Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA OBESITAS SENTRAL DAN STRES DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA SOPIR Yuldan Faturrahman; Anto Purwanto; Iseu Siti Aisyah; Rosi Santika
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jkki.v19i1.6860

Abstract

Hypertension is a cardiovascular disease. Hypertension is influenced by many risk factors such as gender, age, family history, lack of exercise, excess sodium and fat consumption, alcohol, coffee consumption, smoking, stress and obesity. This study aims to determine the relationship between obesity and stress on hypertension in bus drivers majoring in Tasik-Ciamis Cirebon. This study used a cross-sectional design with a total sample of 53 with accidental sampling technique. Statistical test results from table 4.5 based on the stress conditions of the respondents showed that the value of p = 0.010 (p 0.05), there was a relationship between central obesity and the incidence of hypertension in Microbus drivers majoring in Tasikmalaya-Ciamis-Cirebon in 2018 with a value of p = 0.035 (p 0.05). suggested to driver to care their nutrition status.
Intervensi Edukasi Gizi terhadap Kader Posyandu Dalam Rangka Mengatasi Malnutrisi Iseu Siti Aisyah; Neni Neni; Yuldan Faturahman
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v4i1.599

Abstract

Pandemi Covid-19 mempunyai dampak yang sangat besar bagi sektor kesehatan masyarakat di Indonesia khususnya mengenai tingkat kecukupan gizi. Asupan gizi di masa pandemi penting diperhatikan untuk meningkatkan imunitas agar tidak mudah terpapar virus Covid-19. Sayangnya kalangan banyak balita yang mengalami malnutrisi. Angka stunting yang meningkat di Kota Tasikmalaya, termasuk wasting dan underweight. Pelatihan pemberian edukasi gizi kepada kader posyandu mengenai malnutrisi dan tanda serta gejalanya diharapkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu meningkat sehingga mereka dapat mengidentifikasi kejadian malnutrisi pada balita di posyandunya. Hasil yang didapatkan yaitu rata-rata skor pretest peserta adalah 5,44 dan hasil rata-rata post test peserta adalah 6,58. Berdasarkan hasil uji perbedaan di atas, didapatkan hasil nilai sig 2-tailed yaitu 0,0001 (p-value< 0,05) yang artinya ada perbedaan antara nilai pretest dan posttest atau ada pengaruh pemberian materi terhadap peningkatan pengetahuan kader tentang malnutrisi. Kegiatan Pelatihan ini diberikan kepada kader posyandu di dua Puskesmas yaitu Mangkubumi dan Sukalaksana.
The relationship between breakfast habits and nutritional status of adolescent girls: A Cross-sectional study in Tasikmalaya Dian Saraswati; Lilik Hidayanti; iseu siti aisyah
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 9, No 2 (2024): June
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v9i2.1632

Abstract

Many adolescents in developing countries have a poor breakfast habit. Poor nutritional status is thought to occur due to poor breakfast habits. This study aimed to analyze the relationship between breakfast habits and nutritional status in female adolescents using the BAZ approach. This was an observational study that used a cross-sectional approach. Three hundred and thirty-six (366) participants were selected from seven State Junior High Schools in Tasikmalaya using the proportional random sampling method. This study was conducted between August and October 2023. Nutritional status was measured using the body mass index-age-Z score (BAZ), and breakfast habits were assessed using a structured questionnaire. Multiple linear regression modeling with a significance of p<0,05 was used for data analysis. From 366 participants, the average frequency of breakfast was 3,4 ± 2,5 times/weeks, with an average BAZ of -0,08 ± 1,2 SD. Breakfast habits were related to nutritional status using BAZ (p=0,031. This study concluded that the frequency of breakfast consumption in a week is negatively related to nutritional status based on BAZ in female adolescents. Therefore, they need to be encouraged to eat breakfast and determine the reasons why they skip breakfast. 
IbBM Peningkatan Kemampuan Ibu Balita dalam Deteksi Tumbuh Kembang Anak Menuju Keluarga Sehat 2018 Iseu Siti Aisyah; Kamiel Roesman B
Jurnal Pengabdian Siliwangi Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : LPPM Univeristas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jsppm.v4i2.558

Abstract

Masalah kurang gizi di Indonesia masih cukup tinggi. Berdasarkan Riskesdas tahun 2013 prevalensi kurang gizi di Indonesia menunjukan peningkatan dari 17,9% tahun 2010 menjadi 19,6% pada tahun 2013. Prevalensi kurang gizi muncul pada saat bayi memasuki usia 6 bulan sampai dengan usia 2 (dua) tahun, kondisi ini sangat dipengaruhi oleh tumbuh kembangnya yang tidak optimal. Demikian pula halnya yang terjadi di Indonesia selama ini, yang cenderung naik tingkat kerawanannya akibat krisis ekonomi yang dikhawatirkan dapat mengancam kualitas SDM generasi penerus.Upaya-upaya yang mendukung untuk tumbuh kembang optimal bagi anak sudah dan akan terus dilakukan bahkan dikembangkan ke arah yang lebih baik, salah satunya melalui kegiatan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan yang dilakukan di Posyandu. Posyandu sebagai unit pemantau tumbuh kembang anak, serta menyampaikan pesan kepada ibu balita dan anggota keluarga yang memiliki bayi dan balita dengan mengupayakan bagaimana memelihara anak secara baik, yang mendukung tumbuh kembang anak sesuai potensinya. Maka perlu diadakan pelatihan untuk ibu balita yang ke posyandu tentang deteksi tumbuh kembang pada anak menuju keluarga sehat 2018. Mitra kerjasama adalah Posyandu RW 12 dan RW 05 Desa Singasari Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Estimasi Peserta pelatihan adalah 30 orang untuk tiap posyandu.LP2
Status obesitas dan kadar gula darah pada usia produktif Tsyaniyah, Amalia Augustina; Aisyah, Iseu Siti; Husnul, Nisatami
Nutrition Scientific Journal Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Gizi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/nsj.v3i1.11168

Abstract

High blood sugar levels are one of the biomarkers of metabolic syndrome that can develop into degenerative diseases. Blood sugar levels can be influenced by obesity status. This study aims to analyze the relationship between obesity status and blood sugar levels in productive age in the working area of the Mangkubumi Health Center, Tasikmalaya City. This research method is an observational analytic with a cross-sectional approach. The sampling method was carried out by purposive sampling (selection of research locations) and stratified random sampling (sampling) by as many as 125 people of productive age (15-64 years) in Mangkubumi Village, Karikil Village, and Cipari Village. Data collection on obesity status (anthropometry) was conducted using a digital stepping scale (body weight) and stadiometer (height). Physical activity data collection was conducted using a questionnaire. Data collection on blood sugar levels (Fasting Blood Sugar/GDP) was done using a glucometer. Data analysis used the Chi-Square test. The results of the data analysis showed that there was a significant relationship between obesity status and blood sugar levels (p=0.000). Kadar gula darah yang tinggi merupakan salah satu biomarker (penanda) sindrom metabolik yang dapat berkembang menjadi penyakit degeneratif. Kadar gula darah dapat dipengaruhi oleh status obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status obesitas dengan kadar gula darah pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Mangkubumi Kota Tasikmalaya tahun 2024. Metode penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling (pemilihan lokasi penelitian) dan stratified random sampling (pengambilan sampel) sebanyak 125 orang usia produktif (15-64 tahun) di Kelurahan Mangkubumi, Kelurahan Karikil, dan Kelurahan Cipari. Pengumpulan data status obesitas (antropometri) dilakukan menggunakan timbangan injak digital (berat badan) dan stadiometer (tinggi badan), pengumpulan data kadar gula darah (Gula Darah Puasa/GDP) dilakukan menggunakan glukometer. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status obesitas dan kadar gula darah (p=0,000).
Tingkat stres dengan status gizi remaja kelas X SMK Kesehatan KH Moch Ilyas Ruhiyat Adinata, Irna Herawati; Aisyah, Iseu Siti; Atmadja, Taufiq Firdaus Al Ghifari
Nutrition Scientific Journal Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Gizi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/nsj.v3i1.5831

Abstract

Status gizi adalah keadaan yang seimbang antara asupan makanan dengan kebutuhan yang akan digunakan tubuh untuk proses metabolisme. Stres merupakan respon terhadap ketidakmampuan dalam suatu hal dan dapat mempengaruhi perilaku makan sehingga akhirnya akan mempengaruhi status gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan status gizi siswa kelas X di SMK Kesehatan KH Moch Ilyas Ruhiyat tahun 2022. Desain penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan metode observasional analitik. Analisis data dilakukan dengan analisis menggunakan uji Spearman Rank . Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah 58 orang siswa. Data stres diukur menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS) dan data status gizi diukur menggunakan Microtoise dengan ketelitian 0,1 cm dan Electric Digital Scale dengan ketelitian 0,1 kg. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara tingkat stres dengan status gizi siswa kelas X SMK Kesehatan KH Moch Ilyas Ruhiyat tahun 2022 (p-value 0.037).
Tingkat pengetahuan gizi dan citra tubuh dengan status gizi remaja putri Utami, Nurul Mega; Hidayanti, Lilik; Aisyah, Iseu Siti
Nutrition Scientific Journal Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Gizi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/nsj.v2i2.6689

Abstract

Pengetahuan gizi dan citra tubuh dinilai sebagai faktor yang dapat memengaruhi status gizi pada remaja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan gizi dan citra tubuh dengan status gizi remaja putri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ibadurrohman Tasikmalaya tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dan merupakan studi observasional. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Dari 64 orang remaja putri, sebanyak 63 orang memenuhi kriteria inklusi serta menjadi sampel penelitian. Instrumen yang digunakan untuk mengambil data terkait tingkat pengetahuan gizi yaitu berupa soal tes pengetahuan gizi, sedangkan Body Shape Questionnaire (BSQ-34) digunakan untuk mengambil data citra tubuh. Data berat badan didapatkan dengan mengukur berat badan menggunakan timbangan digital dan tinggi badan menggunakan microtoice. Analisis data pada penelitian ini menggunakan fisher’s exact test. Pada penelitian ini sebagian besar responden memiliki status gizi baik (82,5%), tingkat pengetahuan gizi baik (85,7%), citra tubuh positif (84,1%). Hasil menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan gizi dengan status gizi remaja putri p-value = 0,184 (p-value 0,05). Ada hubungan yang signifikan antara citra tubuh dengan status gizi remaja putri p-value = 0,001 (p-value 0,05). Berdasarkan hal tersebut perlu adanya edukasi gizi dan pentingnya citra tubuh positif terhadap remaja putri.
PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN TRADISIONAL PENINGKAT IMUN TUBUH DALAM MENGHADAPI COVID 19 DI DESA TANJUNGSARI KABUPATEN TASIKMALAYA Aisyah, Iseu Siti; Almunawwaroh, Medina; Ramadhani, Indi; Irawan, Pengki
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v6i2.4068

Abstract

AbstrakPemerintah menyatakan bahwa masih terjadi penularan virus corona di Indonesia hingga hari ini. Di tengah pandemi ini, sistem imunitas tubuh menjadi sangat krusial. Oleh karena itu, satu cara untuk menjaga kekebalan tubuh adalah dengan mengonsumsi minuman-minuman yang terbukti secara klinis mampu menjaga imunitas. Direkomendasikan oleh Medical Daily untuk mengonsumsi minuman-minuman yang mengandung nutrisi penting seperti protein, vitamin A, dan vitamin C diantaranya adalah jahe, kunyit dan serai. Tanaman tersebut mudah didapatkan di daerah Gunung Tanjung, sehingga bahan baku minuman tradisional ini mudah didapatkan dan dapat dikembangkan sebagai usaha bisnis dalam memanfaatkan potensi desa. Berdasarkan hasil temuan tersebut kami melaksanakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Minuman Tradisional dalam Rangka Peningkatan Imun Tubuh dalam Menghadapi COVID 19 di Desa Tanjungsari Kecamatan Gunung Tanjung Kabupaten Tasikmalaya untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat cara pencegahan dari COVID 19 serta menjadikan peluang usaha dalam bisnis minuman tradisional. Pelatihan minuman tradisional ini diadakan pada tanggal 14 November 2020 di aula koperasi PGRI Dusun Lengkong dan tanggal 15 November 2020 di aula madrasah Dusun Leuwidahu masing-masing dihadiri 30 orang. Sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan dilaksanakan pre test dan post test untuk mengetahui sejauhmana tingkat pengetahuan masyarakat tentang COVID 19 dan tentang khasiat minuman tradisional dalam meningkatkan imun tubuh. Materi pelatihan yang diberikan adalah COVID 19 dan peran imun tubuh serta khasiat herbal bagi imun tubuh, kualitas air, peluang usaha minuman tradisional serta demonstrasi minuman tradisional. Berdasarkan hasil perhitungan, rata-rata skor dan post test peserta bahwa ada perbedaan signifikan pengetahuan peserta pelatihan tentang pentingnya minuman tardisional dalam meningkatkan imun tubuh bagi pencegahan penyakit COVID 19.AbstractThe government stated that there is still a transmission of the corona virus in Indonesia to this day. In the midst of this pandemic, the immune system is very crucial. Therefore, one way to maintain immunity is to consume drinks that are clinically proven to maintain it. It is recommended by Medical Daily to consume drinks that contain important nutrients such as protein, vitamin A, and vitamin C, including ginger, turmeric and lemongrass. These plants are easy to find in the Gunung Tanjung area, so the raw material for this traditional drink is available and can be developed as a business venture in exploiting the potential of the village. Based on these findings, we conducted Training on Making Traditional Drinks in the Context of Increasing Immune in the Face of COVID 19 in Tanjungsari Village, Gunung Tanjung District, Tasikmalaya Regency to provide knowledge to the community on how to prevent COVID 19 and make business opportunities in the traditional beverage business. This traditional beverage training was held on November 14, 2020 at the PGRI Dusun Lengkong cooperative hall and November 15, 2020 at the Dusun Leuwidahu madrasah hall, each attended by 30 people. Before and after the training activities, pre-test and post-test were carried out to find out the level of public knowledge about COVID 19 and about the efficacy of traditional drinks in increasing body immunity. The training materials provided were COVID 19 and the role of body immunity as well as herbal properties for body immunity, water quality, traditional beverage business opportunities and demonstrations of traditional drinks. Based on the results of calculations, the average score and post test of the participants indicated that there were significant differences in the knowledge of the training participants about the importance of traditional drinks in increasing the body's immunity for the prevention of COVID 19. Kata kunci: COVID 19; Imun Tubuh; Minuman Tradisional; Pelatihan.
Promosi Keluarga Sadar Gizi (Pro-Kadarzi) sebagai Upaya Pencegahan Balita Stunting di Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya Aisyah, Iseu Siti; Neni, Neni; Faturahman, Yuldan; Yulmiftiyanto, Lutfi; Ghaffar, Mufti
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i2.1213

Abstract

Kelurahan Singkup terletak di Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, merupakan daerah pedesaan yang masih tertinggal dari segi indeks pembangunan manusia, meliputi pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Berdasarkan hasil observasi tim, daerah ini masih berupaya menghadapi permasalahan gizi yang ada dikeluarganya. Kasus stunting (pertumbuhan balita lambat akibat kurang gizi) di Kota Tasikmalaya mencapai 1.730 balita pada awal 2023. Terdapat 219 balita yang mengalami stunting di kecamatan Purbaratu. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini yaitu bagaimana memberikan edukasi menggunakan booklet mengenai Promosi Keluarga Sadar Gizi (Pro-Kadarzi) terutama keluarga yang beresiko stunting, sehingga mereka dapat menerapkan perilaku konsumsi makan gizi seimbang di tingkat rumah tangga. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata skor pre-test adalah 85,93 dan rata-rata skor post-test adalah 89,08. Berdasarkan hasil uji perbedaan diatas, didapatkan nilai p-value 0,044 (<0,05) yang artinya ada perbedaan antara nilai pre-test dan post-test atau ada pengaruh pemberian materi terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita tentang perilaku keluarga sadar gizi. Metode ceramah dan pemberian booklet cukup efektif dalam menyampaikan materi penyuluhan kepada ibu balita terkait perilaku keluarga sadar gizi. Dari hasil kegiatan ini disarankan yaitu agar promosi Keluarga Sadar Gizi (Pro-Kadarzi) tersebar ke masyarakat lainnya maka perlu dibentuk pendamping Pro-Kadarzi sebagai duta penyampaian perilaku Kadarzi kepada masyarakat. Pendamping ini sifatnya sukarela dari masyarakat yang sudah dilatih tentang Kadarzi.
Factors Associated with Malnutrition in Adolescent Girls during the COVID-19 Pandemic Aisyah, Iseu Siti; Yunianto, Andi Eka; Neni, Neni
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 18 No. Supp.1 (2023)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jgp.2023.18.Supp.1.1-3

Abstract

This study aimed to analyze the factors associated with malnutrition in adolescent girls. The study design was a cross-sectional study with a stratified proportional random sampling, which resulted in samples of 156 adolescent girls aged 10 to 24 years in high schools in Tasikmalaya City. Chi-square test is used to analyze factors associated with malnutrition in adolescent girls. Menstrual cycle, knowledge, physical activity, and stress were significantly associated with malnutrition, while a history of infectious disease was not significantly associated. The implication of this research is that during the pandemic, adolescent girls need to maintain knowledge, physical activity, and coping skills to avoid malnutrition.