Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pemberdayaan Pelajar Digital Melalui Pengenalan Dasar Rekayasa Perangkat Lunak Amali Amali; Antika Zahrotul Kamalia; Wiyarno Wiyarno; Yefta Ondi Spalanzani Simatupang; Ahmad Amrullahalhafizh
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1143

Abstract

Program Pemberdayaan Pelajar Digital melalui Pengenalan Dasar Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) pada siswa SMPN 5 Cikarang Selatan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital dan pemahaman dasar mengenai pengembangan perangkat lunak. Program ini mencakup pengenalan konsep dasar RPL, penggunaan alat pengembangan perangkat lunak, serta keterampilan pemrograman dan pengalaman berkoloborasi perancangan aplikasi RPL. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa berhasil mencapai hasil yang melebihi target pada hampir seluruh indikator yang ditetapkan, seperti pemahaman dasar RPL (90%), kemampuan menggunakan alat pengembangan perangkat lunak (85%), keterampilan pemrograman (80%), pemahaman etika digital (75%), dan kemampuan koloborasi (85%). Peningkatan ini mencerminkan efektivitas pendekatan yang menggabungkan teori dengan praktik langsung, serta kolaborasi. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kesadaran siswa tentang etika dalam teknologi dan pentingnya kerjasama koloborasi. Secara keseluruhan, program ini berhasil mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di dunia digital dengan keterampilan yang relevan dan bertanggung jawab.
Membangun Karir di Bidang Rekayasa Perangkat Lunak, Peluang, dan Tantangan Bagi Pemuda Antika Zahrotul Kamalia; Hemdani Rahendra Herlianto; Agus Suwarno; Rijal Akmaludin; Noval Adi Iryanto
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1153

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan edukasi di SMK Dewantara 2 Kabupaten Bekasi. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang karir di dunia teknologi, khususnya di bidang rekayasa perangkat lunak, serta peluang dan tantangan yang dihadapi oleh pemuda dalam memasuki dunia kerja. Kegiatan ini diikuti oleh 58 peserta yang sebagian besar berasal dari jurusan teknologi informasi. Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh informasi mengenai teknologi terkini, keterampilan yang dibutuhkan di dunia industri, serta berbagai peluang karir di bidang perangkat lunak. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta merasa pemahaman mereka meningkat tentang karir di bidang ini, sementara 80% peserta memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan. Program ini juga memberikan rekomendasi untuk mengadakan pelatihan lanjutan agar peserta dapat memperdalam keterampilan teknis mereka lebih lanjut. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat mempersiapkan siswa untuk menghadapi dunia kerja yang kompetitif dan dinamis di sektor teknologi.
Pemberdayaan Siswa Sekolah Dasar Dalam Edukasi Penggunaan Media Sosial Yang Cerdas Zaenur Rozikin; Antika Zahrotul Kamalia; Nursinta Afrianti; Setiyadi Wicaksono; Rangga Purnama
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1220

Abstract

Di era digital saat ini, pemanfaatan media sosial terus mengalami perkembangan yang pesat dan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk di kalangan anak-anak dan remaja. Program pemberdayaan siswa sekolah dasar dalam edukasi penggunaan media sosial yang cerdas di SDN 1 Ciranggon Karawang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Melalui metode yang meliputi presentasi, diskusi, dan studi kasus, program ini memberikan wawasan kepada siswa mengenai pentingnya etika digital, dampak negatif penggunaan media sosial, serta cara memanfaatkan media sosial untuk tujuan yang positif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil mencapai tujuan dengan capaian yang lebih tinggi dari target yang ditetapkan, dengan peningkatan pemahaman siswa mencapai 90%, kesadaran etika 85%, dan kemampuan mengidentifikasi dampak negatif media sosial mencapai 80%. Meskipun demikian, perlu ada penguatan lebih lanjut pada literasi digital dan penanganan dampak psikologis dari penggunaan media sosial. Program ini diharapkan dapat memberikan bekal yang berguna bagi siswa dalam menggunakan media sosial secara cerdas dan bertanggung jawab.
Building Awareness of Ethics and Digital Security Through Social Media Education for Students Kamalia, Antika Zahrotul; Herlianto, Hemdani Rahendra; Wiyarno; Rijal Akmaludin; Noval Adi Iryanto
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v8i2.6372

Abstract

In the rapidly evolving digital era, social media has become integral to daily life, especially among students. It offers various benefits, including ease of communication, access to learning resources, and opportunities for self-development. This community service program aims to raise awareness about digital ethics and security among students, particularly at MI At-Taqwa . Given the rapid growth of information technology and the widespread use of social media among young people, it is essential to educate students about digital ethics, personal data protection, and the negative impacts of issues such as cyberbullying and misinformation. The program will consist of workshops and seminars divided into several sessions, where students will receive training and simulations. These will focus on improving their understanding of ethical behavior in online interactions and how to safeguard their personal information. Evaluation results indicate that 85% of students demonstrated increased knowledge of digital ethics, 80% became more cautious about sharing personal data, and 75% developed a more critical approach to handling fake news. Overall, this program has proven effective in raising digital awareness and positively influencing students’ safe and responsible use of social media.
Segmentasi Harga Pasar Properti Rumah menggunakan Algoritma K-Means berdasarkan Lokasi, Harga dan Luas Bangunan Suderajat, Agung; Kamalia, Antika Zahrotul; Afandi, Dedi
Dinamik Vol 30 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v30i2.10182

Abstract

Pasar properti rumah memiliki harga yang bervariasi tergantung lokasi dan spesifikasi bangunan. Penelitian ini melakukan segmentasi harga properti berdasarkan lokasi (latitude & longitude), harga, dan luas bangunan menggunakan algoritma K-Means Clustering. Dataset berisi 18.962 data properti dari wilayah Bandung dan sekitarnya. Data melalui tahap pembersihan, transformasi lokasi ke koordinat geografis, normalisasi, dan denormalisasi untuk memastikan kualitas analisis. Metode Elbow digunakan untuk menentukan jumlah cluster optimal dan menunjukkan nilai K = 3. Proses clustering menghasilkan tiga segmen: Cluster 0 (Affordable Housing) mencakup 7.751 properti dengan harga rendah dan bangunan kecil, Cluster 1 (Luxury Estate) sebanyak 2.402 properti dengan harga tinggi dan bangunan luas, serta Cluster 2 (Middle-Class Residences) terdiri dari 5.555 properti dengan karakteristik menengah. Visualisasi menggunakan peta interaktif berbasis Folium memperlihatkan distribusi spasial yang jelas, dengan konsentrasi tertinggi berada di pusat kota seperti Bandung dan Cimahi. Rata-rata harga di cluster 0 sekitar Rp900 juta, cluster 1 mencapai Rp4,9 miliar, dan cluster 2 sekitar Rp1,8 miliar. Penelitian ini menunjukkan bahwa K-Means efektif untuk segmentasi harga properti. Untuk hasil yang lebih komprehensif, disarankan agar penelitian lanjutan menambahkan variabel seperti aksesibilitas, fasilitas umum, dan kondisi bangunan.
Pelatihan Literasi Keuangan Dengan Pemanfaatan Dompet Digital Secara Aman dan Bijak: Pelatihan Literasi Keuangan Dengan Pemanfaatan Dompet Digital Secara Aman dan Bijak Kamalia, Antika Zahrotul
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan literasi keuangan dengan pemanfaatan dompet digital secara aman dan bijak di SMP Insan Cendekia Cikarang Selatan dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam hal pengelolaan keuangan pribadi serta penggunaan dompet digital sebagai alat transaksi yang aman. Pelatihan ini mengedukasi siswa mengenai prinsip dasar pengelolaan keuangan, pengenalan berbagai jenis dompet digital, serta cara mengoperasikannya dengan bijak dan aman. Berdasarkan hasil pelatihan, sebagian besar siswa mampu mengoperasikan dompet digital dengan baik dan mengidentifikasi potensi risiko yang dapat timbul dalam penggunaannya. Namun, meskipun pemahaman dasar terkait literasi keuangan dan penggunaan dompet digital telah tercapai, penerapan literasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari siswa masih membutuhkan perhatian lebih lanjut. Pelatihan ini memberikan bekal penting bagi siswa untuk memiliki keterampilan dalam mengelola keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab di masa depan.
Identifikasi Pola Tingkat Kesenjangan Ketuntasan Pendidikan Di Indonesia Dengan Menggunakan Metode K-Medoids Clustering Kamalia, Antika Zahrotul; Nawangsih, Ismasari
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 12 No 2: April 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2025129219

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi, namun masih ada kesenjangan ketuntasan pendidikan antar provinsi di Indonesia. Kesenjangan ini disebabkan oleh perbedaan akses fasilitas, kualitas pengajaran, dan kondisi ekonomi, yang mempengaruhi tingkat ketuntasan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode K-Medoids Clustering untuk mengelompokkan wilayah di Indonesia berdasarkan data ketuntasan pendidikan dari Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS) 2018-2023 untuk sebagai pusat Cluster (medoids), dan dipilih karena keunggulannya dalam mengelompokkan data berdasarkan median, yang pada gilirannya membuatnya lebih tahan terhadap pengaruh data outlier. Temuan utama penelitian ini menunjukkan kesenjangan pendidikan tinggi yaitu berada di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur yaitu seperti provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan provinsi Papua, menjadi refleksi nyata dari keterbatasan akses dan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut. Rendahnya tingkat ketuntasan pendidikan pada jenjang SD, SMP, dan SMA turut berdampak pada minimnya angka partisipasi di pendidikan tinggi dan disparitas signifikan dalam ketuntasan pendidikan dengan kondisi seperti ini mencerminkan perlunya kebijakan berbasis data, peningkatan infrastruktur pendidikan, serta program dukungan untuk siswa dan guru guna memperbaiki kesenjangan pendidikan. Wilayah Indonesia bagian barat dengan ketuntasan pendidikan lebih tinggi, seperti Jawa, Sumatra, dan Bali, diharapkan dapat berbagi praktik terbaik untuk mendukung wilayah yang tertinggal.   Abstract Education plays a crucial role in social and economic development; however, there are still significant disparities in educational completion rates across provinces in Indonesia. These disparities are caused by differences in access to facilities, teaching quality, and economic conditions, which affect educational outcomes. This study uses the K-Medoids Clustering method to group regions in Indonesia based on educational attainment data from Statistics Indonesia (BPS) 2018-2023, using this data as the cluster centers (medoids). This method was chosen for its effectiveness in clustering data based on the median, making it more resilient to the influence of outlier data. The main findings of this study reveal significant educational disparities in central and eastern Indonesia, such as in East Nusa Tenggara (NTT) and Papua provinces, reflecting the limited access to and availability of educational facilities in these regions. Low completion rates at the elementary, junior high, and high school levels also affect participation in higher education and significant disparities in educational attainment. This underscores the need for data-driven policies, improved educational infrastructure, and support programs for students and teachers to address educational inequalities. Western regions of Indonesia with higher educational attainment, such as Java, Sumatra, and Bali, are expected to share best practices to support underdeveloped regions.
TRANSFORMASI DIGITAL PEMUDA MELALUI EDUKASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DASAR REKAYASA PERANGKAT Amali, Amali; Kamalia, Antika Zahrotul; Ismamudi, Ismamudi; Imawan, Alifia Putri; Septianto, Riski
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29637

Abstract

Abstrak: Program edukasi transformasi digital ini sangat penting dilaksanakan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang dan program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam rekayasa perangkat lunak, sekaligus mengembangkan soft skill dan hard skill pada siswa SMKN 1 Cikarang Selatan yang berjumlah 35 siswa. . Metode yang digunakan dalam program ini mencakup ceramah interaktif, pelatihan langsung, dan simulasi pembuatan aplikasi serta situs web sederhana, yang tidak hanya mengajarkan teori tetapi juga penerapan praktis melalui simulasi proyek. Hasil evaluasi dengan observasi dengan pengaplikasian materi yang diberikan ke dalam diskusi dan koloborasi praktik menunjukkan peningkatan yang signifikan di berbagai indikator. Pemahaman dasar rekayasa perangkat lunak meningkat dari 70% menjadi 90%, sementara pemahaman dasar pemrograman meningkat dari 75% menjadi 85%. Penguasaan alat pengembangan perangkat lunak juga mengalami peningkatan dari 70% menjadi 80%. Selain itu, pemahaman algoritma dan struktur data meningkat dari 70% menjadi 85%, serta pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari meningkat dari 75% menjadi 82%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis transformasi digital berperan penting dalam membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0.Abstract: This digital transformation education program is crucial to prepare the younger generation to face the challenges of the ever-evolving digital era. The program aims to enhance students' understanding and skills in software engineering, while also developing both soft and hard skills in the 35 students of SMKN 1 Cikarang Selatan. The methods used in this program include interactive lectures, hands-on training, and simulations for creating simple applications and websites, which not only teach theory but also provide practical application through project simulations. The results of the evaluation through observation, including the application of the materials into discussions and collaborative practice, show significant improvements across various indicators. Basic software engineering knowledge increased from 70% to 90%, while basic programming knowledge improved from 75% to 85%. Mastery of software development tools also rose from 70% to 80%. Additionally, understanding of algorithms and data structures increased from 70% to 85%, and the use of technology in daily life grew from 75% to 82%. This study indicates that digital transformation-based education plays an essential role in equipping the younger generation with the relevant skills needed to face the challenges of the Fourth Industrial Revolution.
Sentiment Analysis about Large-Scale Social Restrictions in Social Media Twitter Using Algoritm K-Nearest Neighbor Romli, Ikhsan; Prameswari R, Shanti; Kamalia, Antika Zahrotul
JOIN (Jurnal Online Informatika) Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Department of Informatics, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/join.v6i1.670

Abstract

Sentiment analysis is a data processing to recognize topics that people talk about and their sentiments toward the topics, one of which in this study is about large-scale social restrictions (PSBB). This study aims to classify negative and positive sentiments by applying the K-Nearest Neighbor algorithm to see the accuracy value of 3 types of distance calculation which are cosine similarity, euclidean, and manhattan distance for Indonesian language tweets about large-scale social restrictions (PSBB) from social media twitter. With the results obtained, the K-Nearest Neighbor accuracy by the Cosine Similarity distance 82% at k = 3, K-Nearest Neighbor by the Euclidean Distance with an accuracy of 81% at k = 11 and K-Nearest Neighbor by Manhattan Distance with an accuracy 80% at k = 5, 7, 9, 11, and 13. So, in this study the K-Nearest Neighbor algorithm with the Cosine Similarity Distance calculation gets the highest point.