Claim Missing Document
Check
Articles

Geometric Feature Extraction of Batik Image Using Cardinal Spline Curve Representation Aris Fanani; Anny Yuniarti; Nanik Suciati
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 12, No 2: June 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v12i2.54

Abstract

Batik is an Indonesian national heritage which has been recognized as a world cultural heritage (world heritage). Batik is widely used as clothing material. The advancement of technology allowed the material optimization in clothing design. Geometrical information of batik image is required in a modul for optimizing clothing design with batik as raw material. Geometric feature extraction of batik image is used to help computer to recognize batik's pattern or motif. This research proposes a method for geometric feature extraction of batik image by using cardinal spline curve representation. The method for geometric feature extraction is divided into 2 processes, i.e., feature extraction for Klowongan and feature extraction for Isen-Isen. Klowongan represents pattern of batik image, whereas Isen-Isen is content patterns of Klowongan. Feature extraction of Klowongan is performed by deleting collinear points from object boundaries until the dominant points are obtained. The dominant points are then used as control points. Feature extraction of Isen-Isen is performed by saving coordinate of every connected components which are also used as control points. Geometry feature of batik image is represented as a set of control points of klowongan and isen-isen. Batik image can be reconstructed by drawing cardinal spline curve using a set of control points in the geometric representation. The experiment shows that the reconstructed images is visually similar with the original batik image.
PARAMETER SIGMOID TRANSFORM CONTRAST ENHANCEMENT FOR DENTAL RADIOGRAPH CLASSIFICATION AND NUMBERING SYSTEM Andi Baso Kaswar; Saprina Mamase; Saiful Bahri Musa; Ahmad Mustofa Hadi; Anny Yuniarti; Agus Zainal Arifin
Jurnal Ilmu Komputer dan Informasi Vol 8, No 2 (2015): Jurnal Ilmu Komputer dan Informasi (Journal of Computer Science and Information)
Publisher : Faculty of Computer Science - Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.272 KB) | DOI: 10.21609/jiki.v8i2.303

Abstract

Dental record is a method that is used to identify a person. The identification process needs a system that could recognize each individual tooth automatically. The similar intensity level between the teeth and the gums is one of the main problem in tooth identification in a dental radiograph. The intensity problem could influence the segmentation process of the system. In this paper, we proposed a new contrast enhancement by using parameter sigmoid transform to increase the segmentation accuracy. There are five main steps in this method. The first step is to fix the contrast of the image with the proposed method. The next steps are to segment the teeth using horizontal and vertical integral projection, feature extraction, and classification using Support Vector Machine (SVM). The last step is teeth numbering. The experiment result using the proposed method have an accuracy rate of 88% for classification and 73% for teeth numbering.
Pengaruh Mikroba Pelarut Fosfat dan Pupuk P terhadap P Tersedia, Aktivitas Fosfatase, P Tanaman dan Hasil Padi Gogo (Oryza sativa. L.) pada Ultisol Betty Natalie Fitriatin; Anny Yuniarti; Oviyanti Mulyani; Feni Siti Fauziah2; Mohamad Dion Tiara
Agrikultura Vol 20, No 3 (2009): Desember, 2009
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.914 KB) | DOI: 10.24198/agrikultura.v20i3.961

Abstract

Mikroba pelarut fosfat (MPF) berperan penting dalam mobilisasi fosfor tanah dan selanjutnya memfasilitasi penyerapannya oleh akar tanaman. Penelitian rumah kaca telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh mikroba pelarut fosfat dan pupuk P terhadap P tersedia, aktivitas fosfatase, populasi mikroba pelarut fosfat, dan konsentrasi P tanaman serta hasil tanaman padi gogo (Oryza sativa L.) yang ditanam pada Ultisols Jatinangor. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok pola faktorial yang terdiri atas dua faktor yaitu jenis inokulan MPF dan dosis pupuk fosfat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara isolat mikroba pelarut fosfat dengan dosis pupuk P terhadap semua parameter penelitian. Namun inokulasi campuran Pseudomonas sp. dan Penicillium sp. mampu meningkatkan aktivitas fosfatase,  konsentrasi P tajuk hingga 19,23 % dan bobot gabah kering giling (GKG) padi gogo hingga 29,03 %. Aplikasi 75 kg P2O5 ha-1 mampu meningkatkan P tersedia hingga 20,66 % dan bobot GKG  hingga 15,23 % dibandingkan kontrol.
Design and Implementation of Markerless Augmented Reality Application for Cockroach Phobia Therapy Using Adaptive Threshold Fiandra Fatharany; Anny Yuniarti; Ridho Rahman Hariadi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.167 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.16723

Abstract

Augmented reality (AR) technology is useful for treating several psychological problems, including phobias such as fear of flying, agoraphobia, claustrophobia, and phobia to insects and small animals. However, the currently existing applications for therapy of cockroach phobia that uses AR technology are still very dependent towards the presence of markers, which might lessen the feeling of being in an actual scenario from everyday lives. In this paper, we created a system that is able to use everyday things as a replacement for markers for phobia therapy for cockroach. There are five main processes: getting the live streaming feed from camera, preprocessing, extracting the center point of the objects, tracking the marker-substitute objects, and lastly, instantiating cockroaches randomly after user lifts the objects according to the number and mode of the cockroaches, whether it is moving or not, that are predetermined by the user. The evaluation in this paper includes eight participants that are carefully selected based on their Fear of Spiders Questionnaire (FSQ) score that is translated into Indonesian and modified to accommodate cockroaches instead of spiders. The results is that the system can induce anxiety level on participants with the highest score of 10, which is the highest score in Standard Unit of Discomfort scale (SUDs). While the presence and reality judgment of this paper has the highest score of 7 which is also the highest score in Slater-Usoh-Steed Questionnaire (SUS).
Konstruksi Bounding Volume Hierarchy dengan Metode Agglomerative Clustering untuk Meningkatkan Performa Ray Tracing Arif Fathur Mahmuda; Anny Yuniarti; Wijayanti Nurul K
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.401 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i1.22051

Abstract

Ray Tracing sebagai algoritma rendering yang menghasilkan citra realistis memiliki beberapa kekurangan. Salah satu di antaranya adalah perhitungan persilangan ray-object pada tiap pixel yang memakan 75% waktu dari keseluruhan proses rendering. Penelitian ini menerapkan metode yang diharapkan dapat mempersingkat proses perhitungan persilangan ray-object dengan membangun struktur data berupa binary tree. Tree yang dibangun sering juga disebut sebagai Bounding Volume Hierarchy (BVH) di mana masing-masing node-nya adalah sebuah container. Struktur data tersebut akan dibangun dengan metode Approximate Agglomerative Clustering (AAC) yang merupakan metode bottom-up clustering dengan top-down preprocessing. Metode AAC dengan parameter yang baik dapat meningkatkan performa Ray Tracing. Metode-metode yang diterapkan sangat mudah diparalelkan sehingga performa algoritma meningkat jika dijalankan pada lingkungan paralel. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan kecepatan hingga 3 kali lipat dibandingkan tanpa menerapkan paralelisme. Pada hasil uji coba,  juga didapatkan dua jenis parameter yang masing-masing memiliki karakteristik tersendiri (6= cepat, 12= kualitas baik).
Realitas Virtual untuk Belajar Kosa Kata Bahasa Asing Menggunakan Teknologi Google Cardboard Devira Wiena Pramintya; Darlis Herumurti; Anny Yuniarti
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.992 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23612

Abstract

Penguasaan bahasa asing yang baik merupakan salah satu akses untuk meraih keberhasilan dalam berbagai bidang. Pengajaran bahasa biasanya terdapat empat bidang keterampilan yang dijadikan acuan kurikulum yaitu mendengarkan, membaca, berbicara, dan menulis. Saat ini teknologi informasi dan komunikasi hadir dalam semua aspek kehidupan. Realitas virtual dapat menjadi solusi untuk menangani permasalahan tersebut. Dengan dibangunnya aplikasi Realitas Virtual untuk Belajar Kosa Kata Bahasa Asing Menggunakan Google Cardboard, pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer dan dengan tambahan alat Google Cardboard pengguna semakin merasakan seperti sedang mencari objek-objek tersebut pada dunia nyata. Selain itu, pengguna juga mendapat pengetahuan kosa kata baru dari nama-nama objek-objek tersebut dalam berbagai bahasa yang diberikan oleh aplikasi yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Jepang. Berdasarkan pengujian aplikasi menggunakan hasil kuesioner responden dapat diketahui bahwa penilaian kenyamanan antarmuka oleh penguji mencapai 58,3%, kemiripan objek mencapai 79,1%, kegunaan informasi mencapai 91,6%, performa sistem mencapai nilai 75% dan perasaan immersive mencapai nilai 91,6%. Dengan dikembangkannya aplikasi ini, diharapkan dapat membantu untuk belajar mengenal kosa kata benda dalam berbagai bahasa asing.
Rancang Bangun Aplikasi Faceshift Menggunakan Motion Capture pada Wajah dengan Teknologi Intel Realsense Ishardan Ishardan; Darlis Herumurti; Anny Yuniarti
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28973

Abstract

Perkembangan olah citra digital telah mengalami peningkatan yang sangat signifikan pada awal tahun 2010. Sebelumnya, citra digital khususnya animasi komputer pertama kali bersifat sederhana. Dengan majunya teknologi komputer, Citra digital telah dapat membuat film animasi dengan kualitas gambar yang mendekati nyata. Terdapat 2 cara membuat ekspresi wajah pada film animasi yaitu dengan manual dan menggunakan set kamera animator dengan biaya terbilang mahal. Intel Realsense 3D Camera adalah teknologi kamera yang mampu merespon tangan, lengan, dan gerakan kepala serta ekspresi wajah. Kemampuan kamera Intel Realsense ini dapat mendeteksi kedalaman objek secara 3 Dimensi. Pada Tugas akhir ini, Penulis membuat aplikasi faceshift dengan menggunakan teknologi Intel Realsense. Aplikasi ini mendeteksi wajah menambahkan poin landmark pada wajah pengguna kemudian data wajah disimpan dan kemudian digunakan untuk menggerakan wajah karakter. Selain itu tugas akhir ini juga dapat mendeteksi dan menampilkan ekspresi dari pengguna melalui pergerakan emosi pada wajah. Dari hasil ujicoba terhadap berberapa koresponden pada aplikasi ini, aplikasi yang dibangun berhasil memberikan pengalaman baru kepada pengguna. Aplikasi ini dapat mendeteksi dan menggerakan karakter sesuai dengan pergerakan pengguna. Selain itu aplikasi ini juga sudah dapat mendeteksi emosi dari pengguna walaupun akurasi masih harus ditingkatkan lagi pada hardware kamera intel realsense. Dengan dikembangkan aplikasi ini, diharapkan bisa memudahkan pengguna untuk membuat ekspresi wajah karakter yang lebih baik dan lebih natural.
APLIKASI KOMPRESI CITRA BERBASIS ROUGH FUZZY SET Anny Yuniarti; Nadya Anisa Syafa; Handayani Tjandrasa
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2010): Computatinal
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah memberi peran yang sangat penting untuk menjalin pertukaran informasi yang cepat. Kecepatan pengiriman informasi akan menjadi bagian utama dalam pertukaran informasi masa mendatang. Salah satu cara untuk mempersingkat waktu dan memperkecil biaya pengiriman adalah dengan melakukan pemampatan data teks, suara dan citra sebelum ditransmisikan. Dalam makalah ini, diperkenalkan suatu metode kompresi citra baru berbasis rough fuzzy set yang menggunakan metode kuantisasi vektor. Metode ini dinamakan Rough Fuzzy Vector Quantization (RFVQ). Dengan menggunakan RFVQ diperoleh hasil kompresi yang baik karena citra yang dihasilkan serupa dengan citra aslinya. Metode ini disusun dari tiga fase yaitu perancangan codebook, fase coding, dan fase decoding. Uji coba dilakukan pada citra abu–abu 8 bit per piksel berukuran 256 x 256. Hasil ujicoba ditunjukkan dengan nilai Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) dengan blok dimensi dan tingkat kompresi tertentu. Tingkat kompresi yang bagus untuk menghasilkan citra kompresi dengan metode ini adalah tingkat kompresi 0.25.
PENDEKATAN POSITIONAL TEXT GRAPH UNTUK PEMILIHAN KALIMAT REPRESENTATIF CLUSTER PADA PERINGKASAN MULTI-DOKUMEN I Putu Gede Hendra Suputra; Agus Zainal Arifin; Anny Yuniarti
Jurnal Ilmu Komputer Vol 6 No 2: September 2013
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.965 KB)

Abstract

Coverage and saliency are major problems in Automatic Text Summarization. Sentence clusteringapproaches are methods able to provide good coverage on all topics, but the point to be considered is theselection of important sentence that can represent the cluster’s topic. The salient sentences selected asconstituent to the final summary should have information density so that can convey important informationcontained in the cluster. Information density from the sentence can be mined by extracting the sentenceinformation density (SID) feature that built from positional text graph approach of every sentence in the cluster.This paper proposed a cluster representative sentence selection strategy that used the positional text graphapproach in multi-document summarization. There are three concepts that used in this paper: (1) sentenceclustering based on similarity based histogram clustering, (2) cluster ordering based on cluster importance and(3) representative sentence selection based on sentence information density feature score. The candidatesummary sentence is a sentence that has greatest sentence information density feature score of a cluster. Trialsconducted on task 2 DUC 2004 dataset. ROUGE-1 measurement was used as performance metric to comparethe use of SID feature with other method namely Local Importance and Global Importance (LIGI). Test resultshowed that the use of SID feature was successfully outperform LIGI method based on ROUGE-1 values wherethe greatest average value of ROUGE-1 that achieved by SID features is 0.3915.
Ekstraksi Fitur Berdasarkan Deskriptor Bentuk dan Titik Salien Untuk Klasifikasi Citra Ikan Tuna Ratri Enggar Pawening; Agus Zainal Arifin; Anny Yuniarti
Jurnal Buana Informatika Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v7i3.660

Abstract

Abstract. The manual classification of fish causes problems on accuracy and execution time. In the image of tuna, beside the shape feature, local features is also necessary to differentiate the types of fish especially which have a similar shape. The purpose of this study is to develop a new feature extraction system which integrates point of saline and the shape of descriptor to classify the image of tuna. The input image is then transformed into HSV format. Hue channel is selected for the segmentation process. Shape descriptors are extracted by using Fourier Descriptor (FD) and the saline points are extracted using Speeded Up Robust Features (SURF). The results of local features are performed by Bag of Feature (BOF). Feature integration combines shape descriptor and saline features with appropriate weight. Experimental results show that by integrating features, the classification problems of fish with similar shape can be resolved with an accuracy of classification acquired by 83.33%.Keywords: feature extraction, fourier descriptor, surf, classification, tuna fish imageAbstrak. Klasifikasi secara manual yang dilakukan berdasarkan bentuk, tekstur, dan bagian tubuh ikan dapat menimbulkan permasalahan pada akurasi dan waktu klasifikasi. Pada citra ikan tuna, selain diperlukan fitur bentuk juga diperlukan fitur lokal untuk membedakan jenis ikan terutama yang memiliki bentuk secara visual mirip. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem ekstraksi fitur baru yang mengintegrasikan deskriptor bentuk dan titik salien untuk klasifikasi citra ikan tuna. Segmentasi diawali dengan mengambil kanal Hue pada citra HSV. Deskriptor bentuk diekstrak menggunakan Fourier Descriptor dan titik salien diekstrak menggunakan Speeded Up Robust Features. Untuk menyamakan dimensi dilakukan pemrosesan menggunakan Bag of Feature. Kedua jenis fitur yang sudah diperoleh dilakukan integrasi dengan mempertimbangkan bobot masing-masing fitur. Uji coba dilakukan pada dataset tiga jenis ikan tuna dengan 10-fold cross validation. Hasil uji coba menunjukkan dengan mengintegrasikan deskriptor bentuk dan titik salien permasalahan klasifikasi ikan tuna dengan bentuk yang mirip dapat diselesaikan dengan akurasi klasifikasi sebesar 83,33%.Kata Kunci: ekstraksi fitur, deskriptor fourier, surf, klasifikasi, citra ikan tuna
Co-Authors Achmad Chabiburrohman Achmad Fahriza Agus Arifin Agus Arifin, Agus Agus Z. Arifin, Agus Z. Agus Zainal Arifin Agus Zainal Arifin Ahmad Mustofa Hadi Ahmad Mustofa Hadi Ahmad Raihan Muzakki Akira Asano Akira Taguchi Al-Haddad, Abdullah Alifiansyah Arrizqy Hidayat Amrullah, Muhammad Syiarul Andi Baso Kaswar Andi Baso Kaswar Anindhita Sigit Nugroho Anindita Sigit Nugroho Anita Hakim Nasution Arif Fathur Mahmuda Arifiani, Siska Arifzan Razak Aris Fanani Aris Tjahyanto Arya Yudhi Wijaya Berlian Rahmy Lidiawaty Betty Natalie Fitriatin Bilqis Amaliah Budi Nugroho Budi Nugroho Chastine Fatichah Chilyatun Nisa' Christy Atika Sari Darlis Heru Mukti Darlis Herumurti Devira Wiena Pramintya Dhian Satria Yudha Kartika Diana Suteja Dini Adni Navastara, Dini Adni Eva Yulia Puspaningrum Fawwaz Abdulloh Al-Jawi Feni Siti Fauziah2 Fetty Tri A. Fiandra Fatharany Gulpi Qorik Oktagalu Pratamasunu Hadziq Fabroyir Handayani Tjandrasa Hani Ramadhan Hidiyah Ayu Ratna Ma’rufah Hisyam Syarif, Hisyam Hudan Studiawan I Made Satria Bimantara I Made Widiartha I Putu Gede Hendra Suputra Imam Kuswardayan Imam Kuswardayan Ishardan Ishardan Isye Arieshanti Kelly Rossa Sungkono Khairun Nisa Kostidjan, Okky Darmawan Lutfiani Ratna Dewi M. Ali Fauzi M. Ali Fauzi Maulana, Hendra MIFTAHOL ARIFIN, MIFTAHOL Mohamad Dion Tiara Muhammad I. Rosadi, Muhammad I. Muhammad Meftah Mafazy Muhammad Rayyaan Fatikhahur Rakhim Muhammad Riduwan Nadya Anisa Syafa Nafiiyah, Nur Nanik Suciati Nanik Suciati Oviyanti Mulyani Pasnur Pasnur Purwanto, Yudhi Puspitasari, Leny Ratri Enggar Pawening Reginawanti Hindersah Ridho Rahman Hariadi Riduwan, Muhammad Rindah Febriana Suryawati Rizky Damara Ardy Sahmanbanta Sinulingga Saiful Bahri Musa Saprina Mamase Saputra, Wahyu Syaifullah Jauharis Siska Arifiani Soegeng Soetedjo Sofyan Sauri, Sofyan Takashi Nakamoto Thoha Haq Wahyu Syaifullah Jauharis Saputra Wibowo, Della Aulia Wijayanti Nurul K Wijayanti Nurul Khotimah Zeng, Xinyou