Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Mayarakat Melalui Pengolahan Limbah Kulit Singkong Sebagai Pengganti Bahan Baku Kotak Makanan di Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru Martilova, Dona; Sari, Neneng Lisma; Nurrahmawati, Novia; Listari, Nia; Saputriyani, Siska; Syahrani, Natasya Lailatul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16566

Abstract

Tenayan Raya District in Pekanbaru City is known as a cassava-producing area with an annual production of 17,499.3 tons. While cassava utilization generally focuses on the tubers and leaves, cassava peels hold significant potential as an alternative raw material for eco-friendly products. This study aims to empower the community through the processing of cassava peel waste into natural-based food containers. The Participatory Rural Appraisal (PRA) approach was employed, encompassing stages of potential identification, production training, and marketing. Results indicate that cassava peel, containing 57% cellulose, can be processed into pulp material that meets the quality standards for food containers. This initiative successfully enhanced the community’s creativity and skills while providing a solution to reduce environmental pollution. Additionally, the program created new business opportunities with the potential to improve local economic income. By actively involving the community and students, this activity not only produced economically valuable products but also fostered the sustainability of innovations based on local resources.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMANFAATAN LIMBAH DAUN NANAS DENGAN PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI RIMBO PANJANG Martilova, Dona; Agustin, Ayu; Fahira, Muthia; Adenia, Fhasya Raskhy
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4133

Abstract

Limbah daun nanas merupakan limbah pertanian yang masih sering dibuang atau dibakar sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Padahal, limbah daun nanas memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi berbagai produk bernilai ekonomi dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan limbah daun nanas terhadap peningkatan pengetahuan ibu, perubahan perilaku pengelolaan sampah organik, serta hubungan antara pengetahuan dan perilaku pengelolaan sampah organik di Desa Rimbo Panjang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 49 ibu yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Perolehan data dilakukan dengan kuesioner yang mencakup aspek pengetahuan ibu tentang pemanfaatan limbah daun nanas. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan ditelaah menggunakan uji Chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan dari 49 responden, 25 ibu memiliki pengetahuan baik tentang pemanfaatan limbah daun nanas, dengan 5 orang (16,7%) memperlihatkan perilaku pengelolaan sampah organik yang negatif. Sementara itu, dari 13 ibu yang memiliki pengetahuan kurang, hanya 6 orang (31,6%) yang menunjukkan perilaku pencegahan yang positif. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dan perilaku pengelolaan sampah organik dengan p-value 0,000. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengetahuan ibu berperan penting dalam membentuk perilaku pengelolaan sampah organik.