Claim Missing Document
Check
Articles

Found 55 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

ANALISIS MAKNA VISUAL PADA FILM DOKUMENTER 'HARI KEBAYA NASIONAL 2024 - KEBAYA KALA KINI' Febyari, Audreyelle; Rachmawanti, Ranti; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kebaya merupakan simbol budaya yang kaya dan beragam di Indonesia,melambangkan identitas dan perjalanan perempuan dari masa ke masa. Dalam eraperkembangan zaman yang semakin pesat, keberadaan kebaya menghadapi tantanganuntuk tetap relevan di tengah pengaruh budaya global. Film Hari Kebaya Nasional 2024 -Kebaya Kala Kini berupaya melestarikankna kebaya dan mengedukasi generasi mudatentang nilai-nilai budaya. Rumusan masalahnya adalah bagaimana elemen visualberkontribusi terhadap representasi kebaya sebagai simbol identitas budaya. Fokusutama dari penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna visual dalam filmmenggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes. Metode yang digunakan adalahanalisis semiotik untuk menganalisis makna denotatif dan konotatif, sertamenginterpretasikan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini tidak hanyamerayakan kebaya, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai budaya, menekankanpentingnya pelestarian kebaya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusiterhadap pemahaman pelestarian budaya melalui media visual. Serta mendorong diskusilebih lanjut mengenai peran film dalam membentuk dan mempertahankan identitasbudaya.Kata kunci : kebaya, visual meaning, cultural identity, semiotics, film
VISUALISASI INTRUSIVE THOUGHTS DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTA Shafy Putra, Muhammad; Wiwid Sintowoko, Dyah Ayu; Permana Zen, Adrian
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The making of this experimental 昀椀lm en琀椀tled Intrusive Thoughts is a 昀椀lm work that discusses intrusive thoughts, namely nega琀椀ve thoughts in the form of imagina琀椀on or thoughts that are brutal, or appear in the form of violence, sexual, and create cogni琀椀ve disorders that if followed will endanger others. This work is inspired by the phenomenon of intrusive thoughts in the journal "Journal of Obsessive-Compulsive and Related Disorders". This experimental 昀椀lm explores how intrusive thoughts can a昀昀ect cogni琀椀ve ac琀椀vity through symbolic and meaningful scenes. The 昀椀lm aims to raise awareness about intrusive thoughts, as a medium of expression and explora琀椀on to channel personalanxie琀椀es, and help people who experience Intrusive Thoughts to feel more understood and less alone. Experimental 昀椀lm is the medium chosen to raise and discuss this phenomenon. In the discussion of the work, the author will discuss the elements of experimental 昀椀lm,namely abstract form and associa琀椀onal form displayed through color, symbols, movement, music, and sound. Keywords: : Intrusive Thoughts, intrusive thoughts, cogni琀椀ve impairment, experimental昀椀lm
INTERAKSI ANTAR KEPRIBADIAN YANG MELAHIRKAN KEPRIBADIAN AMBIVERT DALAM BENTUK KARYA FILM EKSPERIMENTAL Fathana, Nur Iman; Endriawan, Didit; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggali interaksi antar kepribadian yang menghasilkan kepribadian ambivert dalam konteks film eksperimental. Penelitian berfokus pada visualisasi karakteristik kepribadian manusia melalui simbol-simbol yang ada dalam film, khususnya di lingkungan kampus yang kaya akan interaksi sosial. Eksperimen ini memperlihatkan dinamika energi yang dipertukarkan antara introvert, extrovert, dan ambivert, sekaligus menekankan peran kepribadian dalam proses interaksi sosial. Penelitian ini juga menyumbang pemahaman tentang bagaimana film eksperimental dapat menguraikan kompleksitas psikologis dan sosial manusia. Kata Kunci: interaksi sosial, kepribadian, ambivert, film eksperimental
LAPORAN TUGAS AKHIR VISUALISASI HUBUNGAN ASMARA LINTAS AGAMA DALAM BENTUK FILM EKSPERIMENTAL Setiawan, Dennis Deanova; Zen, Adrian Permana; Ersyad, Firdaus Azwar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masing-masing individu sudah pasti memiliki rasa cinta kepada individu lainnya, terkhusus asmara yang saling diberikan satu sama lain antara pria dan wanita sesuai dengan yang sudah diatur oleh agama. Dalam pengkaryaan ini, Penulis ingin mewujudkan sebuah karya dimana hubungan asmara memiliki sebuah tantangan, yaitu perbedaan agama yang dianut. Dalam pengkaryaan berjudul <Tuhan Ku Sembah, Cinta Ku Puja=, fenomena tersebut Penulis sajikan dalam bentuk film eksperimental. Film eksperimental adalah hasil dari eksplorasi sinematik dan mengubah film berbentuk naratif menjadi nonnaratif. Film eksperimental tetap memiliki ide, emosi, dan gagasan, namun sedikit berbeda dari film pada umumnya. Film eksperimental terkesan lebih abstrak sehingga sulit untuk dipahami. Penulis membagi menjadi 3 tahap pengkaryaan yaitu tahap pra-produksi, produksi, dan pasca produksi. Dalam tahap pra-produksi, penulis menyiapkan alat- alat produksi berupa kamera, lighting, tripod, laptop, dan sofware editing. Pada tahap produksi, Penulis akan menerapkan abstract dan associational Form. Dalam tahap pasca produksi, Penulis akan menggunakan efek yang beragam dan banyak teknik editing masking pada objek tertentu. Tujuan dari pengkaryaan ini adalah sebagai visualisasi respon negatif masyarakat terhadap fenomena ini, visualisasi emosi dan perasaan yang dialami oleh pelaku fenomena ini, dan menyampaikan pesan bahwa tidak ada yang bisa mengalahkan kekuatan cinta dua orang yang saling menyayangi. Kata Kunci: Hubungan Asmara Beda Agama, Film Eksperimental, Tahapan Pengkaryaan, Tujuan Pengkaryaan.
POTRET SINERGI ANTAR PEKERJAAN MELALUI INSTALASI FOTOGRAFI KEPINGAN KONTRIBUSI: MENGHAPUS HIERARKI ANTAR PEKERJAAN Nurfaizi, Hafizh; Rachmawanti, Ranti; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

setiap pekerjaan memiliki sinergi antar satu dan lainnya dan dengan harapan menghapus pemikiran hierarki yang terjadi di sekeliling kita terhadap pekerjaan yang ada. Karya seni yang akan ditampilkan menggunakan konsep instalasi fotografi. Medium yang penulis gunakan adalah puzzle yang memiliki makna keselarasan. Pada karya ini juga penulis mengajak para penikmat karya seni untuk turut terlibat pada karya ini. Kesimpulan dari jurnal ini adalah bahwa setiap pekerjaan yang ada dan dilakukan oleh para pekerja sama-sama memiliki tujuan yang sama dan saling membutuhkan satu dan lainnya. Mereka juga tidak dapat melakukan pekerjaannya sendiri sehingga memerlukan sinergi antar pekerjaan lainnya agar pekerjaan yang dijalaninya berjalan dengan baik sehingga berdampak baik juga kepada kehidupannya, dan yang terpenting tidak terdapatnya perbedaan kasta diantaranya. Kata kunci: instalasi, puzzle, fotografi, pekerjaan.
TUGAS AKHIR PENGKARYAAN REPRESENTASI KEBISINGAN DALAM KESAKRALAN KIRAB SATU SURO MELALUI KARYA INSTALASI Tasnim, Nurida; Rachmawanti, Ranti; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Pada kesempatan ini penulis mengangkat tradisi kirab satu Suro, yaitu sebuah perayaan tradisional tahunan di Surakarta, Indonesia. Tradisi ini memiliki makna mendalam bagi masyarakat setempat, yaitu sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, permohonan keselamatan, dan doa untuk keberkahan. Kesakralan kirab satu Suro dihadapkan pada tantangan modernisasi dan perubahan sosial, seperti kebisingan dan kurangnya kesadaran akan kesucian upacara. Pengkaryaan ini, terinspirasi oleh teori seni dan seniman ternama seperti Jompet Kuswidananto dan Gregorius Sidharta. Dengan memperluas wawasan tentang kesakralan kirab satu Suro, melalui instalasi mengingatkan akan dampak negatif perilaku berisik selama acara tersebut. Diharapkan bahwa karya ini dapat menginspirasi seniman untuk mempertahankan adat istiadat dalam era modern dan memperkenalkannya melalui karya seni dan dapat menyumbangkan kontribusi kepada masyarakat untuk merenungkan pentingnya menjaga keseimbangan dan harmoni antara manusia dan alam, serta menghormati keberadaan yang dianggap suci dalam kehidupan sehari-hari, dengan dampaknya yang potensial tersebar luas di seluruh Indonesia. Kata kunci: Surakarta, kirab satu suro, kesakralan, instalasi, kebisingan
SOCIAL AWARENESS PADA NON-GENERALIZED SOCIAL ANXIETY DISORDER MELALUI KARYA FOTOGRAFI EKSPERIMENTAL Putri, Clara Arini; Rachmawanti, Ranti; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkaryaan tugas akhir ini dilatarbelakangi oleh maraknya isu gangguan kesehatan mental di Indonesia akhir-akhir ini, terutama untuk penyakit social anxiety disorder. Dilansir dari data yang diberikan oleh Indonesia National Adolescent Mental Health Survey, terdapat 5,5 persen remaja di Indonesia mengalami gangguan kejiwaan, dan 26,7 persen mengalami social anxiety disorder. Social anxiety disorder adalah penyakit kejiwaan dimana individu mengalami rasa takut yang berlebihan akan situasi sosial di masyarakat dikarenakan ketakutan dinilai atau dicap buruk di dalam performanya. Pengkaryaan tugas akhir ini akan berpusat pada satu subtipe nongeneralized social anxiety disorder dengan karya yang diberi judul <Break The Wall=. Tujuan dari pengkaryaan ini adalah untuk memvisualisasikan non-generalized social anxiety disorder melalui fotografi eksperimental untuk menciptakan social awareness. Eksperimentasi yang diterapkan pada karya tugas akhir ini berupa penggunaan plastik wrap dan kertas kalkir sebagai penggambaran dinding tipis yang merepresentasikan nongeneralized social anxiety disorder dan gejala yang disebabkan pada individu. Jurnal ilmiah mengenai penyakit ini dan pencarian referensi seniman yang sesuai dengan konsep dan eksperimentasi yang diinginkan menjadi sebuah landasan teori untuk perancangan karya fotografi eksperimental mulai dari gagasan karya, sketsa foto, proses pengerjaan foto dan eksperimentasinya, sampai mendapatkan hasil akhir berbentuk figura yang dibaluti oleh kertas kalkir. Fotografi eksperimental ini juga menerapkan seni partisipatori untuk audiens merobek kertas tersebut sebagai representasi kesadaran sosial. Hasil dari pengkaryaan tugas akhir akan memvisualisasikan gangguan kecemasan non-generalized social anxiety disorder dengan harapan menaikkan kesadaran pada masyarakat umum mengenai penyakit terkait. Kata kunci: : fotografi eksperimental, gangguan kejiwaan, gangguan kecemasan sosial, non-generalized social anxiety disorder
VISUALISASI DAMPAK PERUNDUNGAN VERBAL DALAM KARYA ANIMASI 2D Bachtiar, Syahrani Rahma; Wiguna, Iqbal Prabawa; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkaryaan ini mengangkat isu mengenai dampak negatif dari perundungan verbal terhadap individu, khususnya terkait dengan perbedaan bahasa dan logat bicara yang dianggap "medhog" dalam konteks sosial. Dalam konteks ini, penulis mengeksplorasi pengalaman pribadi sebagai anak rantau yang mengalami perundungan verbal karena perbedaan budaya dan linguistik. Fokus utama adalah pada bagaimana perundungan tersebut dapat mempengaruhi konsep diri dan percaya diri seseorang. Pengkaryaan ini didasarkan pada tinjauan literatur yang menyelidiki teori-teori terkait dampak psikologis dari perundungan dan pengalaman pribadi penulis sebagai minoritas linguistik di lingkungan sosial baru. Salah satu inspirasi utama adalah karya seniman Hannah Grace, yang melalui animasi "Overcomer", menggambarkan perjalanan seorang korban labelling dalam menghadapi kegelisahan dan depresi. Hasil pengkaryaan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bahaya perundungan yang sering kali tidak disadari oleh masyarakat sekitar. Kesimpulan dari pengkaryaan ini menunjukkan bahwa perundungan dapat mempengaruhi tidak hanya konsep diri individu tetapi juga perilaku sosialnya. Oleh karena itu, penulis mengusulkan pembuatan karya seni berupa animasi 2D sebagai medium untuk memvisualisasikan dan menyampaikan pesan tentang urgensi mengurangi perundungan verbal di masyarakat. Kata Kunci: animasi 2d, dampak psikologi, interaksi sosial, perundungan verbal
VISUALISASI EKSPRESI EMOSI LAGU CAN’T BUY ME LOVE SEBAGAI PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS: BEATLEE BASSMAN Usman, Ade Iswandi; Wiguna, Iqbal Prabawa; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ini berjudul “Visualisasi Ekspresi Emosi dalam Lagu 'Can't Buy Me Love' Sebagai Ide Penciptaan Lukisan: Pemain Bass The Beatles”. Penciptaan ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memvisualisasikan emosi yang terkandung dalam lagu “Can't Buy Me Love” dari The The Beatles, yang menekankan bahwa cinta tidak dapat dibeli dengan uang. Melalui pendekatan neoekspresionisme dan penggunaan teknik media campuran, penulis menciptakan sebuah yang tidak hanya menghormati The Beatles sebagai band legendaris, tetapi juga merefleksikan pengalaman pribadi penulis ketika mendengarkan lagu tersebut. Karya seni ini divisualisasikan dalam bentuk bentuk kanvas yang menyerupai gitar bass Paul McCartney, yang melambangkan kecintaan penulis penulis terhadap salah satu anggota band favoritnya. Selain itu, coretan-coretan kecil di atas kanvas menggambarkan kenangan masa kecil penulis, menciptakan hubungan emosional yang mendalam antara musik dan seni visual. Penggunaan warna neon pada karya ini berfungsi untuk mengekspresikan emosi yang dirasakan oleh penulis dan menyampaikan pesan yang kuat kepada penonton. Melalui karya ini, penulis penulis berharap dapat menunjukkan bagaimana musik dapat diterjemahkan ke dalam bentuk seni visual yang unik dan bermakna. dan bagaimana lirik lagu dapat memberikan inspirasi yang mendalam untuk berekspresi secara artistik. Hasil dari penciptaan ini menunjukkan bahwa lukisan dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan emosi dan interpretasi pribadi dari karya musik, menciptakan hubungan yang mendalam antara musik dan visual. Kata kunci: visualisasi emosi, musik, The Beatles, Can't Buy Me Love, lukisan
VISUALISASI EMOSI LONELINESS DALAM KARYA POTRET FOTOGRAFI Lailina, Fani; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa dewasa awal yaitu sekitar usia 20an, individu akan mengalami perubahan emosional yang cukup signifikan. Perubahan ini dapat mengakibatkan berbagai fenomena seperti kecemasan, ketakutan, dan kesedihan, yang berpotensi mengarah pada isolasi dan keterasingan diri. Fenomena ini juga dapat menjadi faktor psikologis yang cukup serius karena dapat berdampak pada bunuh diri jika tidak ditangani dengan baik. Tujuan dari pengkaryaan ini adalah sebagai alat edukatif dan empatik dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang emosi kesepian di kalangan dewasa awal tersebut, sehingga dapat membantu mereka dalam menyeimbangkan kesehatan mental dan psikologis. Melalui metode pengkaryaan yaitu Potret Fotografi dan konseptual, karya ini juga berupaya untuk menyampaikan konsep emosi loneliness kepada audiens melalui visualisasi yang kuat, ekspresif dan simbolisme. Hasil karya akhir adalah untuk dapat membuka diskusi dan refleksi mengenai pengalaman kesepian serta membantu individu mengenali dan menghadapi emosi mereka, sehingga individu tersebut memiliki harapan baru, kepercayan diri dan juga ketegasan dalam menyeimbangi diri sendiri. Kata kunci: psikologi, psikoanalisis, kesepian, emosi, fotografi.
Co-Authors Adrian, Muhammad Yafi Afti, Sevilla Naufal Ahmed, Akell Amalia Prameisti, Yusi Amelia Pasha, Dea Andrifalin, Muhammad Raihan Apriani, Destia Arfi Andrian Athaullah, Muhammad Ashiil Rizki Avianto Nugroho Aziz, Fahri Hafidh Bachtiar, Syahrani Rahma Baskara, Bayu Tri Cucu Retno Yuningsih Darmawan, Dimas Dea Aulia Widyaevan Dewantara, Aliefiyan Toufik Zuhra Didit Endriawan Donny Trihanondo Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Erdiansyah, Ananda Teguh Fahreza, Muhammad Refi Fairuzzah, Ira Saffana Fathana, Nur Iman Febrian, Yusep Febriyanti, Siti Annisa Febyari, Audreyelle Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Firdaus, Mahadika Ghassani, Rizqa Humaira Gregorius Kresna Haga Ginting Hakim, Rafli Maulana Hanif, Auwalia Rahma Afifatul Hermawan, Rio Hutabarat, Tiurma Rotua Iqbal Prabawa Wiguna Ircham Isroni Muhammad Miraj Isroni Muhammad Miraj Mirza Janitra, Azarinnabila Kamal, Rahma Zahara Kirana, Abhita Damar Lailina, Fani Mirza, Isroni Muhammad Miraj Moh. Rasyid Ridho Muhammad Naufal, Muhammad Muhammad Rizky Ramadhan Nabila Quratuain, Nanda Nafisah Mufidah Nurfaizi, Hafizh Nurmiladiah, Syahda Yaqiq Oemar Handojo Pramudyawardhani, Dyah Ayu Salsabila Prasojo, Galih Aris Priambodo, Agiel Putra, Ivan Guritno Putra, Muammar Fariz Putri, Clara Arini Ramadhan, Muhammad Sabili Ramadhana, Syahdila Novanza Ranti Rachmawanti Rhamadan, Azis Maulani Ridzky, Axel Ramadhan Risky, Muhammad Firman Rohadiyat, Vega Giri Safitri, Meliani Salma, Salsabilla Aulia Setiawan, Dennis Deanova Shafy Putra, Muhammad Shidiq, Ambya Fakhrurrozi Soni Sadono Syarip Hidayat Syasali, Shahirania Tampaty, Shaddam Alfi Tasnim, Nurida Teddy Ageng Maulana Tilaar, Risyad Rafif N Trihandono, Donny Usman, Ade Iswandi Wanapatra, Aldio Ganesa