Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Scaffolding

Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Variasi Mengajar Guru Terhadap Minat Belajar Siswa pada Elemen Rencana Biaya dan Penjadwalan Konstruksi Bangunan Kelas XI DPIBSMK Negeri 2 Kendal Chonora, Angelique; Handayani, Sri; Julianto, Eko Nugroho; Yuhanafia, Nurul
Scaffolding Vol. 13 No. 1 (2024): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v13i1.5991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi siswa tentang variasi mengajar guru terhadap minat belajar siswa pada elemen rencana biaya dan penjadwalan konstruksi bangunan kelas XI DPIB SMK Negeri 2 Kendal, serta untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang variasi mengajar guru terhadap minat belajar siswa pada elemen rencana biaya dan penjadwalan konstruksi bangunan kelas XI DPIB.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif serta metode penelitian survey, dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan software SPSS 25.0. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI DPIB SMK Negeri 2 Kendal tahun pelajaran 2023/2024. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data angket. Pada penelitian ini memiliki sumbangan pengaruh sebesar 48% dan memiliki persamaan regresi linier sederhana yakni Y = 5,359 + 0,987X yang memiliki arti bahwa jika persepsi siswa tentang variasi mengajar guru berada pada nilai 0, maka minat belajar siswa memiliki nilai sebesar 5,359, sedangkan koefisien regresi sederhana berada pada nilai 0,987, yang memiliki arti bahwa setiap peningkatan persepsi siswa tentang variasi mengajar guru maka akan menyebabkan peningkatan sejumlah 0,987 terhadap minat belajar siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Persepsi siswa tentang variasi mengajar guru pada elemen rencana biaya dan penjadwalan konstruksi bangunan di kelas XI DPIB SMK Negeri 2 Kendal menunjukkan hasil yakni pada kategori sedang, 2) Minat belajar siswa pada elemen rencana biaya dan penjadwalan konstruksi bangunan di kelas XI DPIB SMK Negeri 2 Kendal menunjukan hasil tingkat pencapaian yang termasuk dalam kategori sedang, 3) Persepsi siswa tentang variasi mengajar guru berpengaruh terhadap minat belajar siswa. Hal ini menunjukkan bahwa jika siswa memberikan persepsi yang baik tentang variasi mengajar guru, maka akan mendukung siswa untuk memiliki minat belajar yang baik.
Pengaruh Penggunaan Jobsheet terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Waterpass di Kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Semarang Puspasari, Rizqiana Agista; Tugino; Sucipto; Yuhanafia, Nurul
Scaffolding Vol. 13 No. 2 (2024): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v13i2.10691

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh serta efektivitas penggunaan jobsheet terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi waterpass. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Semarang yang mengikuti mata pelajaran Teknik Pengukuran Tanah sebanyak 107 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 71 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pre-test dan post-test berupa soal objektif yang telah di uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 80,95 dan nilai rata-rata post-test kelas kontrol sebesar 60,56.  Dengan analisis uji independent sample t-test diperoleh thitung 7,576 > ttabel 1,667 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, hasil penelitian menggunakan perhitungan N-Gain pada kelas eksperimen yang menggunakan media jobsheet diperoleh persentase sebesar 51,99% yang termasuk ke dalam kategori kurang efektif dan perhitungan N-Gain pada kelas kontrol yang tidak menggunakan media jobsheet diperoleh sebesar (-6,93%) yang termasuk ke dalam kategori tidak efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan jobsheet memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa, namun media tersebut masih tergolong kurang efektif digunakan pada pembelajaran praktik waterpass di kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Semarang.
Pengaruh Modul Ajar Multimedia Pada Elemen Dasar Konstruksi Bangunan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X TKP SMK Negeri 7 Semarang Pujangga, Sunan; Kristianto, Virgiawan Adi; Handayani, Sri; Yuhanafia, Nurul
Scaffolding Vol. 13 No. 2 (2024): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v13i2.11177

Abstract

Modul ajar multimedia merupakan bentuk inovasi media pembelajaran yang tepat untuk diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan observasi awal, hampir seluruh siswa kelas 10 TKP SMK 7 Negeri Semarang menginginkan dibuatkannya modul ajar multimedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modul ajar multimedia elemen dasar konstruksi bangunan terhadap hasil belajar siswa Program Keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan SMK Negeri 7 Semarang tahun 2023/2024. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 10 berjumlah 71 siswa dengan metode penelitian kuantitatif quasi eksperimental non equivalen control group, metode pengumpulan data menggunakan observasi pre-test dan post-test serta kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai secara signifikan dengan N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,2986468 dibandingkan dengan pada kelas kontrol N-Gain sebesar 0,106547224. Kemudian untuk hasil belajar pada kelas eksperimen menunjukan hasil yang baik, didukung dengan data 29 siswa mengalami hasil belajar meningkat dan 7 siswa mengalami hasil belajar yang sama, sedangkan kelas kontrol sebanyak 18 siswa mengalami peningkatan hasil belajar, 8 siswa mengalami penurunan dan 9 siswa mengalami hasil belajar yang sama, dan untuk modul ajar multimedia mendapat respon baik dari siswa dengan nilai 3,4111 untuk aspek kepraktisan modul dan 3,3111 untuk aspek keefektifan modul yang dapat disimpulkan bahwa terdapat hasil yang lebih baik dari kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol.