Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PKN DITINJAU DARI SIKAP SOSIAL SISWA SD Angriyani, Ni Nyoman Yusi; Darmada, I Made; Sanjaya, Dewa Bagus
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe jigsaw terhadap pemahaman konsep PKn ditinjau dari sikap sosial. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN di gugus IV Krisna Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana yang berjumlah 125 siswa dengan jumlah sampel dipilih sebanyak 52 siswa. Sampel ditentukan melalui beberapa tahap yakni memilih kelas yang akan dijadikan sampel, pengundian kelas yang digunakan sebagai kelas control dan kelas eksperimen. Kelas Kontrol diberi perlakuan pembelajaran dengan model konvensional. Kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif tipe jigsaw. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep PKn dan kuesioner sikap sosial. Untuk tingkat pemahaman konsep PKn alat ukur berupa tes pilihan ganda yang diberikan setelah perlakuan. Sedangkan untuk sikap sosial pengumpulan data didapat dari respon siswa terhadap alat ukur berupa kuisioner sikap sosial. Uji prasyarat analisis dilakukan untuk memeriksa distribusi data dan varians antar kelompok. Adapun uji prasyarat analisis pertama yang dilakukan dalam penelitian ini adalah : (1) uji normalitas sebaran data, (2) uji homogenitas varians, dan (3) uji korelasi antar variabel. Setelah uji prasyarat dilanjukan dengan menganalisis data pemahaman konsep dan data sikap sosial menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan sikap sosial terhadap pemahaman konsep PKn, (3) terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep PKn antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap sosial tinggi, (4) tidak terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep PKn antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap sosial rendah.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA ANAK BERGAMBAR BERNUANSA BUDAYA LOKAL UNTUK SISWA SD Komang Sanjaya, Ida Bagus; Darmada, I Made; Suarta, I Made
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan buku cerita anak berdasarkan muatan pembelajaran pada subtema Keberagaman Makhluk Hidup Dilingkunganku, dengan menginsersi budaya lokal yang relevan; serta 2) untuk mengetahui efektivitas buku cerita yang dihasilkan tersebut sebagai pendamping buku pelajaran kurikulum 2013 dalam pembelajaran. Penelitian ini melanjutkan hasil penelitian pengembangan desain dan produk menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementatian, Evaluation) oleh Sukmasari (2017) berupa prototipe buku cerita. Penelitian ini mengembangkan prototipe tersebut melalui tiga tahapan terakhir yaitu Development, Implementatian, dan Evaluation. Subjek pada penelitian ini adalah 2 orang ahli, 2 orang guru kelas IV, dan 35 orang siswa kelas IV Sekolah Dasar. Pada tahap Development, dilakukan pembuatan buku cerita berdasarkan prototipe, dan menghasilkan sebuah buku cerita anak bergambar berjudul “Manggala Galang Kangin” yang telah dinilai oleh ahli. Pada tahap Implementation dilakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan buku cerita “Manggala Galang Kangin” dalam pembelajaran subtema “Kebegeragaman Makhluk Hidup Dilingkunganku”. Tahap Evaluation dilakukan untuk mengetahui efektivitas buku cerita “Manggala Galang Kangin” berupa hasil belajar siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan tes objektif tipe pilihan ganda untuk hasil belajar. Data hasil belajar dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) buku cerita anak bergambar berjudul “Manggala Galang Kangin” memuat mata pelajaran dengan insersi budaya lokal. Berdasarkan hasil penilaian para ahli, diperoleh kualitas dan kesesuaian buku cerita “Manggala Galang Kangin” tergolong sangat baik. (2) Melalui implementasi buku cerita, diperoleh efektivitas penggunaan buku cerita “Manggala Galang Kangin” terhadap hasil belajar siswa sebesar 6,01 tergolong sangat efektif.
HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR DAN SIKAP SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SD Widyatmika, Agung Adi; Darmada, I Made; Suarta, I Made
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya belajar dan sikap sosial dengan hasil belajar IPS siswa kelas IV di SD Gugus V Kecamatan Melaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian expost facto dengan tiga variabel yaitu gaya belajar (X1), sikap sosial (X2) dan hasil belajar IPS (Y). Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial (anareg sederhana danda) dengan bantuan aplikasi SPSS (IBM Statistic 26.0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan gaya belajar dengan hasil belajar IPS dengan besar koefisien determinasi adalah nilai (R2) dikali 100% = 0,432 x 100% = 43%. (2), terdapat hubungan yang signifikan sikap sosial dengan hasil belajar IPS dengan besar koefisien determinasi adalah nilai (R2) dikali 100% = 0,199 x 100% = 19% (3), secara bersama-sama terdapat hubungan yang signifikan gaya belajar dan sikap sosial dengan hasil belajar IPS dengan besar analisis data perhitungan regresi ganda gaya belajar dan sikap sosial (X1, dan X2) terhadap hasil belajar (Y) diperoleh regresi adalah ?= 22,252 + 0,550 X1 + 0,543 X2. Selanjutnya dengan membandingkan F hitung = 45,755 dengan taraf signifikan 5% ternyata f hitung > f tabel dan memiliki nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan gaya belajar dan sikap sosial dengan hasil belajar IPS siswa kelas IV di SD Gugus V Kecamatan Melaya.
PEMBERDAYAAN PANDE BESI MELALUI PELATIHAN PRODUKSI BERKUALITAS DAN PEMASARAN DIGITAL PISAU DAN GOLOK DI BANJAR GERIH ABIANSEMAL BADUNG I Made Darmada; I Komang Sukendra; Ni Luh Putu Tejawati; Dewa Ayu Widiasri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Vol. 6 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : LP3M Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/widyamahadi.v6i1.5817

Abstract

Blacksmiths play an important role in providing metal-based tools for the community, particularly knives and machetes. However, blacksmiths in Banjar Gerih, Abiansemal Village, Badung Regency still face several problems in both production and marketing aspects, including limited access to high-quality raw materials, low production efficiency, and conventional marketing practices. This Community Service Program (PKM) aims to empower blacksmiths through training on quality production and digital marketing in order to improve product quality and expand market reach. The implementation method consisted of several stages, namely program socialization, production technique training, application of appropriate technology, digital marketing training, as well as continuous assistance and evaluation. The results show a significant improvement in the quality of knives and machetes in terms of sharpness, strength, and finishing neatness, along with increased production efficiency. In the marketing aspect, partners were able to utilize social media and marketplace platforms for product promotion and apply simple packaging and branding that increased product selling value. This program has proven to be effective in enhancing production capacity, expanding market reach, and positively impacting the partners’ income. Therefore, this PKM activity effectively improves the competitiveness and sustainability of blacksmith businesses in Banjar Gerih.
STRATEGI VIRAL MARK ETING: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN KAMPANYE VIRAL DI TIKTOK PADA RATUBAGUS INDUSTRIES Komang Hare Yashuananda; I Made Darmada; Ni Putu Loviana Riska; Nyoman Dwika Ayu Amrita
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid growth of short-form video–based social media platforms, particularly TikTok, has encouraged companies to adopt viral marketing strategies as an effective digital marketing approach. This study aims to analyze the factors influencing the success of viral marketing campaigns on TikTok at Ratubagus Industries. The research focuses on content characteristics, audience engagement (likes, comments, and shares), and the utilization of trends and the TikTok algorithm in enhancing campaign virality. This study employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, TikTok content observation, and relevant documentation. Data analysis was conducted using descriptive qualitative techniques, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the success of Ratubagus Industries’ viral marketing campaigns is driven by the synergy between authentic, relevant, and entertaining content, high levels of audience engagement, and the strategic use of trends and an understanding of the TikTok algorithm. Audience engagement serves as the primary driver of content dissemination, while trends and algorithms function to expand content reach organically. This study contributes theoretically to the development of viral marketing literature on social media and provides practical implications for companies in designing effective digital marketing strategies on TikTok
MANAJEMEN PERUBAHAN BUDAYA AGRARIS KE BUDAYA INDUSTRI PARIWISATA DI BALI, INDONESIA Ni Putu Prapti Budasari K.; I Nyoman Lodra; I Made Darmada
Jurnal Widya Mahavira Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Widya Mahavira
Publisher : STISIP Margarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan mengkaji manajemen perubahandari budaya agraris ke budaya  pariwisata, serta dampaknya terhadap seni hidup pelukis yang sudah berkembangan sebelumnya, melalui perspektif "Young Artist".  Life culture atau budaya yang hidup sebagai identitas Bali disamping juga budaya agraris menjadi landasan kuat bagi perkembangan kesenian, ritual, dan upacara, serta tumbuh kembang manajemen perubahan menjadi budaya industri pariwisata. Fokus pemasalahan pada konsep manajemen penciptaan seni hidup lukis Young Artis menjadi cikal-bakal perkembangan manajemen perubahan budaya agraris ke pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan konsep penciptaan seni lukis young artis Bali menujukan ada transformasi budaya agraris ke seni kontemporer dibutuhkan oleh industri pariwisata sejalan dengan perubahan sosial-ekonomi masyarakat Penestanan Ubud, Bali.. Konsep "Young Artist" merujuk pada generasi seniman muda yang ada di desa Penestanan yang mengeksplorasi tema-tema kontemporer sekaligus mempertahankan identitas budaya masyarakatnya. Manfaat menjadi model perkembangan budaya agraris ke budaya-budaya lain, serta menjadi rujukan penelitian berikutnya. Peneltian ini menggunakan pendekatan diskritif kualitatif dengan metode kajian literatur, observasi, dan wawancara untuk menggali lebih dalam mengenai hubungan seni hidup pelukis dengan perubahan budaya tersebut..
Konsep Asesmen Literasi dan Numerasi Berbasis Pendekatan STEM Di Sekolah Menengah Atas I Made Subrata; Putu Dessy Fridayanthi; I Made Darmada
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.6105

Abstract

The STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) approach significantly enhances literacy and numeracy learning by integrating multiple disciplines to solve real-world problems. This integration fosters critical thinking, problem-solving skills, and deeper contextual understanding of scientific and mathematical concepts. This study aims to develop a STEM-based assessment framework for literacy and numeracy at the senior high school level, guided by indicators from the Programme for International Student Assessment (PISA). The research focuses on analyzing the characteristics of STEM-oriented literacy, science, and numeracy items, and constructing an assessment model tailored for schools targeted for PISA-level improvement. A mixed-methods approach was employed, comprising three stages: (1) exploration and analysis of STEM-based PISA item characteristics, (2) development and pilot testing of STEM-based assessment instruments, and (3) design of a comprehensive STEM-based literacy and numeracy assessment concept for broader implementation. The study involved instrument development, initial trials in selected partner schools, and item analysis to evaluate validity and reliability. Findings indicate that the developed instruments have strong potential to identify students’ critical thinking and problem-solving skills in alignment with the PISA framework Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) memberikan kontribusi signifikan dalam pembelajaran literasi dan numerasi dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk menyelesaikan masalah kontekstual dunia nyata. Integrasi ini mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap konsep-konsep sains dan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep asesmen literasi dan numerasi berbasis STEM di tingkat Sekolah Menengah Atas dengan merujuk pada indikator Programme for International Student Assessment (PISA). Fokus utama penelitian adalah menganalisis karakteristik soal literasi, sains, dan numerasi berbasis STEM serta merancang model asesmen yang relevan untuk sekolah-sekolah yang menjadi target peningkatan kualitas pembelajaran berbasis PISA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) dengan tahapan: (1) eksplorasi dan analisis karakteristik soal PISA berbasis STEM, (2) penyusunan dan uji coba model soal asesmen berbasis STEM, dan (3) perancangan konsep asesmen untuk implementasi yang lebih luas. Penelitian ini dilakukan melalui penyusunan instrumen asesmen, uji coba awal di beberapa sekolah mitra, serta analisis validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki potensi dalam mengidentifikasi keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa sesuai dengan kerangka asesmen PISA.
EFEKTIVITAS REKONSTRUKSI ASESMEN NUMERASI BERBASIS STEAM DALAM PENDIDIKAN VOKASI DI SMK WERDHI SILA KUMARA I Made Darmada; Ni Made Pira Erawati
Widyadari Vol. 27 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LP3M Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation and effectiveness of a reconstructed STEAM-based numeracy assessment model in improving vocational students’ competencies at SMK Werdhi Sila Kumara, as well as to examine its impact on students’ competency development. The study employed a mixed methods approach with an exploratory sequential design, integrating qualitative and quantitative methods in a systematic manner. The research stages included needs analysis, model design, expert validation, limited testing, field testing, and model finalization. The results indicate that the developed STEAM-based numeracy assessment model demonstrates high validity and reliability, making it suitable for use in vocational learning contexts. The implementation of the model received positive responses from both teachers and students and was found to support more contextual, applied, and student-centered learning processes. Furthermore, quantitative findings reveal an improvement in students’ numeracy competencies following the implementation of the STEAM-based assessment model. These findings suggest that STEAM-based numeracy assessment is effective in enhancing student engagement, critical thinking skills, and contextual problem-solving abilities. Therefore, the developed assessment model has the potential to serve as an innovative alternative in advancing vocational education assessment systems that are aligned with workforce demands and 21st-century skills.