Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Pengaruh Kegiatan Bermain Peran terhadap Perkembangan Kreativitas Pada Anak Pra Sekolah di TK Salatiga Wijayanti, Kurnia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Kreativitas merupakan bagian yang penting untuk anak dalam bertumbuh dan berkembang. Kegiatan yang menunjang kreativitas anak adalah dengan bermain. Salah satunya dengan bermain peran dimana dalam kegiatan ini anak dapat mengontrol emosi, meluapkan gagasan atau ide, melatih kemampuan mental, meningkatkan kepercayaan diri dan daya imajinasi, serta kemampuan untuk mengeluarkan dan mengolah kata-kata. Tujuan untuk mengetahui pengaruh bermain peran terhadap perkembangan kreativitas anak usia pra sekolah.Metode : Penelitian ini jenis Pra Eksperimen, menggunakan metode pendekatan One Group Pretest and Posttest Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, yaitu dengan jumlah responden 41 anak. Anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok dan bermain peran secara makro, yaitu memainkan peran yang di pilihnya (sebagai petani, polisi, pilot, dokter, guru dan lainnya). Instrument yang digunakan yaitu lembar observasi perkembangan kreativitas meliputi 5 aspek, yaitu main peran tiruan, main pura-pura dengan objek, pura-pura berkaitan dengan tindakan atau keadaan, ketekunan, dan komunikasi lisan. Analisa data menggunakan uji wilcoxon. Hasil : perkembangan kreativitas pada aspek main peran tiruan dan main pura-pura dengan objek mendapatkan hasil anak mulai berkembang 5 orang (12,2%), berkembang sesuai harapan 25 orang (60, 97%), berkembang sangat baik 11 orang (26,83%), pada aspek pura-pura berkaitan dengan tindakan atau keadaan anak mulai berkembang 11 orang (26,83%), berkembang sesuai harapan 15 orang (36,58%), berkembang sangat baik 15 orang (36,58%), aspek ketekunan dan komunikasi lisan anak mulai berkembang 5 orang (12,2%), berkembang sesuai harapan 25 orang (60, 97%), berkembang sangat baik 11 orang (26,83%). Kesimpulan : ada pengaruh kegiatan bermain peran terhadap perkembangan kreativitas anak usia pra sekolah di TK Salatiga dengan nilai p value = 0,004 atau p value <0,05.
Protret Dukungan Keluarga pada Pasien Kanker yang Menjalani Kemoterapi Wahyuningsih, Indah Sri; Janitra, Fitria Endah; Wijayanti, Kurnia; Susanti, Heni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Proses dari kemoterapi seringkali menimbulkan kecemasan yang berlebih bagi pasien kanker. Dukungan keluarga berperan penting dalam mendukung keberhasilan dari proses kemoterapi. Dukungan yang diberikan oleh keluarga dapat membuat rasa percaya diri, menurunkan kecemasan dan dapat meningkatkan motivasi pasien kanker untuk menjalani kemoterapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potret dukungan keluarga pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan sampel dengan purposive cluster random sampling dengan jumlah responden sebanyak 128 pasien kanker di dua ruang perawatan Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga pada pasien kanker. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah reponden tertinggi adalah usia 35-54 tahun sejumah 87 responden (68,0%) dengan tingkat pendidikan SMA 41 responden (32,0%), pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sejumlah 54 responden (42,2%) dengan siklus kemoterapi III sejumlah 86 responden (67,2%), stadium kanker didapatkan stadium II dengan 66 responden (51,6%), dan terbanyak dirawat oleh anak sejumlah 49 responden (38,3%). Hasil penelitian responden dengan dukungan keluarga cukup sejumlah 96 responden (75,0%), dukungan keluarga kurang sejumlah 26 responden (20,3%) dan dukungan keluarga baik sejumlah 6 responden (4,7%). Simpulan : Dukungan keluarga pada pasien kanker dapat diketahui dari siklus kemoterapi, stadium kanker dan keluarga yang merawat.