to recover and remain productive after undergoing surgery. This study aimed to describe the resilience of pre-surgery cataract patients at the Central Surgical Installation of dr. H. Jusuf SK Hospital North Kalimantan Provincial Government. This design of research is descriptive. This study used purposive sampling techniques with a total of 81 respondents. The data collection method used a resilience questionnaire. Data analysis techniques used univariate analysis, namely frequency test. The result of this study showed that the resilience of pre surgery cataract patients has a minimum – maximum value of 30-40 which mean the patient’s resilience value was high. The results showed that the patient felt ready and comfortable while undergoing cataract surgery. Patients showed a high value resilience by not feeling depredded before undergoing cataract surgery and they can adapt to the changes that will occur after cataract surgery. Optimizing the role of nurses ang providing support to patient is one of efforts to maintain the nurse motivation in improving the quality of patient life. Keywords: Cataract, Preoperative, Resilience  ABSTRAK Ketahanan pasien yang menjalani operasi katarak akan berdampak pada kemampuan pasien untuk pulih dan sembuh setelah menghadapi operasi. Seresponden pasien menghadapi operasi yang akan dijalani membutuhkan daya tahan tubuh yang tinggi, kepercayaan diri yang kuat untuk pulih, dan tetap produktif setelah menjalani operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan resiliensi pasien pre operasi katarak di Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. H. Jusuf SK Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling  dengan jumlah responden 81 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner resiliensi. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat yaitu uji frekuensi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi pasien pra operasi katarak memiliki nilai minimal -maksimum 30-40 yang berarti nilai resiliensi pasien tinggi. Hasil menunjukkan bahwa pasien merasa siap dan nyaman saat menjalani operasi katarak. Pasien menunjukkan nilai resiliensi yang tinggi dengan tidak merasa tertekan sebelum menjalani operasi katarak dan dapat beradaptasi dengan perubahan yang akan terjadi setelah operasi katarak. Mengoptimalkan peran perawat dan memberikan dukungan kepada pasien merupakan salah satu upaya untuk menjaga motivasi perawat dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. Kata Kunci: Katarak, Pre Operasi, Resiliensi
Efektifitas Edukasi Terhadap Pengetahuan dan Efikasi Diri Pasien Dalam Pencegahan Kaki Diabetik Maslikan, Sunarti; Wijayanti, Dewi; Lesmana, Hendy; Najihah, Najihah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i7.14653

Abstract

ABSTRACT Diabetes  mellitus  can  cause  acute  and  chronic  complications,   one  of which  is diabetic foot ulcers. This can be prevented with a comprehensive  foot management including risk assessment,  foot care, education and support  of a multidisciplinary team.  The purpose of the research  was to determine  the effect  of heaJth  education on patient knowledge and self-efficacy in preventing diabetic foot ulcers. This was quantitative  research using a quasi-experiment design pretest-posttest  control group design. The research  sample was diabetic patients  who did not have diabetic foot ulcers and they were treated at RSU Kota Tarakan. The sampling used systematic sampling with a total sample of 18 people in the treatment group and 18 people in the control  group.  The data collection was done through a questionnaire. The data were analyzed using the Wilcoxon Sign Rank Test and the Mann Whitney U Test. The results showed  that there  was a significant  difference in  the value of knowledge   (p=0.001)   and   self-efficacy   (p=0.001)   after   being   given   health education between the treatment and control groups. Health education has increased their  knowledge  and self-efficacy;  it  influences  their knowledge  and self-efficacy in  preventing diabetic foot ulcuses. Keywords: Education, Knowledge, Efficacy, Diabetic Foot  ABSTRAK Penyakit diabetes melitus jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan komplikasi akut dan kronis, salah satunya adalah ulkus kaki diabetik. Ulkus kaki diabetik dapat dicegah dengan pengelolaan kaki secara komprehensif meliputi penilaian resiko, perawatan kaki, pendidikan dan dukungan tim multidisiplin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan efikasi diri pasien dalam pencegahan ulkus kaki diabetik. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain quasy experiment pre test-post test control group desain. Sampel penelitian adalah penderita DM yang belum mempunyai ulkus kaki diabetik yang dirawat di RSU Kota Tarakan. Tehnik pengambilan sampel menggunakan sampling sistematis dengan jumlah sampel 18 orang pada kelompok perlakuan dan 18 orang kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test dan Mann Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan nilai pengetahuan (p=0,001) dan efikasi diri (p=0,001) setelah diberikan pendidikan kesehatan antara kelompok perlakuan dan kontrol. Pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan efikasi diri pasien. Pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap pengetahuan dan efikasi diri pasien dalam pencegahan ulkus kaki diabetik. Kata Kunci: Edukasi, Pengetahuan, Efikasi, Kaki Diabetik 
Senam sebagai Upaya Pencegahan Insomnia pada Lansia Najihah; Pailungan, Ferly Yacoline; Iskandar, Ayuk Cucuk; Wijayanti, Dewi; Ose, Maria Imaculata
Window of Community Dedication Journal Vol. 4 No. 2 (Desember, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v4i2.1726

Abstract

Sleep disturbance is something that is very disturbing for health. Sleep disorders are most common in the elderly, this happens because there are many physiological changes in the elderly that can make the elderly more vulnerable to several diseases. These changes will occur continuously as we age. In overcoming insomnia, exercising regularly is one of the efforts that can be done. One of the exercises that can be done is Elderly Gymnastics. One review explained that elderly gymnastics has several benefits, including psychological benefits, namely improving sleep quality and reducing insomnia levels. The method used in this activity is a demonstration of the implementation of elderly gymnastics as an effort to prevent insomnia whose target is a group of elderly people at the Almarhama Social Home in Tarakan City. The results of this activity show the enthusiasm of the elderly to do elderly gymnastic activities to improve their sleep quality. So, it is hoped that the social institution will carry out elderly gymnastic activities regularly once a week. The output of this activity is the publication of articles on the results of activities in indexed / reputable national journals, and become study material in related courses.
FILSAFAT ILMU DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Wijayanti, Dewi; Sugianti
PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial) Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Insan Cipta Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61721/pendis.v4i1.401

Abstract

Filsafat ilmu merupakan kajian mendasar dalam memahami hakikat dan sumber ilmu pengetahuan. Dalam perspektif pendidikan Islam, filsafat ilmu tidak hanya berfungsi untuk mengeksplorasi pengetahuan ilmiah secara rasional, tetapi juga untuk menghubungkan pengetahuan tersebut dengan nilai-nilai keagamaan yang berasal dari wahyu. Pendidikan Islam memandang ilmu sebagai sarana untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep-konsep utama dalam filsafat ilmu, termasuk epistemologi, ontologi, dan aksiologi, serta relevansinya dengan pendidikan Islam. Lebih lanjut, artikel ini menyoroti peran integrasi antara ilmu pengetahuan dan ajaran Islam dalam membentuk individu yang berakhlak mulia dan memiliki wawasan luas.
Self-Control Examination of Blood Sugar Levels on Behavior Controlling Diabetes Mellitus Wijayanti, Dewi; Noviyanti, Nur Indah; Manda, Hilda
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 4 No 3 (2024): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v4i3.1731

Abstract

Diabetes Mellitus is one of the five most important chronic conditions that affect life expectancy. If diabetes mellitus is not managed properly, it can cause various complications that can threaten life or life. If left untreated, Diabetes Mellitus complications can attack all parts of the body. Diabetes Mellitus is a hyperglycemic disease caused by cell insensitivity to insulin. Diabetes Mallitus (DM) is influenced by DM control behavior and one strategy to improve DM control behavior is to use self-control. The aim of this research is to self-control checking blood sugar levels so that respondents change their behavior to prevent diabetes mellitus control. This research is quantitative research with quasi-experimental pre-test and post-test design. Data was taken using a questionnaire where the research results showed a p-value of 0.001, which means that there is an influence of self-control in checking blood sugar levels on diabetes mellitus control behavior.
EDUKASI HIPERTENSI DAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH Wijayanti, Dewi; Paridah, Paridah; Tukan, Ramdya Akbar; Febrianti, Selvia
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.8057

Abstract

Abstrak: Hipertensi. atau tekanan. darah tinggi.yang dikenal dengan.the silent killer karena menyebabkan kematian secara tiba- tiba. Penyakit hipertensi disebabkan oleh beberapa factor seperti pola hidup.yang terkait dengan kebiasaan konsumsi makan yang.tidak sehat, perokok, kurang berolahraga, gen atau keturunan dengan hipertensi. serta  faktor stress. Kesadaran masyarakat yang minim.dalam memeriksakan tekanan darah dan kurangnya.edukasi.tentang hipertensi.sehingga penderita yang sudah merasakan gejala namun tidak mengetahui bahwa dirinya mengalami tekanan darah tinggi. Hal tersebut mengakibatkan banyaknya kasus peningkatan tekanan darah berulang kali, tidak terkontrol dan.terjadinya dampak penyakit yang tidak diinginkan. Pengabdian kepada masyarakat di lakukan di panti werdha Al-Marhamah Tarakan Kalimantan Utara, tentang edukasi hipertensi dan pengukuran tekanan darah, Tujuannya agar masyarakat mengetahui tentang hipertensi, hasil pengukuran tekanan darah, pemahaman tentang pencegahan peningkatan tekanan darah. dan membangun kesadaran hidup sehat. Kegiatan PKM di awali dari tahap.persiapan, tahap  penyuluhan edukasi hipertensi dan pengukuran tekanan darah. Hasil PKM yang dilakukan pada bulan Juni tahun 2021 di panti werdhaAl-Marhamah Tarakan Kalimantan Utara, didapatkan hasil bahwa masyarakat di panti mengetahui tentang hipertensi, hasil pengukuran tekanan darah dan meningkatkanya pengetahuan. tentang pentingnya mengontrol tekanan darah, pencegahan dan pengobatan.Abstract:  Hypertension is also called the silent.killer because.it can cause sudden death. Hypertension is caused by several factors such as lifestyle related. to unhealthy eating patterns, bad.habits, lack of.exercise, genes of high blood pressure and stressors. Lack of public awareness. By controlling.the lack of knowledge about blood pressure and high blood pressure. I don't know them. Even though they have high blood pressure are already feeling symptoms. This causes the patient to experience repeated, uncontrolled increases. in blood. the pressure and even complications. Community service was carried out at nursing home Al-Marhamah Tarakan North Kalimantan, regarding hypertension education and blood pressure measurement. The goal is for the public to know about hypertension, blood pressure measurement results, understanding of hypertension.prevention and providing.awareness..in implementing. a healthy lifestyle. during, so.as to avoid hypertension or complications. PKM activities started from the preparation stage, the stage of hypertension education counseling activities and blood pressure measurement. The results of the PKM during which was carried out in June 2021 in the village nursing home Tarakan, North Kalimantan, showed that community knew about hypertension, the results of blood pressure measurements and increased their understanding of the importance.of controlling blood pressure, prevention and management of hypertension.