Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Physical characterization of paracetamol granule preparation using goroho banana starch as binder and disintegrant Mutmainnah, Mutmainnah; Abdullah, Abulkhair; Lewa, Sandra; Muhlis, S. Masitah
Sasambo Journal of Pharmacy Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/sjp.v6i1.393

Abstract

The research aims to formulate Goroho banana starch (GBS) as a binding and disintegrating agent in paracetamol (PCT) granule preparations. PCT granules were made using GBS as a binding agent in 3 concentrations of 6, 8, and 10%, respectively. PCT granules using GBS as a disintegrating agent were made with three concentrations of 10, 15, and 20%, respectively. Paracetamol granules are made using the wet granulation method. Granules were evaluated using six parameters: flow rate, angle of repose, water content, bulk density, tapped density, and compressibility index. GBS as a binder showed good physical properties. F1 (6% GBS) showed a flow rate of 8.1 g/sec, an angle of repose of 22.9 degrees, a water content of 1.2%, and a compressibility index of 19.3%. F2 (8% GBS) shows a flow rate of 8.5 g/sec, an angle of repose of 18.5 degrees, a water content of 1.3%, and a compressibility index of 17.6%. F3 (10% GBS) shows a flow rate of 9.0 g/sec, an angle of repose of 21.5 degrees, a water content of 1.4%, and a compressibility index of 19.3%. 8% GBS showed the best physical properties as a binding agent for PCT granules. GBS as a disintegrating agent, shows excellent physical properties. F4 (10% GBS) shows a flow rate of 12.9 g/sec, an angle of repose of 17.0 degrees, a water content of 4.3%, and a compressibility index of 13.3%. F5 (15% GBS) shows a flow rate of 11.4 g/sec, an angle of repose of 18.0 degrees, a water content of 1.4%, and a compressibility index of 14.5%. F6 (20% GBS) shows a flow rate of 10.7 g/sec, an angle of repose of 23.0 degrees, a water content of 3.5%, and a compressibility index of 14.6%. 10% GBS showed the best physical properties as a disintegrants agent for PCT granules.
Edukasi dampak negatif minuman berenergi bagi anak-anak dan remaja di SMP Muhammadiyah 2 Kota Ternate Abdullah, Abulkhair; Disi, Muhammad Zulfian A.
INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/indra.v6i1.517

Abstract

Energy drinks have become increasingly popular recently, especially among children and adolescents. According to the survey, adolescents are the largest consumers of energy drinks. Due to the lack of knowledge among parents and the public regarding the adverse effects of energy drinks, supervision of energy drink consumption among children and adolescents is uncontrolled. Therefore, education for children and adolescents needs to be done regularly. This activity was carried out at SMP Muhammadiyah 2 Ternate City. The targets of this activity are students in grades VII, VIII, and IX. The stages in implementing this activity consist of determining the activity's location, observing the activity's location, planning the program, preparing the material, implementing the activity, and evaluating it. Activities were carried out through counseling (lectures and discussions) about the adverse effects of energy drinks on children and adolescents. The activities were evaluated using pre-test and post-test questionnaires. The results showed that students' understanding of the counseling material increased significantly (P < 0.000) with average pre-test and post-test scores, 30.95 ± 15.05 and 61.43 ± 18.05, respectively.
REVITALISASI UKS GUNA MEWUJUDKAN SEKOLAH SEHAT DI SMA NEGERI 6 KOTA TERNATE Zulfian A. Disi, Muhammad; Abdullah, Abulkhair; Hakim Husen, Abd.
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5257-5263

Abstract

Sekolah Sehat menjadi prioritas dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan siswa. Namun, SMAN 6 Kota Ternate menghadapi tantangan dalam pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), di mana program UKS tidak optimal dikarenakan minimnya sarana UKS. Olehnya itu, diperlukan revitalisasi UKS untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat di kalangan sekolah melalui kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM). Kegiatan PKM ini bertujuan agar sarana UKS dapat memadai dan menunjang pelaksanaan program UKS di SMAN 6 Kota Ternate serta anggota UKS mengetahui cara penanganan yang tepat dalam memberikan P3K dan P3P kepada warga sekolah yang membutuhkan. Pendekatan yang digunakan meliputi pengadaan sarana dan penataan ruang UKS, pelatihan mengaplikasikan sarana UKS, serta pelatihan dalam memberikan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan Pertolongan Pertama pada Penyakit (P3P). Program revitalisasi UKS berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang pelaksanaan program PKM yang dievaluasi melalui pre-test dan post-test. Evaluasi dilakukan sebanyak 2 kali yang terdiri dari evaluasi pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memberikan P3K dan P3P. Hasil evaluasi 1 dan 2 menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan (p 0,05). Pada evaluasi 1 (pelatihan P3K), diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 68 dan meningkat menjadi 86 pada saat post-test. Sedangkan untuk evaluasi 2 (pelatihan P3P), diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 61 dan meningkat menjadi 85 pada saat post-test. Hal ini menunjukkan bahwa program PKM yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dari siswa.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN BRIKET PALAPA (CANGKANG PALA DAN BATOK KELAPA) DI KELURAHAN SULAMADAHA KOTA TERNATE Abdullah, Abulkhair; Zulfian A. Disi, Muhammad; Fakhrur Rajih Hi. Yusuf, Muhammad
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3741-3747

Abstract

Melimpahnya keanekaragaman hayati yang dimiliki Maluku Utara tentu menjadi dampak yang baik bagi berlangsungnya kehidupan masyarakatnya. Namun, jika keanekaragaman tersebut tidak dikelola dengan bijak, maka dapat menimbulkan dampak negatif di sisi lainnya. Maluku Utara memiliki banyak komoditas ekspor yang menjanjikan, di antaranya kopra dan pala. Pala masuk dalam lima besar komoditas ekspor dan kopra menjadi komoditas ekspor terbesar di Maluku Utara. Besarnya nilai ekspor kedua komoditas tersebut menunjukkan bahwa tidak sedikit limbah keras organik yang dihasilkan per tahunnya. Jika tidak tertangani dengan baik, maka limbah tersebut akan menyebabkan masalah pencemaran lingkungan yang nantinya akan memicu munculnya masalah-masalah lainnya, salah satunya masalah kesehatan. Briket merupakan salah satu solusi untuk meminimalisir penumpukan limbah keras organik. Olehnya itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Kelurahan Sulamadaha Kota Ternate dalam memanfaatkan limbah batok kelapa dan cangkang pala menjadi briket. Tahapan dalam pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari penentuan lokasi kegiatan, observasi lokasi kegiatan, perencanaan program, penyusunan materi, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara penyuluhan (ceramah dan diskusi) dan pelatihan (praktik secara langsung). Kegiatan dievaluasi menggunakan kuesioner post test. Hasil post test menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terkait materi penyuluhan dengan nilai cukup sebanyak 4 %, baik sebanyak 23 %, dan baik sekali sebanyak 73 %. Nilai rata-rata post test yang diperoleh 93,07 dengan nilai terendah 40 dan nilai tertinggi 100. Hal ini menunjukkan bahwa penyampaian materi penyuluhan Briket Palapa tersampaikan dengan baik dan jelas. Hal ini juga didukung dengan antusiasme dan partisipasi yang sangat baik dari masyarakat.
PENDAMPINGAN PKK DESA GAMLAMO MELALUI PEMANFAATAN IKAN TERI NASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA GAMLAMO, KABUPATEN HALMAHERA BARAT Abdullah, Abulkhair; Do Toka, Wahyunita; Sandrawati, Sandrawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.442-448

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang serius di Indonesia, terutama pada anak-anak di bawah usia lima tahun. Fenomena ini menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat. Desa Gamlamo yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, adalah salah satu wilayah yang menghadapi tantangan ini. Tingkat stunting yang masih tinggi di Kabupaten Halmahera Barat mencerminkan kebutuhan untuk meningkatkan pola makan dan asupan gizi keluarga. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan ikan teri nasi sebagai sumber makanan bergizi. Tujuan dari PKM ini ialah memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang pemanfaatan ikan teri nasi kering sebagai makanan pendamping ASI (MPASI), cara pengolahannya yang efektif dan efisien, serta memberdayakan masyarakat dalam mengurangi angka stunting di Desa Gamlamo. Tahapan pelaksanaan PKM terdiri dari persiapan (survei lokasi, observasi, dan penentuan prioritas masalah); pelaksanaan (sosialisasi, pelatihan, dan penerapan teknologi); dan evaluasi. Berdasarkan evaluasi kegiatan yang dilakukan, program PKM yang dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan mitra. Evaluasi dilakukan sebanyak 2 kali. Keduanya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan (p 0,05). Pada evaluasi pertama, nilai rata-rata pre-test sebesar 50 dan meningkat menjadi 85 pada saat post-test. Sedangkan untuk evaluasi kedua, nilai rata-rata pre-test sebesar 51 dan meningkat menjadi 87 pada saat post-test. Hasil tersebut menunjukkan bahwa program PKM yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra.
Enhancing health independence of coastal communities through basic health education at SMPN 10 Ternate City [Peningkatan kemandirian kesehatan masyarakat pesisir melalui pendidikan kesehatan dasar di SMPN 10 Kota Ternate] Abdullah, Abulkhair; Disi, Muhammad Zulfian A.; Hartina, Sitti
Buletin Pengabdian Vol 5, No 3 (2025): Bull. Community. Serv.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/bulpen.v5i3.47105

Abstract

Limited access to healthcare facilities and low health literacy remains significant challenges, particularly on Hiri Island, North Maluku. SMP Negeri 10 Ternate City is one of the schools on Hiri Island equipped with a school health unit (UKS) room, yet it has not been utilized optimally. This community service initiative aimed to promote health independence among school members by providing education on Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) and training in the use of basic medical tools. The methods included CHLB education for students and mentoring for teachers in the operation of sphygmomanometers and digital thermometers, which were also provided as support for the UKS facility. Evaluation was conducted through a pre-test and post-test using a questionnaire consisting of 10 true/false questions. The analysis revealed a significant improvement in students knowledge (p 0.05) regarding CHLB, with average scores increasing from 57.89 (pre-test) to 73.68 (post-test). Furthermore, students enthusiasm during the activities indicated that an interactive educational approach can foster awareness of the importance of healthy living habits. This program not only yielded short-term benefits but also paved the way for sustainability and replication in other schools.