Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pemanfaatan Media Microlearning sebagai Solusi Inovatif Untuk Meningkatkan Pembelajaran Mahasiswa Zohaib Hassan Sain; Deni Hartanto; Sirojul Fuadi
Jurnal Zeniusi Vol 2 No 2 (2025): Vol II. No II. Desember 2025
Publisher : Insan Zenius Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70821/zj.v2i2.59

Abstract

The development of digital technology encourages higher education institutions to adopt more flexible, adaptive, and relevant learning strategies. Students as a digital generation need short, practical, and technology-based learning methods. One approach that is considered capable of answering these challenges is microlearning. Microlearning is a learning strategy that presents material in the form of small and dense units, which supports a fast and efficient learning process. Learning media plays an important role in optimizing this strategy, because it is able to convey content visually, auditorily, and interactively. The use of media such as short videos, animations, and infographics helps students understand concepts more easily and interestingly. This study aims to analyze the use of microlearning media as an innovative solution to improve the quality of student learning. In addition to exploring the form and effectiveness of the media used, this study also highlights various implementation challenges, such as limited technology infrastructure and digital literacy. The results of the study show that microlearning media is not only a learning aid, but also a driving force for the transformation of higher education. Therefore, a systematic implementation strategy and institutional support are needed so that microlearning media can be applied optimally and sustainably in the campus environment.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DAN CALON GURU DI KABUPATEN LANGKAT MEMALUI PENGUATAN KONTEN KURIKULUM BUDAYA MELAYU Deni Hartanto; Zulham Siregar; Feby Inge Dwiyanti; Muhammad Iqbal; Ulan Sari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksistensi budaya Melayu di Kabupaten Langkat menghadapi tantangan degradasi identitas akibat minimnya internalisasi nilai-nilai lokal dalam proses pedagogis di sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi kompetensi profesional guru dan calon guru melalui penguatan konten kurikulum berbasis kearifan lokal. Strategi pelaksanaan dilakukan melalui instrumen workshop partisipatif yang mencakup identifikasi jejak sejarah lokal, rekonstruksi nilai filosofis Melayu, dan simulasi integrasi konten ke dalam perangkat pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kognitif peserta dalam memetakan potensi budaya Melayu Langkat sebagai sumber belajar yang relevan. Selain itu, kegiatan ini berhasil merumuskan paradigma baru bagi pendidik mengenai urgensi adaptasi teknologi dengan tetap berlandaskan pada etika budaya lokal. Secara teoretis, pengabdian ini menegaskan bahwa penguatan kurikulum berbasis tempat (place-based education) merupakan instrumen krusial dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya di tengah dinamika pendidikan modern. Implementasi ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam penyusunan muatan lokal yang lebih sistematis di Kabupaten Langkat.
SOSIALISASI PENERAPAN SEKOLAH BEBAS PERUNDUNGAN (BULLYING) PADA GURU-GURU DI DESA STUNGKIT Deni Hartanto; Taufiqurrahman; Risma Windi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.115 KB)

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang perundungan (bullying) di sekolah, suatu masalah serius tindak kekerasan yang dapat memiliki dampak negatif bagi semua pihak yang terlibat (baik korban, pelaku, maupun lingkungan sekolah). Dampak yang paling buruk dari perundungan adalah korban mengalami cedera, kerugian materi, bahkan mengancam nyawa korban. Fenomena perundungan kini telah menyebar dari perkotaan hingga ke pelosok desa. Oleh karena itu, Kabupaten Langkat, yang berdekatan dengan Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara harus bertindak untuk mengatasi maraknya perilaku perundungan di sekolah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan dan sosialisasi kepada para guru di sekolah. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa perilaku perundungan di Desa Stungkit masih tergolong dalam kategori yang wajar (tidak ekstrem). Melalui penyuluhan pertama guru memperoleh pemahaman baru tentang gejala perundungan bullying dan cyberbullying. Selanjutnya, dalam penyuluhan kedua disarankan agar sekolah membentuk Satuan Tugas Anti Bullying sebagai acuan dalam mewujudkan sekolah yang bebas dari perundungan.
Pelatihan Teknologi dan Digitalisasi Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Dasar Kiki Pratama Rajagukguk; Deni Hartanto; Agus Noviar Putra; Husna Nadia Putri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SDN 058424 Sei Gelugur. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi pedagogik dan professional guru dalam menggunakan media digital dalam pembelajaran. Berdasarkan permasalahan prioritas yang akan diselesaikan, beberapa solusi yang ditawarkan dibidang teknologi pendidikan dan pembelajaran adalah dengan membuat sosialisasi dan penyuluhan mengenai teknologi dan digitalisasi pembelajaran di pendidikan dasar. Sedangkan solusi untuk permasalahan bidang sumber daya pendidikan adalah dengan menyediakan aplikasi Wondershare Filmora versi 12.0 serta memberikan pelatihan serta pendampingan dalam menyusun dan mengembangkan media pembelajaran sebagai salah satu komponen bahan ajar. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan seminar, diskusi, dan pelatihan. Evaluasi kegiatan dilakukan selama berlangsungnya kegiatan dan di akhir kegiatan diberikan kuisioner. Melalui pelatihan ini, guru dapat mengembangkan kemampuan mereka dalam menggunakan berbagai alat teknologi, perangkat lunak, dan aplikasi pendidikan. Hal ini membantu guru merasa lebih percaya diri dan nyaman dalam memanfaatkan teknologi dalam pengajaran mereka.
PENDAMPINGAN KOMUNITAS PECINTA MUSEUM DAN SEJARAH DALAM MEMPROMOSIKAN MUSEUM DAERAH KABUPATEN LANGKAT MELALUI KEGIATAN NIGHT AT THE MUSEUM Deni Hartanto; Zulham SIregar; Kahar Mashuri; Yusda Novianti; Supriadi; Muhammad Irzaldi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pendampingan kepada Komunitas Pecinta Museum dan Sejarah (Kopimurah) bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan peran Museum Daerah Kabupaten Langkat sebagai ruang pembelajaran sejarah dan budaya melalui program interaktif Night at the Museum. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman unik dan edukatif yang memadukan hiburan, pembelajaran, serta apresiasi terhadap sejarah lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif, yang melibatkan Kopimurah, pengelola museum, dan masyarakat/pemuda setempat secara aktif. Pendampingan mencakup berbagai kegiatan, seperti perencanaan acara malam di museum, pengemasan narasi sejarah yang menarik, serta pelibatan peserta dalam aktivitas edukatif dan interaktif. Dokumentasi kegiatan meliputi catatan lapangan, video dokumentasi, dan publikasi, yang bertujuan untuk memperluas promosi museum kepada khalayak yang lebih luas. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terutama golongan peuda terhadap pentingnya pelestarian sejarah dan budaya lokal, khususnya melalui museum sebagai media pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini berhasil menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai sejarah lokal. Night at the Museum tidak hanya menjadi program hiburan edukatif, tetapi juga membuka peluang pengembangan museum sebagai destinasi wisata budaya dan edukasi di Langkat.
Sosialisasi Penerapan Kurikulum Merdeka dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Negeri 2 Bahorok Zulham Siregar; Mustafa Habib; Kahar Mashuri; Eka Darliana; Deni Hartanto; Novi Syahpriyani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi Penerapan Kurikulum Merdeka dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Negeri 2 Bahorok bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh pihak terkait, terutama guru dan tenaga pendidik, mengenai implementasi dua hal tersebut dalam kegiatan pembelajaran. Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara lebih fleksibel, dengan pendekatan yang menyesuaikan dengan minat, bakat, dan kebutuhan siswa. Melalui kurikulum ini, diharapkan siswa dapat lebih aktif dan kreatif dalam proses belajar, serta memperoleh keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Sementara itu, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertujuan untuk memperkuat karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Pancasila, seperti integritas, gotong royong, dan kebhinekaan. Dalam kegiatan ini, berbagai materi dan teknik pengajaran terkait kurikulum dan proyek tersebut disampaikan kepada peserta agar mereka siap melaksanakan dan mengintegrasikannya dalam pembelajaran sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Negeri 2 Bahorok dan menghasilkan generasi yang cerdas serta berbudi pekerti luhur sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PADA SISWA-SISWI SMA AL MA’SHUM KISARAN Deni Hartanto; Muhammad Gaffi Shiddiq
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i1.457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran dan dampak penguatan profil pelajar Pancasila melalui penerapan nilai-nilai kearifan lokal Temu manten dalam upacara pernikahan adat Jawa di kalangan siswa-siswi SMA Al Ma'shum Kisaran. Kearifan lokal terhadap nilai-nilai Pancasila. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Peserta penelitian melibatkan siswa-siswi yang telah mengalami prosesi Temu manten dalam upacara pernikahan adat Jawa. Hasil penelitian ini diharapkan mampu untuk mengembangkan keenam dimensi profil pelajar pancasila yang diantaranya Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; kemandirian; kerjasama; keragaman global; penalaran kritis; dan kreativitas yang dihayati melalui Temu manten memiliki potensi untuk memberikan kontribusi positif terhadap penguatan profil pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siswa-siswi SMA Swasta Al Ma’shum memiliki jiwa dengan nilai-nilai seperti gotong royong, adab sopan santun, dan rasa tanggung jawab dalam konteks upacara pernikahan adat Jawa memberikan kesempatan bagi pelajar untuk meresapi nilai-nilai tersebut secara mendalam. Selanjutnya Perwujudan profil pelajar Pancasila terintegrasi nilai lokal dengan nilai-nilai nasional dapat berkontribusi pada pembentukan pelajar yang tidak hanya memiliki pemahaman yang lebih mendalam terhadap Pancasila, tetapi juga memiliki sikap dan perilaku yang mencerminkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR SEJARAH DI KELAS XI SMA SWASTA PERSIAPAN STABAT Deni HARTANTO; Zikri Adha
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i2.496

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan media interaktif berbasis Wordwall dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar Sejarah di kelas XI SMA Swasta Persiapan Stabat. Media pembelajaran Wordwall diimplementasikan sebagai strategi inovatif untuk memperkaya pengalaman pembelajaran siswa. Media interaktif adalah suatu bentuk alat atau teknologi yang memungkinkan interaksi dua arah antara pengguna dan media tersebut. Dalam konteks pendidikan, media interaktif sering kali digunakan sebagai sarana untuk memfasilitasi pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif siswa. Keunggulan media interaktif terletak pada kemampuannya untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Media ini juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran individu, memungkinkan pengalaman pembelajaran yang lebih personal dan relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian melibatkan siswa kelas XI di SMA Swasta Persiapan Stabat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Wordwall efektif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Siswa menunjukkan respons positif terhadap penggunaan media interaktif ini, yang memberikan mereka pengalaman belajar yang lebih menarik dan partisipatif. Selain itu, Wordwall membantu membangun suasana kelas yang kolaboratif dan mendorong diskusi antar siswa. Temuan ini memberikan implikasi positif terhadap pengembangan strategi pembelajaran berbasis teknologi dalam konteks pembelajaran sejarah di tingkat Sekolah Menengah Atas.
INOVASI PENGEMBANGAN MATERI AJAR PENDIDIKAN IPS DI SMP MELALUI PENDEKATAN TRADISI LISAN DAN SEJARAH LOKAL KABUPATEN LANGKAT Deni Hartanto; Zulham Siregar; Yusda Novianti; Muhammad Ridho
Jurnal Sintaksis Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v6i1.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi pembelajaran IPS di SMP melalui pendekatan tradisi lisan dan sejarah lokal Kabupaten Langkat. Pendekatan tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang relevan dengan konteks budaya, sejarah dan sosial Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif analisis. Metode ini melibatkan serangkaian kegiatan seperti pengumpulan data dari sumber pustaka, membaca secara mendalam, mencatat informasi penting, serta mengolah data untuk mendukung analisis yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi lisan dan sejarah lokal memiliki potensi besar untuk menjadi alternatif pengembangan materi pembelajaran IPS di tingkat SMP. Hal ini didasarkan pada beberapa pertimbangan penting, yaitu: a) keterkaitannya dengan kurikulum yang berlaku; b) kekayaan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam konten tradisi lisan dan sejarah lokal; serta c) relevansi dengan tantangan yang dihadapi di lingkungan sekolah. Selain itu, terdapat tiga langkah utama yang dapat dilakukan. 1) tahap analisis, yakni mengidentifikasi tradisi lisan yang relevan dan menyesuaikannya dengan kurikulum. 2) tahap desain dan pengembangan, di mana format dan struktur materi pembelajaran dirancang agar menarik dan bermanfaat bagi siswa. 3) tahap penerapan, yaitu mengintegrasikan materi yang telah dikembangkan ke dalam proses belajar-mengajar dengan cara yang interaktif dan bermakna. Langkah tersebut mampu mempengaruhi model pemebelajaran, pengetahuan, karakter dan memberikan apresiasi mendalam terhadap budaya lokal di Kabupaten Langkat.