Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Fomo dan Gaya Hidup Dalam Pengaruh Perilaku Impulse Buying Nur Hikmah Lahati; Zulfia K Abdussamad; Yulinda L Ismail
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) dan lifestyle terhadap perilaku impulse buying pada produk Timephoria Matte Cushion pada konsumen Generasi Z di Kota Gorontalo. Fenomena ini penting dikaji karena meningkatnya penggunaan media sosial, peran influencer, serta tren kecantikan digital mendorong konsumen muda melakukan pembelian kosmetik secara spontan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah perempuan Generasi Z di Kota Gorontalo yang pernah membeli Timephoria Matte Cushion. Sampel awal berjumlah 100 responden dan setelah deteksi outlier diperoleh 93 data yang layak dianalisis. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dengan koefisien regresi sebesar 0,676 dan nilai signifikansi kurang dari 0,001. Lifestyle juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying dengan koefisien regresi sebesar 0,247 dan nilai signifikansi 0,003. Secara simultan, FoMO dan lifestyle berpengaruh signifikan terhadap impulse buying dengan nilai F sebesar 98,755 dan signifikansi kurang dari 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,687 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 68,7% variasi impulse buying, sedangkan 31,3% dijelaskan oleh faktor lain. Temuan ini menegaskan bahwa tekanan sosial digital dan gaya hidup berbasis penampilan berperan penting dalam membentuk pembelian impulsif kosmetik. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pemasar perlu mengelola strategi digital secara etis, karena viralitas, ulasan influencer, dan citra produk dapat mempercepat keputusan membeli tanpa perencanaan rasional muda perempuan di Kota Gorontalo.
TECHNOCULTURAL INNOVATION IN WOMEN’S ENTREPRENEURSHIP: TRANSFORMING 3D KARAWO EMBROIDERY DIGITALLY Yulinda L. Ismail; Haris Danial; Indhitya R. Padiku; Riansyah Mahmud
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51576

Abstract

Karawo embroidery represents an emblematic cultural heritage of Gorontalo Province, celebrated for its distinctive aesthetic qualities, intricate craftsmanship, and profound philosophical values. Nevertheless, despite supportive regulations, such as Gorontalo Provincial Regulation No. 4 of 2017 and the formal designation of Karawo Day, artisans continue to face persistent challenges related to generational continuity, branding, and the integration of modern technology. These issues are evident among the women’s Karawo artisan group in Bongohulawa Village, Bongomeme District, which holds considerable potential but remains underdeveloped due to constraints in design innovation, business management, legal status, and digital marketing capacity. To respond to these challenges, a structured program was implemented to foster women-led micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) producing custom 3D Karawo through entrepreneurship and digitalization. The program encompassed socialization activities, intensive training in both manual and digital motif design using the Crosti application with 3D innovations, MSME management, 3D Karawo production, and business legalization. It also incorporated technology adoption in production and digital marketing through social media, online marketplaces, and Google Sites-based branding platforms, followed by mentoring, evaluation, and sustainability planning focused on network building and long-term marketing strategies. The results are substantial: ten new patterns emerged, 80 percent of participants mastered Crosti digitalization, business registrations and partnerships were secured, branded prototypes were produced, e-commerce accounts and online catalogs were launched, and an interactive digital platform was developed.
Pengaruh E-Service Quality dan Word of Mouth Terhadap Keputusan Pengguna Transportasi Online Maxim (Studi Kasus di Kota Gorontalo) Anggraini Lasahido; Hapsawati Taan; Yulinda L. Ismail
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jvrdqh46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1). Mengetahui pengaruh e-service quality terhadap keputusan pengguna, (2) Mengetahui pengaruh word of mouth terhadap keputusan pengguna, (3) Menganalisis pengaruh e-service quality dan word of mouth secara simultan terhadap keputusan pengguna pengaruh e-service quality dan word of mouth terhadap keputusan pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 96 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda serta diuji melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-service quality dan word of mouth berpengaruh signifikan terhadap keputusan pengguna, baik secara parsial maupun simultan. Variabel e-service quality memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan word of mouth. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas layanan digital seperti keandalan sistem, keamanan, kemudahan penggunaan, dan responsivitas menjadi faktor utama dalam menentukan keputusan pengguna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas layanan elektronik dan pengelolaan komunikasi positif dapat meningkatkan keputusan pengguna dalam menggunakan layanan transportasi online Maxim.
Co-Authors Abdul Rahman Mus Abdussamad, Zulfia K. Abdussamad, Zulfiah K Agus Hakri Bokingo Akangkung, Fiolita Alansyah H. Mantu Andi Juanna Anggraini Lasahido Asnawi, Melan Angriani Asriani Asriani, Asriani Budimansyah, Taufik Akbar Citra Aditya Kusuma Citrawati Fadjar Citron S Payu Cono, Nadillah Eka Putri Djoko Lesmana Radji Elviansri Katili Endi Rahman Erlin. S Uge Fanessa Palantu Faradila Wulandari Potabuga Febriadi Kei Firman Firman Fritania Bonde Gude, Siti Rahmawati Hais Dama Halid, Putri Musyarrafah Hapsawati Taan Haris Danial Hariyanti, Fina Hasan, Syalsa Herlina Rasjid Idris Yanto Niode Indhitya R Padiku Indri Wirahmi Bay Irawati Irawati Isa, Ramlan Amir Katili, Ilham Kei, Febriadi Kiayi, Dewi Fajri Januar Lisda L. Asi M Mansur, Amalia Deviyani Mahmud, Indah Maretya Maladjai, Muhamad Gafur Mandiri, Jihan Asmita Marali, Firda Agustin Vurman Masdar Masud Melisawati Kau Mia Arista B. Wantu Mohamad Agus Salim Monoarfa Muchtar Ahmad Muhammad Rezky F. Payu Muli, Celine Masnita Nur Hikmah Lahati Nur Ihsan Nue Nur Rahma Junus Nurjihan Zhabrina Dude Nurkamiden, Sukmawati Pagisi, Dhiki Andri Alfian A Pautina, Yazid Bustomin Ratna Dewi Resma Ibrahim Rezky, Muh. Riansyah Mahmud Rifal Dukalang Rismawati Hamid Risnawaty Suleman Rizan Machmud Robiyati Podungge Samalam, Yulanda Samuel, Masita Sani, Andini Putri Sartin H Pontoh Siti Chairunnisa Siti Nur Afni Saman Solly Aryza Sri Indrawaty Nune Sri Widyarti Ali Srie Isnawaty Pakaya Suleman, Siti Samsia Sulistiowati Sulistiowati Syam S. Kumaji Talib, Imelda Nur Septiana Tineke Wolok Umin Kango Valentina Monoarfa Villy Epifania Suruata Wantu, Mia Arista B. Yanti Aneta Yazid Bustomin Pautina Yazid Bustomin Pautina Yazid Bustomin Pautina Yuli Isnawati Yunus, Ajeng Nendiah Cahyani Zulfia K. Abdussamad