Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Intrumental Activities of Daily Living (IADL) dan Kepuasan Hidup Pasien Stroke Ginanjar Sasmito Adi; Muhammad Ali Hamid
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.918

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama disabilitas jangka panjang yang berdampak pada kemandirian individu dalam menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk Instrumental Activities of Daily Living (IADL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemandirian dalam IADL dengan tingkat kepuasan hidup pada pasien stroke. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 70 pasien stroke yang menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Bhaladika Husada Jember. Instrumen penelitian meliputi Lawton IADL Scale untuk menilai kemandirian dan Satisfaction with Life Scale (SWLS) untuk mengukur kepuasan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 78,7% responden berada pada kategori sebagian tergantung dalam kemandirian, dan 47,14% responden berada pada kategori agak puas terhadap kepuasan hidup. Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kemandirian IADL dan kepuasan hidup pasien stroke (p = 0,001; p < 0,05). Pasien yang lebih mandiri dalam IADL cenderung memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi dibandingkan pasien yang masih bergantung pada orang lain.
Safety Industry (Pencegahan K3 pada Industri Genteng) Ginanjar Sasmito Adi; Siti Kholifah; Noer Afni Arifanti; Erika Novarinda
Jurnal Pengabdian Teknologi Informasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diankes.v1i2.14

Abstract

Occupational health and safety is a method used to protect workers from accidents and occupational diseases. This occupational safety and health effort does not only apply to the industrial sector such as manufacturing, mining, construction, this also applies to the small industrial sector such as the tile-making industry. The purpose of this community service is to provide health education to tile industry workers related to health and work safety. This service activity was carried out at UD Genteng Baru Muncul Jember. The results of the community service carried out in the tile industry showed an increase in knowledge from the average pre-test was 12.7 and the post-test was 14 (the highest score was 15). Another result of this service shows that health complaints among tile industry workers are pain in the joints and back and fatigue due to heat and thirst, several other complaints that arise include cough, shortness of breath, visual and hearing impairment. Work accidents that have occurred to workers include machine injuries and falls. Occupational health and safety must be a concern for business owners with regard to providing a safe environment as well as appropriate personal protection and balanced by obedient behavior of workers in using the prescribed personal protection.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Psychological Well Being Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Ruang Dialisis RSUD dr.Abdoer Rahem Situbondo Putri Mitha Dwi Lestari; Sasmiyanto; Ginanjar Sasmito Adi
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 17 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v17i2.3622

Abstract

Pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis seumur hidup menghadapi perubahan gaya hidup signifikan, seperti pembatasan cairan dan aktivitas. Situasi ini dapat memicu peningkatan stres yang berdampak pada psychological well being pasien. Penelitian ini tertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan psychological well being pada pasien Gagal ginjal kronik di Ruang Dialisis RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan total 85 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) dan Psychological Well Being Scale (PWBS). Hasil analisis data menunjukkan sebanyak 69,4% responden memiliki tingkat stres sedang dan 69,4% memiliki psychological well being tinggi. Uji Spearman’s Rho menunjukkan nilai ρ value = 0,001 dan r = -0,361, yang berarti terdapat hubungan negatif signifikan antara tingkat stres dan psychological well being. Semakin rendah tingkat stres, maka psychological well being pasien cenderung lebih baik. Oleh karena itu, diperlukan manajemen stres yang tepat untuk menjaga kestabilan psychological well being pasien.
Pengaruh Simulation Based Learning (SBL) Terhadap Kemampuan Pertolongan Pertama Resiko Trauma Tulang Belakang Pada Pemanen Durian Di Rembangaan Muhammad Irfan Zainuri; Mohammad Ali Hamid; Ginanjar Sasmito Adi
National Multidisciplinary Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Proceeding SEHATI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Risiko jatuh dari ketinggian pada pemanen durian dapat menyebabkan trauma tulang belakang yang berpotensi menimbulkan kecacatan permanen hingga kematian apabila tidak ditangani dengan tepat. Rendahnya kemampuan masyarakat awam dalam melakukan pertolongan pertama menjadi salah satu faktor yang dapat memperburuk kondisi korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Simulation-Based Learning (SBL) terhadap kemampuan pertolongan pertama risiko trauma tulang belakang pada pemanen durian di Rembangan. Metode: Metode penelitian menggunakan desain pre-experimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemanen durian aktif di wilayah Rembangan sebanyak 40 orang. Sampel penelitian berjumlah 36 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan pertolongan pertama risiko trauma tulang belakang). Hasil: Penelitian ini menunjukkan kemampuan responden setelah diberikan pelatihan menggunakan metode Simulation-Based Learning (SBL). Nilai rata-rata kemampuan meningkat dari 18,98 pada pre-test menjadi 96,17 pada post-test, sedangkan nilai median meningkat dari 19,44 menjadi 97,22. Analisis: uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05) dengan effect size sebesar r = 0,87 yang menunjukkan pengaruh besar. Diskusi: Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Simulation-Based Learning (SBL) efektif dalam meningkatkan kemampuan pertolongan pertama risiko trauma tulang belakang pada pemanen durian di Rembangan. Metode pembelajaran berbasis simulasi memungkinkan responden memperoleh pengalaman langsung, praktik aktif, dan proses debriefing sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam melakukan pertolongan pertama secara tepat. Temuan ini menunjukkan pentingnya penerapan pelatihan berbasis simulasi sebagai upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat pada kelompok pekerj aan berisiko tinggi.