Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Inovasi Produk Lokal: Peran Ubi Ungu dalam Meningkatkan Produktivitas Kewirausahaan di Desa Sindangbarang Tifani Kautsar; Aesa Musaropah; Sofia Andini; Muhammad Yusuf Faiz Arroyyan; Novi Sofiyanti; Diktiyani Alya Putri; Havy Dwi Asri Hasanah; Siska Nur Latifah; Ifan; Salmanida Agnia Putri; Ima Kharisma; Dimas Hidayatul Mustafid; Dewi Susilawati; Inda Putri Permatasari; Fikari Aufa Rofiqi; Riska Rismawati
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i2.104

Abstract

Desa Sindangbarang, yang terletak di Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, memiliki potensi pertanian yang besar, khususnya dalam produksi ubi ungu. Namun, penggunaan bahan baku ini masih terbatas dan nilai jualnya rendah karena sebagian besar petani menjual hasil panennya langsung ke tengkulak tanpa mengolahnya. Program "Optimalisasi Pemanfaatan Ubi Ungu sebagai Alternatif Bahan Pokok melalui Program GARUDA DESA" merupakan sebuah pendekatan sociopreneur yang melibatkan berbagai elemen masyarakat desa, seperti Kelompok Wanita Tani (KWT), PKK, dan Karang Taruna, serta kerjasama dengan instansi pemerintah dan komunitas kampus untuk mengatasi permasalahan ini. Program ini berfokus pada enam kegiatan utama, yaitu : sosialisasi sociopreneur, produksi dan inovasi produk berbasis ubi ungu, pelatihan digital marketing dan pengemasan produk, pendampingan legalitas usaha, workshop kewirausahaan dan literasi keuangan digital, serta pengesahan kelompok rintisan oleh Diskopdagperin Kabupaten Kuningan. Melalui inisiatif ini, program bertujuan membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, dan mengoptimalkan potensi lokal desa Sindangbarang. Hasil dari implementasi program ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk ubi ungu, memperluas pasar UMKM, serta menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat desa.
Pengunaan Micro Vidio dalam Pembelajaran Apresiasi Puisi Arip Hidayat; Andriyana; Tifani Kautsar
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/4xhtmb76

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan micro video dalam pembelajaran apresiasi puisi di kalangan mahasiswa Universitas Kuningan. Dengan menerapkan metode pre-test post-test control group design, penelitian ini membandingkan hasil belajar antara kelompok eksperimen yang menggunakan micro video dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Kajian literatur menghasilkan diagram alir yang merangkum langkah-langkah pembelajaran yang efektif, yang kemudian diuji pada kelompok eksperimen. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kemampuan apresiasi puisi setelah penggunaan micro video, dengan nilai Z sebesar -3,245 dan signifikansi 0,001. Penemuan ini menegaskan bahwa micro video dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap puisi, menjadikannya alat pembelajaran yang inovatif.
EKSPLORASI STILISTIKA PADA NOVEL-NOVEL KARYA ANDREA HIRATA Tifani Kautsar; Arip Hidayat; Ahmad Nasrullah Nasution
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/t2g6r037

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini merupakan kajian stilistika pada novel Edensor, Ayah, Sirkus Pohon, Buku Besar Peminum Kopi, dan Guru Aini karya Andrea Hirata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan stilistika pada unsur pemajasan, penyiasatan struktur, dan citraan dalam novel-novel tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Edensor, Buku Besar Peminum Kopi, dan Guru Aini, pemajasan didominasi oleh metafora karena kesamaan genre komedi, petualangan, dan inspiratif. Sementara itu, dalam novel Ayah dan Sirkus Pohon, pemajasan lebih banyak menggunakan personifikasi yang sesuai dengan genre keluarga dan romantis. Pada unsur penyiasatan struktur, hiperbola mendominasi novel Ayah, Buku Besar Peminum Kopi, dan Guru Aini, yang memiliki kesamaan genre keluarga dan perjalanan. Sebaliknya, repetisi lebih banyak digunakan dalam novel Edensor dan Sirkus Pohon yang bergenre romantis dan inspiratif. Unsur citraan dalam semua novel lebih didominasi oleh citraan visual dibandingkan auditif dan kinestetik. Penggunaan citraan visual ini memperkuat deskripsi lingkungan dan suasana hati tokoh, serta membantu pembaca dalam membayangkan skenario yang dihadirkan secara lebih jelas dan mendalam.
BENTUK PERSUASIF LAGU-LAGU KRITIK EKOLOGI TEATER JALANAN UNIVERSITAS KUNINGAN DI RUANG PUBLIK Hidayat, Arip; Andriyana; Kautsar, Tifani; Adani, Khalid Naufal; Ramadona, Dea Cahaya
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v6i1.329

Abstract

ABSTRAK: Artikel ini membahas bentuk-bentuk persuasif dalam lagu-lagu kritik ekologi yang dibawakan oleh Teater Jalanan Universitas Kuningan (UNIKU) pada pertunjukan publik, khususnya dalam karya “Air Untuk Anak Cucu”. Melalui analisis konten, retorika, dan konteks performatif, penelitian ini menyoroti bagaimana lirik berirama, simbolisme teatrikal, dan penggunaan ruang publik menjadi strategi advokasi lingkungan yang efektif. Teater Jalanan UNIKU mengangkat isu krisis air, tata ruang, serta kerusakan ekologi melalui bahasa lugas, metafora kuat, visual teatrikal, dan interaksi langsung dengan masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa lagu-lagu dan chant bersifat persuasif karena mampu menghadirkan pesan ekologis kompleks dalam format yang mudah diingat dan mudah diterima oleh publik yang beragam. Artikel ini menegaskan bahwa seni pertunjukan jalanan berperan sebagai media pendidikan lingkungan yang signifikan dan menjadi jembatan komunikasi antara isu ekologis dan partisipasi masyarakat. KATA KUNCI: Teater jalanan; kritik ekologi; komunikasi persuasif; ruang publik; performativitas; lagu protes; ekokritik. > PERSUASIVE FORMS OF ECOLOGICAL CRITICISM SONGS OF STREET THEATER OF KUNINGAN UNIVERSITY IN PUBLIC SPACES ABSTRACT: This article discusses the persuasive forms in ecological criticism songs performed by the Street Theater of the University of Kuningan (UNIKU) in public performances, especially in the work "Water for Children and Grandchildren". Through an analysis of content, rhetoric, and performative context, this study highlights how rhythmic lyrics, theatrical symbolism, and the use of public space become effective environmental advocacy strategies. UNIKU Street Theater raises the issue of water crisis, spatial planning, and ecological damage through straightforward language, strong metaphors, theatrical visuals, and direct interaction with the community. The findings show that songs and chants are persuasive because they are able to present complex ecological messages in a format that is memorable and easily accepted by a diverse public. This article confirms that street performing arts play a significant role as a medium of environmental education and become a bridge of communication between ecological issues and community participation. KEYWORDS: Street theater; ecological criticism; persuasive communication; public spaces; performativeness; protest songs; Ecocriticism.