Wahid Tri Wahyudi
Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati Bandar Lampung.

Published : 40 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Perubahan perilaku kader dalam upaya peningkatan pengetahuan dan sikap wanita usia Subur (WUS) tentang ASI-eksklusif di desa Talang Mulya Lampung Wahid Tri Wahyudi; Nita Evrianasari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 4 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v14i4.3532

Abstract

Knowledge and attitude towards exclusive breastfeeding among women of childbearing age and empowerment by health worker cadresBackground:  Health worker cadres  are one of the frontline maternal and child health service providers, they are have an important role in empowering the community and providing convenience to the community in obtaining basic health services because they are the ones who best understand the conditions of the community's needs in the region. At Talang Mulya Village, they are have not had a significant influence on changes in public health behavior, especially in exclusive breastfeeding extension services they need more a adequate knowledge and skills.Purpose: Knowing changing in knowledge and attitude towards exclusive breastfeeding among women of childbearing age and empowerment by health worker cadresMethod: Quantitative research with the research design "Quasy Experimental Pre-Post Test” and using T-Test Paired. The population was the  health worker cadres and women of childbearing age  at Talang Mulya-Pesawaran. The sampling technique for  women of childbearing age used random sampling taken of 30 respondents, and health worker cadres as total sampling of 8 respondents.Results: There was changing in knowledge and attitude towards of health worker cadres (p. Value = 0,000) and increasing in  knowledge and attitude towards exclusive breastfeeding among women of childbearing age (p.value = 0,000) and attitude (p.value = 0,001) about exclusive breastfeeding after empowering by health worker cadres.Conclusion: Empowerment of village health worker cadres has an influence on increasing in knowledge among women of childbearing age  and attitude about exclusive breastfeeding.Keywords: Knowledge; Attitudes; Exclusive breastfeeding; Women of childbearing age; Empowerment; Health worker cadresPendahuluan: Kader Posyandu merupakan salah satu tenaga penyelenggara pelayanan kesehatan ibu dan anak di lini terdepan yang memiliki peranan penting dalam memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar dikarenakan merekalah yang paling memahami kondisi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. Pada kenyataannya kader posyandu khususnya di Desa Talang Mulya belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan perilaku Kesehatan masyarakat khususnya pada pelayanan penyuluhan ASI eksklusif dikarenakan banyaknya kader yang belum memiliki pengatahuan dan keterampilan yang memadai dalam menjalankan tugasnya.Tujuan: Diketahui peningkatan pengetahuan dan sikap WUS tentang ASI eksklusif melalui peningkatan pemberdayaan kader.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian “Quasy Experimental Pre-Post Test” dan menggunakan T-Test Paired. Populasi penelitian adalah kader serta WUS di Desa Talang Mulya-Pesawaran. Tekhnik pengambilan sampling untuk wanita usia subur menggunakan quota sampling dengan quota 30 responden yang diambil secara ramdom sedangkan pengambilan sampling kader menggunakan total sampling yaitu berjumlah 8 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner.Hasil: Terdapat perubahan perilaku kader (P.Value=0,000) serta peningkatan pengetahuan (P.Value=0,000) dan sikap (P.Value=0,001) WUS tentang ASI-Eksklusif setelah dilakukan pemberdayaan terhadap kader.Simpulan: Pemberdayaan terhadap kader memberikan pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap WUS. 
PENGARUH PEMBERIAN TABLET Fe TERHADAP PENINGKATAN KADAR Hb PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS RAWAT INAP KEMILING BANDAR LAMPUNG TAHUN 2016 Umi Romayati Keswara; Wahid Tri Wahyudi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.711 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v10i3.260

Abstract

Anemia kehamilan disebut ―potential danger to mother and child‖ (potensi membahayakan bagi ibu dan anak), karena itulah anemia memerlukan perhatian serius dari pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan.Kota Bandar Lampung tahun 2015 angka anemia sebesar 39,8% sedangkan Puskesmas Rawat Inap Kemiling angka anemia sebesar 44,6% Tujuan dari penelitian ini diketahui pengaruh pemberian tablet Fe terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil di Puskesmas Rawat Inap Kemiling Bandar Lampung Tahun 2016 Jenis penelitian kuantitatif, rancangan one group pretest-posttest design.Populasi adalah seluruh ibu hamil yaitu 102 ibu hamil yang memeriksakan kehamilan nya di Puskesmas Rawat Inap Kemiling Bandar Lampung bulan bulan April sampai Mei Tahun 2016.Sampel penelitian sebanyak 31 yang diambil dengan teknik purposive sampling.Analisis data dengan menggunakan uji statistik uji T dependen sample. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ada pengaruh pemberian tablet Fe terhadap peningkatan kakar Hb pada ibu hamil di Puskesmas Rawat Inap Kemiling Bandar Lampung Tahun 2016 dengan p-value=0,000 (p-value<0,05). Sehingga disarankan kepada petugas kesehatan agar dapat meningkatakan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil khusus nya dalam pemberian tablet Fe dengan membuat kartu kontrol kepatuhan konsumsi tablet Fe dan menjelaskan faktor –faktor yang mempengaruhi penyerapan besi agar kadar Hb selama kehamilan dapat meningkat sehingga upaya pencegahan anemia pada ibu hamil dapat berjalan secara maksimal.
Perilaku penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada remaja Umi Romayati Keswara; Novrita Syuhada; Wahid Tri Wahyudi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 13, No 3 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.409 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v13i3.1599

Abstract

Electronic gadgets, psychological behavior and quality of sleep among adolescent Background: In the development stage, adolescents are faced with problems of health problems including poor sleep quality. Globally, the prevalence of sleep quality disorders in the world varies from 15.3% to 39.2%. Data in Indonesia shows that most of the quality of sleep in adolescents is less than 63%. Poor quality of sleep can harm health. Factors that can cause poor sleep quality include the use of gadgets, where 80% say using gadgets> 4 hours 17 minutes a day.Purpose: Known the electronic gadgets, psychological behavior and quality of sleep among adolescent.Methods: The type of research used in this study was quantitative. The design of this study used analytics. The research subjects were class X and XI students at SMKN 1 Terbanggi Besar, Central Lampung, totaling 119 people. Collect data with the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire and Smartphone Addiction Scale (SAS). The statistical test uses the chi-square test.Results: Univariate analysis was obtained by the majority of respondents who had bad behavior in using gadgets, as many as 68 people (57.1%) and most respondents had poor sleep quality, as many as 77 people (64.7%). Analysis data resulted p-value = 0,000 and OR = 4,696.Conclusion: There were the electronic gadgets, psychological behavior and quality of sleep among adolescent. The advice is to increase health promotion counseling about sleep patterns and the excessive use of gadgets, and for schools to set regulations on the ban on the use of gadgets in-class hours. Keywords  : Quality of Sleep, Gadgets, Adolescent; Psychological; BehaviorPendahuluan: Dalam tahap perkembangannya, remaja dihadapkan pada masalah-masalah kesehatan diantaranya kualitas tidur yang buruk. Secara global menunjukkkan prevalensi gangguan kualitas tidur di dunia bervariasi mulai 15,3% - 39,2%. Data di Indonesia menunjukan sebagian besar kualitas tidur pada remaja kurang terpenuhi yaitu sebanyak 63%. Buruknya kualitas tidur dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Faktor yang dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk diantaranya adalah penggunaan gadget, dimana 80% menyatakan meggunakan gadget > 4 jam 17 menit dalam sehari.Tujuan: Diketahui hubungan perilaku penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada remaja.Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan menggunakan analitik. Subyek penelitian yaitu siswa kelas X dan XI di SMKN 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah, yang berjumlah 119 responden. Cara pengambilan data dengan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Indeks (PSQI) dan Smartphone Addiction Scale (SAS). Uji stastistik menggunakan uji chi-square.Hasil: Sebagian besar responden memiliki perilaku penggunaan gadget yang tidak baik, yaitu sebanyak 68 orang (57,1%) dan sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk, yaitu sebanyak 77 orang (64,7%). Hasil uji statistik diperoleh p-value = 0,000 dan OR= 4,696.Simpulan: Ada hubungan perilaku penggunaan gadget dengan kualitas tidur pada remaja. Perlu lebih ditingkatkannya promosi kesehatan konseling tentang pola tidur dan dampak penggunaan gadget secara berlebihan, serta bagi pihak sekolah dapat menetapkan peraturan tentang larangan penggunaan gadget di jam pelajaran.  
HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN PENYAKIT PNEUMONIA PADA BALITA DI PUSKESMAS KOTABUMI II KECAMATAN KOTABUMI SELATAN KABUPATEN LAMPUNG UTARA TAHUN 2013 Reftia Warni; Fitri Ekasari; Wahid Tri Wahyudi
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i4.375

Abstract

Pola penyakit terbanyak di puskesmas Propinsi Lampung pada urutan pertamaadalah pneumonia. Pada tahun 2010 sebanyak 9.351 orang, dan pada tahun 2011sebanyak 63.806 orang (Dinkes Propinsi Lampung, 2011). Di wilayah kerja PuskesmasKotabumi II, kasus pneumonia pada tahun 2010 sebanyak 71 kasus. Tahun 2011meningkat sebanyak 83 kasus (14,46%), sedangkan pada tahun 2012 terjadi 99 kasus(16,16%) (Laporan Tahunan Puskesmas Kotabumi II 2010-2011). di Wilayah KerjaPuskesmas Kotabumi II Kecamatan Kotabumi Selatan Lampung Utara didapatkan kondisiperumahan yang tidak memenuhi standar seperti lantai tanah dan berdebu, ruangventilasi yang tidak memenuhi standar sehingga udara dan cahaya tidak bisa masuksecara maksimal yang dapat menyebabkan ruangan menjadi lembab. Tujuan penelitiandiketahui hubungan lingkungan fisik rumah dengan kejadian penyakit pneumonia padabalita di Puskesmas Kotabumi II Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten LampungUtara tahun 2013.Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalampenelitian ini balita yang melakukan kunjungan di Puskesmas Kotabumi II KecamatanKotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara pada bulan Desember tahun 2012sebanyak 111 orang. Analisa data menggunakan uji chi square.Hasil penelitian ada hubungan jenis lantai rumah dengan kejadian pneumonia padabalita (p-value = 0,000, OR = 13,810). Ada hubungan ventilasi rumah dengan kejadianpneumonia pada balita (p-value = 0,000, OR = 7,100). Ada hubungan pencahayaanalami dengan kejadian pneumonia pada balita di Puskesmas Kotabumi II KecamatanKotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2013 (p-value = 0,019, OR =2,806). Saran untuk lebih mengintensifkan lagi penyuluhan tentang rumah sehat dancara pencegahan penyakit pneumonia di Puskesmas Kotabumi II Kecamatan KotabumiSelatan Kabupaten Lampung Utara, misalnya dengan mengaktifkan kembali pelatihankader tentang pencegahan penyakit pneumonia, penyuluhan melalui posyandu dan lainlain.Kata Kunci : Lingkungan Fisik Rumah, Pneumonia pada balita
PENYULUHAN “MENJADI LANSIA YANG AKTIF DAN PRODUKTIF” DI UPTD. PANTI SOSIAL LANJUT USIA TRESNA WERDHA LAMPUNG SELATAN Wahid Tri Wahyudi; Djunizar Djamaludin; Aryanti Wardiyah
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i1.1075

Abstract

ABSTRAK Proporsi penduduk di atas 60 tahun di dunia di perkirakan akan terus meningkat. Perkiraan peningkatan dari tahun 2000 sampai 2050 akan berlipat ganda dari sekitar 11% menjadi 22% atau secara absolute meningkat dari 605 juta menjadi 2 miliyar lansia (WHO, 2014). Dari tahun 2010-2014 pertumbuhan penduduk Indonesia setiap tahun terus meningkat, dari 3,54 juta per tahun menjadi 3,70 juta per tahun. Saat ini jumlah penduduk usia lanjut berkisar antara 27 juta (angka nasional), dan di prediksi pada tahun 2020 akan menjadi sekitar 38 juta atau 11,8%. Penduduk lanjut usia di dunia akan meningkat hingga 77,37%, sedangkan pen ingkatan usia produktif hanya mencapai 20,95%. Pada decade decade tahun 20 05 sampai dengan tahun 2025 dari data Dinas Sosial Provinsi Lampung penduduk lanjut usia banyak terdapat di Lampung Selatan.Tujuan setelah dilakukan kegiatan diharapkan para lansia, khususnya di Panti Sosial Tresna Werdha Lampung Selatan yang masih aktif bisa melatih produktifitas dan kreatifitas nya sementara pra-lansia memperoleh kesadaran dini agar menua dengan sehat, mandiri dan tetap aktif.. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Selasa, Tanggal 08 Desember 2018. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah disertai dengan pemutaran video contoh lansia yang aktif dan produktif di dunia dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi kepada peserta lansia. Hasil evaluasi terdapat perubahan pengetahuan lansia setelah dilakukannya kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat). Adapun saran dari penyelenggara kegiatan PKM untuk petugas di UPTD. PSLU Tresna Werdha agar lebih aktif atau lebih sering melakukan kegiatan supaya para lansia makin aktif dan produktif . Kata kunci: Lansia, Aktif, Produktif  ABSTRACT The proportion of the population above 60 years in the world is predicted to continue to increase. Estimates of an increase from 2000 to 2050 will double from around 11% to 22% or absolute increase from 605 million to 2 billion elderly (WHO, 2014). From 2010-2014 Indonesia's population growth continues to increase every year, from 3.54 million per year to 3.70 million per year. Currently the number of elderly people ranges from 27 million (national figure), and is predicted to be around 38 million or 11.8% in 2020. The elderly population in the world will increase to 77.37%, while the increase in productive age only reaches 20.95%. In the decades of the years 20 05 to 2025 from the Lampung Province Social Service data, the elderly population is mostly found in South Lampung. The goal after the activities are carried out is that the elderly are expected to be active, especially in the Social Institution of Tresna Werdha, South Lampung, which can train their productivity and creativity while the pre-elderly get early awareness to be healthy, independent and stay active. Tuesday, December 8, 2018. Activities carried out using the lecture method accompanied by the screening of videos of examples of active and productive elderly in the world followed by question and answer and discussion to elderly participants. Based on the results of the evaluation there was a change in knowledge of the elderly after the PKM (Community Service) activity. As for suggestions from the organizers of PKM activities for officers at the UPTD. PSLU Tresna Werdha is more active or more active in activities so that the elderly are more active and productive Keywords: Elderly, Active, Productive
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN TERKAIT INSOMNIA DAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) GUNA MENURUNKAN TANDA DAN GEJALA INSOMNIA PADA LANJUT USIA DI LAYANAN SOSIAL LANJUT USIA TRESNA WERDHA NATAR PROPINSI LAMPUNG Umi Romayati Keswara; Aryanti Wardiyah; Wahid Tri Wahyudi; Eka Trismiyana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i1.2376

Abstract

Peningkatan jumlah lansia mempengaruhi aspek kehidupan lansia melalui perubahan-perubahan fisik, biologis, psikologis dan sosial atau munculnya penyakit degeneratif akibat proses penuaan tersebut. Berbagai masalah yang muncul akibat meningkatnya populasi lansia memerlukan tindakan penanganan yang bersifat komprehensif dari berbagai pihak. Salah satu masalah yang sering muncul pada lansia adalah gangguan pemenuhan kebutuhan tidur. Lansia lebih sering mengalami gangguan tidur dikarenakan semakin tambah umur seseorang maka akan mengalami penurunan fungsi organ yang berpengaruh pada kondisi mental dan psikososial, seperti kurang percaya diri, cemas, stress dan depresi.Salah satu bentuk dari terapi perilaku terhadap penurunan insomnia adalah dengan tehnik relaksasi. Relaksasi otot progresif sampai saat ini menjadi metode relaksasi termurah, tidak memerlukan imajinasi, tidak ada efek samping, mudah untuk dilakukan serta dapat membuat tubuh dan pikiran tenang, rileks dan mudah untuk tidur.Tujuan kegiatan setelah diberikan penyuluhan diharapkan lansia mengenal dan memahami insomnia dan Progressive Muscle Relaxation (PMR) serta mampu mengatasi permasalah insomnia yang dialami dengan kegiatan Progressive Muscle Relaxation (PMR). Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Selasa Tanggal 15 Oktober 2019. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah disertai dengan simulasi dan demonstrasi gerakan PMR dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi serta pembagian leaflet kepada peserta. Berdasarkan hasil evaluasi pengetahuan lansia tentang insomnia meningkat dan lansia mampu melakukan gerakan PMR dengan Baik. Dengan demikian pemberian penyuluhan dapat memberikan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan khususnya yang berkaitan insomnia dan PMR.
Pengabdian Kepada Masyarakat Tentang Komprehensif Cyber Bulliying Nanda Ferdianto; Nova Andriyani; Prima Dian Furqoni; Wahid Tri Wahyudi; Teguh Pribadi; Rika Yulendasari; Dewi Kusumaningsih
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i2.3336

Abstract

Internet telah merubah cara dalam berinteraksi, terutama pada remaja. Internet memiliki peran penting dan memiliki hal positif, akan tetapi remaja tidak sepenuhnya menggunakan internet secara positif, karena ada peluang remaja juga menggunakan internet untuk mengakses konten yang negatif. Salah satu dampak negatif akibat penggunaan internet pada remaja yaitu munculnya fenomena perundungan siber. tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan terhadap jenis-jenis dan dampak dari Cyber Bullying dan cara mengatasinya. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan. Sebelum dimulai penyuluhan, terlebih dahulu menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan pelaksana penyuluhan. dibuka dengan perkenalan dilanjutkan dengan penyampaian materi berupa edukasi dan penyuluhan.  Setelah dilakukan penyuluhan ini sekitar 85% peserta memahami apa itu Cyber Bullying dan Cyber Control , jenis-jenis , dampak dari Cyber Bullying dan cara mengatasinya. Peserta tampak senang dengan kegiatan penyuluhan kesehatan ini. Kata Kunci : Cyber Bullying, Remaja, Sekolah  ABSTRACT The internet has changed the way we interact, especially in adolescents. The internet has an important role and has positive things, but teenagers do not fully use the internet positively, because there are opportunities for teenagers to also use the internet to access negative content. One of the negative impacts of using the internet on adolescents is the emergence of the phenomenon of cyber bullying. The purpose of this research is to increase knowledge of the types and impacts of cyber bullying and how to overcome them. This activity is carried out by extension methods. Before starting outreach, first convey the intent and purpose of the arrival of the extension agent. opened with an introduction followed by the delivery of material in the form of education and counseling. After this counseling was carried out, around 85% of participants understood what Cyber Bullying and Cyber Control were, the types, impacts of Cyber Bullying and how to overcome them. Participants seemed happy with this health education activity. Keywords: Cyber Bullying, Youth, School
Pemberian Terapi Klenengan Gending Jawa Pada Penderita Stroke Di Desa Bandar Agung Bandar Sribawono Lampung Timur Sri Haryani; Umi Romayati Keswara; Dessy Hermawan; Aryanti Wardiyah; Eka Trismiyana; Wahid Tri Wahyudi
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.2797

Abstract

Abstrak  Dampak psikologis penderita stroke adalah perubahan mental. Setelah stroke memang dapat terjadi gangguan pada daya pikir, kesadaran, konsentrasi, kemampuan belajar, dan fungsi intelektual lainnya. Semua hal tersebut dengan sendirinya memengaruhi kondisi psikologis penderita. Tujuan  Asuhan  Keperawatan Komprehensif Pada Klien Stroke  Dengan Terapi Komplementer Klenengan Gending Jawa Di Desa Bandar Agung Bandar Sribawono Lampung Timur Tahun 2020. Metode yang di lakukan dengan Pemberikan terapi musik mendengarkan musik kleningan gending jawa klasik memiliki tempo lambat antara 60-100 bpm (beats per menite), frekuensi 8-13 per menit, harmoni yang lambat, warna nada yang konsisten dan pitch yang rendah dengan tape recorder atau CD Player selama 10 – 15 menit sebanyak 2 kali pada waktu longgar atau istirahat. Kegiatan ini dilakukan selama 6 (enam) hari berturut – turut. Hasil asuhan keperawatan tenaga kesehatan memberikan efek yang dapat mengurangi kecemasan pada lansia dengan hipertensi  dengan kedatangan tenaga kesehatan sangat membantu dalam penurunan kecemasan karena pasien merasa diperhatikan atau merasa lebih nyaman dan senang. Evaluasi pada Keluarga  dengan masalah stroke teratasi dengan terapi Klenengan Gending Jawa dengan hasil efektif pada kedua pasien hanya saja kadar penurunan kecemasan dan waktu penurunan berbeda diantara kedua pasien dikarenakan intensitas nyeri antara kedua pasien, dan kadar tekanan darah kedua pasien yang berbeda, motivasi yang berbeda. Kata kunci : Stroke, Hipertensi, Terapi Musik Abstract The psychological impact of stroke sufferers is mental changes. After a stroke can indeed occur disturbances in the power of thought, awareness, concentration, learning ability, and other intellectual functions. All of these things naturally affect the psychological condition of the patient. The Purpose of Comprehensive Nursing Care for Stroke Clients with Complementary Therapy of Javanese Gending in Bandar Agung Village, Bandar Sribawono, East Lampung in 2020. The method used by providing music therapy listening to classical Javanese gending music has a slow tempo between 60-100 bpm (beats per menite ), frequency 8-13 per minute, slow harmony, consistent tone and low pitch with a tape recorder or CD player for 10-15 minutes 2 times during loose or rest periods. This activity is carried out for 6 (six) consecutive days. The results of health care nursing provide effects that can reduce anxiety in the elderly with hypertension with the arrival of health workers is very helpful in reducing anxiety because patients feel cared for or feel more comfortable and happy. Evaluation of families with stroke problems is resolved with Javanese Klenengan Gending therapy with effective results in both patients only the level of anxiety reduction and the time of decrease differ between the two patients due to the intensity of pain between the two patients, and the blood pressure levels of the two patients are different, different motivations.  Keywords: Stroke, Hypertension, Music Therapy
KEGIATAN PENYULUHAN TENTANG REMATIK PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGARAS KABUPATEN PESISIR BARAT Umi Romayati Keswara; Dewi Kusumaningsih; Wahid Tri Wahyudi; Rahmat Hidayat
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 1 Nomor 1 April 2018
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v1i1.21

Abstract

ABSTRACT Rheumatism, stiff, muscle and joint pain, are common illnesses in our lives. And mostly in elder people who are close to rheumatic disorders which is one of the degenerative diseases. The objective of the activity is increasing knowledge of participants about rheumatic care. This activity was done at Monday, December 18, 2017. The education was done using poster and leaflets. The result of education  showed  an increase knowledge in elder people is about 70%. Recommended that elderly participants can perform rheumatic disease treatment by avoiding trigger factors and performing rheumatic exercises. Keywords: Rheumatism, Elderly, Care.
Terapi Akupresure Terhadap Kadar Asam Urat Pada Penderita Asam Urat di Dusun Muara Jaya Kecamatan Kebun Tebu Lampung Barat Triyoso Triyoso; Muhammad Agustianda; Wahid Tri Wahyudi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.2874

Abstract

ABSTRAK Gout merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh kelebihan kadar senyawa urat didalam tubuh, baik karena produksi berlebih, eliminasi yang kurang, atau peningkatan asupan purin. Salah satu terapi nonfarmakologik yang telah terbukti mampu mengatasi berbagai permasalahan kesehatan adalah akupresur. Akupresur yaitu tindakan pemberian tekanan ke titik khusus pada tubuh untuk mengurangi peningkatan kadar asam urat, menghasilkan relaksasi, dan mencegah atau mengurangi rasa mual. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini untuk mendapatkan pengalaman dan kompetensi lebih dalam pemberian asuhan keperawatan komprehensif pemberian terapi Akupresure terhadap penurunan kadar asam urat. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi terapi akupresure. Terdapat penurunan kadar asam urat setelah dilakukan terapi akupresure pada penderita asam urat. Terapi akupresure sangat efektif dalam menurunkan kadar asam urat.                                                                                                Kata Kunci: Akupresure, Asam urat, Kadar asam urat  ABSTRACT Gout is a metabolic disease caused by excess levels of urate compounds in the body, either due to overproduction, lack of elimination, or increased intake of purines. One non-pharmacologic therapy that has been proven able to overcome various health problems is acupressure. Acupressure is the act of applying pressure to a special point on the body to reduce the increase in uric acid levels, produce relaxation, and prevent or reduce nausea. The purpose of the study was to gain more experience and competence in the provision of comprehensive nursing care in the provision of acupressure therapy for decreasing uric acid levels. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and demonstrations of acupressure therapy. There was a decrease in uric acid levels after doing acupressure therapy in gout sufferers. Thus, acupressure therapy was very effective in reduces uric acid levels. Keywords: Acupressure, Gout, Uric Acid Levels