Hery Wijayanto
Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada Jl. Fauna No. 2 Karangmalang, Yogyakarata

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KAJIAN DIVERSITI GENETIKA Tarsius sp. ASAL INDONESIA MENURUT URUTAN GEN NADH DEHIDROGENASE SUBUNIT 4 (ND4) H, Herrialfian; Widayanti, Rini; Wijayanto, Hery; J, Jalaluddin
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 8, No 1 (2014): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v8i1.1247

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji keragaman genetik gen penyandi ND4 pada Tarsius bancanus, T. b. borneanus, T. dianae dan T. spectrum dan untuk penegakan taksonominya. Deoxyribonucleic acid (DNA) diisolasi dari biopsi jaringan masing-masing spesies Tarsius dengan cara diekstraksi untuk digunakan sebagai DNA cetakan dalam proses amplifikasi dengan metode polymerase chain reaction (PCR). Primer yang digunakan dalam penelitian ini didesain untuk mengamplifikasi gen ND4 dan dilanjutkan dengan elektroforesis. Produk PCR hasil amplifikasi yang telah dimurnikan, selanjutnya dipergunakan sebagai DNA cetakan untuk reaksi penentuan runutan nukleotida. Runutan nukleotida gen ND4 hasil pengurutan dilakukan penjajaran berganda dengan primata lain yang diambil dari Genbank menggunakan Clustal W. Selain berdasarkan runutan nukleotida, gen ND4 dianalisis berdasarkan runutan asam amino dari basa-basa yang diterjemahkan mengikuti vertebrate mitochondrial translation code yang ada pada program MEGA versi 4.1. Konstruksi pohon filogenetika menggunakan metode neighbor joining. Hasil penelitian menunjukkan dari 1378 nukleotida ditemukan 119 situs yang bersifat beragam. Jarak genetika berdasarkan nukleotida gen ND4 yang dihitung menggunakan model dua parameter Kimura, terdapat nilai paling kecil 0,6%, nilai terbesar 13%, dan nilai rata-rata sebesar 6,1%. Filogram berdasarkan hasil runutan nukleotida gen ND4 yang menggunakan metode neighbor joining, dapat mengidentifikasi dan membedakan percabangan antar spesies Tarsius.
Long-term preclinical evaluation of a bare-metal stent (INA-Stent) in the iliac arteries of Macaca nemestrina Wijayanti, Agustina Dwi; Arifianto, Dinar; Wijayanto, Hery; Purnomo, Agus; Budi, Setyo; Taufiq, Nahar; Yulianto, Heribertus Dedy Kusuma; Siswomihardjo, Widowati
Jurnal Medik Veteriner Vol. 9 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmv.vol9.iss1.2026.234-241

Abstract

This study represents the final phase of a preclinical investigation assessing the outcomes of bare-metal stent (INA-Stent) implantation in the iliac arteries of Macaca nemestrina. The aim of the study was to evaluate the condition of the stent and to determine the presence or absence of restenosis and inflammation in the surrounding tissue. The INA-Stent was implanted in four healthy adult M. nemestrina. The animals were euthanized at 6- and 9-month intervals to enable clinical and histological evaluation of the implanted stents. This study specifically reports the terminal preclinical evaluation of the final M. nemestrina, in which the stent had been implanted for 36 months. The assessment was conducted to identify clinical signs and to determine the condition of the stent following surgical implantation in the iliac artery. The procedures included clinical evaluation, anesthesia, catheterization, intravascular optical coherence tomography (OCT), followed by euthanasia, necropsy, and scanning electron microscopy (SEM). Based on the SEM and OCT findings, the INA-Stent was well integrated into the arterial wall, did not induce chronic inflammation, and showed no evidence of restenosis at 36 months post-implantation.