Camila Fatah Suroyya
Sekolah Tinggi Islam Kendal, Indonesia

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

STRATEGI PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR’AN DI MADRASAH DINIYAH ROUDLOTUL THOLIBIN DESA PUCUKSARI KECAMATAN WELERI KABUPATEN KENDAL Arina Sofa Dlofirotulmila; Suroyya, Camila Fatah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: DIMASTIKA
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/jpkm.v2i2.176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peranan Strategi Pembelajaran Baca Tulis Al-Quran dimadrasah Diniyah , mendeskripsikan tentang bagaimana pembelajaran Baca Tulis Al-Quran di Madrasah diniyah, bagaimana Strategi Pembelajaran Baca Tulis Al-Quran di Madrasah Diniyah, dan apa saja faktor pendukung dan penghambat pembelajaran Baca Tulis Al-Quran. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik studi pustaka. Dengan tujuan untuk mencapai tujuan pendidikan Islam sebagai manusia yang memiliki iman dan takwa serta akhlak mulia dan membentuk cinta Al-Qur’an. Teknik pengumpulan data ini menggunakan a) wawancara, b) observasi, c) dokumentasi. Hasil menunjukan bahwa strategi pembelajaran Baca Tulis Al-Quran yang diterapkan dalam madrasah diniyah Roudlotul Tholibin bagaimana pembelajaran Baca Tulis Al-Quran di Madrasah Diniyah Roudlotul Tholbin Ada petunjuk yang dapat membantu kemampuan santri, Tingkat kefasihan siswa dalam membaca dan menulis ayat al-Qur’an, Sering diajaknya komunikasih/sesitanya jawab, Diberikan bimbingan/pengajaran oleh ustad, Penilaian hasil pekerjaan santri baik dengan tes lisan maupun tertulis atau cara lainya.
Cognitive Fatigue Among Santri in Dual-Curriculum Islamic Boarding Schools Rohani, Rohani; Gunawan, Muhammad Ali; Suroyya, Camila Fatah; Suciptono
Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 4 (2025): Integrative Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/tijie.v6i4.2082

Abstract

Cognitive fatigue has emerged as a critical concern in educational settings that require sustained mental effort, particularly in Islamic boarding schools implementing dual-curriculum systems. Santri are required to balance intensive Qur’anic memorization with formal general education, creating substantial cognitive demands that may affect learning effectiveness and mental well-being. This study aims to examine the level of cognitive fatigue among santri and to identify key contributing factors within a dual-curriculum pesantren context. A quantitative descriptive design was employed involving 120 students aged 13–18 at Darul Iman Islamic Boarding School, North Lombok, Indonesia. Data were collected using the Pediatric Cognitive Fatigue Scale (PCFS), supported by classroom observations and analysis of study duration, sleep patterns, and memorization load. The findings indicate that most students experience moderate to high levels of cognitive fatigue. Fatigue levels were strongly associated with prolonged daily study time exceeding ten hours, reduced sleep duration, and high Qur’anic memorization intensity, while gender and age were not significant predictors. These results highlight the cumulative cognitive risks of extended academic engagement without adequate rest. This study contributes to the limited empirical literature on student cognitive fatigue in religious education environments. The findings imply the need for pesantren administrators and policymakers to redesign learning schedules by incorporating structured rest periods, balanced memorization targets, and sleep protection strategies to promote healthier and more sustainable learning environments for adolescents in dual-curriculum Islamic boarding schools.
Pengembangan Literasi Al-Quran Untuk Penguatan Karakter Perguruan Tinggi Islam Ruswan, Ruswan; Nadhifah, Nadhifah; Suroyya, Camila Fatah
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LP3M IAI Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v5i3.2838

Abstract

Islamic higher education institutions are established not merely as centers for the development of knowledge, but more importantly as institutions aimed at producing young Muslim generations who are committed to practicing Islamic teachings and values. Therefore, the Islamic character of higher education institutions must be strengthened through various strategic efforts, including curriculum development, educational facilities, and institutional reinforcement. This article examines the efforts of Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) and Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) in strengthening their Islamic character through the development of Qur’anic literacy. Research data were collected through interviews, documentation, and observations. The findings indicate that the development of Qur’anic literacy has become one of the key strategies for reinforcing the Islamic character of UNISSULA and UNIMUS. This initiative is implemented alongside other measures, such as the formulation of institutional vision, mission, and objectives that explicitly affirm the Islamic identity of both universities, as well as the establishment of specialized institutions tasked with enhancing students’ Islamic knowledge and fostering an Islamic campus culture. The findings indicate that the enhancement of Qur’anic literacy significantly contributes to the improvement of students’ reading and writing skills, comprehension, and internalization of Qur’anic values in their daily lives. Clear institutional structures, adequate resource support, and the integration of academic and religious activities are key factors in the success of these programs. These findings can serve as a reference for other Islamic higher education institutions in designing adaptive and comprehensive Qur’anic literacy programs capable of shaping consistent Islamic character across all dimensions of campus life
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES SEBAGAI UPAYA PEMECAHAN MASALAH BELAJAR Camila Fatah Suroyya; Nehru Millat
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2022): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v2i2.67

Abstract

Tulisan ini berusaha menjelaskan tentang penerapan strategi pembelajaran berbasis multiple intelligences dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam. Tulisan in merupakan hasil dari penelitian kualitatif yang dengan fokus penelitian kepustakaan atau library research. Sumber data yang digunakan adalah data-data hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan pembelajaran berbasis multiple intelligences. Metode analisis deskriptif kualitatif digunakan sebagai pisau analisis tulisan ini. Hasil dari analisis tersebut adalah Multiple intelligences atau kecerdasan majemuk merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menciptakan, menjawab atau menyelesaikan suatu masalah baru. Setiap peserta didik mempunyai kecerdasan dengan kemampuan yang berbeda-beda. Peserta didik mempunyai cita-cita dan tentunya cita-cita setiap anak berbeda satu dengan yang lainnya. Oleh sebab itu setiap peserta didik mempunyai keunikan tersendiri dalam kecerdasan dan pola berpikirnya. Peserta didik akan lebih mudah menguasai suatu bidang jika memang dia berbakat dalam bidang itu. Begitu juga dengan keterampilan yang dimiliki setiap anak, akan berbeda Jadi, pada dasarnya peserta didik mempunyai keahlian dan kecerdasan dalam bidangnya masing-masing. Dengan menggunakan metode yang sesuai dalam sebuah aktivitas pembelajaran. Maka akan tercipta proses dan hasil pembelajaran yang yang dimiliki setiap peserta didik. Key Word : Multiple Intelligence, Strategies