Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA SIKAP SOSIAL DAN SIKAP SPIRITUAL TERHADAP HASIL BELAJAR PPKN SISWA SD I Gusti Ayu Kade Wulandari; Dewa Bagus Sanjaya; I Made Darmada
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap sosial dan sikap spiritual terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara. Penelitian ini adalah penelitian “korelasional”. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara yang berjumlah 192 orang dan jumlah sampel 149 orang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proporsional random sampling atau merupakan teknik penentuan sampel secara acak dengan memperhitungkan jumlah proposi pada setiap sekolah yang dalam hal ini yaitu pada masing-masing kelas V sekolah dasar yang termasuk kedalam Gugus VI Kecamatan Negara. Sekolah yang menjadi sampel yaitu SD Negeri 1 Kaliakah dengan jumlah siswa 21 orang, SD Negeri 2 Kaliakah dengan jumlah siswa 19 orang, SD Negeri 3 Kaliakah dengan jumlah siswa 13 orang, SD Negeri 4 Kaliakah dengan jumlah siswa 8 orang, SD Negeri 5 Kaliakah dengan jumlah siswa 11 orang, SD Negeri 1 Berangbang dengan jumlah siswa 12 orang, SD Negeri 2 Berangbang dengan jumlah siswa 15 orang, SD Negeri 3 Berangbang dengan jumlah siswa 12 orang, SD Negeri 4 Berangbang dengan jumlah siswa 24 orang, dan SD Negeri 5 Berangbang dengan jumlah siswa 14 orang. Data sikap sosial dan sikap spiritual dikumpulkan dengan instrumen berupa kuesioner dan data hasil belajar PPKn dilakukan dengan pencatatan dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat hubungan (korelasi) antara sikap sosial dan sikap spiritual dengan hasil belajar PPKN siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara adalah Rx1x2y sebesar 0,50 yang bermaksudkan, terdapat hubungan yang cukup kuat. 2) Hasil uji signifikan juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini telah dibuktikan dengan nilai 5.69 dan F tabel = 3,44 pada taraf signifikansi (α) 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (25-2-1) maka Fhitung > Ftabel sehingga Ha diterima. Sehingga terdapat hubungan positif dan signifikan antara antara sikap sosial siswa dengan sikap spiritual siswa terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Negara.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PKN DITINJAU DARI SIKAP SOSIAL SISWA SD Ni Nyoman Yusi Angriyani; I Made Darmada; Dewa Bagus Sanjaya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe jigsaw terhadap pemahaman konsep PKn ditinjau dari sikap sosial. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN di gugus IV Krisna Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana yang berjumlah 125 siswa dengan jumlah sampel dipilih sebanyak 52 siswa. Sampel ditentukan melalui beberapa tahap yakni memilih kelas yang akan dijadikan sampel, pengundian kelas yang digunakan sebagai kelas control dan kelas eksperimen. Kelas Kontrol diberi perlakuan pembelajaran dengan model konvensional. Kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif tipe jigsaw. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep PKn dan kuesioner sikap sosial. Untuk tingkat pemahaman konsep PKn alat ukur berupa tes pilihan ganda yang diberikan setelah perlakuan. Sedangkan untuk sikap sosial pengumpulan data didapat dari respon siswa terhadap alat ukur berupa kuisioner sikap sosial. Uji prasyarat analisis dilakukan untuk memeriksa distribusi data dan varians antar kelompok. Adapun uji prasyarat analisis pertama yang dilakukan dalam penelitian ini adalah : (1) uji normalitas sebaran data, (2) uji homogenitas varians, dan (3) uji korelasi antar variabel. Setelah uji prasyarat dilanjukan dengan menganalisis data pemahaman konsep dan data sikap sosial menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan sikap sosial terhadap pemahaman konsep PKn, (3) terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep PKn antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap sosial tinggi, (4) tidak terdapat perbedaan tingkat pemahaman konsep PKn antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki sikap sosial rendah.
HUBUNGAN ANTARA TINGGI BADAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KETEPATAN SMASH PADA ERA ADAPTASI KEBIASAAN BARU I Putu Ade Prabawa; Kadek Dian Vanagosi; I Made Darmada; Ni Luh Gde Widiantari
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol 9, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v9i2.6590

Abstract

Abstrak Berdasarkan pengamatan, terdapat penurunan dalam kemampuan peserta ekstrakurikuler bolavoli di SMK Kharisma Mengwi. Kurang intensifnya latihan turut andil dalam penurunan kemampuan peserta ekstrakurikuler, terutama dalam hal melakukan smash. Peserta ekstrakurikuler bolavoli diharapkan bisa melakukan smash dengan baik, namun di lapangan ternyata smash yang dilakukan siswa kurang tepat tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tinggi badan terhadap ketepatan smash, hubungan kekuatan otot lengan terhadap ketepatan smash, dan hubungan tinggi badan dan kekuatan otot lengan terhadap ketepatan smash siswa peserta ekstrakurikuler bolavoli di SMK Kharisma Mengwi tahun 2021/2022. Penelitian dirancang dalam penelitian kuantitatif kausal, dengan pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling), data dikumpulkan dengan tes dan pengukuran, analisis yang digunakan adalah analisis korelasi berganda.Hasil penelitian ditemukan tinggi badan secara parsial memiliki hubungan searah dengan tingkat hubungan kuat; kekuatan otot lengan secara parsial memiliki hubungan searah dengan tingkat hubungan sangat kuat; tinggi badan dan kekuatan otot lengan secara simultan memiliki hubungan searah dengan tingkat hubungan yang sangat kuat terhadap ketepatan smash
PELATIHAN BOX DRILL 5 REPETISI 4 SET TERHADAP JAUHNYA LOMPATAN PADA NOMOR LOMPAT JAUH Dewa Putu Gangga Putra; I Made Darmada; I Gede Agus Adi Saputra; Ida Bagus Diptha; I Nyoman Yamadhiputra; R. Ardy Ganggas
Bajra : Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Bidang Penelitian dan Pengembangan KONI Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7889340

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek yang dihasilkan dari pelatihan box drill 5 repetisi 4 set terhadap jauhnya lompatan. Sampel penelitian berjumlah 18 orang yang terbagi atas kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan box drill 5 repetisi 4 set memberikan efek pelatihan terhadap jauhnya lompatan dengan peningkatan 25,30 cm. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan box drill 5 repetisi 4 set memberikan efek yang baik terhadap peningkatan jauhnya lompatan.
PKM. PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS ARTIKEL ILMIAH SAINS MELALUI KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT PADA GURU SD NEGERI APUAN BANGLI I Made Subrata; I Made Darmada; Gusti Ayu Made Puspawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Vol. 3 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LP3M Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/widyamahadi.v3i2.2977

Abstract

Scientific work is a published written report that discloses the results of research or studies carried out by a person or team by fulfilling scientific principles and ethics adhered to by the scientific community. Scientific publications are currently experiencing very significant changes, from where the initial format of using print media has changed to electronic media. The purpose of this community service is to improve the ability of teachers to write scientific articles in the field of science at SD Negeri Apuang Bangli. There are 3 main activities in this service, namely the first meeting for training in writing scientific articles by providing examples and critical review of how to write scientific articles. The second activity is by giving assignments to make the core points of writing scientific scientific articles, and the third activity is carrying out mentoring to provide scientific scientific article consultations that are made according to the intended journal template. Based on the evaluation of the implementation of community service activities and the results of the normalized gain test it appears that there has been an increase in the ability to write science scientific articles for elementary school teachers through this community service activity of 0.75 (high category). The conclusion from this community service activity is that there has been an increase in the ability to write scientific scientific articles for teachers of SD Negeri Apuan Bangli.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Riview Horay (CRH) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Sepak Sila dalam Sepak Takraw I Kadek Yudha Pranata; I Putu Eri Kresnayadi; I Gede Agus Adi Saputra; Agustinus Dei; I Made Darmada; I Gusti Ngurah Sudiarta
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 9 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8247884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sepak sila dalam sepak takraw melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe course riview horay (CRH) pada siswa kelas V SD negeri 1 Yeh Kuning. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD negeri 1 Yeh Kuning berjumlah 38 orang. Berdasarkan hasil observasi awal aktivitas belajar siswa terdiri dari kegiatan visual, lisan, audio, metrik, mental dan emosional. Hasil pengamatan enam komponen aktivitas belajar tersebut, diperoleh data aktivitas menimang bola sepak takraw sebagai berikut 3 siswa (7,90%) yang tergolong aktif, 24 siswa (63,16%) yang tergolong cukup aktif dan 11 siswa (28,94%) yang tergolong kurang aktif. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh rata-rata aktivitas belajar secara klasikal adalah 5,18. Sebagian siswa baru memenuhi 5 sampai 6 dari 12 indikator yang di observasi, dan aktivitas siswa berada pada kategori kurang aktif kemudian meningkat pada siklus II menjadi 4 siswa (10,5%) berada kategori sangat aktif, 34 siswa (89,5%) berada kategori aktif. Rata aktivitas belajar secara klasikal pada siklus II sebesar 7,58. Tingkat ketuntasan hasil belajar menimang bola sepak takraw yaitu 4 siswa (10,5%) tuntas, dan 34 siswa (89,5%) yang tergolong tidak tuntas kemudian meningkat pada siklus II menjadi siswa tuintas sebanyak 35 (92,10%) dan siswa tidak tuntas sebanyak 3 siswa. Peningkatan hasil sepak sila sepak takraw pada siklus II secara klasikal yaitu 83,52 berada pada rentang 75-89 yaitu kategori baik.
MELATIH KELINCAHAN ATLET SEPAK BOLA MELALUI ZIG-ZAG RUN I Putu Eri Kresnayadi; Ni Luh Gde Widiantari; I Kadek Yudha Pranata; I Gede Agus Adi Saputra; I Made Darmada; I Gusti Ngurah Sudiarta
Bajra : Jurnal Keolahragaan Vol. 2 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Bidang Penelitian dan Pengembangan KONI Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10109906

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMP Negeri 4 Denpasar khususnya peserta ekstrakurikuler sepak bola, memiliki tingkat kelincahan tubuh yang kurang. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui efek yang dihasilkan dari pemberian zig-zag run terhadap kelincahan. Sampel berjumlah 24 orang yang diambil mempergunakan rumus Pocock berdasarkan pemenuhan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian diperoleh bahwa terjadi peningkatan kelincahan pada kelompok perlakuan 1,34 detik atau meningkat 10,74% dan peningkatan kelincahan pada kelompok perlakuan 0,5 detik atau meningkat 3,77%. Simpulan penelitian adalah pelatihan zig-zag run terbukti meningkatkan kelincahan tubuh peserta ekstrakurikuler SMP Negeri 4 Denpasar.
The Implementation of the Main Duties and Functions of the School Principal for the Computer-Based National Assessment Riawan, I Nyoman; Darmada, I Made; Chandrawati, Titi
Edukasi Vol 10 No 1 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, South Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ejpp.v10i1.16776

Abstract

A principal is a teacher who is given the additional duty of being the highest leader in an educational institution and has to be responsible for everything related to the smooth running of the school for the realization of the school's goals. Furthermore, the main duties and functions of the principal are the primary obligations of a person who serves as a school principal to achieve national education goals, especially the ANBK [Computer-Based National Assessment] implementation at the elementary school level. This research aimed to analyze and describe the implementation of the main duties and functions of the school principal in the 2021 ANBK in Gugus V SD Kediri District, Tabanan Regency. This research used a qualitative method. In collecting data, the researcher used observation, interviews, and documents. The research results showed the main duties and functions of the school principal for the ANBK are managerial, entrepreneurial, and supervisory.
PKM. BUDIDAYA LEBAH MADU KELE AGROWISATA ETNO BALI DI DESA BAHA, KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG I Komang Sukendra; I Made Darmada; I Made Subrata
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Vol. 4 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LP3M Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/widyamahadi.v4i1.3390

Abstract

Balinese Ethno Bee Agrotourism is located in Baha village, Mengwi District, Badung Regency, Bali Province, which is engaged in cultivating honey bees, Kele is a partner in the Community Partnership Program (PKM) activities. The aim of this PKM is to overcome pests that attack Kele honey bees in an effort to increase the production of Kele Honey Bee Cultivation, and to increase sales of honey production from Kele Honey Bee Cultivation. The partner priority problems being assisted are as follows: (1) Pest problems in kele honey bee cultivation. (2) Marketing problems. The solution to deal with all attacks from bee enemies, beekeepers must look for and know the prevention: 1) to prevent ants from entering the bee house, the legs supporting the bee house are smeared with oil or put in a bowl filled with water. To prevent night moths, you can do this by keeping the bee house clean, making the door smaller so that the butterflies cannot enter, strengthening the colony and setting traps at night. If eggs, caterpillars and moths are found in the nest, they must be immediately removed and destroyed. Strengthens bee colonies so they can kill bacteria that attack larvae. Take the infected comb, then destroy it by burning it. Likewise, dealing with lizard and toke attacks requires traps. 2) For marketing, there needs to be online and off-line marketing promotions. The group continues to improve production quality, maintains the quality of honey sold to consumers, makes bottle packaging as attractive as possible and contains special labels to maintain the good name of the producer.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DIGITAL PADA PERANGKAT DESA SINGAPADU KALER SUKAWATI GIANYAR I Made Darmada; I Komang Sukendra; I Made Surat; I Nyoman Bagus Suweta Nugraha
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Vol. 4 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LP3M Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/widyamahadi.v4i2.3797

Abstract

Digitalization is the use of digital data technology in order to create or improve processes used to improve business, results and create a digital culture. There is a need for digitalization of village administration in the services provided by the village government. This activity aims to provide digital understanding to Singapadu Kalee village officials regarding the importance of digital transformation at the village level. With the increasing development of technology and information, villages can take advantage of the opportunities offered by the digital revolution to improve the welfare of the people of Singapadu Kaler village. The method used is training designed in the form of practice in using village information systems. The location for the training was held in the meeting room of Silakarang Vocational School, Singapadu Kaler village. The training participants consisted of 20 village and community officials. Training is carried out in 3 stages, namely preparation, implementation and evaluation. The results of the training show that through the village data digitization system it can facilitate communication between the government and the residents of Singapadu Kaler village. Through digital training, village officials can improve the skills and knowledge of village officials in using information systems. To understand various aspects of digital technology, including the application of information systems, digital data management, online marketing, and technology-based public services.