Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penggunaan Strategi Pembelajaran Outdoor Untuk Meningkatkan Kreativitas Berkarya Seni Rupa Siswa Fase F1 Kelas XI SMAN 1 Dua Koto Asriani, Surya; Wikarya, Yusron
Serupa The Journal of Art Education Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v14i1.134988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas berkarya seni rupa siswa Fase F1 kelas XI SMAN 1 Dua Koto melalui penerapan strategi pembelajaran outdoor. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Fase F1 kelas XI yang berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui 1) lembar observasi guru, lembar observasi siswa, 2) lembar rubrik penilaian kreativitas berkarya 3) lembar angket kreativitas berkarya. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan, hasil rata-rata dari lembar rubrik penilaian kreativitas berkaya  pada siklus I mendapat skor 71% dan mengalami peningkatan menjadi 85% pada siklus II, didukung konsistensi data hasil rata-rata angket kreativitas pada siklus I menunjukkan 71% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 86% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi pembelajan outdoor dapat meningkatkan kreativitas berkarya seni rupa siswa Fase F1 kelas XI SMAN 1 Dua Koto.     
Pengembangan Materi Prakarya di SD melalui Pemanfatan Bahan Praktikum dari Kain Perca Wikarya, Yusron; Yahya, Yahya; Wikarya, Rahmi Oktayory; Eswendi, Eswendi; Irwan, Irwan; Fitriyona, Nessya; Krisnanda, Shindu
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 23, No 3 (2023): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.04890

Abstract

Permasalahan prioritas ditentukan berdasarkan aspek: (1) Pengelolaan bahan, dan (2) Pemanfaatan kain perca sebagai bahan praktik pembelajaran Prakarya. Pemecahan masalah dilakukan dengan metode pembuatan model, pembuatan media pembelajaran, penyajian materi, dan pelatihan. Sasaran luaran wajib yang dihasilkan adalah: (a) Publikasi ilmiah yang diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi. (b) Video kegiatan, dan (c) Publikasi di media cetak/online. Sasaran luaran tambahannya adalah: (1) Peningkatan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat berupa pemanfaatan kain perca sebagai bahan pembelajaran Prakarya di sekolah dasar, (2) Peningkatan nilai-nilai masyarakat berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bidang kerajinan tangan. menguasai bahan kerajinan dari kain perca, dan (3) metode atau sistem hasil; produk (barang atau jasa) berupa produk kerja praktek yang terbuat dari bahan kain perca.
Peningkatan Penguasaan Materi Seni Grafis dalam Pembelajaran SBdP Bagi Guru SDN 22 Lubuk Minturun dan SDN 25 Koto Panjang Kecamatan Koto Tangah irwan, irwan; Sami, Yasrul; Ariusmedi, Ariusmedi; Wikarya, Yusron
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 23, No 3 (2023): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.05310

Abstract

Asekolah dengan ruang lingkup materi pembelajaran seni rupa, seni drama, musik, tari dan kriya. Namun, pada kenyataannya mata pelajaran SBdP terkadang diganti dengan mata pelajaran lain. PKM ini difokuskan pada dua aspek masalah utama, yaitu: (1) aspek penguasaan materi seni grafis sederhana, dan (2) aspek penilaian/asesmen hasil pembelajaran seni grafis sederhana. Pemecahan masalah dilakukan dengan menggunakan metode: (1) Pembuatan model, (2) Konseling, dan (3) Aplikasi melalui pelatihan/workshop. Hasil yang telah dicapai: (1) Artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi. (2) Artikel di media massa/elektronik. (3) Video kegiatan/ (4) Meningkatkan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat berupa peningkatan pengetahuan peserta dan keterampilan dalam penguasaan materi dan penilaian/penilaian seni grafis sederhana, dan (5) Metode atau sistem yang dihasilkan; produk (barang atau jasa) berupa produk hasil praktikum seni grafis sederhana.
Diversifikasi Produk Pembelajaran Prakarya Dari Bahan Terbuang Berwawasan Lingkungan Hidup Wikarya, Yusron; Syah, Nurhasan; Wikarya, Rahmi Oktavory; Irwan, Irwan
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 21, No 3 (2021): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.02050

Abstract

Permasalahan Guru SDN Mitra yakni belum dapat memahami dan menerapkan pengetahuan dalam memanfaatkan bahan bekas sebagai bahan praktikum prakarya teknik montase, kolase, dan mozaik. Metode pemecahan masalah dilakukan dengan: pembuatan model, penyuluhan, dan penerapan. Setelah kegiatan selesai, pengetahuan peserta tentang pemanfaatan barang bekas sebagai bahan praktikum prakarya meningkat: (1) pengetahuan teknik montase dengan kemampuan awal 24% materi yang dikuasai peserta meningkat menjadi 73%. (2) pengetahuan teknik kolase dengan kemampuan awal 32% materi yang dikuasai peserta meningkat menjadi 74%. (3) t pengetahuan eknik mozaik dengan kemampuan awal 36% materi yang dikuasai peserta meningkat menjadi 77%. Pengetahuan ini telah diterapkan oleh peserta dan setiap peserta telah menghasilkan satu karya prakarya dari bahan terbuang.
Peningkatan Kemampuan Guru SD dalam Menguasai Materi Melukis Teknik Tarikan Benang, Lipatan, dan Tiupan Wikarya, Yusron; Irwan, Irwan; Wikarya, Rahmi Oktayory; Eswendi, Eswendi; Fitriyona, Nessya
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 2 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.02950

Abstract

Prioritas masalah yang akan diselesaikan dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya adalah: (1) aspek penguasaan konsep materi melukis teknik tarikan benang, lipatan, dan tiupan, dan (2) aspek model lukisan teknik tarikan benang, lipatan, dan tiupan. Tujuan kegiatan untuk masing-masing aspek adalah: (1)  Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Guru dalam melukis teknik tarikan benang, lipatan, dan tiupan sesuai dengan kemampuan murid SD. (2) Merancang dan membuat model lukisan teknik tarikan benang, lipatan, dan tiupan, sebagai model pembelajaran murid SD. Metode pemecahan masalah adalah: (1) perancangan model, (2) penyuluhan dan diskusi, (3) pelatihan/workshop/praktikum, dan (4) pameran. Hasil yang diperoleh; (1) Aspek penguasaan  konsep melukis dengan teknik tarikan benang, lipatan, dan tiupan adalah: (a) Tingkat pemahaman guru menguasai konsep materi lukisan teknik tiupan pada akhir kegiatan adalah sebesar 75,33, teknik lipatan sebesar 70.00, dan teknik tarikan benang sebesar 71.00, (b) Setiap peserta telah mengaplikasikan ilmu tersebut dengan menghasilkan masing-masing tiga produk lukisan. (2) Aspek model telah menghasilkan desain dan model lukisan teknik tiupan, lipatan, dan tarikan benang sebagai model pembelajaran murid SD.
Penggunaan Media Contoh Motif Ornamen Minangkabau untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kriya Batik Peserta Didik Kelas X MAN 1 Padang Lawas Hsb, Eli Masyanti; Wikarya, Yusron
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1428

Abstract

Tujuan dari proyek ini adalah untuk mengajarkan seni membatik kepada peserta didik kelas X MAN 1 Padang Lawas Plus Skills and Research dengan mengenalkan ragam hias Minangkabau kepada mereka. Kelas X, IIS 3 peserta didik dari MAN 1 Padang Lawas Plus Skills and Research total 29 orang mengambil bagian dalam penelitian ini. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang juga dikenal sebagai PTK. Pengujian, observasi, dan dokumentasi merupakan cara pengumpulan data. Teknik analisis data dievaluasi menggunakan uji-t SPSS versi 25. Pelajaran membatik untuk peserta didik kelas X MAN 1 Padang Lawas Plus Skills and Research mungkin akan mendapat manfaat dari memasukkan ragam hias Minangkabau sebagai media model. Fakta bahwa peserta didik masih belum menguasai materi tersebut merupakan bukti positif dari hal ini. Ada 25 peserta didik yang gagal menyelesaikan tahap pertama siklus sebelum dimulai, tetapi hanya 9 peserta didik (31,03% dari total) yang berhasil menyelesaikannya. Pada putaran kedua, hanya satu peserta didik dari total tiga puluh tiga yang tidak berhasil menyelesaikan tugas. Dengan mengamati ragam hias Minangkabau, peserta didik Kelas X MAN 1 Padang Lawas Plus Keterampilan dan Penelitian dapat lebih memahami kerajinan batik. Angka kegagalan menurun pada setiap akhir siklus.
Penggunaan Media Video Tutorial untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Sulaman Bullion di Kelas XI KKBT 2 SMKN 8 Padang Hayati, Nursuci; Wikarya, Yusron
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2136

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan kurangnya hasil belajar yang diproleh siswa Kelas XI KKBT 2 SMK Negeri 8 Padang. Penelitian ini berdasarkan observasi pengalaman mengajar penulis pada semester genap, terdapat 8 siswa atau 36,36% yang mampu memahami materi praktek sulaman bullion dengan baik. Pembelajaran ini bertujuan untuk memperbaiki hasil belajar siswa dalam pembelajaran sulaman bullion dengan menggunakan media pembelajaran video tutorial di SMK Negeri 8 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas Kelas XI KKBT 2 SMK Negeri 8 Padang sebanyak 22 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan II siklus, setiap satu siklus tiga kali pertemuan. Alat Pengumpulan data dalam peneltian ini menggunakan lembar pengamatan guru, lembar pengamatan siswa dan lembar evaluasi hasil belajar siswa (Tes Tertulis Dan Tes Praktek). Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukan bahwa media video tutorial pada pembelajaran sulaman bullion dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas XI KKBT 2 semester ganjil di SMK Negeri 8 Padang Tahun Ajaran 2024/2025. Ketuntasan pada pada siklus I dengan persentase 59,09% siswa yang tuntas dan meningkat pada siklus II menjadi 90,90%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan media video tutorial pada pembelajaran sulaman bullion dapat meningkatkan hasil belajar di kelas XI KKBT 2 SMK N 8 Padang.
Pelatihan Teknik Melukis Imajinatif bagi Guru SBdP dI SDN 10 Ganting dan SDN 31 Pasir Kandang Padang Wikarya, Yusron; Sandra, Yofita; Wikarya, Rahmi Oktayory; Fitryona, Nessya; Eswendi, Eswendi; Wikarya, Fadhil Nugraha; Fahrezi, Fahmi Ade
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v6i1.131315

Abstract

The priority problem consists of two aspects, namely: (1) the aspect of mastering the concept of imaginative painting techniques. (2) The aspect of applying imaginative painting techniques. The methods for solving the problem are: (1) model design, (2) counseling and discussion, (3) training. The end of the activity is expected to produce: (1) scientific publications in accredited national journals, (2) activity videos, and (3) publications in print/online media, (4) increased understanding of the concept of imaginative painting, and (5) increased imaginative painting skills. After the activity is completed, it has produced: (1) scientific articles published in accredited national journals, (2) activity videos published on YouTube, and (3) news articles published in print/online media, (4) increased understanding of the concept of at least 70% of the imaginative painting material mastered by participants, (5) Increased skills of at least each participant producing two imaginative paintings.
Penerapan Origami Dalam Pembelajaran Prakarya di Sekolah Dasar Wikarya, Rahmi Oktayory; Wikarya, Yusron; Fitryona, Nessya; Eswendi, Eswendi; Irwan, Irwan; Krisnanda, Shindu
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v7i1.135821

Abstract

Elementary school teachers encounter a range of challenges in fulfilling their professional responsibilities. These issues require systematic and gradual solutions. In collaboration with partner institutions, two priority areas were identified: (1) the conceptual development of origami as a craft lesson in elementary schools, and (2) the practical implementation of origami crafts in classroom. The problem-solving approach involved model development, counseling, and training activities. In line with the predetermined output targets, the program successfully produced several mandatory outputs: (1) scientific articles published in journals or proceedings, (2) articles disseminated through electronic media, and (3) short activity videos with a maximum duration of five minutes. Additional outputs included: (1) enhanced application of science and technology within the community through the integration of origami craft techniques at partner elementary schools, (2) improved community capacity reflected in increased knowledge and skills of participants, and (3) training products serving as methods, systems, or service-oriented innovations.